Search Articles & Publications

Showing 10 articles found for "Charles"

MAKNA SIMBOLIK WARNA PAKAIAN IMAM DALAM LITURGI GEREJA KATOLIK KAJIAN SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE

Mendonca, Oktaviana Orleans, Berek, Adrianus, Seran, Agustinus
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbol warna pakaian para imam dalam liturgi Gereja Katolik dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce, yang meliputi tiga unsur utama, yaitu ikon, indeks,… , dan simbol. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Lokasi penelitian dilakukan di Gereja Katolik Paroki Santa Maria Fatima Betun, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna-warna liturgi seperti putih, kuning/emas, merah, hijau, ungu, merah muda, dan hitam memiliki makna simbolik yang mendalam dan tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai media komunikasi teologis dan spiritual. Dalam perspektif ikon, warna memiliki kemiripan visual dengan makna yang diwakilinya, seperti putih yang melambangkan kemurnian dan kebangkitan. Dalam perspektif indeks, warna menunjukkan hubungan langsung dengan konteks liturgi tertentu, seperti ungu yang menandakan masa pertobatan. Sementara itu, dalam perspektif simbol, makna warna dibentuk melalui tradisi dan kesepakatan Gereja, seperti merah yang melambangkan pengorbanan dan Roh Kudus. Dengan demikian, warna pakaian liturgi para imam merupakan sistem tanda yang kompleks dan multidimensional yang mengandung nilai teologis, historis, dan spiritual. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan semiotika Peirce efektif dalam mengungkap makna simbolik dalam praktik keagamaan, khususnya dalam liturgi Gereja Katolik.

SOCIAL ETHICS IN SOCIAL MEDIA USE: CHALLENGES AND SOLUTIONS IN THE DIGITAL ERA

Dian, Dian Enjeli Taneo, Aptist Yantia Kartini Teresia Sole, Betryani Rabeka Penna, Dina Yanti Lassa, Charles Marten Luter Tallan, Demest Seo, Yenry Anastasia Pellondou
Abstract: Kemajuan yang cepat di bidang teknologi digital telah menjadikan jaringan sosial sebagai alat utama bagi orang-orang untuk berbicara, berbagi informasi, dan membangun hubungan tanpa batasan waktu atau tempat. Jaringan sosial… sial menawarkan berbagai keuntungan, seperti mempercepat penyebaran informasi, mempermudah hubungan antar individu, serta mendukung berbagai aktivitas dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan hiburan. Namun, di balik kemudahan ini terdapat tantangan etika sosial yang kompleks akibat penggunaan media sosial, yang perlu ditangani dengan serius. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki berbagai tantangan etika sosial yang muncul terkait dengan pemakaian media sosial dan merumuskan solusi yang dapat dilaksanakan oleh individu, masyarakat, institusi pendidikan, pemerintah, serta penyedia platform media sosial. Penelitian ini menerapkan metode tinjauan pustaka, mengacu pada cara yang diterapkan untuk menggali informasi dan pengetahuan yang bersumber dari referensi buku, jurnal dan artikel yang relevan dengan etika komunikasi serta pemanfaatan media sosial pada era digital. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya tantangan dalam etika sosial yang paling penting dalam media sosial meliputi penyebaran informasi yang tidak benar serta hoaks, anonimitas yang mengurangi rasa tanggung jawab, meningkatnya ujaran kebencian dan perundungan siber, serta hilangnya rasa empati dalam komunikasi digital. Banyak pengguna media sosial yang tidak menyadari bahwa tindakan mereka, serta unggahan dan komentar yang dibuat, dapat berdampak pada orang lain dan masyarakat secara umum. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi, termasuk meningkatkan literasi digital melalui pendidikan media sejak usia dini, menerapkan kebijakan ketat terhadap perilaku tidak etis di media sosial, dan meneguhkan nilai empati serta tanggung jawab dalam dunia digital.

ANALYSIS OF THE CONCEPT OF EDUCATION IN TAFSIR TARBAWI: A STUDY OF THE TAFSIR BY THE THREE SCHOLARS

Sulastri. A, Charles Rangkuti, Kiki Hardini, Ulil Amri
Abstract: This study aims to analyze the concept of Islamic education from the perspective of tafsir tarbawi based on the thoughts of the Indonesian three prominent Islamic education scholars, namely Ahmad Tafsir, Abuddin Nata, and… d Muhaimin. The focus of the study is directed toward three main aspects of education: educational goals, educational materials, and educational methods derived from the values of the Qur’an. This research employs a qualitative approach using library research. The data were obtained from primary sources in the form of the works of the examined scholars and secondary sources consisting of books, journal articles, and relevant research findings. Data collection was conducted through documentation, while data analysis employed content analysis with a descriptive-analytical approach. The results indicate that tafsir tarbawi views the goal of Islamic education as an effort to form insan kāmil, characterized by a balanced development of faith, knowledge, and morality. Educational materials are integrative, combining religious knowledge and general knowledge based on Qur’anic values. Meanwhile, educational methods in tafsir tarbawi emphasize humanistic, contextual, and participatory approaches through exemplification, dialogue, storytelling, and habituation. This study affirms that tafsir tarbawi has strong relevance in addressing the challenges of contemporary Islamic education, particularly in strengthening students’ character and moral values.

Pemberian Upah Kerja sebagai Pemenuhan Hak Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia

Fikri Adiprabowo, Enjum Jumhana, Rahmat Hidayat, Charles Frisheldy Nainggolan
Abstract: Inmates in correctional institutions undergo rehabilitation programs that include the development of skills deemed crucial for their lives after being released from prison. Each prisoner is entitled to receive wages or recognition… ecognition for the efforts they have put into the work they perform. This study focuses on the regulation of rewards for inmates working in correctional facilities, as well as an evaluation of the fairness aspect in their distribution. The study adopts a normative legal analysis approach, utilizing primary legal sources such as laws and government regulations, as well as additional references discussing inmates’ rights in correctional institutions, particularly those related to the payment system for the work they perform. The study finds that the regulations governing inmates’ rights, including those related to wage distribution, are outlined in Article 14 of Law No. 12 of 1995, Government Regulation No. 32 of 1999, and the Minister of Justice Decree No. M.01-PP.02.01 of 1990. From the researcher’s perspective, the distribution of rewards aligns with the principle of fairness because, in addition to receiving rewards, inmates also receive valuable skill training for their future after leaving the correctional institution.

Pemberdayaan Kelompok Tani Unggas Jaya Melalui Teknologi Monitoring Gas Amonia Dan Suhu Kandang Otomatis Berbasis IoT

Risald, Risald, Baso, Budiman, Ullu, Hevi Herlina, Lisnahan, Charles Venirius
Abstract: The Poultry Jaya farmer group is in the city of Kefamenanu, the native chicken farming system of the Jaya Poultry Group is still conventional. One of the main problems faced by this group is the lack of monitoring and controlling… ntrolling the temperature of the cage as well as monitoring the ammonia gas produced by chicken droppings. Temperature and ammonia gas levels have a major impact on chicken growth and health. To overcome this problem, it is necessary to implement Internet of Things (IoT) technology integrated with Android applications. This technology allows automatic and periodic monitoring of cage temperature and ammonia gas levels. Farmers can access information via the Android app and take necessary action if significant changes occur. This community service aims to build tools and systems for automatic temperature control and IoT-based ammonia levels integrated with Android, as well as introducing technology and providing training and assistance to the Unggas Jaya farmer group regarding IoT technology in chicken coop management. With the existence of IoT technology, it is hoped that the behavior patterns of farmers will change to become more modern and efficient. This technology can help improve poultry farming performance, reduce risks, and provide convenience in cage management so that it will bring positive changes to the productivity and welfare of farmers.   Keywords: Poultry Jaya farmer group; chicken coop; Internet of Things (IoT)

Legal Safeguards for Justice Collaborators in Murder Cases: The Richard Eliezer Verdict Analysis

Charles Ardani, Sri Astutik, Vieta Imelda Cornelis, Siti Marwiyah, Bachrul Amiq
Abstract: Justice collaborators, or "crown witnesses," have become essential in modern criminal justice systems, particularly in dismantling organized crime and uncovering complex murder cases. This study explores the legal protections… tions afforded to justice collaborators in Indonesia through a doctrinal analysis of the Supreme Court Decision No. 1704 K/PID.SUS/2022, commonly known as the Richard Eliezer verdict. The objective is to critically examine the adequacy and application of legal safeguards provided to individuals who cooperate with law enforcement while implicated in serious crimes. Employing normative legal research methods and a statutory and case approach, the paper reveals discrepancies in the implementation of protections for justice collaborators. While the Indonesian Witness and Victim Protection Agency (LPSK) offers procedural protections, this analysis identifies significant gaps in enforcement, judicial interpretation, and institutional coordination. The findings underscore a need for stronger legislative frameworks and consistent judicial standards to uphold the rights and safety of justice collaborators. The implications extend to criminal law reform and the balancing of retributive justice with restorative mechanisms. This study contributes to the legal discourse on human rights protections in criminal procedure, particularly concerning vulnerable individuals assisting the justice system under duress or threat.

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR EKONOMI DIGITAL DI IBU KOTA NUSANTARA SEBAGAI PENDORONG EKONOMI BERKELANJUTAN INDONESIA

Mocc, Catherine Florencia, Nathanie Asher Tangjaya, Charles William, Abednego Nelson, Steven Adrisa, Gabriel Denli, Yesaya Abraham
Abstract: Indonesia melakukan pemindahan Ibu Kota Negara dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Pemindahan Ibu Kota Negara ini menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan ketatanegaraan yang lebih baik dan maju. Dalam pemindahan… Ibu Kota Negara ini dilakukan akselerasi transformasi Digital melalui ekonomi digital yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia. Studi ini memaparkan mengenai dampak dan tantangan dalam pembangunan infrastruktur ekonomi digital di Ibu Kota Nusantara terhadap ekonomi nasional. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif melalui studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis peran infrastruktur teknologi dalam membangun infrastruktur ekonomi digital di Ibu Kota Nusantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan infrastruktur ekonomi digital memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, yaitu dapat membantu meningkatkan PDB dan peningkatan tenaga kerja. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa terdapat beberapa hambatan dan tantangan yang perlu diatasi dalam implementasi infrastruktur ekonomi digital, seperti : keamanan siber, ketidaksetaraan dalam pemanfaatan teknologi, kesenjangan akses, hingga kebijakan dan regulasi yang dibuat. Studi ini telah mengevaluasi kebijakan yang ada dan memberikan rekomendasi untuk membuat strategi yang lebih efektif untuk dapat memaksimalkan dampak positif dan meminimalkan dampak negatif terhadap pembangunan ekonomi digital di Ibu Kota Nusantara. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting akan pemahaman tentang peran infrastruktur ekonomi digital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.  

MENGKAJI ULANG PEMAHAMAN HADIS TENTANG STATUS KESELAMATAN ORANG TUA NABI MUHAMMAD SAW DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI ISLAM

Al Awshat, Muhammad Ali, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Penelitian ini mengkaji hadis tentang status orang tua Nabi Muhammad SAW menggunakan pendekatan teori semantik dalam metodologi ilmu hadis. Fokus studi adalah menganalisis makna linguistik dan kontekstual frasa "inna abi… wa abaka fi an-nar" dengan memanfaatkan kerangka teori semantik yang diperkenalkan oleh Charles Morris dan Rudolf Carnap. Melalui analisis mendalam terhadap hubungan antara tanda, objek, dan makna, penelitian ini bertujuan mengungkap kompleksitas pemaknaan hadis di luar pemahaman literal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis semantik untuk membongkar lapis makna tersembunyi dalam teks hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kata "ayah" dalam hadis tidak selalu bermakna biologis, melainkan memiliki dimensi simbolik dan teologis yang lebih kompleks dalam konteks wahyu dan pemahaman keislaman.

Representasi Moderasi Beragama dalam Komik ModerArt: Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce Terhadap Empat Indikator dan Tantangan

Yosep, Sigit Prayitno, Panuju, Redi, Joko Prasetyo, Iwan, Syam Maella, Nurannafi Farni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi moderasi beragama dalam komik ModerArt menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana ikon, indeks,… deks, dan simbol digunakan untuk menggambarkan nilai-nilai toleransi, anti-kekerasan, pluralisme, serta penerimaan terhadap tradisi dan budaya lokal. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam menginternalisasi pesan-pesan moderasi beragama oleh pembaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik ModerArt berhasil mengkomunikasikan pesan moderasi beragama melalui elemen-elemen visual yang efektif, seperti penggunaan ikon yang menggambarkan sikap saling menghormati dan simbol kebangsaan yang menekankan pentingnya kerjasama lintas agama. Meskipun demikian, tantangan muncul dalam menggambarkan kekerasan tanpa mengurangi dampaknya serta memastikan pemahaman pesan yang lebih dalam oleh audiens yang lebih luas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komik ModerArt dapat menjadi media efektif untuk menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama, meskipun perlu ada penyesuaian untuk mengatasi tantangan tersebut agar pesan dapat lebih mudah diterima oleh pembaca dari berbagai latar belakang.

Analisis Semiotika Pesan Moral Dalam Film Air Mata Di Ujung Sajadah

Savira Aulya, Didik Sugeng Widiarto, Nur Annafi Farni Syam Maella
Abstract: Film telah menjadi media komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai budaya kepada penonton. "Air Mata di Ujung Sajadah" menggunakan elemen semiotika untuk menggambarkan pesan-pesan tersebut. Penelitian… enelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif untuk mengevaluasi adegan-adegan dalam film, yang telah diklasifikasikan untuk mengungkapkan pesan moral yang disampaikan. Melalui pendekatan Teori Charles Sanders Peirce, kesimpulan dari film ini menekankan pentingnya peran orang tua dalam membimbing dan melindungi anak-anak mereka, serta dampak positif yang timbul dari pelaksanaan tanggung jawab ini dengan penuh perhatian.