Abstract:Membangun karakter manusia yang seutuhnya tidak terlepas dari pembentukan sumber daya manusia daya manusia yang dibangun dengan bertolak pada pembangunan sikap iman, ahlak moral, tanggung jawab, demokrasi dan toleransi adalah…
dalah hal mutlak yang harus dilakukan sejak dini. Peran mata pelajaran Agama Hindu yang dibelajarkan di sekolah berlandaskan atas prinsip bahwa Ajaran Hindu adalah sebagai pandangan hidup pribadi pemeluknya dalam hubungannya dengan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di sekolah SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat hasil belajarnya belum mencapai kriteria ketuntasan pada tahun ajaran 2024/2025. Hal ini membuat guru harus melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan suatu metode pembelajaran yaitu Problem Based Learning. Pada kondisi awal sebelum penerapan siklus diketahui bahwa ketuntasan belajar hanya mencapai 20 %. Setelah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I didapatkan hasil ketuntasan belajar 30 %. Pencapaian tersebut belum maksimal sehingga dilaksanakanlah siklus II dan mendapatkan ketuntasan belajar 95 % dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Dan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem based learning pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat tahun pelajaran 2024 – 2025 berhasil dapat menigkatkan hasil belajar siswa.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Khususnya aspek Kognitif siswa SD N 3 Tugumulyo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti SD N 3 Tugumulyo.…
ulyo. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek dalam penelitian ini SD N 3 Tugumulyo tahun ajaran 2024/2025. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskritif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan , hasil observasi terhadap keaktifan belajar siswa menunjukkan hasil Pada siklus I, rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 7.03 yang tergolong aktif; sedangkan pada siklus II rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 7.32 yang juga tergolong aktif. Hal itu menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 0.29. Hasil belajar Pendidikan agama Hindu dan Budipekerti siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. Abang diketahui melalui hasil evaluasi pada refleksi awal, siklus I dan siklus II. Hasil evaluasi pada refleksi awal menunjukkan bahwa nilai rata- rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. 69.63 Hasil evaluasi pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti adalah 75.13; sedangkan hasil evaluasi pada siklus II menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti adalah 83.87. Oleh karena itu, terjadi peningkatan sebesar 8.74 dari nilai rata-rata pada siklus I ke siklus II. Evaluasi dalam siklus II skor rata-rata hasil belajar meningkat dari 75.13 pada siklus I menjadi 80.94. Ketuntasan belajar klasikal juga meningkat dari 83.87% pada siklus I menjadi 96.77% pada siklus II.
Berpijak dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match”dapat meningkatan Keaktifan dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Siswa Kelas V SD N 3 Tugumulyo. Tahun Ajaran 2024/2025. Diajukan saran kepada pihak-pihak terkait sebagai berikut (1) Bagi guru baik guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti maupun guru kelas diharapkan menerapkan berbagai metode pembelajaran sehingga dapat membantu dalam meningkatkan hasil belajar siswa.(2) Bagi kepala sekolah agar terus memberikan membimbing dan arahan kepada guru-guru untuk lebih memacu diri dalam melakukan kegiatan pembelajaran.(3) Bagi peneliti lain, jika ingin mengadakan penelitian lebih lanjut lagi mengenai Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti diharapkan mengambil materi yang lain atau materi yang lebih luas lagi untuk meyakini hasil penelitian ini, dan juga diharapkan mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam penelitian ini sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal.
Abstract:Limbah kulit kopi yang selama ini dianggap sebagai sampah memiliki potensi besar sebagai sumber pupuk organik cair. Pupuk cair ogranik merupakan salah satu solusi penanganan limbah kulit kopi yang dapat dilakukan untuk memberikan…
emberikan nilai tambah pada limbah. Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pehamanan petani tentang pembuatan pupuk organik serta menemukan bahwa tanaman kopi dari produksi lokal dapat diubah menjadi pupuk tanah yang kaya nutrisi, meningkatkan kualitas tanah dalam berbagai aspek seperti pertumbuhan tanaman, kesehatan tanah, dan kualitas panganMetode yang digunakan kegiatan pengabdian ini merupakan kombinasi antara metode ceramah (penyuluhan), dan praktik/pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah kulit kopi langsung di masyarakat petani kopi. Tujuan dilakukannya pengabdian ini diantaranya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Jambesari sehingga dapat mengurangi serta memanfaatkan limbah kulit kopi secara efektif dan untuk meningkatkan nilai ekonomis kulit kopi sebagai alternatif pilihan pemanfaatan kulit kopi. Kegiatan pengabdian ini di lakukan dengan cara pelatihan kepada masyarakat tentang pembuatan pembuatan Pupuk Organik Cair dari limbah kulit kopi. Hasil dari pelatihan Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik pembuatan POC dan manfaatnya bagi pertanian. Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan, dan banyak di antara peserta pelatihan berhasil menerapkan teknik yang dipelajari dalam praktik sehari-hari. Keterampilan yang diperoleh tidak hanya meningkatkan kualitas tanah, tetapi juga berpotensi meningkatkan hasil pertanian di desa tersebut, Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, karena dengan memanfaatkan limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna, mereka dapat menghasilkan pupuk organik yang dapat digunakan sendiri atau dijual. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dalam upaya meningkatkan kecerdasan spiritual siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu. Kecerdasan spiritual merupakan…
upakan kemampuan penting yang membantu siswa memahami makna hidup, mengembangkan rasa kasih sayang, dan membangun hubungan dengan aspek transendental. Namun, tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi seringkali mengalihkan perhatian siswa dari pengembangan spiritual.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru Pendidikan Agama Hindu serta siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang melibatkan pendekatan kontekstual, pembelajaran berbasis pengalaman, serta integrasi nilai-nilai Hindu dalam kegiatan sehari-hari efektif dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator yang mampu menghubungkan materi ajar dengan kehidupan nyata siswa menjadi kunci keberhasilan pembelajaran.
Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan strategi pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek spiritual, guna membentuk karakter siswa yang seimbang dan bermoral. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi para pendidik untuk terus mengeksplorasi dan menerapkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan spiritual siswa di era modern.
Abstract:Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SD Ana Putra pada Kelas IV Semester I Tahun Pelajaran 2023/2024 yang bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa…
swa pada mata pelajaran Agama Hindu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes prestasi belajar yang dilaksanakan saat berlangsungnya proses pembelajaran. Untuk memaknai data hasil penelitian, data yang telah diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif, dengan menyajikan rata-rata, modus, median dan prosentase ketuntasan belajar. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Agama Hindu. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya rata-rata 67,5, dengan prosentase ketuntasan belajar 33,33%. Setelah diberikan tindakan pada siklus I prestasi belajar siswa mengalami peningkatan menjadi rata-rata 74,16, dengan ketuntasan belajar 66,66%. Selanjutnya pada siklus II meningkat lagi menjadi rata-rata 80,00, dan ketuntasan belajar mencapai 91,66%. Hasil yang diperoleh pada siklus II ini telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan sehingga penelitian ini adalah Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Agama Hindu siswa kelas IV SD Ana Putra
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran agama Hindu dalam pembentukan harmoni sosial di masyarakat multikultural Indonesia. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara…
cara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran dan praktik agama Hindu, seperti Dharma, Karma, upacara keagamaan, fungsi pura, dan prinsip Ahimsa, berperan signifikan dalam menciptakan harmoni sosial. Ajaran Dharma dan Karma mendorong perilaku adil, bertanggung jawab, dan penuh empati, sementara upacara keagamaan dan fungsi pura memperkuat ikatan sosial dan kerja sama. Prinsip Ahimsa mendukung sikap non-kekerasan dan penghormatan terhadap semua orang. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti diskriminasi dan intoleransi yang masih ada, sehingga dialog antaragama dan upaya kolaboratif perlu ditingkatkan. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa agama Hindu berkontribusi signifikan dalam menciptakan harmoni sosial di masyarakat multikultural Indonesia, tetapi upaya lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi hambatan yang ada.
Abstract:Agama Hindu memiliki sejarah panjang di Bali sejak abad ke-1 Masehi dan telah berakulturasi dengan budaya lokal, menciptakan bentuk kepercayaan yang unik dan integral dalam identitas budaya masyarakat Bali. Penelitian ini…
i bertujuan menganalisis bagaimana praktik keagamaan Hindu membentuk norma sosial, interaksi komunitas, dan kohesi sosial di Bali, serta memberikan wawasan untuk pelestarian budaya dan pengembangan komunitas. Praktik keagamaan Hindu mempengaruhi kehidupan sosial di Bali dengan mengatur struktur masyarakat melalui sistem kasta, meskipun tidak lagi seketat dulu, dan tetap mempengaruhi pembagian kerja serta interaksi sosial. Upacara keagamaan dan festival mempererat hubungan sosial dan solidaritas melalui kegiatan bersama seperti doa dan makan bersama, sementara ajaran karma dan dharma mendorong perilaku etis yang mendukung harmoni sosial dii Bali. Mekanisme penebusan dosa dan upacara pemurnian membantu menyelesaikan konflik, dan para pemuka agama memainkan peran penting dalam memelihara nilai-nilai moral dan etika, serta mempromosikan toleransi dalam masyarakat.
Abstract:Penelitian ini menganalisis pengaruh agama Hindu terhadap lingkungan sosial dalam konteks globalisasi. Agama Hindu, dengan nilai-nilai utamanya seperti Dharma, Karma, dan Ahimsa, telah memainkan peran signifikan dalam membentuk…
mbentuk perilaku sosial yang etis dan bertanggung jawab. Globalisasi, meskipun menantang identitas budaya, juga menawarkan peluang bagi agama Hindu untuk beradaptasi dan menyebarkan ajaran-ajarannya secara global. Penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai Hindu, seperti kesederhanaan dan tanggung jawab sosial, sangat relevan dalam menghadapi perubahan sosial yang cepat dan dapat mendukung harmoni serta keberlanjutan global. Melalui adaptasi teknologi dan media, komunitas Hindu telah berhasil mempertahankan tradisi sekaligus berkontribusi pada dialog antaragama. Studi ini menyarankan pentingnya memperkuat pendidikan nilai-nilai Hindu dan partisipasi aktif dalam dialog internasional sebagai strategi untuk menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami secara komparatif bagaimana nilai-nilai agama Hindu dan agama lain mempengaruhi dinamika sosial dan ekonomi di era globalisasi.
Abstract:Tri Hita Karana adalah konsep kehidupan yang berasal dari ajaran Hindu Bali, yang menekankan keseimbangan antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), sesama manusia (Pawongan), dan lingkungan (Palemahan). Konsep ini menjadi…
di landasan etis bagi masyarakat Bali, membentuk identitas budaya, serta menjadi panduan dalam pembangunan berkelanjutan. Parahyangan mempengaruhi kehidupan spiritual masyarakat Bali melalui praktik ibadah rutin dan ritual keagamaan. Pawongan mendorong harmoni sosial melalui gotong royong dan kerja sama komunal. Palemahan menekankan pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana. Meski menghadapi tantangan dari modernisasi dan globalisasi, Tri Hita Karana tetap relevan dalam menciptakan pembangunan yang holistik dan berkelanjutan. Implementasi konsep ini memerlukan dukungan kebijakan pemerintah, partisipasi aktif masyarakat, serta pendidikan yang berkelanjutan untuk memastikan keseimbangan antara kemajuan material dan pelestarian nilai-nilai tradisional.
Abstract:Sekolah adalah lembaga tempat siswa mendapat pengajaran dibawah pengawasan seorang guru. Setiap daerah besar memiliki sistem pendidikan formal yang umumnya diwajibkan. Pemberian reward adalah bentuk insentif yang diberikan…
an kepada guru yang mampu bekerja sedemikian rupa, sehingga tingkat keahlian dan keterampilan yang baku terlampaui, sehingga sekolah pantas memberikan reward sebagai hadiah untuk guru. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam pemberian penghargaan kepada guru, khususnya dalam proses pemilihan guru yang memenuhi syarat untuk menerima reward yang tidak transparan. Pada permasalahan di atas diperlukan suatu sistem yang dapat memberikan panduan untuk mengevaluasi hasil rekomendasi reward guru dengan cepat dan akurat, dengan tingkat ketepatan dan akurasi yang tinggi. Sistem seperti ini dikenal dengan nama Decision Support System (DSS) atau Sistem Pendukung Keputusan (SPK).