Search Articles & Publications

Showing 157 articles found for "Pemilik"

Optimalisasi Minat Masyarakat Dalam Memiliki Sertifikat Tanah Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di BPN Kabupaten Jember

Puji Prihartini, Agil Dio Virnando, Agung Parmono
Abstract: Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menggali strategi optimalisasi minat masyarakat dalam memiliki sertifikat tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Badan Pertanahan… nahan Nasional (BPN) Kabupaten Jember. Melalui pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan analisis data sekunder, penelitian ini mencatat berbagai faktor yang mempengaruhi minat masyarakat terhadap persertifikatan tanah dan mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkannya. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa edukasi, sosialisasi, aksesibilitas, dan kemudahan prosedur merupakan faktor kunci dalam membangkitkan minat masyarakat. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini merekomendasikan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas PTSL sebagai alat untuk meningkatkan kepemilikan sertifikat tanah di Kabupaten Jember. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika minat masyarakat terhadap persertifikatan tanah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap kepastian hukum atas tanah mereka, hal ini terbukti tercatat hingga 52.000 ribu sertifikat yang berhasil dibagikan.

Peran Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dalam Meningkatkan Keadilan Akses Tanah bagi Masyarakat Jember

Haikal, Muhammad Aththur, Dewi, Mita Amelia, Hidayat, Nur
Abstract: Tanah merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki peran vital dalam kehidupan manusia sebagai tempat tinggal dan sumber rezeki. Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) menjadi upaya pemerintah untuk… memberikan kepastian hukum terkait kepemilikan tanah bagi masyarakat. Namun, implementasi PTSL tidak berjalan lancar disebabkan oleh berbagai hambatan seperti biaya pajak yang belum terbayar, ketidakjelasan dalam pemakaian alas hak, dan masalah terkait data tanah. Badan Pertanahan Nasional bertanggung jawab dalam menjalankan program PTSL dan perlu memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memiliki bukti hak serta proses pendaftaran tanah yang efektif. Permasalahan terkait pendaftaran tanah dapat merusak kepercayaan pada sertifikat hak atas tanah. Sosialisasi PTSL perlu dilakukan secara nasional untuk mengurangi beban kerja kantor pertanahan. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian yuridis normatif dengan pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan analisis kualitatif. Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap bertujuan meningkatkan kepastian hukum dan perlindungan hukum terkait hak atas tanah masyarakat. Proses penerbitan sertifikat hak atas tanah memegang signifikansi besar dalam memberikan kepastian hukum bagi pemilik tanah, namun masih terdapat keluhan terkait lambatnya proses dan kurangnya pemahaman masyarakat. Sistem pendaftaran tanah dengan publikasi positif diharapkan dapat meningkatkan keabsahan data tanah. Sertifikat tanah memiliki fungsi sebagai alat pembuktian yang kuat dan memberikan kepercayaan kepada pihak bank atau kreditor untuk memberikan pinjaman kepada pemilik tanah.  

Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Jumlah Nasabah Pada Produk Pembiayaan KPR di Bank BTN KC Jember

Adeliya Gita Silviana Putri, Rendy Andika Putra, M.F.Hidayatullah
Abstract: Dunia perbankan, mengalami perkembangan pesat, oleh karena itu persaingan produk-produk pada perbankan tida dapat dihindarkan dan semakin ketat. Salah satunya yaitu pada produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Perbankan harus… us memiliki strategi pemasaran efektif dan efesien, sehingga mendukung  kegiatan operasional perusahaan untuk menguasai segmen pasar, serta pula memiliki daya tarik untuk memasarkan produk KPR agar dapat menarik nasabah atau konsumen serta bersaing dengan perbankann lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan taktik dan strategi pemasaran Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Jember  dalam meninngkatkan jumlah nasabah pada produk pembiayaan KPR. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan melakukan pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dengan karyawan bagian marketing Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Jember yang bertanggungjawab atas pemasaran produk KPR sehingga mendapatkan data yang akurat pada proses penelitian yang diteliti.Melalui wawancara dan observasi dapat diketahui bahwa strategi pemasaran yang diterapkan oleh Bank BTN KC Jember dalam memasarkan produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah dengan menggunakan segmenting, targeting,positioning (STP) dan marketing mix 4P (product,Price,Promotion,Place).

Strategi Pemasaran Produk Tabungan Mudharabah Dalam Meningkatkan Jumlah Anggota Di KSPPS BMT NU

Toton Fanshurna, Sukmawati, Andreas Gedhe Pangestu
Abstract: KSPPS BMT NU Jatim Cabang Jenggawah Jember merupakan salah satu badan usaha yang beroperasi dengan memberikan jasa simpanan atau tabungan dan lain sebagainya. Ada beberapa bentuk tabungan yang ada di BMT NU yang dijalankan… an berdasarkan prinsip syariah, dan selalu menawarkan produk-produk baru terhadap calon anggotanya. Jenis-jenis produk tabungan di KSSP BMT NU Cabang jenggawah yaitu : Simpanan Anggota (Siaga), Tabungan Mudharabah (Tabah), Simpanan Pendidikan Fathonah (Sidik Fathonah), Simpanan Haji dan Umrah (Sahara), Tabungan Ukhrawi (Tarawi), Simpanan Lebaran (Sabar), Simpanan Berjangka Wadiah Berhadiah (Sajadah), Simpanan Berjangka Mudharabah (Siberkah). Dalam Strategi Pemasaran yang di lakukan oleh KSPPS BMT NU Cabang Jenggawah, Tabungan Mudharabah (Tabah) sangat mudah dalam meningkatkan jumlah anggota, dimana produk tabah lebih banyak diminati dari pada tabungan yang lain karena tabungan mudharabah yaitu tabungan yang bisa mempermudah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari karena setoran dan penarikan dapat dilakukan kapan saja dan memperoleh keuntungan bagi hasi 40% dan menggunakan akad mudharabah mutlaqah yaitu bentuk kerja sama antara dua atau lebih pihak dimana pemilik modal (shahibul maal) mempercayakan sejumlah modal kepada pengelola (mudharib) dengan suatu perjanjian di awal atau sesuai dengan kesepakatan bersama.  

Optimalisasi E-Commerce Sebagai Strategi Bisnis Digital

Apridonal, Yori, Mardalius, Mardalius, Dristyan, Febri
Abstract: Penggunaan digital marketing menjadi peluang yang tepat untuk perkembangan zaman. Hal ini sangat efektif dalam konteks mendapatkan target konsumen yang tepat. Digital marketing memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk… k menyediakan serta memantau segala kebutuhan yang diinginkan oleh konsumen. Di sisi lain, dengan perangkat teknologi, calon kosumen juga dapat mencari informasi terkait produk sesuai dengan yang diinginkan. KUBE Asahan merupakan suatu UMKM yang berada di wilayah Kabupaten Asahan dimana pelaku UMKM KUBE sendiri masih banyak yang belum memahami konsep digital marketing dan masih melakukan pemasaran dari mulut ke mulut, market place facebook dan whatsapp dimana hal ini dinilai kurang bisa dikenali masyarakat luas sehingga pemasaran hanya bersifat lokal atau regional. Dengan adanya kegiatan PKM ini, para pemilik UMKM KUBE dapat memperoleh pemahamanan dan mampu menggunakan serta mengoptimalisasikan strategi pemasaran digital yang tepat untuk mengembangkan usahanya sehingga dapat meningkatkan daya saing dan penjualan juga dapat menjangkau daerah lain di luar Kabupaten Asahan

Pelatihan Pemenfaatan Media Sosial Guna Meningkatkan Daya Saing Bisnis UMKM Di Era Digital

Afdhal Syafnur, Rika Nofitri, Rolly Yesputra
Abstract: Pelatihan pemenfaatan media sosial guna meningkatkan daya saing bisnis UMKM di era digital. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pemanfaatan… nfaatan media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya saing bisnis mereka di era digital. Saat ini, banyak UMKM yang belum mampu memanfaatkan media sosial secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam strategi pemasaran digital. Pelatihan ini akan dilakukan melalui serangkaian workshop dan sesi praktik, yang mencakup pengetahuan dasar tentang media sosial, strategi pemasaran digital, identifikasi target pasar, pembuatan konten yang menarik, manajemen kampanye media sosial, dan pengukuran kinerja melalui analisis data. Dengan pelatihan ini, diharapkan pemilik UMKM dapat mengoptimalkan kehadiran mereka di platform online dan mencapai audiens yang lebih luas, meningkatkan daya saing bisnis mereka, dan memperkuat kehadiran mereka di ranah digital. Pelatihan ini juga diharapkan dapat mendorong kolaborasi dan pertukaran pengalaman antara pemilik UMKM, serta mendorong inovasi dalam strategi pemasaran dan promosi bisnis di era digital.

Sosialisasi Strategi Pemasaran Produk Melalui Media Sosial bagi Pelaku UMKM

Puspita, Dian, Leni Anggraeni, Andri Ardiansyah, Danny Rahmatullah, Miftahurrofiq Asid-Qi, Komariyah, Khoirul Asrori
Abstract: Pengetahuan pedagang strategi marketing (pemasaran) sangatlah penting untuk meningkatkan penjualan produk. Optimalisasi media sosial dan branding produk yang menarik dapat memperluas promosi serta menarik perhatian masyarakat… rakat luas untuk membeli produk. Hal ini merupakan salah satu poin penting untuk memajukan suatu UMKM (usaha mikro kecil menengah) terutama yang ada di desa Gumukmas. Oleh sebab itu, diperlukan sosialisasi mengenai strategi pemasaran terkait pemafaatan media sosial sebagai media pemasaran. Produk yang dihasilkan oleh sebagian UMKM di desa Gumukmas masih terkesan belum dikenal oleh masyarakat secara luas. Pengenalan media sosial sebagai strategi pemasaran sangat penting mengingat perkembangan teknologi sekarang sudah mulai maju. Yang mana sebagian besar masyarakat sekarang melakukan transaksi jual beli lewat internet ataupun media sosial karena lebih efektif dan efesien. Oleh sebab itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berisi kegiatan pemberian wawasan mengenai strategi pemasaran produk melalui media sosial kepada pemilik UMKM di desa Gumukmas Kec. Pagelaran Kab. Pringsewu untuk produknya yang dapat dipromosikan lewat media sosial. Ada 3 metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu: metode ceramah, metode diskusi dan metode tanya jawab.

Implementasi Pembiayaan KPR dengan Akad Murabahah dan IMBT (Hybrid Contract) Di PT Bluepixell

Muhammad Rafi Hannan Zukron, Fathur Galih Saputra, Muhammad Rafi Chaerul Asa, Ahmad Wildan Husaini
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan akad murabahah dan IMBT (Hybrid Contract) di PT Bluepixell, dengan pendekatan hukum Islam. Metode yang digunakan adalah… lah kualitatif deskriptif, dengan data utama yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik PT Bluepixell. Fokus wawancara adalah pada penerapan kontrak hybrid dalam pembiayaan rumah syariah dan tantangan yang dihadapi dalam praktik KPR syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk KPR berbasis kontrak hybrid ini sesuai dengan prinsip syariah dan memudahkan nasabah dalam memiliki rumah secara bertahap tanpa melibatkan riba. Meskipun demikian, terdapat tantangan terkait pemahaman nasabah terhadap akad, kesulitan dalam memenuhi kewajiban pembayaran, dan masalah administratif yang menghambat proses pembiayaan. Untuk mengatasi hal tersebut, PT Bluepixell mengembangkan solusi berupa restrukturisasi pembayaran, peningkatan pemahaman nasabah melalui edukasi tentang akad, serta perbaikan mekanisme verifikasi dokumen. Solusi ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran proses pembiayaan, memastikan kesesuaian dengan prinsip syariah, serta memberikan manfaat optimal bagi nasabah dan lembaga keuangan.

Implementasi Payment Point Dalam Meningkatkan Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor SAMSAT Bondowoso

Aminatus Zahriyah, Ibrotul Hasanah, Vanisya Agni Macella
Abstract: Pajak di Indonesia merupakan salah satu sumber pendapatan utama bagi dan memegang peranan penting untuk menggerakkan roda perekonomian negara, belanja negara dan segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan negara. Jika… a dihitung dalam persentase, pajak menyumbang sekitar 80% dari total pendapatan negara. SAMSAT Payment Point merupakan layanan pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan, Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, dan Santunan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas jalan yang tempat pelaksanaannya di luar gedung Kantor Bersama SAMSAT dan masyarakat pemilik kendaraan bermotor dapat melakukan pendaftaran dan pembayaran di tempat yang strategis atau pusat keramaian. SAMSAT Payment Point pada Kabupaten Bondowoso yaitu penerapan Sistem Layanan Online Payment Point pada UPT PPD Bondowoso banyak menggunakan sistem layanan ini, notice dari pelayanan online payment point berkisar 20 hingga 30 notice. Sistem ini sangat membantu dalam membayarkan tagihan pajak tanpa harus mendatangi kantor SAMSAT Bondowoso. Pelayanan ini mempermudah bagi Wajib Pajak (WP) yang bertempat tinggal jauh dari kantor SAMSAT Bondowoso. Payment Point hanya berlaku bagi Wajib Pajak tahunan. Dalam pelaksanaannya, UPT PPD Bondowoso memiliki dua lokasi tempat penerapan payment point yaitu di daerah Wonosari dan Prajekan. Disamping itu juga wajib pajak bisa menggunakan sistem Inovasi Sambel Bajak (Sambil Belanja Bayar Pajak) melalui Indomaret dan Alfamart juga dibeberapa aplikasi pembayaran seperti LinkAja dan Tokopedia.

Penerapan Metode Weighted Moving Average Pada Proses Peramalan Penjualan Kue Kering Difa

Rizaldi, Rizaldi, Dewi Rahmawati, Ari Dermawan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi yang dapat meramalkan persediaan kue di masa yang akan datang pada rumah Difa sehingga permasalahan yang terjadi selama ini seperti kesalahan dalam mempersiapkan persediaan… ersediaan kue berakibat pada kerugian yang cukup membuat pemilik usaha kue ini mengeluh. Kekecewaan pelanggan disebabkan stok kue sudah habis tidak dapat dihindari dan sebaliknya jika persediaan kue berlebih maka akan mengakibatkan kerugian karena modal yang digunakan tidak Kembali. Adapun metode yang diterapkan pada proses peramalan ini adalah menggunakan Weighted Moving Average yang dapat membantu merekomendasikan berapa jumlah persediaan yang dapat disediakan dimasa yang akan datang dengan tingkat kesalahan dibawah 5%. Untuk menunjang penelitian ini berjalan dengan baik, maka data yang dibutuhkan adalah data pengguna, data periode, data kue, dan data penjualan kue.