Search Articles & Publications

Showing 1664 articles found for "Isti"

Application Of Hutagogy System For Transforming Basic Proficient Course Training At Pusdiklatcab Jombang

Fauziah, Anik Ida, Widodo, J. Priyanto
Abstract: This study aims to analyze the application of the Hutagogy (Self-Determined Learning) system in basic proficient course training at Pusdiklatcab Jombang, East Java. Hutagogy is a learning approach that gives trainees greater… ater control and responsibility in organizing and directing their own learning. The research method used is qualitative research with a case study approach. Data were collected through participatory observation, interviews with trainees and instructors, and analysis of training-related documents. The results of this study are expected to provide insight into the effectiveness and benefits of implementing the Hutagogy system in the context of basic proficient course training. A significant 75% strongly agree with the use of diverse media in learning, indicating an understanding of the value of multimedia technologies. Furthermore, 50% strongly agree that students actively participate in course assessments, demonstrating a willingness to evaluate and improve the learning process. Finally, an overwhelming 81.3% support a thorough approach to assessment that includes pre-tests, post-tests, reviews, feedback, and reflections, demonstrating commitment to a holistic evaluation process. And all of the finding explained that hutagogy was applied at Pusdiklatcab Jombang , East Java.

Penentuan Kondisi Optimum Waktu Aging Pada Sintesis Silika Xerogel Dari Limbah Abu Terbang

Cynthia, Edi Nasra
Abstract: Silika xerogel merupakan silika gel yang dihilangkan kandungan airnya dengan menaikkan suhu dan tekanan. Silika xerogel terdiri dari senyawa silika (SiO2) yang dapat diekstraksi dari abu terbang yang memiliki kandungan silika… ilika tinggi. Silika xerogel dapat disintesis dengan metode sol-gel. Proses ini terdiri dari empat tahap yaitu pembentukan sol, gelasi, aging, dan pengeringan. Tahapan aging sangat penting pada metode sol-gel, karena aging dapat mempengaruhi karakteristik dari silika xerogel yang dihasilkan, seperti luas permukaan, morfologi, volume dan ukuran pori, dan densitas silika xerogel. Berdasarkan hasil penelitian, waktu aging optimum pada waktu aging 18 jam dengan luas permukaan 23,005 m2/g dan hasil karakteristik dengan FTIR menunjukkan silika xerogel yang disintesis mengandung gugus silanol pada bilangan gelombang 3435,88 cm-1 dan siloksan pada bilangan gelombang 1039,74 cm-1

Dampak Perkembangan Teknologi Terhadap Manajemen Sumber Daya Manusia

Laura, Kezia, Lee, Felix Vincent, Pranoto, Edwin, Gunawan, Kelvin, Lim, Kevin, Fransisca, Cindy, Widya, Wini, Christine, Nathania
Abstract: Pesatnya perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengelolaan sumber daya manusia (MSDM). Kemajuan teknologi, terutama dalam… m teknologi informasi dan komunikasi, telah mengubah cara organisasi mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia. Teknologi telah memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan produktivitas dan efektivitas MSDM, mulai dari proses rekrutmen yang terotomatisasi, pelatihan dan pengembangan karyawan melalui platform online, hingga peningkatan efisiensi operasional melalui penggunaan big data dan analitik. Namun, perkembangan ini juga menimbulkan tantangan baru, seperti masalah keamanan data, kebutuhan peningkatan keterampilan digital karyawan, dan dampak terhadap kesehatan mental karyawan karena penggunaan teknologi yang berlebihan. Dalam artikel ini, penulis menganalisis dampak perkembangan teknologi terhadap MSDM dan mengusulkan strategi untuk mengatasi tantangan yang muncul di era digital, dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun teknologi membawa efisiensi dan inovasi pada MSDM, namun diperlukan pengelolaan yang cermat untuk mengoptimalkan manfaatnya dan meminimalkan dampak negatifnya.

Metode Penanaman Karakter Kesabaran Pada Peserta Didik Jenjang Pendidikan Menengah Perspektif Al-Qur’an

Akhmad Shunhaji, Siskandar, Hanin Fathullah
Abstract: Penelitian ini termasuk dalam kajian pustaka, yakni peneliti melakukan kajian literatur berkenaan pendidikan karakter dan kitab tafsir. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan apa saja metode yang terdapat dalam… lam Al Qur’an dalam menanamkan pendidikan karakter kesabaran dalam perspektif Al-Qur’an. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, yakni penelitian yang dimaksudkan untuk memahami fenomena tentang apa yang terjadi pada subjek penelitian menghasilkan data deskriptif yang berujung pada kesimpulan tentang penelitian ini. Peserta didik jenjang menengah identik dengan usia remaja. Masa remaja adalah masa yang mana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahapan ke tahapan berikutnya, ia mengalami perubahan baik dalam sisi emosi, fisik, minat, maupun pola perilaku. Berbagai perubahan yang harus dilalui oleh remaja seringkali menghadirkan konflik dalam diri remaja, sehingga banyak dari mereka yang melalui masa ini dengan gamang. Karakteristik remaja yang sedang dalam proses menuju kedewasaan membutuhkan pendidikan karakter yang dilakukan dengan hati-hati dan bijaksana. Salah satu karakter yang butuh ditanamkan adalah karakter kesabaran. Dengan kesabaran, seorang remaja diharapkan bisa melewati masa yang penuh gejolak tersebut dengan baik. Peserta didik jenjang pendidikan menengah masuk ke dalam kategori masa remaja. Hasil pengolahan data terhadap 93 ayat yang mengandung lafaz kesabaran, peneliti menemukan empat metode yang digunakan dalam Al-Qur’an dalam pendidikan karakter kesabaran, yakni: Metode mau’izhah atau nasihat, metode targhîb dan tarhîb, metode kisah dan metode qudwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat metode tersebut dapat digunakan terhadap peserta didik jenjang pendidikan menengah yang masuk kategori fase remaja. Keempat metode tersebut termasuk metode-metode pendidikan karakter yang digunakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

The Influence Of Profitability, Company Growth, And Previous Audit Opinions On Going Concern Audit Opinions

Sabri, Debi Sylvia, Zulhelmi
Abstract: This research aims to obtain empirical evidence about the influence of Profitability, Company Growth and Previous Year Audit Opinions on the acceptance of Going Concern Audit Opinions . The independent variables used are… Profitability, Company Growth and Previous Year Audit Opinion. And the dependent variable used is Going Concern Audit Opinion . This type of research data is secondary data obtained from www.idx.co.id and the company website. This research uses a purposive sampling method with the sample companies in this research being the Jakarta Islamic Index 70 (JII70) companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2021. The number of samples obtained was 28 companies with observations for 4 years. The hypothesis in this study was tested using logistic regression analysis using SPSS version 26. The results of this study based on a partial test (Wald test) showed that: 1) The Profitability variable had no significant effect on the Going Concern Audit Opinion . 2) The Company Growth variable has no significant effect on the Going Concern Audit Opinion . 3) The previous year's Audit Opinion variable has a significant effect on the Going Concern Audit Opinion . And based on the results of the simultaneous test (omnibus test) it shows that the variables Profitability, Company Growth and Previous Year Audit Opinion simultaneously have a significant effect on the Going Concern Audit Opinion . And the determinant coefficient obtained was 0.390 or 39%, which means that the independent variable contributed 39% to the dependent variable and the remaining 61% was explained by other variables outside this research.

Pembinaan Kebudayaan Daerah Sulawesi Selatan Menuju Kepentingan Kebudayaan Nasional

Emanuel Omedetho Jermias, Muhammad Syukur, Abdul Rahman
Abstract: Manusia moderen ditandai dengan ciri-ciri perencanaan dan strategi dalam kehidupannya. Kemampuan akal yang diasah oleh pengembangan ilmu-ilmu empiris menjadi elemen yang sangat penting dalam pembinaan budaya. Dengan menggunakan… gunakan istilah strategi, pembahasan akan kebudayaan menjadi sangat terapan. Semua ini perlu jelas dalam kajian dan perbincangan mengenai strategi dalam pembinaan kebudayan daerah, termasuk dalam bidang kebahasaan agar bisa memiliki peran dalam pengembangan kebudayaan nasional. Dalam disiplin sosiolinguistik ada empat kriteria yang dijadikan alat ukur untuk menilai apakah sebuah bahasa termasuk dalam kategori standar atau tidak. Karen bahasa adalah bagian dari budaya, kriteria ini akan diaplikasikan dalam menelaah dan menilai eksistensi budaya Sulawesi Selatan. Fakta-fakta yang mendukung dalam kriteria yang keseluruhannya positif, akan coba diancangkan dalam usaha mengembangkan strategi pembinaan dan pengembangan budaya Sulawesi Selatan.

Hubungan Antara Kesehatan Mental Bagi Aktivitas Sehari-Hari

Putri Khasanah, Anna Dina Kalifia
Abstract: Kesehatan mental memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan sehari-hari. Penelitian ini mengeksplorasi dampak kesehatan mental terhadap aktivitas sehari-hari pada populasi umum. Fokus pada hubungan antara kondisi psikologis… kologis dan kinerja dalam tugas rutin. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental bagi aktivitas sehari-hari seperti tingkat stress, dukungan sosial, kondisi kesehatan fisik, tingkat motivasi, serta faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kesehatan mental terhadap aktivitas sehari-hari individu. Metode penelitian melibatkan survei terhadap partisipan yang mewakili beragam latar belakang dan tingkat usia. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencangkup aspek-aspek kesehatan mental dan tingkat keterlibatan dalam aktivitas harian. Analisis statistik digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara kesehatan mental dan produktivitas aktivitas sehari-hari. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana kesehatan mental memengaruhi kualitas hidup dan kinerja individu dalam menjalani rutinitas harian.

Analisis Teknik TF-IDF Dalam Identifikasi Faktor-Faktor Penyebab Depresi Pada Individu

Luthfiyah Annisa, Anna Dina Kalifia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola-pola kunci dalam bahasa yang digunakan oleh penderita depresi dalam menyuarakan pengalaman mereka melalui tulisan. Penelitian ini membahas penerapan metode Term Frequency-Inverse… ncy-Inverse Document Frequency (TF-IDF) untuk menganalisis teks yang berkaitan dengan depresi. Depresi merupakan kondisi emosional yang biasanya ditandai dengan kesedihan yang amat sangat, perasaan tidak berarti dan bersalah (menarik diri, tidak dapat tidur, kehilangan selera, minat dalam aktivitas sehari-hari). Metode ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang aspek-aspek psikologis dan emosional yang terkandung dalam teks penderita depresi. Pendekatan TF-IDF memungkinkan kita untuk menilai tingkat pentingnya kata-kata dalam konteks depresi, dengan memberikan bobot lebih tinggi pada kata-kata yang jarang muncul namun signifikan dalam menggambarkan kondisi ini. Penelitian ini menggunakan kumpulan data yang luas dan beragam untuk meningkatkan keberagaman dan representasi informasi mengenai depresi. Hasil analisis TF-IDF dapat memberikan wawasan mendalam tentang faktor-faktor risiko, gejala, dan pengelolaan depresi. Informasi yang dihasilkan dari teknik ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif dan personalisasi perawatan bagi individu yang mengalami depresi. Selain itu, pendekatan ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memahami dinamika depresi secara lebih holistik melalui identifikasi aspek-aspek kunci yang sering kali terabaikan.

Strategi Pembangunan Ekonomi Daerah

Susilowati, Klaudiana Alfrida Sulastri Putri
Abstract: Penelitian ini mengkaji strategi pembangunan ekonomi daerah dengan penekanan pada pengelolaan sumber daya secara holistik. Pembangunan ekonomi daerah diartikan sebagai kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk… ntuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kegiatan ekonomi. Fokus utama pembangunan daerah terletak pada kebijakan yang mengakar pada karakteristik khusus daerah (endogenous development), mendorong inisiatif dari tingkat lokal. Strategi tersebut melibatkan pengembangan fisik/lokalitas, dunia bisnis, masyarakat, dan sumber daya manusia. Koordinasi antara strategi ini membentuk ekosistem pembangunan yang kuat, meningkatkan daya tarik lingkungan, menciptakan iklim usaha yang kondusif, memberdayakan masyarakat, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Keberhasilan strategi ini tergantung pada perencanaan yang matang dan keterlibatan aktif masyarakat, memotivasi inovasi, serta beradaptasi dengan dinamika perubahan untuk menciptakan fondasi yang tangguh bagi masa depan yang lebih baik.

Analisis Jejak Karbon Dalam Produksi Dan Konsumsi Energi : Menuju Ekonomi Hijau

Febryanti, Abdul Razak, Skunda Diliafrosa
Abstract: Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global, penelitian ini mengusung analisis mendalam terhadap jejak karbon dalam produksi dan konsumsi energi sebagai langkah krusial menuju ekonomi hijau. Pemetaan jejak karbon dari… ari berbagai sumber energi menjadi fokus pada tahap produksi, memberikan pemahaman holistik tentang dampak lingkungan dari kegiatan produksi energi. Dengan mengevaluasi efisiensi energi dalam proses produksi, identifikasi sumber emisi dan potensi pengurangan dapat diungkap, memberikan landasan untuk perencanaan keberlanjutan. Di sisi konsumsi, analisis pola konsumsi energi dan dampak jejak karbon memandu upaya untuk mengurangi emisi pada tingkat individu, rumah tangga, dan industri. Tantangan melibatkan kurangnya kesadaran, ketidakpastian kebijakan, dan hambatan finansial dalam menerapkan praktik ekonomi hijau. Kesadaran dan edukasi menjadi elemen kunci untuk mengatasi hambatan ini, menggerakkan perubahan perilaku dan membangun dukungan masyarakat untuk praktik berkelanjutan. Di tengah tantangan tersebut, peluang terbuka lebar dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan dan pertumbuhan ekonomi hijau. Investasi dalam riset dan pengembangan teknologi energi terbarukan, inovasi dalam praktik produksi, dan penerapan solusi pintar menjadi elemen kunci untuk menciptakan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan memahami dan mengatasi tantangan tersebut, ekonomi hijau bukan hanya menjadi keharusan moral tetapi juga peluang untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan berdaya tahan terhadap perubahan iklim. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menyoroti peran penting analisis jejak karbon, tetapi juga merinci kerangka kerja komprehensif menuju transformasi menuju ekonomi hijau yang lebih ramah lingkungan.