Search Articles & Publications

Showing 712 articles found for "Aspek"

Kebanggaan Akan Kemakmuran Akar Kejatuhan

Hutabarat, Bernard Maruli, Siswanto, Daniel, Sinaga, Janes, Sinambela, Juita
Abstract: Penelitian ini mengulas perjalanan dan transformasi kepemimpinan Raja Salomo, yang awalnya dikenal sebagai pemimpin yang paling bijaksana dalam sejarah, namun kemudian menjadi pemimpin yang lalim. Penelitian ini menganalisis… isis peran teologis dalam narasi Kisah Raja Salomo, dengan fokus pada aspek kebanggaan dan kemakmuran yang berkontribusi pada akar kejatuhan Salomo. Dalam konteks ini, penelitian ini menjelaskan bagaimana kebijaksanaan awal Salomo digantikan oleh kemewahan dan pengaruh negatif kekayaan, sehingga dia terjerumus ke dalam berbagai dosa terhadap rakyatnya dan Tuhannya. Serta semua kesalahan yang dilakukannya berkaitan dengan perubahan paradigma kepemimpinan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya moralitas dan nilai-nilai spiritual dalam menjaga kualitas kepemimpinan, serta mengilustrasikan bagaimana kejatuhan seorang pemimpin dapat menjadi pelajaran berharga dalam konteks teologis.

Urgensi Aspek Psikodermatologi dalam Perawatan Kulit: Memahami Keterkaitan Emosi dan Kesehatan Kulit

Bhakti Wiranti
Abstract: Skincare that focuses solely on the physical aspects often ignores the emotional impact that can significantly affect skin health. This review aims to examine the importance of psychodermatology in skincare, focusing on… understanding the link between emotions and skin health. The study adopted a library research method focusing on integrative and comprehensive literature analysis to explore the interrelationship between psychodermatology and skincare. The results revealed that psychodermatology is crucial in detailing and addressing the dynamics of skin health and emotions. Involving the psychological dimension in skincare is a response to skin problems and a preventive measure that can positively impact an individual's skin and mental health. The findings highlight the influence of stress and emotions on skin health as a critical focus, as stress and emotional tension can trigger inflammatory responses that significantly affect skin conditions. Meanwhile, psychological interventions in skincare are emerging as innovative solutions that offer therapeutic approaches to help individuals manage stress, anxiety and self-image issues that may arise from skin conditions. Furthermore, the role of psychosocial factors in skin care confirms the importance of integrating self-image, appearance perception, and emotional support in designing treatment programs that focus on sustainability and overall well-being. Future studies should focus on identifying stressors that affect skin health and developing effective psychodermatology therapies for holistic skin care.

Studi Kualitatif terkait Perbedaan Pertumbuhan Diri pada Individu dengan Latar Belakang Pendidikan yang Sama

Rohmatul Hannani
Abstract: Seiring berjalannya waktu, individu bertumbuh melalui fase penyelesaian tantangan hidup dan pembentukan jati dirinya. Proses ini disebut dengan pertumbuhan pribadi (personal growth). Pertumbuhan pribadi mengacu pada keterampilan… rampilan seseorang secara aktif untuk terlibat dalam proses perubahan kognitif, afektif, maupun perilaku. Pertumbuhan pribadi salah satunya dipengaruhi oleh latar belakang kehidupan individu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah individu dengan latar belakang yang sama melalui proses pertumbuhan diri yang sama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap individu memiliki karakteristik masing-masing dalam bertumbuh namun dapat ditinjau dari aspek yang sama. Hal ini dikarenakan perbedaan latar belakang budaya dan rentang kehidupan (usia) masing-masing individu. Aspek pertumbuhan personal antara lain: 1) pengenalan terhadap diri sendiri (intrapersonal); 2) sosialisasi dengan orang lain (interpersonal); dan 3) pembentukan prioritas. Ketiga aspek ini memiliki indikator masing-masing yang dapat meninjau proses pertumbuhan pribadi seorang individu. Individu yang bertumbuh dengan baik dan positif akan memfasilitasi pencapaian kesejahteraan psikologis.

Penggunaan Software Accurate sebagai Pendukung Proses Customer Collection pada Global Pratama Group

Vivien, Johny Budiman
Abstract: Pengelolaan piutang pelanggan merupakan aspek penting dalam menjaga kelancaran arus kas perusahaan jasa logistik. PT Global Pratama Indonesia telah memanfaatkan software Accurate sebagai sistem informasi akuntansi untuk… mendukung pencatatan transaksi dan pengelolaan piutang pelanggan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan permasalahan pada alur administrasi dokumen operasional yang memengaruhi efektivitas proses customer collection. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan software Accurate serta menyusun rekomendasi perbaikan alur dokumen operasional. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, analisis dokumen, dan diskusi lintas divisi yang melibatkan bagian keuangan, workshop, dan warehouse. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlambatan penyerahan dokumen Work Order (WO) dan Delivery Order (DO) berdampak pada keterlambatan pencatatan transaksi dan pemantauan piutang. Implementasi awal rekomendasi perbaikan alur dokumen mampu meningkatkan ketepatan pencatatan dan mendukung efektivitas penagihan piutang pelanggan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi mitra sebagai dasar perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan administrasi penagihan.

Cinematherapy sebagai Metode Pengungkapan Emosi bagi Warga Binaan di Rutan Kelas I Makassar

Muh Rajan Piara, Andi Ayyul Fajrin, Luna Pare Allo, Trisya Putri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan cinematherapy sebagai metode pengungkapan emosi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas I Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk intervensi… i psikososial melalui pemutaran film Miracle in Cell No. 7 yang sarat dengan nilai moral, sosial, dan emosional. Metode yang digunakan meliputi wawancara pendahuluan, pengisian kuesioner sebelum pelaksanaan intervensi, pemutaran film, serta diskusi reflektif bersama peserta. Subjek kegiatan terdiri atas 20 orang WBP laki-laki. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan dalam dinamika emosi peserta, terutama pada aspek emosi sedih, marah, takut, dan harapan. Emosi sedih dan harapan muncul sebagai respons yang paling dominan, khususnya yang berkaitan dengan hubungan keluarga dan masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran diri, kemampuan untuk mengenali emosi, serta memperkuat komunikasi interpersonal antar peserta. Dengan demikian, cinematherapy terbukti efektif sebagai media alternatif dalam pembinaan psikologis yang mampu memfasilitasi pengungkapan emosi secara positif serta mendukung kesejahteraan mental warga binaan.

Edukasi Cerdas Memilih Obat Herbal untuk Meningkatkan Literasi Keamanan Produk Herbal

Rifa'atul Mahmudah, Nurramadhani A.Sida, Nur Hijrianti Akib, Nur Illiyyin Akib, Halik, Rifa’atus Shalihah
Abstract: Peningkatan penggunaan obat herbal di masyarakat tidak selalu diikuti pemahaman yang memadai mengenai aspek keamanan, mutu, dan potensi interaksi dengan obat medis. Kondisi ini menyebabkan masyarakat rentan mengonsumsi produk… roduk yang tidak memiliki izin edar, mengandung klaim berlebihan, atau bahkan berisiko secara kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai pemilihan obat herbal yang aman melalui penyuluhan langsung dan distribusi leaflet edukatif. Kegiatan dilaksanakan kepada pasien dan keluarga pasien di Apotek rawat jalan RSUD Bahteramas kota Kendari. Edukasi diberikan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi cara memverifikasi izin edar BPOM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran peserta dalam menilai legalitas, keamanan, dan klaim produk herbal, termasuk pemahaman terhadap potensi interaksi dengan obat medis. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemampuan masyarakat melakukan swamedikasi secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

Analisis Work Engagement Karyawan sebagai Program Kerja Mahasiswa Magang di PT. Baruga Asrinusa Development

Marwani Saputri, Rahman Abidin, Widyastuti, Nur Akmal
Abstract: Work engagement merupakan salah satu aspek penting yang mencerminkan keterlibatan karyawan secara fisik, emosional, dan kognitif dalam pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tingkat work engagement… ent karyawan PT. Baruga Asrinusa Development pada tiga dimensi utama, yaitu vigor, dedication, dan absorption. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan produksi yang berjumlah 45 orang, dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran Utrecht Work Engagement Scale-17 (UWES-17) versi Indonesia yang terdiri dari tiga dimensi penilaian. Analisis data menggunakan statistik deskriptif melalui IBM SPSS untuk melihat nilai rata-rata, standar deviasi, dan persentase masing-masing dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat work engagement karyawan berada pada kategori sedang–tinggi, dengan nilai rata-rata skor total sebesar 46,53. Dimensi dedication menjadi aspek yang paling dominan, sedangkan vigor berada pada kategori moderat. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa karyawan memiliki keterlibatan emosional dan kognitif yang cukup baik dalam menjalankan pekerjaan, meskipun masih terdapat ruang untuk peningkatan pada aspek energi dan ketahanan kerja. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perusahaan dalam merancang strategi pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan keterikatan kerja secara optimal.

Edukasi Resiko Carpal Tunnel Syndrome (CTS) Pada Guru Di SMP Negeri 1 Huamual Maluku

Reva Arfa Dwiyani Samal, Bayu Prastowo
Abstract: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan muskuloskeletal akibat kompresi saraf medianus akibat aktivitas tangan berulang. Guru termasuk kelompok profesi berisiko tinggi karena aktivitas mengetik, menulis, dan menggunakan… gunakan alat bantu ajar. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan deteksi dini CTS pada guru di SMP Negeri 1 Huamual melalui edukasi dan pemetaan CTS. Metode pengabdian ini adalah edukatif partisipatif dengan media leaflet serta evaluasi pre and post test. Program pengabdian mencakup pemeriksaan CTS secara spesifik guna memperoleh pemetaan kondisi aktual. Pemeriksaan menunjukkan 40% responden positif CTS melalui Phalen’s Test. Sedangkan hasil evaluasi menunjukkan pemahaman guru meningkat signifikan dari 0–10% menjadi 100% pada seluruh aspek. Sehingga edukasi dan pemeriksaan rutin CTS perlu diterapkan secara berkala untuk profesi berisiko.

Sosialisasi tentang Kunci Sukses Berkomunikasi Di Dunia Digital Bagi Generasi Z

Ari Usman
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Ilmu Komunikasi UNIBI yang bertajuk Sosialisasi tentang Kunci Sukses Berkomunikasi di Dunia Digital bagi Generasi Z ini dilaksanakan di SMKN 10 Bandung. Kegiatan… ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi komunikasi digital para siswa siswi, tidak hanya dari aspek teknis, tetapi juga nilai moral dan sosial. Permasalahan yang diangkat meliputi: masih minimnya pemahaman etika dalam bermedia sosial, belum optimalnya pemanfaatan internet, serta masih rendahnya kompetensi dalam berkomunikasi digital. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran peserta untuk lebih bijak dalam bermedia sosial, seperti berpikir terlebih dahulu sebelum memposting konten. Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan tentang potensi internet sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri. Diikuti dengan pemahaman tentang keunikan komunikasi digital, seperti pentingnya pemilihan kata dan konteks, juga berhasil tersampaikan dengan baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang tepat dapat membekali Generasi Z dengan keterampilan komunikasi digital yang lebih etis dan efektif.

Analisis Mesin Boiler Di PT. Wonojati Wijoyo:Prinsip Kerja, Dan Kelayakan Pemanfaatan Limbah Kayu Sebagai Bahan Bakar

Muhammad Irvan Izza Syahputra
Abstract: Mesin boiler merupakan komponen vital dalam industri pengolahan kayu, terutama dalam proses pengeringan dan pemanasan. Boiler menghasilkan uap panas yang digunakan untuk mengeringkan kayu, meningkatkan efisiensi produksi,… , serta memanfaatkan limbah kayu sebagai bahan bakar alternatif. Artikel ini membahas prinsip kerja mesin boiler, komponen utama, pemanfaatan limbah kayu sebagai bahan bakar, serta aspek kelayakan teknis, ekonomi, dan lingkungan penggunaan boiler di pabrik kayu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil studi kelayakan menunjukkan bahwa penggunaan limbah kayu sebagai bahan bakar boiler lebih efisien secara ekonomi dan ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil. Investasi pada mesin boiler berbahan bakar limbah kayu layak secara teknis dan finansial serta mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan.