Search Articles & Publications

Showing 183 articles found for "Syariah"

Perkembangan Lembaga Keuangan Syariah Dan Dampaknya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Nida dusturiyah, Diah herifatul Jannah, Laelatul Nur Hasanah, Rini Puji Astuti
Abstract: Perbankan syariah di Indonesia, tumbuh pesat dan menjadi bagian integral dari sistem keuangan global. Namun, tantangan seperti literasi keuangan syariah yang rendah dan regulasi yang belum matang juga dihadapi. Dalam menghadapi… ghadapi tantangan tersebut, penulis menyoroti peluang besar yang dimiliki perbankan syariah dalam mendukung inklusi keuangan, pembiayaan produktif, dan stabilitas ekonomi. Dengan pemahaman yang mendalam tentang dinamika perbankan syariah dan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi, diharapkan dapat merumuskan kebijakan yang tepat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif,berkelanjutan, dan sesuai dengan nilai-nilai syariah. pertumbuhan perbankan syariah tidak hanya mencerminkan respons terhadap permintaan pasar yang berkembang, tetapi juga aspirasi masyarakat akan sistem keuangan yang lebih etis dan inklusif. Penulisan ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan pengetahuan dalam literatur dengan menganalisis dampak pengembangan perbankan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi, di Indonesia.

Strategi Marketing Mix Pembiayaan Kpr Syariah Dalam Mewujudkan Rumah Impian Nasabah Pada Bprs Bhakti Sumekar Sumenep

Iqbal Rafiqi, Fatimatuz Zahroh
Abstract: Setiap orang pasti ingin memiliki rumah impian yang mereka harapkan, di BPRS telah menyediakan pembiayaan KPR Syariah yang bisa membantu masyarakat untuk mewujudkan impian mereka. Marketing dalam BPRS untuk menarik masyarakat… rakat itu sangat bagus karena BPRS ini membijakkan sosialisasi biasanya ke lembaga-lembaga untuk mendapatkan nasabah. Pembiayaan KPR Syariah ini terdapat dua bagian, diantaranya UMUM dan PNS, UMUM biasanya 10 tahun dan PNS 15 tahun. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang dilakukan secara alami dan berdasarkan pada realita yang ada. Dimana prosedur pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Dimana lokasi tersebut berada didaerah Sumenep tepatnya di Jl. Jokotole, Arekade, Batuan, Kebupaten Sumenep. Sabjek penelitian ini diambil dari karyawan bank BPRS Bhakti Sumekar Sumenep. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan data, peneliti mengguanakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi marketing mix yang dilakukan BPRS yaitu menggunakan 4P: produk, harga, promosi dan tempat. Produk perumahan batu permata sumekar menggunakan bahan yang berkualitas dan layak digunakan, harga dimulai dari 250 juta dengan uang muka 0%, promosi menakan brosur, menggunakan plafon, wibsite dan juga telepon. Untuk mengetahui kebenaran perumahan batu permata sumekar adalah aset yang dimiliki BPRS.

Efektifitas fasilitator Pendamping dalam meningkatkan Self-Confidence Nasabah BTPN Syariah yang Berwirausaha

Asdin Alwi, Andi Halima
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas fasilitator pendamping dalam meningkatkan self-confidence nasabah BTPN Syariah yang berwirausaha. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen one grup pretest-posttest&#8230; osttest design dan melibatkan 16 nasabah BTPN Syariah yang sedang berwirausaha dan berjenis kelamin perempuan. Data dikumpulkan melalui survei awal dan evaluasi setelah pendampingan selama empat sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator pendamping efektif dalam meningkatkan self-confidence nasabah. Peningkatan signifikan terlihat dari hasil pretest (tes pertama) dan posttest (tes kedua) yang mengalami peningkatan dari yang awalnya lemah dan cukup lemah menjadi cukup kuat bahkan kuat. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank test dengan SPSS 25 menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,0005 (p < 0,01), yang berarti fasilitator pendamping efektif dalam meningkatkan self-confidence nasabah BTPN Syariah yang sedang berwirausaha.

Tantangan Perkembangan Pasar Modal Konvesional Dan Syariah Di Indonesia

Refi Anggraini, Rini Puji Astuti, Afrilla Safna Azifah, M. Bayu Prayoga
Abstract: Pasar modal telah mengalami pertumbuhan yang stabil. Namun, masih ada beberapa hambatan, termasuk kurangnya pengetahuan keuangan, volatilitas pasar yang disebabkan oleh faktor eksternal, dan kesulitan dengan peraturan dan&#8230; n transparansi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali, memahami, dan mengembangkan solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia. Selain menjadikan pasar modal Indonesia lebih kompetitif di dunia internasional, hal ini juga akan mendorong inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan. Dalam rangka mendukung pertumbuhan masa depan yang sehat dan berkelanjutan, studi ini bermaksud untuk menyelidiki kemungkinan dan kesulitan yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia serta memberikan solusi yang terkait. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan literatur. Data diperoleh melalui studi pustaka dari berbagai sumber Tantangan pasar modal Indonesia, baik konvensional maupun syariah, mencakup kurangnya investor lokal, minimnya produk investasi, serta regulasi yang tidak sinkron. Pasar modal syariah juga menghadapi kendala pengetahuan dan kurangnya dukungan. Untuk mengatasinya, dibutuhkan edukasi intensif, kolaborasi antara regulator dan pelaku bisnis, pengembangan produk baru, penyederhanaan peraturan, serta peningkatan transparansi dan tata kelola. Penguatan platform fintech dan infrastruktur pasar modal juga penting untuk memperluas jangkauan investor dan mendorong pertumbuhan pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan

Peran Bank BSI dalam mendukung Badan Amil Zakat Nasional untuk Menghimpun Zakat dari Masyarakat

Dimas Afriyanto, Rini Puji Astuti, Thoriq Reksa Alhady
Abstract: Bank Syariah Indonesia (BSI) memiliki peran krusial dalam mendukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mengumpulkan zakat dari masyarakat. Melalui berbagai inisiatif yang mereka luncurkan, BSI menunjukkan komitmennya&#8230; ya untuk meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Indonesia. Pada tahun 2024, BSI berhasil menyalurkan zakat sebesar Rp222,77 miliar, meningkat 29% dibandingkan tahun sebelumnya. Kerja sama strategis antara BSI dan BAZNAS, termasuk penandatanganan nota kesepahaman, memfasilitasi optimalisasi pengumpulan zakat melalui layanan digital seperti mobile banking dan ATM. Selain itu, BSI berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat melalui edukasi dan sosialisasi. Dengan pendekatan yang transparan dan akuntabel, BSI tidak hanya menjalankan fungsi perbankan syariah Namun, mereka juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan sosial komunitas Muslim di Indonesia.

Peran Komprehensif Syariah dalam Sistem Teknologi Informasi: Integrasi, Tantangan, Implikasi Sosial, Dan Dampak Etis

Muhammad Yaasiin, Muhamad Fadhil AC, Muhammad Viddya Zufar, Valent Destra Pasha, Nurjanah
Abstract: Artikel ini mengeksplorasi peran komprehensif Syariah dalam pengembangan dan implementasi sistem teknologi informasi. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip Syariah dapat diintegrasikan&#8230; n ke dalam sistem teknologi informasi, serta tantangan yang mungkin dihadapi selama proses ini. Selain itu, Artikel ini juga mengevaluasi implikasi sosial dan dampak etis dari penerapan Syariah dalam konteks teknologi informasi. Dengan memadukan pendekatan teoretis dan studi kasus praktis, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang kontribusi Syariah terhadap pengembangan sistem teknologi informasi yang lebih adil dan berkelanjutan. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan, praktisi, dan akademisi dalam merancang dan mengimplementasikan sistem teknologi informasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah, sekaligus mempertimbangkan aspek sosial dan etis yang menyertainya.

Aset Dan Liabilitas Manajemen Perbankan Pada Pembiayaan Mudharabah Dan Musyarakah

Susilawati, Denis Oktaviana, Diana, Suprianik
Abstract: Semakin berkembangnya zaman maka semakin meningkat pula persaingan antar lembaga keuangan, karena itu bank dituntut untuk meningkatkan kualitas persaingan dalam rangka memperoleh keuntungan bagi bank tersebut. Manajemen&#8230; juga dituntut dapat mengelola aset serta liabilitas bank dengan cara-cara yang digunakan untuk mencapai keuntungan yang sebesar-besarnya. Oleh sebab itu bank syari’ah menerapkan sistem manejemen yang dapat mencakup pengelolaan aset dan liabilitas yaitu (aset liability management). Bagaimana penerapan aset liabilitas manajemen tersebut pada lembaga keuangan syari’ah dan bagaimana jika diterapkan pada salah satu produk syari’ah yaitu pada prinsip mudharabah dan musyarakah. Dengan metode penelitian library research yaitu dengan mengumpulkan data serta informasi dengan bermacam-macam bentuk material yang didapat melalui kepustakaan seperti buku-buku, majalah, dokumen, jurnal-jurnal dan lain-lainnya. Serta data yang diperoleh mengungkapkan bahwa penerapan Manajemen Aset dan Liabilitas (Asset and Liability Management) pada perbankan syariah diterapkan dalam unit khusus yang dinamakan ALCO (Assetand Liability Management Committee). Dan teori manajemen aset dan Liabilitas (Asset and Liability Management) sesuai dengan perbankan syariah bila dilihat dari pengakuan bank kepada dana pihak ketiga, pada prinsip mudhorobah dan musyarakah.

Analisis Tingkat Kesehatan Bank Syariah Indonesia Berdasarkan Faktor CAMEL Periode 2019-2022

Julia Citra Anggraini, Rini Puji Astuti, Anggita Legian Afriana, Rani Maulida Sari, Thalia Zhalzalbillah Damayanti
Abstract: Pentingnya kesadaran bank, khususnya Bank Syariah Indonesia dalam menjaga tingkat kesehatan keuangannya agar nasabah tetap memberikan kepercayaan kepada bank yang bersangkutan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui&#8230; tingkat kesehatan Bank Syariah Indonesia dengan menggunakan veriabel CAMEL pada poriode pada tahun 2019-2022. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode CAMEL. Sumber data yang diperoleh peneliti tidak hanya data dasar yang diperoleh dari peneliti sebelumnya dalam artikel ilmiah, tetapi juga mencantumkan teori-teori yang membahas kali ini. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya tingkat kesehatan pada bank syariah indonesia pada periode 2019-2022 berada pada predikat sehat.

Peran Bank Umum Syariah Dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan di Indonesia

Misbahatul Lailiyah, Herlina Monica Sari, Diana Ayu Wulandari
Abstract: Inklusi keuangan merupakan elemen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Namun, di Indonesia, tingkat inklusi keuangan masih menghadapi tantangan, terutama di kalangan masyarakat yang&#8230; g belum sepenuhnya terlayani oleh lembaga keuangan formal. Latar belakang ini mendorong penelitian ini untuk mengkaji peran bank umum syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Fokus masalah terletak pada bagaimana bank umum syariah dapat menjangkau kelompok masyarakat yang kurang terlayani, khususnya melalui produk dan layanan yang sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontribusi bank umum syariah dalam memperluas akses keuangan, serta memahami hambatan dan peluang yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder, meliputi laporan keuangan bank syariah, data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta kajian literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank umum syariah memiliki peran strategis dalam meningkatkan inklusi keuangan melalui produk berbasis syariah yang inklusif, seperti pembiayaan mikro, tabungan tanpa riba, dan layanan digital berbasis teknologi. Namun, terdapat tantangan berupa literasi keuangan syariah yang rendah dan keterbatasan jaringan fisik di daerah terpencil. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi keuangan syariah dan pengembangan teknologi digital untuk memperluas jangkauan layanan.

Sejarah Dan Kebijakan Bank Syariah Di Indonesia

Sofiatul Munawaroh, Zulvi Lailatul Hidayah, Izha Afkarina, Rini Puji Astuti
Abstract: Bank Syariah di Indonesia pertama kali didirikan tahun 1992 yang bernama Bank Muamalat. Meskipun perkembangan perbankan syariah di Indonesia lebih lambat dari pada Negara lain namun Perbankan Syariah akan semakin berkembang.&#8230; ang. Pada tahun 1992-1998 di Indonesia hanya memiliki satu bank syariah yaitu Bank Muamalat yang terus eksis sampai sekarang. Kebijakan Pengembangan Perbankan Syariah yang dilaksanakan berdasarkan Strategi Pengembangan Perbankan Syariah adalah untuk mencapai Kepatuhan dengan prinsip-prinsip syariah yang dilakukan dengan menerbitkan panduan; Menerapkan aturan praktis untuk mendorong tata kelola perusahaan yang baik; Produktivitas dan daya saing untuk melakukan perubahan kegiatan usaha bank konvensioanal menjadi bank umum berbasis syariah dan membuka cabang; Dalam rangka melindungi sistem dan menciptakan manfaat ekonomi guna meningkatkan kontribusi sektor perbankan syariah; Pengembangan sumber daya insani (SDI); Rencana aksi untuk meningkatkan kinerja sosial bank syariah yang dilakukan melalui peran perbankan syariah dalam memfasilitasi hubungan Valuntary Sector (dana sosial) dan perkembangan ekonomi masyarakat.