Search Articles & Publications

Showing 10 articles found for "Bhakti"

REVIEW OF THE CREDIT GUNA BHAKTI (KGB) GRANTING PROCEDURE AT BANK BJB KCP MITRA BATIK TASIKMALAYA

Nurjanah, Mia, Andi Usmar
Abstract: This study aims to examine the procedures involved in the provision of Kredit Guna Bhakti (KGB) at Bank Bjb KCP Mitra Batik Tasikmalaya, identify the challenges encountered during the process, and evaluate the solutions… implemented to address these obstacles. This study uses a qualitative descriptive approach, with data collection methods through interviews with bank staff, direct observation of the credit process, and literature review. Findings reveal that the KGB procedure consists of several key stages: application submission, credit analysis, credit decision, credit agreement, and fund disbursement. However, its implementation faces both internal and external challenges, such as limited credit staff resulting in slower service, and a lack of understanding among prospective borrowers regarding the credit procedure. To address these issues, the bank has prepared appropriate solutions. Overall, the KGB procedure at Bank Bjb KCP Mitra Batik has been carried out effectively and efficiently.

ANALISIS PERMASALAHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNAGRAHITA DI SLB KARYA BHAKTI SURABAYA

Aini, Qurrotul, Harsiwi, Nova Estu
Abstract:        Penelitian ini menganalisis permasalahan yang dihadapi anak berkebutuhan khusus tunagrahita di SLB Karya Bhakti Surabaya. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran… pembelajaran serta mencari solusi efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunagrahita di SLB Karya Bhakti Surabaya menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan dalam memahami materi pelajaran, kurangnya alat bantu pembelajaran yang memadai, dan keterbatasan sumber daya manusia yang terlatih khusus. Selain itu, dukungan dari keluarga dan masyarakat juga sangat penting dalam proses pembelajaran anak tunagrahita. Studi ini menemukan bahwa peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan khusus, penyediaan fasilitas belajar yang sesuai, serta keterlibatan aktif orang tua dan komunitas dapat membantu mengatasi permasalahan tersebut.jadi dapat disimpulkan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pihak sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak berkebutuhan khusus tunagrahita di SLB Karya Bhakti Surabaya, sehingga mereka dapat mencapai potensi maksimal mereka.

Urgensi Aspek Psikodermatologi dalam Perawatan Kulit: Memahami Keterkaitan Emosi dan Kesehatan Kulit

Bhakti Wiranti
Abstract: Skincare that focuses solely on the physical aspects often ignores the emotional impact that can significantly affect skin health. This review aims to examine the importance of psychodermatology in skincare, focusing on… understanding the link between emotions and skin health. The study adopted a library research method focusing on integrative and comprehensive literature analysis to explore the interrelationship between psychodermatology and skincare. The results revealed that psychodermatology is crucial in detailing and addressing the dynamics of skin health and emotions. Involving the psychological dimension in skincare is a response to skin problems and a preventive measure that can positively impact an individual's skin and mental health. The findings highlight the influence of stress and emotions on skin health as a critical focus, as stress and emotional tension can trigger inflammatory responses that significantly affect skin conditions. Meanwhile, psychological interventions in skincare are emerging as innovative solutions that offer therapeutic approaches to help individuals manage stress, anxiety and self-image issues that may arise from skin conditions. Furthermore, the role of psychosocial factors in skin care confirms the importance of integrating self-image, appearance perception, and emotional support in designing treatment programs that focus on sustainability and overall well-being. Future studies should focus on identifying stressors that affect skin health and developing effective psychodermatology therapies for holistic skin care.

Implementasi Undang-undang Nomor 10 Tahun 2009 dalam Pengembangan Kawasan Clungup Mangrove Conservation (CMC) Tiga Warna di Kabupaten Malang

Tri Joko Setyanto, Lalu Rudi Sanjaya, Andin Rusmini
Abstract: This research aims to analyze the implementation of Law Number 10 of 2009 concerning Tourism and explore the management steps in the development of the Clungup Mangrove Conservation (CMC) Tiga Warna Area in Malang Regency.… y. Through the establishment of these objectives, it is hoped to provide more specific guidance in achieving progress in the sustainable tourism sector. The development of the tourism sector is the main focus in supporting economic growth and community welfare. To ensure effective management, the Government has enacted Law Number 10 of 2009 concerning Tourism. This law is designed to provide the necessary limitations and guidance to advance the tourism sector. One of the main goals of this law is to create a clear framework and provide necessary guidance to achieve sustainable development in the tourism sector. The research method used is qualitative descriptive, and the conclusion of this study indicates that the CMC Tiga Warna Area has successfully integrated tourism activities with nature conservation and engaged the local community through the non-governmental organization Bhakti Alam Sendang Biru. With an emphasis on conservation and sustainable development aspects, CMC Tiga Warna proves itself as a successful example of the implementation of the Tourism Law, which aims to achieve economic growth, nature preservation, and community welfare.

Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Daya Berpikir Kritis Kepada Peserta Didik

Deni Andria, Andini Setiawati, M. Chaerul Rizky
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan model Problem-Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Dharma Bhakti Langkat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterampilan… mpilan berpikir kritis yang ditunjukkan oleh siswa, yang sebagian besar mengandalkan hafalan daripada analisis dan evaluasi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi dan wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rendahnya tingkat berpikir kritis siswa disebabkan oleh kurangnya kebiasaan bertanya, dampak media sosial, terbatasnya kesempatan memecahkan masalah, dan terlalu bergantung pada penjelasan guru. Untuk mengatasi masalah ini, pemanfaatan model Problem-Based Learning (PBL) telah terbukti berhasil dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis siswa. Melalui Problem-Based Learning (PBL), siswa terlibat dalam partisipasi aktif dalam identifikasi masalah, pengumpulan informasi, analisis, dan pengembangan solusi logis. Proses ini membantu siswa dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dengan terlibat dalam pengumpulan informasi, evaluasi, penciptaan solusi, dan komunikasi yang efektif. Pembelajaran berbasis masalah sangat cocok untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di SMP Dharma Bhakti Langkat.

Implementasi Ajaran Puja Tri Sandhya Dalam Meningkatkan Sraddha Dan Bhakti Siswa Di SD Negeri 1 Palu

Ni Luh Lina Astuti
Abstract: Ajaran Puja Tri Sandhya merupakan doa yang dilaksanakan tiga kali sehari dalam ajaran Hindu. Implementasi ajaran ini di lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius siswa. Penelitian ini bertujuan… rtujuan untuk menganalisis penerapan Puja Tri Sandhya di SD Negeri 1 Palu serta dampaknya terhadap peningkatan sraddha (keimanan) dan bhakti (pengabdian) siswa dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Puja Tri Sandhya secara rutin di sekolah memberikan dampak positif terhadap kedisiplinan, ketenangan batin, serta peningkatan kesadaran spiritual siswa. Selain itu, melalui bimbingan guru agama Hindu, siswa mampu memahami makna doa yang diucapkan sehingga meningkatkan kesungguhan dalam beribadah. Dengan adanya implementasi Puja Tri Sandhya yang terstruktur, siswa lebih memahami nilai-nilai agama dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini mencerminkan bahwa ajaran Puja Tri Sandhya tidak hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif dalam membentuk generasi muda Hindu yang beriman dan berbakti.

Strategi Marketing Mix Pembiayaan Kpr Syariah Dalam Mewujudkan Rumah Impian Nasabah Pada Bprs Bhakti Sumekar Sumenep

Iqbal Rafiqi, Fatimatuz Zahroh
Abstract: Setiap orang pasti ingin memiliki rumah impian yang mereka harapkan, di BPRS telah menyediakan pembiayaan KPR Syariah yang bisa membantu masyarakat untuk mewujudkan impian mereka. Marketing dalam BPRS untuk menarik masyarakat… rakat itu sangat bagus karena BPRS ini membijakkan sosialisasi biasanya ke lembaga-lembaga untuk mendapatkan nasabah. Pembiayaan KPR Syariah ini terdapat dua bagian, diantaranya UMUM dan PNS, UMUM biasanya 10 tahun dan PNS 15 tahun. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang dilakukan secara alami dan berdasarkan pada realita yang ada. Dimana prosedur pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Dimana lokasi tersebut berada didaerah Sumenep tepatnya di Jl. Jokotole, Arekade, Batuan, Kebupaten Sumenep. Sabjek penelitian ini diambil dari karyawan bank BPRS Bhakti Sumekar Sumenep. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan data, peneliti mengguanakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi marketing mix yang dilakukan BPRS yaitu menggunakan 4P: produk, harga, promosi dan tempat. Produk perumahan batu permata sumekar menggunakan bahan yang berkualitas dan layak digunakan, harga dimulai dari 250 juta dengan uang muka 0%, promosi menakan brosur, menggunakan plafon, wibsite dan juga telepon. Untuk mengetahui kebenaran perumahan batu permata sumekar adalah aset yang dimiliki BPRS.

Penerapan E-Court Dalam Proses Beracara Di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Pradipa Saraswati Annafi’Ah, Devarra Qeentarizha Prayoga, Randi Arfifi, Indira Swasti Gama Bhakti
Abstract: E-Court merupakan sistem yang digunakan untuk mempermudah pihak-pihak dalam persidangan, mulai dari uang panjar, pembayaran, status perkara hingga pemanggilan persidangan secara elektronik. Meskipun E-Court dapat membantu… u dalam pemantauan status perkara, penggunaannya masih tergolong baru dan dihadapi banyak kekurangan dalam pengimplementasianya kepada masyarakat. Beberapa hambatan termasuk kurangnya pemahaman dan ketidakinginan menggunakan E-Court dibandingkan sistem konvensional. Walaupun dalam praktiknya mungkin masih terdapat kendala dan bug, perbaikan serta peningkatan yang dilakukan pada E-Court dapat menjadi solusi untuk mempermudah proses persidangan bagi para pihak yang terlibat serta instansi seperti pengadilan negeri. Pendidikan dan sosialisasi yang efektif kepada masyarakat juga dianggap krusial dalam menjalankan fungsi E-Court secara optimal. Dalam penelitian ini, metode yang diterapkan adalah metode yuridis normatif, yang mengadopsi pendekatan konseptual dan pendekatan terhadap peraturan perundang-undangan. Pendekatan konseptual digunakan untuk menganalisis secara konseptual landasan teoritis atau konsep-konsep hukum yang mendasari penelitian.

Historis Perkembangan Agama Hindu Dari Zaman Weda Hingga Modern

Kadek Purnama Wati, Ni Luh Kade Dwicandra Kartika, Ni Luh Gede Ida Antari, Ni Nengah Ayu Suartini, Ni Nyoman Suami
Abstract: Agama Hindu, salah satu yang tertua di dunia, muncul di India dan berkembang melalui enam fase utama: Zaman Weda, Brahmana, Purana, Sangkaracharya, Bhakti, dan Hindu Modern. Penelitian bertujuan untuk menguraikan sejarah… terkair agama hindu yang dimulai dari zaman weda hingga hindu modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memahami sejarah perkembangan agama Hindu dari zaman Weda hingga modern, dengan fokus pada interpretasi dan analisis sumber-sumber historis. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan analisis artefak arkeologis, serta dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama dalam perkembangan agama Hindu dan pengaruhnya terhadap peradaban di India dan Indonesia. Perkembangan agama Hindu dari zaman Weda hingga zaman modern menunjukkan evolusi yang kompleks dan dinamis, mulai dari henoteisme pada Zaman Weda hingga interpretasi ritual dan filsafat yang mendalam pada periode Brahmana dan Upanisad. Pada Zaman Bhakti dan Hindu Modern, pembaruan signifikan terjadi dengan gerakan devosi personal yang lebih inklusif dan reformasi ajaran yang kontekstual. Setelah kemerdekaan India, ajaran Hindu terus beradaptasi secara global, mencerminkan fleksibilitas dan relevansinya bagi masyarakat modern.

Asosiasi Usia Dengan Tingkat Aktivitas Fisik pada Mahasiswi

Dilia Ananda Pratiwi, Deviana Tristian
Abstract: Obesitas merupakan sebuah epidemi global karena ekskalasi kasus obesitas di seluruh dunia yang sangat luar biasa. Kelompok usia dengan prevalensi obesitas tertinggi adalah populasi dewasa dan wanita adalah populasi yang&#8230; lebih rentan daripada pria berdasarkan jenis kelamin. Aktivitas fisik merupakan langkah yang direkomendasikan untuk menanggulangi obesitas, namun populasi dewasa di era modern ini terpapar kehidupan yang nyaman tetapi mengorbankan kebugaran fisik melalui pengurangan aktivitas fisik. Salah satu contoh populasi yang berisiko adalah mahasiswa karena pengaruh kehidupan kampusnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana asosiasi antara usia dengan tingkat aktivitas fisik pada subjek dewasa perempuan yang memiliki latar belakang sebagai mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi STIKes Bhakti Husada Cikarang dengan jumlah sampel yang teranalisa sebanyak 79 orang yang didapat melalui total purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) sebagai alat ukur tingkat aktivitas fisik. Analisa data yang digunakan dalam analisa bivariat adalah uji Chi-Square dan pada analisa multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan aktifitas fisik mahasiswa di mahasiswa dengan usia ≥20 tahun dengan kemungkinan 2,97 kali lebih besar beraktifitas fisik dibandingkan dengan usia <20tahun. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat asosiasi antara usia dengan tingkat aktivitas fisik mahasiswi