Search Articles & Publications

Showing 9 articles found for "Puja"

Pendampingan Pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (Qris) Sebagai Upaya Digitalisasi Sistem Pembayaran Pada Pelaku Umkm Di Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan Oleh Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau

M. Rasuli, Excelenta Perangin-angin, Nataliya, Vina Puja Aqustin, Marshanda Lasmora Ida Sianturi, Defanny Febianti, Siti Azqia Zahra, Zahratul Keysa Benaya, Yulis, Muhammad Ikram Syawly Al-afif Annur, Hanif Ananda Tovani
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang menyumbang lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, namun sebagian besar pelaku UMKM di wilayah pedesaan, termasuk… di Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, masih menggantungkan transaksi usahanya pada sistem pembayaran tunai. Kondisi ini menjadikan UMKM tertinggal dalam arus digitalisasi ekonomi nasional yang terus berkembang pesat, khususnya melalui perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) oleh Bank Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pembuatan dan penggunaan QRIS kepada pelaku UMKM di Desa Mak Teduh sebagai upaya mendorong digitalisasi sistem pembayaran, memperluas inklusi keuangan, serta meningkatkan daya saing usaha di era ekonomi digital. Kegiatan dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Tahun 2026 dengan tahapan observasi, identifikasi permasalahan, koordinasi dengan pemerintah desa, sosialisasi, pendampingan pendaftaran, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap manfaat QRIS, meningkatnya jumlah pelaku usaha yang berhasil mendaftarkan QRIS, serta respons positif terhadap kemudahan bertransaksi non-tunai. Meskipun demikian, kegiatan ini juga menghadapi kendala berupa keterbatasan jaringan internet, minimnya literasi digital pada pelaku usaha lanjut usia, dan ketiadaan dokumen legalitas usaha. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan digitalisasi UMKM yang berkelanjutan bagi desa-desa dengan karakteristik serupa di wilayah Provinsi Riau.

PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET IKAN NILA UNTUK PEMBERDAYAAN UMKM DAN GENERASI MUDA DI DESA WINONGAN LOR

Isdianto, Andik, Atminenggar, Alinda Najma, Nisrina, Aliyya, Sucianingsih, Ni Komang Diah, Septiansyah, Moch. Rafli, Ginting, Meliani Ananda Br., Yumna, Orryza Nayla, Arbiansyah, Moh Junit, Wijaya, Sony, Aliyah, Nada Rahma, Hamdallah, Dika Puja, Sari, Yeni Kartika, Ammara, Laya, Hamzah, Hamzah, Setyanto, Arief
Abstract: Pelatihan pembuatan nugget ikan nila merupakan upaya pemberdayaan pelaku UMKM dan generasi muda di Desa Winongan Lor untuk meningkatkan keterampilan pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan ini… dilaksanakan melalui sosialisasi, praktik langsung, sesi tanya jawab, dan uji hedonik yang melibatkan masyarakat setempat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan teknis peserta dalam pengolahan, kebersihan, dan keamanan pangan, serta kemampuan praktis menghasilkan nugget dengan cita rasa dan tekstur yang diminati konsumen. Uji hedonik mengonfirmasi bahwa produk nugget ikan nila diterima baik oleh ibu-ibu dan anak-anak, menandakan potensi pasar yang menjanjikan. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan alat dan bahan, pelatihan ini berhasil membangkitkan motivasi kewirausahaan dan membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan. Disarankan pelatihan lanjutan dengan fokus pada peningkatan mutu produk, teknik pengemasan inovatif, dan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing produk olahan ikan nila. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM serta pengembangan ekonomi berbasis inovasi produk hasil perikanan.

KONTROVERSI KONTEN VIRAL DAN PEMBENTUKAN OPINI PUBLIK DI MEDIA DIGITAL: STUDI KASUS RESEPSI AUDIENS TERHADAP KASUS GIVEAWAY WILLIE SALIM

Natalia Sari Pujiastuti, Jovan Sakti Nilnamuna, Dela Kristiyani, Fazil Miftakhul Hakim, Nadjuwa Aprilia Wansa, Khasana Puja
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana opini publik terbentuk di media sosial terkait kontroversi dugaan manipulasi program giveaway yang dilakukan oleh creator TikTok Willie Salim. Penelitian menggunakan metode… de kualitatif deskriptif dengan pendekatan Teori Resepsi Encoding/ Decoding dari Stuart Hall untuk melihat bagaimana Masyarakat menafsirkan informasi yang beredar di berbagai platform media sosial. Fokus penelitian diarahkan perbedaan antara citra positif yang ditampilkan dalam video TikTok dengan fakta di balik layar yang kemudian diungkap melalui kanal  YouTube Podcast Bang Denny Sumargo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra Willie Salim sebagai kreator dermawan yang aktif membantu masyarakat selama periode 2023–2025 mengalami penurunan kepercayaan setelah muncul dugaan bahwa sebagian konten giveaway dibuat secara terencana atau settingan. Konten-konten tersebut sebelumnya berhasil menarik perhatian publik dengan jutaan penonton dan ratusan ribu likes. Temuan Penelitian juga memperlihatkan bahwa banyak netizen menganggap konten tersebut sebagai bentuk eksploitasi kemiskinan atau poverty porn demi mendapatkan perhatian dan popularitas di media sosial. Reaksi  masyarakat kemudian terbagi menjadi beberapa kelompok. Sebagian besar berada pada posisi oposisi, yaitu menolak dan mengkritik tindakan tersebut karena dianggap tidak jujur. Sebagian lainnya berada pada posisi negosiasi, yaitu tetap mengkritik kebohongan dalam konten tetapi masih menghargai adanya bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Sementara itu, kelompok yang sepenuhnya mendukung Willie Salim semakin sedikit dan umumnya berasal dari pengikut setia yang tetap percaya pada sang kreator. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terbukanya informasi dari berbagai platform media sosial membuat audiens tidak lagi menjadi penonton pasif, tetapi lebih kritis dalam menilai konten digital. Fenomena ini juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyrakat terhadap pentingnya kejujuran, etika komunikasi, dan tanggung jawab moral dalam dunia media sosial.

ANALYSIS OF THE DEVELOPMENT OF HALAL CERTIFICATION IN MSMES IN WEST JAVA IN 2023: CHALLENGES AND GOVERNMENT TARGETS

Nugraha, Arinaldi, Dedi Pujakesuma
Abstract: Halal certification is an important aspect in increasing the competitiveness of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in West Java, considering the large Muslim population in Indonesia. This study aims to analyze… the development of halal certification in West Java MSMEs in 2023, identify the challenges faced, and evaluate the government's efforts and targets in supporting the acceleration of halal certification. This research approach is qualitative, with data collection techniques through in-depth interviews with the Secretary of the Halal Product Guarantee Organizing Agency (BPJPH) and supported by statistical data related to the development of halal certification. The findings show that the development of halal certification in West Java in 2023 shows significant achievements with the realization of 189,886 certificates, although it is still faced with challenges in MSME literacy, administrative obstacles, and limited BPJPH resources.

ANALISIS FAKTOR KONEKSITAS KRITIK HADIS ANTARA IGNAZ GOLDZIHER DAN JOSEPH SCHACHT

Vachruddin, Vrisko Putra
Abstract: Salah satu orientalis yang terkenal ekstrem dan skeptis dalam mengkritik hadits adalah Ignaz Goldziher. Ia adalah bapak orientalis karena banyak pemikirannya yang menjadi dasar pemikiran Orientalis dalam mengkritik hadits… s dan karya-karyanya dipuja oleh para orientalis. Pemikiran Goldziher tentang kritik Hadis berhasil dikembangkan dan direkonstruksi oleh penggantinya yaitu Joseph Schacht. Schacht berhasil mengembangkan teori yang memperkuat argumennya tentang kritik Hadis. Ada indikasi hubungan antara Ignaz Goldziher dan Joseph Schacht seperti yang terlihat dari argumen mereka dalam mengkritik hadits. Penulis berusaha menggali dan mengkaji terkait kajian hadits, biografi, referensi, dan cara-caranya mereka dalam melakukan penelitian tentang Hadits melalui penelitian pustaka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks. Ada beberapa faktor yang berkaitan dengan kritik hadis antara Ignaz Goldziher dan Joseph Schacht, antara lain: faktor metodologis, faktor sosio-geografis, faktor ideologis dan pandangan hidup, faktor bahasa, minat, doktrin dan etika ilmiah yang terlihat dari argumen mereka dalam mengkritik hadits.

Analisis Aktivitas, Likuiditas, dan Solvabilitas terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Minuman dan Makanan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2017-2021

Ni Wayan Puja Lestari, Ni Luh Kardini, Komang Asri Pratiwi
Abstract: This research was conducted in the Food and Beverage sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2017-2021 with the title "Analysis of Activity, Liquidity, and Solvency on Profitability in Food&#8230; ood and Beverage Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) Period 2017-2021." The data used in this study is quantitative data from secondary sources. The sample was selected using purposive sampling based on specific criteria, with 27 companies selected as samples, making a total of 135 companies studied from the period 2017-2021. The research technique used was multiple linear regression analysis.Partially, the findings of this research state that: 1) Activity has a positive and significant effect on profitability, indicated by a significant value of 0.052 ≤ 0.05 and a t-value of 1.963 > 1.65648. 2) Liquidity has a positive and significant effect on profitability, with a significant value of 0.044 ≤ 0.05 and a t-value of 2.038 > 1.65648. 3) Solvency has a positive and significant effect on profitability, with a significant value of 0.000 ≤ 0.05 and a t-value of 18.944 > 1.65648. 4) Simultaneously, activity, liquidity, and solvency have a positive and significant effect on profitability, as indicated by a significant value of 0.000 < 0.05 and an F-value of 147.949 > 3.07. The determination test shows that 76.7% of the variations in activity, liquidity, and solvency affect profitability, while 23.3% (100% - 76.7%) is influenced by other factors beyond the independent variables studied in food and beverage companies listed on the IDX from 2017 to 2021.

Human Resource Management in the Digital Workplace: Challenges and Future Directions

Puja Sagita, Siska Yulia, Atras Fahran, Arief Noviarakhman Zagladi, Elfia Nora
Abstract: The rapid advancement of digital technologies has fundamentally restructured the nature of work and transformed the roles, practices, and strategies of Human Resource Management (HRM). This article presents a systematic&#8230; review of HRM challenges and opportunities within digital workplace environments, drawing on peer-reviewed literature published between 2015 and 2024. Five core dimensions of digital HRM transformation are examined: technology-based talent acquisition, remote and hybrid workforce management, continuous digital competency development, people analytics and data-driven decision-making, and the ethics of algorithmic management. The findings reveal that while digitalization enhances HR efficiency and organizational agility, it simultaneously introduces complex challenges related to employee well-being, digital equity, and data privacy. This article further proposes the Digital HRM Maturity Model as a conceptual framework offering organizations a structured pathway toward sustainable, human-centered digital transformation. Managerial implications and future research directions are discussed accordingly.

Implementasi Ajaran Puja Tri Sandhya Dalam Meningkatkan Sraddha Dan Bhakti Siswa Di SD Negeri 1 Palu

Ni Luh Lina Astuti
Abstract: Ajaran Puja Tri Sandhya merupakan doa yang dilaksanakan tiga kali sehari dalam ajaran Hindu. Implementasi ajaran ini di lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius siswa. Penelitian ini bertujuan&#8230; rtujuan untuk menganalisis penerapan Puja Tri Sandhya di SD Negeri 1 Palu serta dampaknya terhadap peningkatan sraddha (keimanan) dan bhakti (pengabdian) siswa dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Puja Tri Sandhya secara rutin di sekolah memberikan dampak positif terhadap kedisiplinan, ketenangan batin, serta peningkatan kesadaran spiritual siswa. Selain itu, melalui bimbingan guru agama Hindu, siswa mampu memahami makna doa yang diucapkan sehingga meningkatkan kesungguhan dalam beribadah. Dengan adanya implementasi Puja Tri Sandhya yang terstruktur, siswa lebih memahami nilai-nilai agama dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini mencerminkan bahwa ajaran Puja Tri Sandhya tidak hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif dalam membentuk generasi muda Hindu yang beriman dan berbakti.

Peran P5 Dalam Pembentukan Karakter Gotong Royong Peserta Didik Di Smp Negeri 10 Kota Serang

Ajeng Ayu Waryatun, Dea Marshanda, Eka Herlina, Fadia Puja Ainun, Fathurrahman, Hana Labibah, Intan Alia Kusuma, Lia Nadia, Mahesa Alif Ariyanto, Rani Nurhasanah, Ricky Andrian, Shofia Latifa Dewi, Waisul Kurni Maulidi, Wina Maulida Hapsari, Putri Dian Dia Conia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran P5 (Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila) dalam pembentukan karakter gotong royong siswa SMP Negeri 10 Kota Serang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif,&#8230; tif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi untuk mendeskripsikan bagaimana kontribusi P5 dalam menginternalisasi nilai-nilai gotong royong di kalangan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5 tidak hanya meningkatkan partisipasi dan kekompakan siswa dalam kegiatan bersih-bersih, tetapi juga mengajarkan tentang kolaborasi, komunikasi, dan tanggung jawab bersama. Meskipun terdapat tantangan seperti kurangnya semangat dari sebagian siswa, peran guru dalam memberikan motivasi sangat penting untuk mengatasi kendala tersebut. Dengan demikian, P5 terbukti efektif dalam membentuk karakter gotong royong yang merupakan nilai luhur dalam Pancasila, sekaligus menjawab tantangan globalisasi yang mengancam nilai-nilai sosial dalam masyarakat.