Abstract:Program Pemantapan Kemapuan Mengajar {PKM} STKIP Widyaswara Indonesia yang dilaksanakan pada semester VI tahun 2024 yang dimulai dari tanggal 20 Mei 2024 sampai dengan 29 Agustus 2024 memberikan kesempatan kepada mahasiswa…
wa untuk meningkatkan kemampuan mengajarnya dalam bidang pendidikan. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran disekolah ,memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal ,mempelajari dan menghayati permasalahan disekolah ataupun lembaga terkait dengan proses pembelajaran,meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang ia kuasai. Program PKM ini meliputi pelaksanaan latihan terbimbing sebanyak 6 {enam }kali dan latihan mandiri sebanyak 3 {tiga} kali. Pelaksanaan latihan terbimbing dan latihan mandiri ini meliputi pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran ,penyiapan media pembelajaran ,melaksankan pembelajaran ,dan melakukan evaluasi pembelajaran. Pada pelaksanaan program PKM di SDN 24 lundang berjalan cukup baik.Dengan dukungan dan bimbingan dari berbagai pihak terutama pihak sekolah sangat membantu lancarnya proses pelaksanaan program pemantapan kemampuan mengajar ini di sekolah.
Abstract:Dalam rangka memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran dan managerial di sekolah, untuk melatih dan mengembangkan keguruan, serta keterampilan mengajar. Maka diadakan sebuah program untuk meningkatkan…
ingkatkan kualitas mahasiswa sebagai calon guru yakni program PKM (Pemantapan Kemampuan Mengajar). Program ini bertujuan untuk melatih calon guru melalui praktek mengajar secara nyata di sekolah. Program PKM ini dilakukan melalui beberapa tahapan yakni tahap pengamatan proses pembelajaran, latihan terbimbing dan latihan mandiri. Hasil dari program PKM umumnya berjalan dengan baik sesuai dengan program dan kegiatan yang telah dirancang. Mahasiswa mampu mengetahui proses pembelajaran secara langsung, dapat merencanakan pembelajaran dan melaksanakan proses belajar mengajar di kelas serta meningkatkan keterampilan mengajar. Dapat disimpulkan bahwa melalui program PKM, mahasiswa mampu meningkatkan hard skill maupun soft skill dalam mengajar.
Abstract:Kreativitas berperan penting dalam memfasilitasi ekspresi diri dan memberikan kepuasan pribadi, terutama bagi anak-anak yang merupakan masa depan bangsa. Pengembangan kreativitas sejak usia dini sangatlah penting. Penelitian…
tian ini fokus pada pelatihan pembuatan buket dari kawat bulu (pipe cleaner) di SD Negeri Sumurboto, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kreativitas siswa kelas 6. Metode pelatihan yang digunakan bersifat kualitatif, dengan pendekatan terstruktur dan terorganisir, dilakukan pada 25 Juli 2024. Pelatihan ini melibatkan 56 siswa yang dibagi menjadi 14 kelompok, dengan setiap kelompok didampingi oleh anggota tim pengabdian. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik pembuatan buket bunga dari kawat bulu sebagai sarana peningkatan kreativitas. Alat dan bahan yang digunakan meliputi kertas cellophane, floral foam, tusuk sate, kawat bulu, selotip, pita, gunting, dan lem tembak. Proses pelatihan mencakup pembuatan pola bunga dari kawat bulu, perakitan dengan tusuk sate, wrapping dengan kertas cellophane, dan penyelesaian dengan pita. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang tinggi, kemampuan mereka dalam merancang dan menciptakan karya seni meningkat. Program ini tidak hanya mendorong kreativitas siswa tetapi juga menyediakan bekal keterampilan yang dapat diterapkan dalam peluang usaha di masa depan. Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa dapat menyalurkan ide-ide kreatif mereka secara efektif dan memperoleh keterampilan baru yang berharga untuk perkembangan pribadi dan profesional mereka.
Pradipa Saraswati Annafi’Ah, Ana Munazirotul, Tardho Hakim, Vianka Eka Saputra, Bunga Cinta, Ellyn Khumairo, Dina Prihastuti, Faris Rifki Fauzi, Muhammad Gibrail, Efi Nur Fitriya, Rizqa Ula Fahadha
Abstract:Wilayah Kabupaten Magelang masih berfokus pada intervensi penurunan angka stunting. Dalam pelaksanaannya yang dibutuhkan oleh masyarakat yaitu edukasi terkait bagaimana stunting ini dapat dicegah. Seperti masyarakat di Desa…
esa Wonogiri, Kajoran memiliki antusiasme yang cukup tinggi terhadap edukasi pencegahan stunting. Melalui kegiatan sosialisasi yang diadakan oleh Kelompok 68 KKN Untidar di Desa Wonogiri, ibu dan balita stunting telah berpartisipasi aktif dan memiliki ketertarikan yang tinggi untuk mencegah stunting bagi keluarganya. Saat dilakukan wawancara maupun dalam diskusi pencegahan stunting, individu atau kelompok ibu dengan balita stunting dapat menggali informasi terkait pengetahuan stunting dan cara mencegahnya. Dalam upaya untuk menurunkan angka stunting, peran kader posyandu untuk mendampingi dan ibu balita sendiri sangat penting untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibuktikan dengan pengolahan makanan untuk anak yang sesuai dengan gizi balita. Selain dari keterampilan pembuatan makanan untuk anak, dengan pola atau perilaku hidup masyarakat yang sehat juga perlu ditingkatkan. Dengan begitu, baik dari gizi yang masuk dalam tubuh ibu hamil maupun balita dapat selaras dengan pola perilaku hidup sehat yang menunjang kesehatan balita dan mencegahnya dari terkena stunting.
Abstract:Peningkatan literasi siswa di era digital memerlukan pendekatan yang inovatif dan adaptif, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi. kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan teknologi dalam meningkatkan literasi…
erasi siswa di SMP Negeri 5 Kisaran. Metode yang digunakan meliputi penggunaan platform e-learning, aplikasi pembelajaran interaktif, dan alat digital lainnya yang terintegrasi dalam kurikulum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi teknologi, seperti penggunaan platform pembelajaran online (Google Classroom, Moodle), aplikasi literasi (Duolingo, Grammarly), dan video pembelajaran, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keterampilan membaca, menulis, dan pemahaman teks siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknologi dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung proses belajar mengajar dan meningkatkan literasi siswa, dengan catatan perlunya pelatihan yang memadai bagi guru dan siswa serta infrastruktur yang mendukung.
Abstract:Pengabdian ini bertujuan untuk sharing optimalisasi MindMap dalam efektivitas belajar mengajar, dengan metode pengabdian secara online yang dihadiri oleh 293 orang peserta dari 25 Provinsi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa…
ahwa mindmap secara efektif dalam pembelajaran, guru/pengajar dapat menciptakan lingkungan yang mendukung eksplorasi kreatif, kolaborasi, dan pemahaman yang dalam bagi siswa/mahasiswa. Mindmap tidak hanya menjadi alat untuk mengajar dan belajar, tetapi juga untuk mengembangkan keterampilan berpikir siswa/mahasiswa secara holistik. Membantu menggambarkan hubungan antara konsep-konsep yang kompleks secara visual. Ini membantu siswa untuk memahami dan mengingat informasi dengan lebih baik daripada hanya membaca teks atau catatan. Dengan menggunakan warna, gambar, dan simbol, dapat merangsang kreativitas siswa/mahasiswa dalam memproses informasi. Hal ini dapat meningkatkan keterlibatan siswa/mahasiswa dalam pembelajaran dan membuatnya lebih menyenangkan. Struktur visual mindmap mempermudah siswa/mahasiswa untuk mengingat informasi karena dapat mengaitkan konsep-konsep dengan gambaran keseluruhan yang di buat.
Abstract:Bidang keuangan masih menjadi permasalahan utama bagi Bumdesa Muncul Sari Aji. Kegiatan pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan pengelola Bumdesa Muncul Sari Aji dalam tata kelola laporan keuangan. …
uangan. Kegiatan ini berbasis pada metode PALS (Participatory Action Learning System) yang diwujudkan melalui tahapan persiapan, pelatihan dan pendampingan, serta monitoring dan sevaluasi secara berkelanjutan. Penekanan pelatihan dan pendampingan diarahkan pada pembuatan laporan keuangan terhadap semua jenis usaha dan analisis kesehatan keuangan. Data diperoleh dari observasi aktivitas peserta pelatihan serta wawancara dan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan pengelola laporan bidang keuangan serta mendapatkan respon yang positif dari peserta. Peserta memahami kondisi keuangan yang dikelola dan mampu memberikan pemahaman yang mendalam dari hasil pemberdayaan ini.
Abstract:Masa remaja adalah periode transisi yang penuh dengan tantangan. Dalam fase ini, remaja memerlukan bimbingan dan dukungan untuk mengembangkan keterampilan, minat, dan bakat mereka. Salah satu aspek penting adalah pengembangan…
angan keterampilan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan. Batujajar Community Care (BCC) telah menginisiasi program yang ditujukan untuk membantu remaja dari latar belakang keluarga yang kurang mampu. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan keterampilan remaja dalam mengelola keuangan serta meningkatkan rasa percaya diri mereka. PKM juga bertujuan untuk mengembangkan keterampilan wirausaha remaja melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi, sekaligus memupuk kesadaran lingkungan dengan pendekatan zerowaste.
Metode yang digunakan dalam program ini mencakup pemberian materi, diskusi, dan pelatihan langsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa remaja mampu memahami dan membedakan antara kebutuhan dan keinginan, motivasi mereka dalam belajar dan berkreasi meningkat, serta kesadaran akan penerapan zerowaste dan pembuatan lilin aromaterapi semakin meningkat.
Secara keseluruhan, PKM ini memberikan dampak positif pada motivasi, keterampilan, dan kesadaran lingkungan remaja. Harapannya, hal ini dapat membantu mereka mencapai masa depan yang lebih baik, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memberikan kontribusi positif pada kelestarian lingkungan.
Abstract:Pelatihan penggunaan website sekolah berbasis back end Laravel di SMAN 4 Sumatera Barat dilakukan sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat dengan tujuan meningkatkan keterampilan teknis tenaga pendidik dan staf…
administrasi dalam mengelola website sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan mendesak akan pemanfaatan teknologi informasi yang optimal dalam mendukung proses pendidikan dan komunikasi antara sekolah dengan berbagai pihak terkait. Metode pelatihan meliputi pemahaman dasar framework Laravel dan penerapannya dalam pengembangan fitur-fitur penting pada website sekolah. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan teknis peserta, yang kini mampu mengelola website sekolah secara mandiri dan lebih efisien. Website sekolah yang dikembangkan menjadi lebih interaktif dan informatif, dengan fitur-fitur seperti pengumuman, jadwal pelajaran, berita sekolah, dan forum diskusi siswa yang terintegrasi dengan baik. Pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif bagi SMAN 4 Sumatera Barat, mendukung tercapainya visi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan pengembangan berkelanjutan, pelatihan lanjutan, peningkatan infrastruktur, kolaborasi eksternal, dan partisipasi aktif dari seluruh warga sekolah, manfaat dari pelatihan ini dapat terus dioptimalkan
Abstract:Adapun tujuan PKM adalah untuk mengenal secara cermat lingkungan fisik, administrasi, akademik dan sosial psikologis sekolah tempat praktek mengajar secara langsung; menguasai berbegai keterampilan dasar mengajar dan pembelajaran;…
belajaran; menerapkan berbagai kemampuan profesional kemahasiswaan secara utuh dan terpadu dalam situasinya; melatih mahasiswa agar memiliki pengalaman faktual tentang proses pemebelajaran; memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mempelajari dan memahami serta menghayati seluk beluk lembaga pendidikan. Bentuk pelaksanaan kegiatan PKM terdiri dari dua jenis, yaitu program mengajar dan program non mengajar. Program mengajar terdiri dari tiga jenis, kegiatan pengamatan, latihan terbimbing, latiahan mandiri. Latihan terbimbing dilakukan satu kali di bimbing oleh guru pamong, latihan mandiri dilakukan satu kali tanpa bimbingan guru pamong. Metode pembelajaran yang digunakan bervariasi meliputi ceramah, tanya jawab, permainan, observasi, pemberian tugas dan diskusi. Hasil yang diperoleh selama mahasiswa melakukan kegiatan praktik mengajar adalah memberi pengalaman mempersiapkan pembelajaran, memilih metode, mengembangkan media dan mengevaluasi dengan 100% siswa lulus KKM. Kegiatan ini telah memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam pengembangan kompetensi di bidang pendidikan, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari ke dalam proses pembelajaran di sekolah, serta dapat meningkatkan hubungan kemitraan yang baik antara STKIP Widyaswara Indonesia dengan sekolah yang terkait.