Abstract:Psychological First Aid (PFA) Merupakan pendekatan yang dirancang untuk memberikan dukungan psikologis kepada individu yang mengalami stres akibat bencana atau situasi krisis. Penyuluhan PFA yang dilakukan kepada anggota…
Palang Merah Remaja (PMR) di Desa Tameroddo Utara bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam memberikan dukungan emosional kepada teman, keluarga maupun diri mereka sendiri. Penyuluhan ini diikuti oleh 80 anak PMR yang menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan setelah menerima materi. Metode pelaksanaan meliputi observasi, penyampaian materi, dan evaluasi pemahaman melalui diskusi interaktif dan kuis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 85% peserta mengalami peningkatan pengetahuan dalam kategori "baik" dan "sangat baik". Artikel ini juga menyertakan analisis data dan bagan kemajuan peserta.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Tim Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik knitting sebagai salah satu bentuk ekonomi kreatif kepada Komunitas Rajuters Medan.…
Teknik knitting dipilih karena potensinya dalam menghasilkan produk kreatif berkualitas tinggi dengan nilai estetika dan komersial yang signifikan. Pelatihan dilaksanakan selama dua bulan dengan pertemuan sekali seminggu, mencakup pengenalan alat, jenis-jenis benang, teknik dasar knitting (knit dan purl), serta proyek pembuatan syal. Peserta yang terdiri dari ibu-ibu dengan latar belakang hobi merajut crochet berhasil menguasai teknik knitting dan menyelesaikan proyek akhir berupa syal. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga membuka peluang wirausaha dan memberikan manfaat kesehatan melalui aktivitas merajut. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia melalui seni rajutan handmade yang bernilai tinggi.
Abstract:Program psikoedukasi ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam mengelola kontrol diri, menghadapi stigma masyarakat, dan mengembangkan pengelolaan emosi menjelang…
kebebasan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test yang melibatkan 25 responden laki-laki dari Rumah Tahanan Kelas 1 Makassar. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dan difokuskan pada peningkatan kemampuan pengendalian diri melalui psikoedukasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta. Pada aspek kontrol diri, pemahaman peserta meningkat dari 72% menjadi 88%, sedangkan pemahaman tentang stigma masyarakat meningkat dari 36% menjadi 92%. Kemampuan menenangkan diri yang awalnya dimiliki oleh 20% peserta meningkat menjadi 72%, dan kesadaran akan pentingnya dukungan sosial meningkat hingga 96%. Program ini terbukti efektif dalam mendukung WBP mengembangkan kemampuan emosional dan sosial mereka, sehingga dapat mempermudah reintegrasi ke masyarakat dan mengurangi dampak negatif dari stigma sosial. Temuan ini menunjukkan pentingnya psikoedukasi sebagai solusi praktis dalam mendukung rehabilitasi psikologis dan sosial bagi warga binaan menjelang kebebasan mereka.
Abstract:Di era digital saat ini, literasi keuangan telah menjadi keterampilan yang sangat penting bagi generasi muda untuk mengelola keuangan mereka secara efektif dan bertanggung jawab. Dengan semakin kompleksnya produk keuangan…
n dan meningkatnya penggunaan teknologi dalam transaksi sehari-hari, pemahaman yang baik tentang literasi keuangan menjadi krusial untuk mencegah masalah keuangan di masa depan. Artikel ini membahas pelaksanaan pelatihan literasi keuangan yang diadakan di SMKN 2 Rantau Utara Labuhan Batu pada tanggal 23 Oktober 2024, yang diikuti oleh 28 siswa terpilih. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai perencanaan keuangan, pengelolaan utang, serta pemanfaatan teknologi keuangan digital, termasuk aplikasi mobile banking dan dompet digital. Hasil evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep-konsep literasi keuangan, serta kesadaran akan pentingnya perencanaan finansial yang baik. Siswa menunjukkan kemajuan dalam kemampuan mereka untuk merencanakan anggaran, mengelola utang, dan menggunakan teknologi keuangan dengan bijak. Selain itu, artikel ini juga mengkaji kondisi literasi keuangan di Indonesia secara lebih luas, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh pelajar dalam mengelola keuangan mereka, seperti pengaruh gaya hidup konsumtif dan kurangnya akses terhadap pendidikan keuangan yang memadai. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi siswa yang terlibat, tetapi juga berkontribusi pada upaya yang lebih besar untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda di Indonesia.
Abstract:Permasalahan lingkungan yang paling banyak terjadi setiap wilayah di Indonesia adalah jumlah sampah yang menumpuk. Sehingga perlu ditanamkan ilmu pengenai pengolahan sampah bagi setiap orang, terlebih bagi orang tua yang…
memiliki anak istimewa seperti individu dengan kebutuhan khusus yang umumnya masih kurang dalam pengetahuan mengolah limbah. Tujuan dari edukasi yaitu dapat meningkatkan pengetahuan melestarikan lingkungan dan melatih kemampuan motorik IBK dengan edukasi pembuatan ecoenzym dari limbah buah. Ecoenzym adalah cairan yang bersifat ramah lingkungan, pembuatan ecoenzym melalui proses fermentasi dari limbah kulit buah. Metode yang digunakan dalam edukasi ini yaitu Experiential learning. Metode ini merupakan model pembelajaran dimana, proses pembentukan pengetahuan terjadi melalui pengalaman. Selain itu, digunakan flashcard sebagai alat peraga untuk memudahkan IBK dalam proses pembentukan pengetahuan melalui pengalaman. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui keefektifan program kerja dari proyek kemanusiaan komunitas Pelipur dalam memberikan pelatihan keterampilan untuk pemberdayaan individu berkebutuhan khusus. Pelaksanaan pelatihan dilakukan di Sentra Wirajaya, Makassar bekerjasama dengan mitra Koads serta FORKESI (Forum Keluarga Spesial Indonesia). Pelatihan ini mendapatkan antusiasme dan partisipasi aktif partisipan dalam pembuatan ecoenzym, keefektifan pelatihan dilihat dari hasil yang menunjukkan jika IBK mampu berkontribusi besar untuk menambah pengetahuan pengolahan limbah dan perkembangan motorik yang baik. Edukasi ini diharapkan menjadi usaha pelestarian lingkungan bagi IBK apabila mampu diberdayakan dengan baik.
Abstract:Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan pelayanan informasi di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan bahwa ada beberapa hal yang dapat diidentifikasi permasalahnnya, seperti kurangnya ASN…
di Bidang Pengolahan Data dan Pelayanan Informasi, keterbatasan alat dokumentasi dan minimnya pengumuman atau bahan konten untuk media informasi. Temuan ini menjadi dasar bagi penulis untuk memaksimalkan peran dalam peningkatan kualitas layanan informasi di BKD Provinsi Kalimantan Tengah melalui kolaborasi mahasiswa magang MBKM Prodi MPI bersama ASN Bidang Pengolahan Data dan Pelayanan Informasi. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan kualitas layanan informasi di BKD Provinsi Kalimantan Tengah dengan mengoptimalkan peran kolaborasi mahasiswa magang MBKM Prodi MPI bersama ASN dalam manajemen sistem layanan informasi dan proses kerja, serta memaksimalkan sistem layanan informasi, meningkatkan pelayanan informasi, dan menciptakan pola kerja yang lebih efektif dan efisien. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa Kolaborasi mahasiswa magang MBKM Prodi Manajemen Pendidikan Islam dengan ASN di BKD Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya ASN Bidang Pengolahan Data dan Pelayanan Informasi terbukti berhasil dalam meningkatkan kualitas layanan informasi di BKD Provinsi Kalimantan Tengah. Program ini memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan tenaga kerja tambahan di Bidang Pengolahan Data dan Pelayanan Informasi, serta menghasilkan produk unggulan seperti template media informasi, famplate kepegawaian, dan video dokumenter serta back up data yang baik dengan memenuhi standar institusi pemerintahan, terkhusus di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Mahasiswa juga mampu melaksanakan tugas dengan baik melalui pendampingan dan bimbingan ASN, menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan teknis dan manajerial.
Abstract:Tujuan PKM adalah untuk mengenal secara cermat lingkungan fisik, administrasi, akademik dan sosial psikologis sekolah tempat praktek mengajar secara langsung; menguasai berbegai keterampilan dasar mengajar dan pembelajaran;…
an; menerapkan berbagai kemampuan profesional kemahasiswaan secara utuh dan terpadu dalam situasinya; melatih mahasiswa agar memiliki pengalaman faktual tentang proses pemebelajaran; memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mempelajari dan memahami serta menghayati seluk beluk lembaga pendidikan. Metode ceramah, praktek dan diskusi. Kegiatan Pelatihan Mengajar Terbimbing, Kegiatan Pelatihan Mengajar Mandiri, Kegiatan Pelatihan Tugas Keguruan, Kegiatan Ekstrakurikuler terlaksana dengan baik, didalm kegiatan ini mahasiswa dapat mengimplementasikan keilmuanya di sekolah yang didapat disekolah dengan bimbingan guru-guru di UPT SD Negri 27 Sungai Durian.
Abstract:Tujuan PKM adalah untuk mengenal secara cermat lingkungan fisik, administrasi, akademik dan sosial psikologis sekolah tempat praktek mengajar secara langsung; menguasai berbegai keterampilan dasar mengajar dan pembelajaran;…
an; menerapkan berbagai kemampuan profesional kemahasiswaan secara utuh dan terpadu dalam situasinya; melatih mahasiswa agar memiliki pengalaman faktual tentang proses pemebelajaran; memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mempelajari dan memahami serta menghayati seluk beluk lembaga pendidikan. Metode pelaksanaan pembelajaran seperti observasi kelas, refleksi, dan pelatihan terbimbing, pengajaran mandiri. Hasil kegiatan mengindikasikan bahwa guru yang terlibat dalam program ini mampu menerapkan strategi mengajar yang lebih efektif, serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, program ini dapat dianggap sebagai langkah yang efektif dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Abstract:Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) adalah komponen kunci dalam kurikulum program studi PGSD dan PG-PAUD di STKIP Widyaswara Indonesia. PKM bertujuan untuk memberikan pengalaman mengajar praktis bagi mahasiswa sebelum menyelesaikan…
nyelesaikan studi mereka. Pelaksanaan PKM ini dilakukan di SD Negeri 02 Sikumbang, di mana penulis mengajar di kelas 1 dengan jumlah siswa 23 orang. Metode yang digunakan mencakup observasi non-partisipatif dan pengajaran terbimbing yang dilanjutkan dengan pelatihan mengajar mandiri. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun terdapat beberapa tantangan, seperti menjaga konsentrasi siswa, metode pengajaran yang interaktif terbukti efektif. Selain itu, keterlibatan guru dan orang tua berperan dalam memantau perkembangan siswa, sehingga PKM ini memberikan pengalaman penting dalam mengembangkan keterampilan mengajar.
Abstract:Program Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) adalah suatu program dalam pendidikan prajabatan guru, yang dirancang untuk melatih mahasiswa atau calon guru menguasai kemampuan keguruan yang utuh dan terintegrasi, sehingga…
setelah menyelesaikan pendidikannya mahasiswa siap secara mandiri mengemban tugas sebagai guru. Kemampuan untuk melaksanakan tugas inilah yang dibentuk melalui PKM. PKM dapat dideskripsikan sebagai suatu program yang merupakan ajang pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam rangka pembentukan profesionalisme guru yang sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) sesuai tuntutan Undang-Undang Pendidikan Nasional. PKM adalah suatu program yang mempersyaratkan kemampuan aplikasi dan terpadu dari seluruh pengalaman belajar sebelumnya ke dalam program pelatihan, berupa kinerja dalam semua hal yang berkaitan dengan jabatan keguruan, baik kegiatan mengajar maupun tugas-tugas keguruan lainnya. Kegiatan-kegiatan itu diselenggarakan secara bertahap dan terpadu dalam bentuk orientasi lapangan, pelatihan terbatas, pelatihan terbimbing, dan pelatihan mandiri, yang terjadwal secara sistematis yang difasilitasi oleh Dosen Pembimbing dan Guru Pamong secara kolaboratif. Dengan demikian, pemantapan kemampuan mengajar mahasiswa di sekolah dasar merupakan langkah penting dalam mempersiapkan calon guru yang berkualitas dan siap untuk menghadapi berbagai tantangan dalam dunia pendidikan.