Abstract:Religious activity management at MTs Terpadu Berkah Palangka Raya is an integral part of education aimed at developing students holistically, including spiritual and moral aspects. Through a planned and structured management…
ment approach, this school has effectively implemented religious activities, covering planning, implementation, and supervision aspects. The religious management at MTs Terpadu Berkah is based on Islamic principles and implemented through harmonious coordination among the implementers. Careful supervision is conducted by the headmaster and educators to ensure the smoothness and compliance with the work plans and the school's vision and mission. Thus, religious activities at MTs Terpadu Berkah are not only school routines but also crucial means in shaping the character and morals of students, as well as strengthening their bonds with religious values. The implementation of religious activities at MTs Terpadu Berkah is supported by effective coordination among all team members, guided by the headmaster and educators. Through meticulous supervision, every step in the implementation of activities is evaluated and improved to ensure compliance with the established plans. Supervision not only focuses on material aspects but also considers the spiritual dimension to maintain consistency with religious values. With strict supervision, every team member is motivated to achieve the established goals, so that religious activities can proceed as expected and have a positive impact on students and the school environment as a whole. Therefore, good religious management at MTs Terpadu Berkah not only creates a conducive learning atmosphere but also shapes students into morally upright and spiritually aware individuals.
Abstract:This research aims to determine the role and obstacles faced by the Govermental (Satpol PP) in enforcing regional regulations regarding the prevention of prostitution and immoral acts in Sukoharjo Regency. Research Subject…
ct Govermental (Satpol PP). The object of research in this study is the role of the Govermental in enforcing regional regulations regarding the prevention of prostitution and immoral acts. This type of research is qualitative research. The method used by researchers in this research is the descriptive method. The data collection technique uses 3 techniques, namely (1) observation, (2) interviews, and (3) presentation of documentation. The research results show that the position of the Govermental as a regional apparatus as its main task is basically aimed at assisting regional heads in enforcing regional regulations. Efforts to deal with perpetrators of prostitution and immoral acts in Sukoharjo Regency include judicial and non-judicial actions as well as closing localization places or places where the perpetrators follow up on every complaint that comes in which is reported by the public with early detection or searching for information related to prostitution and immoral acts. The obstacles faced by the Govermental in dealing with prostitution and immoral acts include the number of personnel capacity, perpetrators browsing through online media such as dating applications, limited quality of investigators and lack of facilities and infrastructure, low public awareness in enforcing order and peace and the lack of maximum technical regulations governing the problems faced.
Abstract:Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar yang melekat pada setiap manusia sejak lahir. Dalam perspektif Islam, khususnya Al-Qur’an, konsep HAM tidak hanya dipandang sebagai hak individual, tetapi juga sebagai bagian dari…
dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia terhadap sesama. Al-Qur’an menempatkan manusia sebagai makhluk yang dimuliakan oleh Allah SWT dan memiliki kedudukan yang sama di hadapan-Nya tanpa membedakan ras, suku, maupun status sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pandangan Al-Qur’an mengenai HAM dalam konsep kemanusiaan melalui pendekatan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengandung prinsip-prinsip HAM seperti hak hidup, kebebasan beragama, keadilan, persamaan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, adil, dan berperikemanusiaan.
Abstract:Program magang, salah satu jenis pengabdian kepada masyarakat, membantu menghubungkan antara pembelajaran teoritis di perguruan tinggi dan praktik kerja di lapangan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan bagaimana…
mana program magang mahasiswa hukum dijalankan di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah dan bagaimana program ini berdampak pada peningkatan kemampuan mahasiswa dalam praktik hukum. Selama magang, pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan, dengan observasi langsung dan wawancara digunakan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa memperoleh keterampilan yang lebih baik baik dalam kemampuan keras maupun halus. Ini termasuk pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana sistem kerja kejaksaan bekerja, keterampilan administrasi hukum yang lebih baik, kemampuan untuk menulis dan menganalisis dokumen hukum, dan peningkatan moral dan sikap profesional. Selain itu, kehadiran mahasiswa magang meningkatkan pelayanan publik dan administrasi di Kejaksaan Tinggi. Dengan demikian, program magang ini membantu mahasiswa belajar praktik hukum dan menjadikan kejaksaan sebagai mitra pengabdian Masyarakat
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan cinematherapy sebagai metode pengungkapan emosi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas I Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk intervensi…
i psikososial melalui pemutaran film Miracle in Cell No. 7 yang sarat dengan nilai moral, sosial, dan emosional. Metode yang digunakan meliputi wawancara pendahuluan, pengisian kuesioner sebelum pelaksanaan intervensi, pemutaran film, serta diskusi reflektif bersama peserta. Subjek kegiatan terdiri atas 20 orang WBP laki-laki. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan dalam dinamika emosi peserta, terutama pada aspek emosi sedih, marah, takut, dan harapan. Emosi sedih dan harapan muncul sebagai respons yang paling dominan, khususnya yang berkaitan dengan hubungan keluarga dan masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran diri, kemampuan untuk mengenali emosi, serta memperkuat komunikasi interpersonal antar peserta. Dengan demikian, cinematherapy terbukti efektif sebagai media alternatif dalam pembinaan psikologis yang mampu memfasilitasi pengungkapan emosi secara positif serta mendukung kesejahteraan mental warga binaan.
Abstract:Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Ilmu Komunikasi UNIBI yang bertajuk Sosialisasi tentang Kunci Sukses Berkomunikasi di Dunia Digital bagi Generasi Z ini dilaksanakan di SMKN 10 Bandung. Kegiatan…
ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi komunikasi digital para siswa siswi, tidak hanya dari aspek teknis, tetapi juga nilai moral dan sosial. Permasalahan yang diangkat meliputi: masih minimnya pemahaman etika dalam bermedia sosial, belum optimalnya pemanfaatan internet, serta masih rendahnya kompetensi dalam berkomunikasi digital. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran peserta untuk lebih bijak dalam bermedia sosial, seperti berpikir terlebih dahulu sebelum memposting konten. Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan tentang potensi internet sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri. Diikuti dengan pemahaman tentang keunikan komunikasi digital, seperti pentingnya pemilihan kata dan konteks, juga berhasil tersampaikan dengan baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang tepat dapat membekali Generasi Z dengan keterampilan komunikasi digital yang lebih etis dan efektif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan SDN 04 Banjarsari. Nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan panduan moral bangsa…
gsa diharapkan menjadi landasan dalam pembentukan karakter peserta didik sejak dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diintegrasikan dalam berbagai aktivitas sekolah, seperti upacara bendera, kegiatan belajar mengajar, serta interaksi antar warga sekolah. Implementasi sila pertama hingga kelima tercermin dalam sikap religius, toleransi, musyawarah, kerja sama, hingga semangat keadilan sosial yang ditanamkan guru kepada siswa. Meskipun demikian, ditemukan pula beberapa tantangan dalam penerapannya yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari pihak sekolah dan orang tua. Secara umum, SDN 04 Banjarsari telah menunjukkan komitmen kuat dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari pendidikan karakter
Abstract:Sopan santun adalah sikap dan perilaku yang mencerminkan penghormatan serta penghargaan terhadap orang lain, yang merupakan elemen fundamental dalam kehidupan sosial sehari-hari. Sopan santun dianggap sebagai norma tidak…
tertulis yang mengatur interaksi manusia, dan harus ditanamkan sejak dini, terutama kepada siswa, agar mereka dapat mengembangkan kepribadian yang baik. Dalam konteks ini, guru memiliki peran krusial dalam mendidik dan menanamkan nilai-nilai sopan santun kepada generasi muda. Pentingnya sopan santun tidak dapat dipisahkan dari etika pergaulan, yang mencerminkan moralitas setiap individu. Di sekolah, siswa seringkali berinteraksi dengan berbagai pihak, termasuk teman sebaya dan guru. Oleh karena itu, pemahaman tentang norma-norma sopan santun sangat diperlukan agar mereka dapat berperilaku sesuai dengan harapan sosial. Sopan santun dapat dianggap sebagai norma tidak tertulis yang mengatur bagaimana seharusnya kita bersikap atau berperilaku dalam interaksi.
Abstract:Mempelajari Al-Qur'an berarti bahwa seseorang dapat memberikan bimbingan moral yang baik bagi Manusia, pengajaran dan pembelajaran yang ditujukan kepada masyarakat umum, bimbingan yang bermoral baik, bahkan jika pengajaran…
an dan pembelajaran ditujukan pada masyarakat umum. Apabila kajian belajar Al - Qur'an dilakukan secara efektif dan berkesinambungan, dari masyarakat luas pun akan mampu memahami Al-Qur'an. Al-Qur'an dilaksanakan secara efektif dan berkesinambungan, umum pun dapat memahami Al - Qur'an dan. Peningkatan kesadaran Masyarakat merupakan bentuk dari pengadaan kegiatan Khotmil Qur'an dan tausiyah keagamaan. Menghatamkan Al-Qur'an di Desa Tambak dan Tampunag bertujuan untuk mengarahkan mereka pada keyakinan bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah Tuhannya dan Al-Qur'an merupakan kalamnya, agar Ruh Al Qur'an dapat tertanam dalam jiwa mereka, untuk menyeleksi masyarakat di wilayah desa tambak dan tampung, pengabdian kepada masyarakat terlebih dahulu harus dilaksanakan melalui serangkaian proses yang melibatkan koordinasi dengan aparat setempat. Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (ABCD) adalah teknik yang digunakan dalam layanan yang diberikan dengan mengutamakan masyarakat di Desa Tambak dan Tampung, Kecamatan Lekok, dalam memanfaatkan aset dan potensi yang dimiliki. Aksi ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memerlukan solidaritas yang lebih besar, meski masih banyak masyarakat yang kurang disiplin pada momen-momen tertentu, seperti ketika mereka datang terlambat.
Abstract:Abstract: One of the very dangerous and unacceptable crimes is called criminality, which is related to the morals of society, is detrimental to society, and violates the law. In this case, the law enforcers, namely the police,…
olice, play an essential role in dealing with crimes in society. The crimes that often occur are cases of theft which can be divided into three forms, namely motor vehicle theft (Curanmor), Theft with Weighting (Curat), and Theft with Violence (Curas). As for the Satreskrim Polres Asahan sub-section of Crime and Violence, in this case, they want to provide information to the public about places or locations prone to crime, so an application is made that will help the people in obtaining information about crime-prone areas which can later be used to prevent and monitor these crimes. This study uses a Geographic Information System (GIS), which is part of knowledge based on computer software that is utilized to present information in digital form and analyze the earth's geography to form spatial information. This study aims to apply web-based geographic information in providing information on crime-prone locations in Kisaran City and later to assist the public in obtaining information on crime-prone sites in Kisaran City. The results of this web-based GIS can help and facilitate the community and users in knowing crime-prone locations in the City of Kisaran in knowing crime-prone places or locations at the Asahan Police Criminal Investigation Unit.
Keywords: GIS; criminality; polres asahan; kisaran city
Abstrak: Salah satu tindak kejahatan yang sangat membahayakan dan tidak bisa diterima disebut dengan kriminalitas yang berhubungan dengan moral masyarakat, merugikan masyarakat, dan melanggar hukum. Adapun tindak kejahatan yang sering terjadi berupa kasus pencurian yang dapat dibagi dalam 3 bentuk yaitu pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Pencurian dengan Pemberatan (Curat), dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas). Adapun pihak Satreskrim Polres Asahan sub bagian Jatanras dalam hal ini ingin memberikan informasi kepada masyarakat mengenai tempat atau lokasi rawan kriminalitas, sehingga dibuatlah sebuah aplikasi yang nantinya akan membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi mengenai lokasi rawan kriminalitas yang nantinya dapat digunakan dalam mencegah dan memantau tindak kriminalitas tersebut. Penelitian ini menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG) yang merupakan bagian dari pengetahuan berdasarkan pada perangkat lunak komputer yang dimanfaatkan dalam menyajikan informasi dalam bentuk digital dan analisa terhadap geografis bumi sehingga membentuk suatu informasi keruangan. Tujuan penelitian ini menerapkan informasi geografis berbasis web dalam memberikan informasi lokasi-lokasi rawan kriminalitas di Kota Kisaran dan nantinya membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi lokasi rawan kriminalitas di Kota Kisaran. Hasil dari SIG berbasis web ini dapat membantu dan memudahkan masyarakat dan user dalam mengetahui titik lokasi rawan kriminalitas di Kota Kisaran dalam mengetahui tempat atau lokasi rawan kriminalitas pada Satreskrim Polres Asahan.
Kata kunci: SIG; kriminalitas; polres kab.asahan; kota kisaran.