Abstract:Extensive reading practice is a reading activity that involves a variety of materials outside the official curriculum. This research aims to understand how students and teachers implement Extensive Reading Practice and its…
ts impact on language learning. The research method used is a literature review, in which information is collected and analyzed from various sources such as journal articles, books, and related references. The results showed that Extensive Reading Practice received positive responses from students and teachers. Students reported improved reading skills, increased vocabulary, better text comprehension, and increased interest in reading. Meanwhile, teachers reported that extensive reading practice increased students' motivation to learn and active participation in language learning. The role of the school in providing adequate resources for extensive reading practice is also very important. This includes a well-stocked library and a variety of reading materials to support different reading activities. Overall, this study shows that extensive reading practice has significant benefits for students and teachers in improving language proficiency and motivation to learn.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat dan motivasi mahasiswa menggunakan aplikasi e-commerce dan media sosial dalam menjalankan usaha sampingan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan melakukan…
survei menggunakan instrumen penelitian kuesioner. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner secara online kepada mahasiswa di kota Kisaran dengan teknik random sampling kepada 146 responden. Hasil penelitian menunjukkan reaksi positif mahasiswa dalam menggunakan aplikasi e-commerce dan media sosial. Dengan menggunakan e-commerce dan media sosial mahasiswa merasakan kenaikan pendapatan yang sangat bagus dari sebelumnya. Karena dengan menggunakan e-commerce dan media sosial tersebut semakin luas pasar yang mereka miliki dan semakin meningkat juga pendapatan yang mereka dapatkan.
Abstract:Lingkungan, Persepsi Harga dan Gaya Hidup masyarakat kota Tegal sangat mempengaruhi niat beli konsumen di angkringan. Persaingan angkringan juga sangat tinggi menyebabkan minat beli konsumen mudah beralih. Tujuan dari penelitian…
nelitian ini adalah menganalisis pengaruh lingkungan, harga dan gaya hidup dalam mempengaruhi niat membeli Angkringan di Kota Tegal. Data yang digunakan adalah data primer. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling dan metode accidental sampling. Pengambilan sampel yang tidak disengaja. Analisis pengolahan data yaitu analisis regresi linier berganda, uji t (parsial), uji F (simultan) dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji t diperoleh thitung > ttabel atau 1,729 > 1,661 dan sig 0,017 < 0,05, berarti H1 diterima. Hasil uji t diperoleh thitung > ttabel atau 5,274 > 1,661 dan sig. 0,000 < 0,05 berarti H2 diterima; Hasil uji t diperoleh thitung > ttabel atau 2,516 > 1,661 dan sig. 0,014 < 0,05 berarti H3 diterima. Hasil uji F diperoleh fhitung > ftabel 32,039 > 2,467 dengan nilai sig 0,00 yang berarti nilai sig. < 0,05 atau 0,000 < 0,05, berarti H4 diterima. Kesimpulan dari hasil uji t adalah lingkungan berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen; Persepsi Harga berpengaruh positif terhadap Minat Beli; dan Gaya Hidup berpengaruh positif terhadap Minat Beli konsumen Angkringan di Kota Tegal. Hasil uji F yaitu Environment, Perceived Price dan Lifestyle berpengaruh positif terhadap Purcase Intention konsumen Angkringan di Kota Tegal
Abstract:Ketidakhadiran siswa merupakan masalah kritis yang memengaruhi kualitas pembelajaran, keterlibatan akademis, dan tanggung jawab belajar. Dalam konteks sekolah menengah pertama swasta, masalah ini sering dipengaruhi oleh…
faktor internal dan eksternal yang saling terkait, sehingga memerlukan intervensi khusus melalui layanan konseling individual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana konseling individual dapat meningkatkan kehadiran siswa di SMP Erlangga di Pematangsiantar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan tiga siswa dengan tingkat ketidakhadiran tinggi, serta konselor bimbingan, guru wali kelas, dan orang tua sebagai informan pendukung. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling individual diimplementasikan melalui tahapan terstruktur, dimulai dari membangun hubungan yang mendukung antara konselor bimbingan dan siswa, eksplorasi mendalam terhadap sumber masalah, dan perencanaan langkah-langkah untuk perubahan perilaku. Ketidakhadiran siswa diketahui berhubungan dengan motivasi belajar yang rendah, tekanan emosional, kondisi keluarga, dan lingkungan sosial yang kurang mendukung. Proses konseling juga menghadapi hambatan seperti keterbatasan waktu, penolakan awal dari siswa, dan keterlibatan orang tua yang kurang optimal. Meskipun demikian, layanan konseling menghasilkan perubahan positif dalam pola kehadiran siswa, motivasi, dan pengaturan diri. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa konseling individual, jika dilakukan secara konsisten dan disertai dengan kolaborasi aktif dengan guru wali kelas dan orang tua, dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kehadiran siswa dan mendukung perkembangan pribadi mereka secara keseluruhan
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Kampus V Parepare. Self-efficacy dipandang sebagai keyakinan…
yakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik, sedangkan kemampuan berpikir kritis matematis merupakan keterampilan penting dalam memahami, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan matematika secara logis dan sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui angket self-efficacy dan tes kemampuan berpikir kritis matematis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara self-efficacy dengan kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa PGSD, dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,63 dan nilai signifikansi p = 0,000 < 0,05. Hal ini berarti semakin tinggi self-efficacy mahasiswa, maka semakin baik pula kemampuan berpikir kritis matematisnya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2025 di Kampus V Parepare. Temuan ini mengindikasikan bahwa self-efficacy merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran matematika di PGSD untuk mendukung peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa.
Abstract:Penelitian ini difokuskan pada upaya pemetaan pelaksanaan penilaian pembelajaran berbasis teknologi digital pada jenjang sekolah dasar. Kajian ini mencakup jenis platform evaluasi yang digunakan, permasalahan yang dihadapi pendidik…
api pendidik dalam pelaksanaannya, serta sikap dan respons siswa terhadap sistem evaluasi berbasis digital. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung di sekolah, wawancara singkat dengan guru, serta penelusuran dokumen pendukung. Lokasi penelitian meliputi beberapa sekolah dasar di wilayah Sumatera Barat dan satu sekolah dasar swasta yang berada di Jakarta. Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui bahwa penerapan evaluasi digital telah mulai dilakukan, namun tingkat pemanfaatannya berbeda-beda antar sekolah. Sebagian sekolah telah mengadopsi aplikasi berbasis daring seperti Wordwall, Quizizz, dan Google Form sebagai sarana penilaian hasil belajar. Di sisi lain, masih terdapat sekolah yang mempertahankan sistem evaluasi konvensional, meskipun penggunaan teknologi telah diterapkan pada tahap penyampaian materi pembelajaran.Pelaksanaan evaluasi berbasis digital menunjukkan pengaruh positif terhadap keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar. Penyajian evaluasi yang bersifat interaktif mampu mendorong peningkatan minat, partisipasi aktif, serta semangat siswa dalam mengikuti proses penilaian. Namun demikian, implementasi evaluasi digital belum sepenuhnya berjalan optimal karena adanya keterbatasan sarana pendukung, kendala jaringan internet, serta rendahnya penguasaan teknologi oleh sebagian guru.Secara umum, evaluasi pembelajaran berbasis digital berpotensi meningkatkan kualitas dan efektivitas proses penilaian di sekolah dasar. Agar penerapannya dapat berjalan secara maksimal, diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai serta peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pendidikan
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kebijakan sistem zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terhadap mutu pendidikan di sekolah negeri. Kebijakan zonasi diterapkan oleh pemerintah dengan…
n tujuan utama untuk menyamaratakan akses pendidikan serta mengurangi ketimpangan antar sekolah. Meski demikian, pelaksanaannya memunculkan beragam reaksi dari masyarakat, baik yang mendukung maupun yang mengkritisi kebijakan tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka serta observasi terbatas terhadap kebijakan dan implementasi PPDB di sejumlah sekolah negeri. Temuan dalam studi ini mengindikasikan bahwa kebijakan zonasi berkontribusi positif terhadap distribusi siswa yang lebih merata serta memberikan peluang belajar bagi peserta didik dari wilayah yang terpencil, tertinggal, atau terluar.
Namun, di sisi lain, kebijakan ini juga membawa tantangan baru bagi dunia pendidikan, khususnya dalam hal kesiapan guru, kecukupan fasilitas pendukung, serta kemampuan sekolah dalam menyesuaikan diri dengan keberagaman latar belakang akademik siswa. Di beberapa kasus, sekolah-sekolah favorit mengalami penurunan mutu input siswa, sedangkan sekolah yang sebelumnya kurang diminati mengalami lonjakan jumlah pendaftar, namun belum diimbangi dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana.
Temuan ini menyiratkan bahwa keberhasilan kebijakan zonasi sangat bergantung pada pemerataan kualitas dan sumber daya pendidikan di seluruh satuan pendidikan negeri. Oleh karena itu, penguatan kualitas pendidikan secara menyeluruh perlu dilakukan agar tujuan utama kebijakan ini dapat terealisasi secara maksimal. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan berharga bagi para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan di sektor pendidikan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis kesesuaian materi pelajaran konservasi dengan tujuan pendidikan konservasi; 2 mengidentifikasi pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam pengajaran materi konservasi di SAL;…
AL; dan 3) menilai dampak pendidikan konservasi terhadap perilaku dan kesaran siswa terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Kesesuaian materi pelajaran konservasi dengan tujuan pendidikan yang relevan baik dalam konteks lokal maupun global, serta kemampuan materi tersebut untuk membangkitkan kesadaran dan keterlibatan siswa. Pendekatan pembelajaran yang sangat partisipatif, memungkinkan siswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan konservasi praktis seperti penghijauan, pembersihan sekolah, dan jelajah alam. Dampak positif terhadap sikap peduli siswa terhadap lingkungan yang terlihat dalam peningkatan kesadaran dan keterampilan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Namun, ada beberapa kendala yang diidentifikasi, seperti keterbatasan sumber belajar dan kurangnya pengaturan materi yang lebih terperinci, terutama untuk siswa kelas 7, 8, dan 9. Pendidikan konservasi di SMP Alam Leuser dapat dijadikan model yang baik untuk diterapkan di sekolah-sekolah lain, dengan memperhatikan pentingnya keterlibatan langsung siswa dalam tindakan konservasi serta pembelajaran berbasis kontekstual dan praktis.
Abstract:Multimedia interaktif kini menjadi salah satu inovasi teknologi yang signifikan dalam pembelajaran Bahasa Arab, khususnya untuk mengembangkan keterampilan menulis. Namun, hasil penelitian mengenai efektivitas multimedia…
interaktif terhadap kemampuan menulis Bahasa Arab masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas multimedia interaktif terhadap kemampuan menulis Bahasa Arab melalui pendekatan meta-analisis. Sebanyak 10 artikel yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2024 dianalisis menggunakan perangkat lunak Comprehensive Meta-Analysis (CMA) versi 3. Hasil analisis menunjukkan ukuran efek keseluruhan sebesar 0,94 (kategori efek besar) dengan tingkat kepercayaan 95%. Temuan ini mengindikasikan bahwa multimedia interaktif memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan menulis Bahasa Arab. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pendidik dan pengembang media pembelajaran dalam meningkatkan pembelajaran Bahasa Arab melalui teknologi multimedia interaktif.
Abstract:Metode flipped classroom saat ini menjadi salah satu pendekatan inovatif dalam pendidikan tinggi yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman belajar. Dalam konteks Pendidikan Bahasa Arab, metode ini menawarkan…
kan cara pembelajaran yang lebih interaktif dan mandiri, di mana siswa mempelajari materi secara daring sebelum menghadiri kelas tatap muka untuk diskusi dan aplikasi praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode flipped classroom terhadap prestasi belajar bahasa arab siswa melalui pendekatan meta-analisis. Sebanyak 14 artikel yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2024 dianalisis menggunakan perangkat lunak Comprehensive Meta-Analysis (CMA) versi 3. Hasil analisis menunjukkan ukuran efek gabungan (g) sebesar 0.97 (kategori besar). Nilai ini mengindikasikan bahwa metode flipped classroom memiliki pengaruh positif yang signifikan dan lebih baik dibandingkan metode konvensional terhadap prestasi belajar bahasa arab siswa. ini memberikan wawasan penting bagi pendidik dan pengembang kurikulum dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan berpusat pada siswa. Meskipun demikian, studi meta-analisis ini hanya mengukur efek secara keseluruhan tanpa mempertimbangkan analisis variabel moderator. Penelitian selanjutnya dapat menganalisis variabel moderator untuk mengevaluasi faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi efektivitas flipped classroom dalam pembelajaran bahasa arab.