Abstract:The international world has recognized Indonesia for its extraordinary natural wealth, this makes many tourists interested in coming to Indonesia. In addition to aiming to travel, it also aims to invest or invest in Indonesia,…
nesia, various investments are made, one of which is trying to own and control land in Indonesia using a nominee agreement or a name-borrowing agreement. The research used in this journal uses normative legal research methods, the prohibition of making nominee agreements has been regulated in Article 33 paragraph (1) of the Investment Law so that the nominee agreement has no binding legal force and is declared null and void or considered an agreement. it never happened. But in fact, there are still many practices of borrowing share names by foreigners in investment in the territory of the State of Indonesia, this can result in losses in the field of state revenue, the State should get higher income from foreign investment, but it is reduced due to fraud committed by the foreign investor.
Keywords: investment; legitimacy; nominee agreement.
Abstrak : Didunia Internasional telah mengakui Indonesia dengan kekayaan alamnya yang luar biasa, hal ini membuat banyak wisatawan tertarik untuk datang ke Indonesia. Selain bertujuan untuk berwisata mereka juga menanamkan modal atau melakukan investasi di Indonesia, berbagai investasi dilakukan, salah satunya berusaha memiliki dan menguasai tanah di Indonesia dengan menggunakan perjanjian nominee yang selanjutnya di sebut perjanjian pinjam nama. Aktifitas pengabdian ini menggunakan metode penelitian hukum normative. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah larangan Pembuatan perjanjian nominee telah diatur dalam Pasal 33 ayat (1) Undang-undang Penanaman Modal, Sehingga, perjanjian nominee tersebut tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat dan dinyatakan batal demi hukum atau dianggap perjanjian tersebut tidak pernah terjadi. Tetapi pada kenyataanya masih banyak ditemui praktik pinjam nama saham oleh orang asing dalam penanaman modal di wilayah Negara Indonesia, hal ini dapat mengakibatkan kerugian dibidang pendapatan Negara. Negara seharusnya mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi dari penanaman modal asing, akan tetapi berkurang dikarenakan kecurangan yang dilakukan oleh penanam modal asing.
Kata kunci : investasi; keabsahan; perjanjian nominee.
Abstract:Abstract: Teaching staff needs to understand the tools for making reports. Teaching staff at TPQ Bina Ummah still have difficulties in reporting at the end of the semester. Training activities for making reports using the…
e Microsoft Excel application for teaching staff at the Bina Ummah Al-Qur'an Educational Park (TPQ) Bina Ummah, Tanjung Priok District, North Jakarta, are activities organized in the provision of knowledge and how to use tools, tables, formulas, and others on the Microsoft Excel application in detail and depth for teaching staff. The training method used is to practice directly on a laptop and raise cases that are usually worked on by teaching staff in conducting end-of-semester reporting. The output of this training activity is that participants can design reports using tables, present report information using diagrams, process data effectively and efficiently
Keywords: data processing; report; TPQ Bina Ummah Tanjung Priok
Abstrak: Tenaga pengajar perlu memahami alat untuk membuat laporan. Tenaga pengajar di TPQ Bina Ummah masih kesulitan dalam melakukan pelaporan akhir semester. Kegiatan pelatihan pembuatan laporan menggunakan aplikasi Microsoft Excel pada tenaga pengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Bina Ummah Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, adalah kegiatan yang diselenggarakan dalam pemberian pengetahuan dan cara menggunakan tools, tabel, rumus-rumus, dan lain-lainnya pada aplikasi Microsoft Excel secara rinci serta mendalam untuk para tenaga pengajar. Metode pelatihan yang dilakukan adalah dengan melakukan praktek secara langsung di laptop dan mengangkat kasus-kasus yang biasa di kerjakan oleh para tenaga pengajar dalam melakukan pelaporan akhir semester. Output dari kegiatan pelatihan ini adalah peserta dapat merancang laporan dengan menggunakan tabel-tabel, penyajian informasi laporan menggunakan diagram, memproses data-data dengan efektif dan efesien.
Kata kunci: laporan; pengolahan data; TPQ bina ummah tanjung priok
Abstract:Abstract: KOWAPI is an organization dedicated to Indonesian Women Entrepreneurs. KOWAPI itself is an abbreviation of the Indonesian Women Entrepreneurs Cooperative. KOWAPI is under the auspices of INKOWAPI (Parent Cooperative…
ative of Indonesian Women Entrepreneurs). INKOWAPI members consist of PUSKOWAPI and KOWAPI. KOWAPI itself has spread in various regions, including Bengkayang Regency. The Bengkayang branch of the KOWAPI organization is new and its management was only inaugurated in July 2021 for the management period from 2021-2026. Because the Bengkayang branch of KOWAPI organizations is still new, there are still many who do not know what the activities and vision, and mission of this organization are. Based on the existing problems, the Bengkayang branch of the KOWAPI organization is deemed necessary to have a web profile that accommodates the organization, both history, vision, and mission, and what activities exist in the organization. This web profile management will be made using CMS WordPress. CMS WordPress is a platform that is quite easy to implement, especially for ordinary people. With this web profile, it can help the KOWAPI organization to be better known and there will be more opportunities for the community, especially women entrepreneurs, to be able to join the organization.
Keywords: inkowapi; kowapi organization; web profile; wordpress;
Abstrak: KOWAPI merupakan organisasi yang diperuntukkan bagi Wanita Pengusaha Indo-nesia. KOWAPI sendiri merupakan singkatan dari Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia. KOWAPI dinaungi oleh INKOWAPI (Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia). Anggota INKOWAPI terdiri dari PUSKOWAPI dan KOWAPI. KOWAPI sendiri telah tersebar diberbagai daerah, diantaranya adalah Kabupaten Bengkayang. Organisasi KOWAPI cabang Bengkayang termasuk baru dan kepengurusannya baru dilantik pada Juli 2021 untuk periode kepengurusan dari 2021-2026. Karena organisasi KOWAPI cabang Bengkayang ini masih baru maka masih banyak yang belum mengetahui apa saja kegiatan dan visi misi dari organisasi ini. Berdasarkan permasalahan yang ada, organisasi KOWAPI cabang Bengkayang ini dirasa perlu untuk memiliki web profil yang menampung tentang organisasi tersebut, baik sejarah, visi misi, dan kegiatan apa saja yang ada pada organisasi tersebut. Pengelolaan web profil ini akan dibuat dengan menggunakan CMS Wordpress. CMS Wordpress merupakan sebuah platform yang cukup mudah untuk diimplementasikan terutama bagi masyarakat awam. Dengan ada web profil ini maka dapat membantu organisasi KOWAPI agar lebih dikenal dan semakin banyak pula kesempatan bagi masyarakat khususnya para pengusaha wanita untuk dapat bergabung dalam organisasi tersebut.
Kata kunci: inkowapi; organisasi kowapi; web profil; wordpress
Abstract:The price of agricultural products usually fluctuates cause of seasonal harvesting, bulky, voluminous, and the distance of the production centre to consumers. This activity was conducted to build an initiative of the farmer…
armer association (Gapoktan) to self-governing over sub-terminal agribusiness (STA). Extention and technical assistance were approached to solve their problem. Based on the analysis performed that STA has an important role in solving the weakness in the market. STA is a power to strengthen the Gapoktan in facing market restrictions. The success of the establishment of STA in the production centre depends on the managerial ability of the STA management board. They must push hard to build synergy between production and the market network. After following the extension, member of the farmer association had been increased their knowledge about the requirement of STA establishment and STA management. Technical assistance is delivered separately. Gapoktan Sumber Katon initiated the self-governing STA focussed on horticulture production link with the market. Besides Gapoktan Srikandi established the self-governing STA focussed on rice production. Development activities for pioneering Agribusiness Sub Terminals at Gapoktan in Kab. Pringsewu resulted in the establishment of a self-supporting STA in the centre of farming production.
Keywords: agriculture; farmer group; Gapoktan; self-governing; terminal-market.
Permasalah utama produk pertanian adalah fluktuasi harga yang disebabkan oleh dinamika situasi produksi dan permintaan serta sistem rantai nilai produk dari produsen ke konsumen. Lemahnya akses pasar pertanian berdampak pada ketidakpastian harga di tingkat petani. Kegiatan ini bertujuan membangun kapasitas Gapoktan dalam inisiasi pasar alternatif melalui Sub Terminal Agribisnis (STA). Penyuluhan dan bimbingan teknis digunakan untuk metode pelaksanaan kegiatan pendampingan. Berdasarkan analisis yang dilakukan bahwa STA memiliki peran penting dalam mengatasi kelemahan pasar produk pertanian. STA memperkuat Gapoktan dalam menghadapi keterbatasan akses pasar. Keberhasilan pendirian STA di sentra produksi tergantung pada kemampuan manajerial pengurus STA. Pengurus STA harus bekerja keras mendorong sinergi antara pelaku produksi dan jejaring pasar. Setelah mengikuti penyuluhan, anggota Gapoktan bertambah pengetahuannya tentang syarat-syarat pendirian STA dan pengelolaan STA. Bantuan teknis disampaikan secara terpisah. Gapoktan Sumber Katon memprakarsai STA swakelola yang berfokus pada hubungan produksi hortikultura dengan pasar. Gapoktan Srikandi mendirikan STA swakelola yang fokus pada produksi beras. Kegiatan pembinaan perintisan STA pada Gapoktan di Kab. Pringsewu menghasilkan kelembagaan STA swadaya di daerah sentra produksi sayur mayur. Tumbuh kembang STA swadaya di daerah sentra produksi akan tergantung kepada kesungguhan dan kerja keras unsur pengurus dalam memperjuangkan akses pasar bagi hasil produksi pertanian anggotanya.
Kata kunci: gapoktan; kelembagaan; pemasaran-terpadu; pertanian; sub terminal agribisnis; swadaya
Abstract:Abstract: Acrylic Village in North Padang District is one of the thematic villages in Padang City which is located in KB RW Village. 12 Berok Gunung Pangilun, Gunung Pangilun Village, Padang City. This Acrylic Village is…
a knitted thematic village that produces handicrafts, such as knitted bags, flower vases, tissue boxes and others. Acrylic Village is still in the development stage. Currently, the Acrylic Village does not yet have a profile in the form of books and videos, so to find out about this Acrylic Village, the resource persons must repeat the history, handicrafts, and others. The writing team will create a profile for Acrylic Village to help introduce it to the wider community. The author uses the method of interview, observation and library research. In order to introduce this Acrylic Village, the author made a book and profile video to be used as a more effective information medium so as to provide information about Acrylic Village and make it a center for promoting creative economy products.
Keywords: arcylic; thematic villages; profile
Abstrak: Kampung Akrilik di Kecamatan Padang Utara merupakan salah satu kampung tematik yang ada di Kota Padang yang berada di Kampung KB RW. 12 Berok Gunung Pangilun, Kelurahan Gunung Pangilun Kota Padang. Kampung Akrilik ini merupakan kampung tematik rajutan penghasil kerajinan tangan, seperti tas rajutan, vas bunga, kotak tisu dan lainnya. Kampung Akrilik masih dalam tahap pengembangan. Saat ini Kampung Akrilik belum mempunyai profil dalam bentuk buku dan video, sehingga untuk mengetahui tentang Kampung Akrilik ini narasumber harus mengulang menyampaikan sejarah, hasil kerajinan, dan lainnya. Tim penulis akan membuat profil untuk Kampung Akrilik supaya membantu memperkenalkan ke masyarakan luas. Penulis menggunakan metode wawancara, obervasi dan penelitian kepustakaan. Dalam rangka memperkenalkan Kampung Akrilik ini penulis membuat buku dan video profil untuk dijadikan media informasi yang lebih efektif sehingga memberikan informasi tentang Kampung Akrilik dan menjadikan sentra promosi produk ekonomi kreatif.
Kata Kunci: akrilik; kampung tematik; profil
Abstract:Abstract: SMP Negeri 7 Kisaran is a school with a driving status focused on developing student learning outcomes holistically. Although the COVID-19 pandemic is not over, learning activities must still be carried out. The…
e Ministry of Education and Culture issued a breakthrough learning innovation that became its own attraction during the pandemic, namely the belajar.id account that allows one learning account that can access various digital learning flatforms. One of the flatforms supported by belajar.id on this devotion is the Merdeka Mengajar Application. The purpose of this PKM activity is about the use of flatform belajar.id so that it can be optimized as it should be. The result of this devotion gets some shortcomings in the independent teaching application, starting from the class can not be removed and assessments are only obtained from the ministry of education and culture, so that the expectations of teachers in the latest version of some of these features are available and other assessments can vary.
Keywords: account; belajar.id; learning; kemendikbud; media.
Abstrak: SMP Negeri 7 Kisaran merupakan sekolah dengan status penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik. Meski pandemi COVID-19 belum berakhir, Kegiatan pembelajaran harus tetap dilakukan. Kemdikbud mengeluarkan terobosan inovasi belajar yang menjadi daya tarik sendiri disaat pandemi yaitu akun belajar.id yang mengizinkan satu akun pembelajaran yang dapat mengakses berbagai flatform pembelajaran digital. Salah satu flatform yang didukung oleh belajar.id pada pengabdian ini yaitu Aplikasi Merdeka Mengajar. Tujuan dari kegiatan PKM ini tentang pemanfaatan flatform belajar.id agar dapat dioptimalkan sebagaimana mestinya. Hasil dari pengabdian ini mendapatkan beberapa kekurangan pada aplikasi merdeka mengajar, dimulai dari kelas tidak dapat dihapus dan assesmen hanya diperoleh dari kemdikbud, sehingga harapan guru pada versi terbaru beberapa fitur tersebut tersedia dan assesmen lainnya dapat bervariasi.
Kata kunci: akun; belajar.id; media; kemendikbud; pembelajaran
Abstract:Abstract: Business actors need information regarding the implications of the latest laws and regulations for their business activities. Many companies have carried out corporate action activities during the Covid-19 pandemic.…
emic. This corporate action requires approval from creditors, especially bank financial institutions. Bank leaders need knowledge of regulations and the implications of each regulation on decisions to be taken. This training provides information on new regulations, including the Job Creation Law, Information and Electronic Transaction Law, and the proposed Personal Data Protection (PDP Law. The training is conducted using the webinar method in order to reach bank leaders throughout Indonesia. The results of this webinar have enriched the knowledge of bank leaders regarding the laws and regulations, especially their implications for the banking business.
Keywords: corporate action; business law; banking
Abstrak: Pelaku usaha memerlukan informasi mengenai implikasi peraturan perundang-undangan terbaru terhadap kegiatan usaha yang dijalankannya. Banyak perusahaan telah melakukan kegiatan aksi korporasi selama pandemi Covid-19. Aksi korporasi ini memerlukan persetujuan dari pada kreditor, khususnya lembaga keuangan bank. Para pimpinan bank memerlukan pengetahuan mengenai peraturan dan implikasi setiap peraturan terhadap keputusan yang akan diambil. Pelatihan ini memberikan informasi mengenai peraturan yang baru, di antaranya UU CK, UU ITE, dan rencana UU PDP. Pelatihan dilakukan dengan metode webinar agar dapat menjangkau para pimpinan bank yang berada di seluruh Indonesia. Hasil webinar ini telah memperkaya pengetahuan para pimpinan bank terhadap peraturan perundang-undangan terutama implikasinya terhadap bisnis perbankan.
Kata Kunci: aksi korporasi; hukum bisnis; perbankan.
Abstract:Abstract : Housewives usually only do activities around the house, such as washing, sweeping, cooking, taking care of children and others. The income received in the household is usually only waiting for the husband's income,…
come, which may be mediocre. Like the activities carried out by the people in Berastagi Kab. Karo who only depends on the income of her husband. Even though the opportunity to get additional income is very large, such as in the tourism & agricultural sector. With the internet, mothers can do online business as a sideline. Online business can include promotion of lodging, sales of accessories/souvenirs, sales of fruit, vegetables, etc. However, the situation analysis obtained by the PKM team found that the Lau Gumba community lacked knowledge, especially mothers, about the use of science and technology and online business. Therefore, the PKM program by optimizing online business opportunities carried out by housewives makes it possible to increase additional income during the current covid pandemic.
Keywords: online business; housewife; internet.
Abstrak : Para ibu rumah tangga biasanya hanya mengerjakan kegiatan di seputaran lingkungan rumah, seperti mencuci, menyapu, memasak, mengurus anak dan lain sebagianya. Pendaptan yang diterima dalam rumah tangga biasanya hanya menunggu penghasilan suami yang mungkin pas-pasan. Seperti kegiatan yang dilakukan oleh para ibu di Berastagi Kab. Karo yang hanya bergantung dari pendapatan para suaminya. Padahal peluang untuk mendapatkan pendapatan tambahan sangatlah besar seperti pada sektor wisata & pertaniannya. Dengan adanya internet maka para ibu dapat melakukan bisnis online sebagai pendapatan sampingan. Bisnis online dapat meliputi promosi tempat penginapan, penjualan asesories/cendramata, penjualan buah, sayuran dll. Namun analisa situasi yang di peroleh tim PKM mendapatkan minimnya pengetahuan masyarakat Lau Gumba khususnya para ibu tentang pemanfatan IPTEK dan bisni Online. Maka dari itu program PKM dengan mengoptimalkan peluang bisnis online yang dilakukan oleh para ibu rumah tangga memungkinkan untuk meningkatkan pendapatan tambahan di masa pendemi Covid-19 seperti sekarang ini.
Kata Kunci : bisnis online; ibu rumah tangga; internet.
Abstract:Abstract : Klambir Lima Kebun Village has excellent potential in the form of availability of agricultural land and livestock, as a center for beef cattle development, large amounts of agricultural waste such as corn straw…
w and the majority of the community work as plantation employees, farming and raising livestock. The abundant corn straw in the village of Klambir Lima Kebun can be stored and used when there is a shortage of green fodder, such as a long dry season. To maintain the stability of animal feed, it is necessary to optimize local feed technology by processing fermented corn straw and silage which aims to determine the potential of fermented corn straw and silage which can be used as ruminant animal feed and to determine the capacity of livestock from the potential of fermented corn straw and silage in village of Klambir lima Kebun, Hamparan Perak, Deli Serdang. The implementation method used in this community service is a training method which will then be followed by discussions and hands-on practice on the manufacture of fermented corn straw and silage as well as direct feeding of fermented corn straw and silage to livestock. The results of the activity show that the village of Klambir Lima Kebun has the potential to produce ruminant feed based on local agricultural waste, namely corn straw.
Keywords: corn straw; fermentation; silage; feed; livestock
Abstrak : Desa Klambir Lima Kebun memiliki potensi unggulan berupa tersedianya lahan pertanian dan peternakan, sebagai sentra pengembangan ternak sapi potong, banyaknya limbah pertanian contohnya jerami jagung dan mayoritas masyarakat bekerja sebagai karyawan perkebunan, bertani dan beternak. Jerami jagung yang melimpah di desa Klambir Lima Kebun dapat disimpan kemudian digunakan pada saat kekurangan pakan penghijauan seperti musim kemarau panjang. Untuk menjaga kestabilan pakan ternak dibutukan optimalisasi teknologi pakan lokal dengan pengolahan jerami jagung fermentasi dan silase yang bertujuan untuk mengetahui potensi dari jerami jagung fermentasi dan silase yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak ruminasia dan mengetahui kapasitas tampung ternak dari potensi jerami jagung fermentasi dan silase di desa Klambir lima Kebun, Hamparan Perak, Deli Serdang. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan diskusi serta praktek langsung tentang pembuatan jerami jagung fermentasi dan silase serta pemberian langsung jerami jagung fermentasi dan silase pada ternak. Hasil kegiatan diketahui bahwa desa Klambir Lima Kebun sangat berpotensi menghasilkan pakan ternak ruminansia berbasis limbah lokal pertanianya yaitu jerami jagung.
Kata kunci: fermentasi; jerami jagung; pakan; silase; ternak.
Abstract:Abstract: The Scout Movement is one of the major organizations in Indonesia. However, this greatness can fade if young people are not familiar with the scouting movement. This condition is currently being experienced by…
the Ambalan Scout Organization of Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Although participation is mandatory, the number of those who remain in this organization is decreasing. The scouting movement is considered less popular than others. Based on this, the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas collaborated with the Communication Studies Program at University of Amikom Purwokerto to optimize the management of their information media (website, social media and wall magazines) through comprehensive training with the group achievement method. A mentoring method that emphasizes efforts to build group productivity by referring to input from group members and the achievement of output targets that were prepared jointly between the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas and the Communication Studies Program at the University of Amikom Purwokerto. The training, which was held on February 5, 2022, was a success with more than 39 participants. The final result of this activity shows that the participants' cognitive needs regarding media management have begun to be fulfilled, the ability of participants to develop media content and distribute it appropriately, and the formation of members' commitment to maintaining the continuity of media management has begun. However, to achieve even better results, this activity requires continuous training, particularly related to aspects of media technology and media visibility strategies.
Keywords: Communication; Madrasah; Media; Organization; Scout
Abstrak: Gerakan pramuka merupakan salah satu organisasi besar di Indonesia. Namun kebesaran tersebut berpotensi pudar jika anak muda mulai tidak mengenal gerakan pramuka. Kondisi inilah yang dialami Organisasi Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Meski keikutsertaannya bersifat wajib namun diisinyalir jumlah yang bertahan di organisasi ini semakin menurun. Gerakan pramuka dinilai kalah populer dibandingkan lainnya. Salah satu penyebabnya adalah belum optimalnya pengelolaan media informasi. Berdasarkan hal tersebut, Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh MAN 2 Banyumas menggandeng Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto untuk melakukan optimalisasi pengelolaan media inofrmasinya (website, media sosial dan mading) melalui pelatihan komprehensif dengan metode group achievement. Sebuah metode pendampingan yang menekankan upaya membangun produktivitas kelompok dengan mengacu pada input dari anggota kelompok dan pencapaian target output yang disusun bersama antara mitra dan anggota kelompok. Pelatihan yang diadakan tanggal 5 Februari 2022 ini berjalan sukses dengan diikuti oleh lebih dari 39 peserta. Hasil akhir kegiatan ini memperlihatkan mulai terpenuhinya kebutuhan kognisi peserta mengenai pengelolaan media, terbentuknya kemampuan peserta dalam menyusun konten media serta mendistribusikannya dengan tepat, dan terbentuknya komitmen anggota untuk menjaga kontinuitas pengelolaan medianya.
Kata Kunci: Komunikasi; Madrasah; Media; Organisasi; Pramuka