Search Articles & Publications

Showing 440 articles found for "Make"

Pemetaan GIS Terhadap Usaha Kecil Menengah Di Kisaran Timur Berbasis Web

Simamora, Toga, Manurung, Nuriadi, Sapta, Andy
Abstract: Abstract: The types of small and medium business sectors that are spread in the Kota Kisaran Timur District vary widely, including fashion, handicrafts, furniture, cafes, restaurants. One of the obstacles that are often… faced by SMEs is the limited promotional media and the absence of mapping the location of these SMEs. The Department of Cooperatives and Trade of Asahan Regency has provided information on SMEs but it is still static in archive form and has not been computerized. The community, business actors, and parties who need information about these SMEs must visit the Cooperatives and Trade Office of Asahan Regency directly, which takes a long time and is less effective. The geographic information system used is web-based and uses the Google Maps API for mapping locations by determining coordinates. The use of WebGIS can make it easier for people to find information and the location of SMEs that are displayed in the form of regional mapping accurately and quickly. In addition, it also makes it easier for the Asahan Regency Cooperative and Trade Office to view information on the spread and growth of SMEs.  Keywords: Mapping; WebGIS; Small and Medium Enterprises (SMEs); Eastern Kisaran     Abstrak: Jenis sektor usaha kecil menengah yang tersebar di Kecamatan Kota Kisaran Timur sangat bervariasi meliputi usaha fashion, kerajinan tangan, furniture, cafe, restoran, Salah satu kendala yang sering dihadapi oleh UKM yaitu media promosi yang terbatas dan belum adanya pemetaan lokasi UKM tersebut. Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan telah menyediakan informasi mengenai UKM tetapi masih bersifat statis dalam bentuk arsip dan belum terkomputerisasi. Masyarakat, pelaku usaha, dan pihak-pihak yang membutuhkan informasi mengenai UKM tersebut harus mengunjungi Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan secara langsung, dimana hal tersebut membutuhkan waktu yang lama dan kurang efektif. Sistem informasi geografis yang digunakan berbasis web dan menggunakan Google Maps API untuk pemetaan lokasi dengan menentukan titik koordinat. Pemanfaatan WebGIS dapat mempermudah masyarakat dalam mencari informasi dan lokasi UKM yang ditampilkan dalam bentuk pemetaan wilayah secara tepat dan cepat. Selain itu juga mempermudah Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan dalam melihat informasi penyebaran dan pertumbuhan UKM.   Kata Kunci: Pemetaan; WebGIS; Usaha Kecil Menengah (UKM); Kecamatan Kota; Kisaran Timur.  

Pengembangan Aplikasi Monitoring Inventaris Barang Pada Universitas Ibnu Sina Batam Berbasis Web

Permana, Agum, Jarti, Nanda, Suryadi, Agus
Abstract: Abstract: A The inventory system at Ibnu Sina University in the facilities and infrastructure section of the old system still has several shortcomings, therefore the authors are interested in developing from the old system… em so as to produce an updated and user friendly system which has more advantages including barcode features, control features goods, then the chairman has direct access that previously did not have the old system. The development of this inventory system, the author uses a prototype method with a development model using the Unified Model Language (UML). The purpose of this research will be to facilitate facility staff in finding information on goods by means of barcode scanners on QR labels that have been affixed to goods, making it easier to find out the condition of goods that are carried out regularly with the goods control feature, having three actors in using the inventory system which the main actor has full access and the other two actors have limited access in using the system. With the hope that the facilities section will make it easier to control all assets or inventory of goods at Ibn Sina University. So that it can be a solution to existing problems.   Keywords: Goods Inventory, Prototype, QR Code.     Abstrak: Sistem inventarisasi pada Universitas Ibnu Sina pada bagian sarana dan prasarana pada sistem yang lama masih memiliki beberapa kekurangan oleh karena itu penulis tertarik mengembangkan dari sistem yang lama sehingga menghasilkan sistem yang ter-update dan user friendly yang mana lebih memiliki kelebihan diantaranya fitur barcode, fitur kontrol barang, kemudian ketua memiliki akses secara langsung yang sebelumnya tidak dimiliki sistem lama. Pengembangan pada sistem inventaris barang ini penulis menggunakan metode prototype dengan model pengembangan menggunakan Unified Model Language (UML). Adapun tujuan dari penelitian ini nantinya dapat mempermudah staff sarana dalam pencarian informasi barang dengan cara scanner barcode pada label QR yang sudah ditempel pada barang, mempermudah mengetahui kondisi barang yang dilakukan secara berkala dengan adanya fitur kontrol barang, mempunyai tiga aktor dalam penggunaan sistem inventaris yang mana aktor utama memiliki akses secara penuh dan dua aktor lainnya memiliki akses terbatas dalam penggunaan sistem. Dengan harapan agar bagian sarana lebih mudah dalam pengkontrolan semua asset ataupun inventaris barang yang ada pada Universitas Ibnu Sina. Sehingga dapat menjadi solusi dalam permasalahan yang ada.   Kata kunci: Inventaris Barang, Prototype, QR Code.  

Implementasi Supply Chain Management Berbasis Web Untuk Pengelolaan Stok Dan Distribusi Spare Part Handphone Pada Erwin Ponsel

Sari, Nur Laila, Saputra, Herman, Ellyany Sinaga, Hommy Dorthy
Abstract: Abstract: Erwin Ponsel which distribute handphone spare parts is facing problem of managing the handphone spare part inventory that is often out of stock and inventory orders from suppliers not deliver on time that make… Erwin Ponsel could not fullfill the customer demand at time. This study aims to help provide solutions for this problem is to implement the SCM application web base to the inventory and distribution of handphone spare parts. The research method used is a qualitative method and performs system design with the waterfall method. The research data taken includes supplier data, handphone spare part purchases data, distribution data and customer data. This application is built using the PHP programming and MySQL database. With the implementation of this application, a relationship that is interconnected between suppliers and Erwin Ponsel has been built in a timely manner so as to facilitate stock management and distribution of handphone spare part at Erwin Ponsel.   Keywords: Distribution Spare Part Handphone , Stock Spare Part Handphone, SCM     Abstrak: Erwin Ponsel yang bergerak pada bidang pendistribusian spare part handphone memiliki permasalahan pada penanganan persediaan spare part handphone dimana sering terjadi kehabisan persediaan dan pemesanan persediaan dari pemasok tidak tiba pada waktunya sehingga mengakibatkan Erwin Ponsel tidak dapat memenuhi permintaan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut dengan menerapkan aplikasi SCM berbasis web pada sistem persediaan dan distribusi spare part handphone. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan melakukan perancangan sistem dengan metode waterfall. Data penelitian yang diambil meliputi data supplier, data pembelian spare part handphone, data distribusi dan data pelanggan. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Dengan adanya implementasi dari aplikasi ini, maka telah terbangun satu hubungan yang saling terkoneksi antara supplier dengan Erwin Ponsel secara tepat waktu sehingga memudahkan pengelolaan stok dan distribusi spare part handphone di Erwin Ponsel.   Kata kunci :Distribusi Spare Part Handphone, Stok Spare Part Handphone, SCM

Metode Customer Relationship Management untuk Stokis Luxor Cabang Kisaran Berbasis Web

Panjaitan, Cici Paramita, Siregar, Iqbal Kamil, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract : Customer relationship management is a facility to strengthen relationship between companies and customers. CRM also establishes sales programs to build and manage close ties with customers so as not to move to… other competitors. This thesis presents an increase in web-based CRM in Stockist Luxor Kisaran. Luxor Stockist is a business entity engaged in marketing herbal products, the system used is still with a manual system. The results of the fundamental method on the web obtained are managing customer data, product improvement, product sales, and consumer consultation facilities to respond to questions and suggestions from customers. This application uses the PHP and MYSQL programming language for the media to make it easier for customers to interact with the company. This application is expected to help companies strengthen the good word with customers in retaining customers and to get new customers.   Keyword :Customer Relationship Management, Marketing, Services, PHP language and  MYSQL database     Abstrak : Manajemen hubungan pada pelanggan ialah suatu fasilitas guna  mempererat jalinan baik perusahaan dan pelanggan. CRM juga membentuk program penjualan guna membangun serta mengatur ikatan yang erat pada pelanggan agar tidak berpindah ke pesaing lain. Skripsi ini menyajikan peningkatan CRM berbasis web di Stokis Luxor Kisaran. Stokis Luxor merupakan badan usaha yang bergerak dalan pemasaran produk herbal, sistem yang digunakan masih dengan sistem manual. Hasil metode mendasar pada web yang didapat adalah mengatur data konsumen, peningkatan produk, penjualan produk, dan fasilitas konsultasi konsumen guna menanggapi pertanyaan maupun saran dari pelanggan. Aplikasi ini memakai bahasa program PHP dan MYSQL untuk media agar memudahkan pelanggan untuk berinteraksi dengan perusahaan.. Aplikasi ini diharap dapat membantu perusahaan dalam mempererat ikataan baik dengan pelanggan dalam mempertahankan pelanggan dan untuk mendapatkan pelanggan baru. Kata Kunci:Customer Relationship Management,Pemasaran ,Pelayanan, bahasa PHP dan database MYSQL

Strengthening Digital and English Skills for Work Readiness in RW 08 Kalideres West Jakarta

Rizky Mirani Desi Pratama, Dwi Puji Hastuti, Cucu Ika Agustyaningrum
Abstract: Abstract: This community service program was carried out by Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) with the aim of strengthening digital skills and English proficiency among high school/vocational school graduates in… order to improve their job readiness. The activity took place at Balai RW 08, Kalideres, and West Jakarta. This program was motivated by the condition of high school/vocational graduates in RW 08, most of whom come from lower-middle-income families and are therefore more inclined to enter the workforce directly rather than pursue higher education. Thus, training is needed to enhance practical skills relevant to industry requirements.The training focused on three main aspects, developing a professional curriculum vitae (CV), strategies for facing job interviews in both Indonesian and English, and practicing digital skills through the use of Canva for CV creation. Participants were actively engaged through interactive sessions, simulations, and collaborative exercises. The results of the program indicated increased awareness, confidence, and skills among participants in preparing themselves to enter the workforce. The conclusion of this program is that integrating digital literacy and English proficiency in community-based training can enhance the competitiveness of high school/vocational school graduates and make a tangible contribution to supporting their readiness for the job market. Keywords: english proficiency, job readiness, digital skills, community service, vocational education   Abstrak: Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dengan tujuan memperkuat keterampilan digital dan kemampuan berbahasa Inggris lulusan SMA/SMK untuk meningkatkan kesiapan kerja. Kegiatan ini berlangsung di Balai RW 08, Kalideres, Jakarta Barat. Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi lulusan SMA/SMK di RW 08 yang sebagian besar berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah, sehingga cenderung lebih memilih langsung bekerja daripada melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan yang dapat meningkatkan keterampilan praktis sesuai kebutuhan industri.Pelatihan difokuskan pada tiga aspek utama: penyusunan curriculum vitae (CV) profesional, strategi menghadapi wawancara kerja dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, serta keterampilan digital melalui penggunaan Canva untuk pembuatan CV. Peserta terlibat secara aktif melalui sesi interaktif, simulasi, dan latihan kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran, kepercayaan diri, dan keterampilan peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Kesimpulannya, integrasi literasi digital dan kemampuan bahasa Inggris dalam pelatihan berbasis masyarakat dapat meningkatkan daya saing lulusan SMA/SMK serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kesiapan mereka menghadapi pasar kerja. Kata kunci: kemampuan bahasa Inggris, kesiapan kerja, keterampilan digital, pengabdian masyarakat, pendidikan vokasi

Pelatihan Guru Untuk Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Suportif Dan Menyenangkan Di Lingkungan YPKI Magelang

Mali, Yustinus Calvin Gai
Abstract: Abstract: This community service (PkM) aims to provide training for teachers on how to create a supportive and fun learning environment for students in their classrooms. This PkM was carried out offline on Wednesday, 15… November 2023, at 9.00-12.00 WIB. The main participants of the training were 33 teachers, consisting of two teachers of Learning Group for toddlers (KB), six teachers of Kindergarten (TK), ten teachers of Elementary School (SD), seven teachers of Junior High School (SMP), and eight teachers of Senior High School (SMA) in Yayasan Perguruan Kristen Indonesia (YPKI) Magelang. In the presentation session, the author discussed five main principles to help the PkM participants in creating a supportive and fun learning environment, namely: 1) using technology to make learning interesting and fun; 2) taking sufficient time to guide students to practice new learning materials; 3) making rules regarding how students should communicate and act; 4) creating supportive friendship groups; and 5) scheduling teacher professional development meetings in the school to learn from each other and share knowledge. The session concluded with a discussion with the PkM participants, implying that teachers must take an active role to create a supportive environment for their students.         Keywords: learning environment; learning; teaching; technology   Abstrak: Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan untuk para guru tentang bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan menyenangkan untuk para siswa mereka di dalam kelas. Kegiatan PkM ini dilaksanakan secara luring pada hari Rabu, 15 November 2023, jam 09.00-12.00 WIB. Peserta utama pelatihan ini adalah 33 orang guru, yang terdiri dari dua orang guru KB, enam orang guru TK, sepuluh orang guru SD, tujuh orang guru SMP, dan delapan orang guru SMA di bawah naungan Yayasan Perguruan Kristen Indonesia (YPKI) Magelang. Di dalam sesi pemaparan materi, penulis membahas lima prinsip utama untuk membantu para peserta PkM dalam menciptakan lingkungan belajar yang supotif dan menyenangkan tersebut. Kelima prinsip tersebut adalah: 1) menggunakan teknologi untuk membuat pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan; 2) meluangkan waktu yang cukup untuk membimbing siswa berlatih materi pembelajaran yang baru; 3) membuat peraturan terkait bagaimana siswa harus berkomunikasi dan bertindak; 4) membuat kelompok pertemanan yang saling mendukung; dan 5) menjadwalkan pertemuan pengembangan profesionalitas guru di sekolah untuk dapat saling belajar dan berbagi ilmu pengetahuan satu sama lainnya. Sesi diakhiri dengan diskusi dengan para peserta PkM yang menyiratkan bahwa guru harus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung bagi siswa mereka.     Kata kunci: lingkungan belajar; pembelajaran; pengajaran; teknologi

Peningkatan Produktivitas Produk Jamur Tiram Cicoro Farm Kelurahan Bulurokeng Makassar

Bachtiar, Irmah Halimah, Syam, Agus Salim, Supiati, Rizki Zakina, Sri Nurhidayah
Abstract: Abstract: Oyster mushroom cultivation in Bulurokeng Village, Makassar, can be an alternative to empower local communities to be more productive. The main problems experienced by partners are the use of manual and simple… tools, which slows oyster mushroom production, the lack of bookkeeping in accordance with Financial Accounting Standards, and suboptimal marketing. The method used by the community service team as a form of solution to the problems faced by partners is to provide appropriate technological tools and provide training, outreach, and conduct focus group discussions. The role of technology is expected to have an impact in building community innovation. The results of this activity show that productivity in oyster mushroom production has increased by 300%, partners are able to make simple bookkeeping according to SAK and partners have new packaging equipped with labels that are marketed online. Keywords: oyster mushrooms; packaging; marketing; business bookkeeping; productivity   Abstrak: Budidaya jamur tiram di Kelurahan Bulurokeng Makassar, mampu menjadi alternatif dalam memberdayakan masyarakat lokal agar lebih produktif. Permasalahan utama yang dialami mitra adalah penggunaan alat yang masih manual dan sederhana sehingga memperlambat produksi jamur tiram, belum ada pembukuan sesuai Standar Akuntansi Keuangan serta pemasaran yang tidak dilakukan secara optimal. Adapun metode yang dilakukan tim pengabdian sebagai bentuk solusi dari permasalahan yang dihadapi mitra yaitu dengan memberikan alat teknologi tepat guna dan memberikan pelatihan, sosialisasi serta melakukan focus group discussion. Peran teknologi diharapkan memberi dampak dalam rangka membangun masyarakat dalam berinovasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan produktivitas dalam produksi jamur tiram meningkat sebesar 300%, mitra mampu membuat pembukuan sederhana sesuai SAK dan mitra memiliki kemasan baru dilengkapi label yang dipasarkan secara online.   Kata kunci: jamur tiram; kemasan; pemasaran; pembukuan usaha; produktivitas

Digitalisasi Kantor Desa : Solusi Cerdas Meningkatkan Pelayanan Dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Silo Bonto Kabupaten Asahan

Rahayu, Elly, Herman Saputra, Adi Prijuna Lubis, Waode Aminah Andella
Abstract: Abstract: This PkM activity aims to provide new knowledge and insights for Silo Bonto Village officials on the benefits of digitalizing the village, improving village services, and empowering the community's economy. Silo… o Bonto Village has a population of 6,387 people spread across 11 hamlets. The majority of the people in Silo Bonto Village, Silau Laut District, Asahan Regency, are farmers who cultivate coconut and oil palm plantations. The Silo Bonto Village Office has a village application, but it has not been utilized, the problems that arise are the absence of skilled human resources in the village office who can run open desa application, secondly, the limited village budget to fund technological infrastructure. Another problem is that there is community resistance to the use of technology in the village service system. This activity aims to help villages find solutions to existing problems, one of which is providing knowledge and skills on how digitalization can make village services and economic empowerment more efficient and improved. The PkM activity was attended by village officials hamlet heads and representatives of the community totaling 24 people. The method used is Community Base-Participatory Research (CBPR). The results of activity, in addition to the implementation of this PkM activity, there has also been a transfer of knowledge from the implementer to the participants of the socialization about Village Office Digitalization: Smart Solutions to Improve Services and Community Economic Empowerment.   Keywords: village; digitalization; open desa;economic empowerment; improving village services   Abstrak: Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan baru bagi aparat Desa Silo Bonto manfaat digitalisasi desa bagi peningkatan layanan desa dan pemberdayaan  ekonomi masyarakat. Desa Silo Bonto yang berpenduduk 6387 jiwa  yang tersebar di 11 dusun. Mayoritas masyarakat Desa Silo Bonto Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan adalah petani perkebunan kelapa dan kelapa sawit. Kantor Desa Silo Bonto memiliki aplikasi desa, namun belum dimanfaatkan, permasalahan yang muncul adalah belum adanya SDM terampil di kantor desa  yang mampu menjalankan aplikasi Open Desa, kedua terbatasnya anggaran   desa untuk  mendanai infratruktur teknlogi. Permasalahan lainnya adalah ada resisitensi masyarakat dalam penggunaan teknologi dalam sistem pelayanan desa. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu desa dalam mencari solusi dari permasalahan yang ada, ssalah satunya  memberikan pengetahuan dan keterampilan bagaimana digitalisasi mampu mengefisienkan  dan meningkatkan layanan dan pemberdayaan ekonomi desa. Kegiatan Pk Mini dihadiri oleh apparat desa dan kepala dusun serta  perwakilan Masyarakat yang berjumlah 24 orang.  Metode yang digunakan adalah Community Base-Partisipatory Research (CBPR). Hasil kegiatan, selain terlaksananya kegiatan PkM ini juga telah terjadi transfer ilmu dari pelaksana ke peserta sosialisasi tentang Digitalisasi Kantor Desa: Solusi Cerdas Meningkatkan Pelayanan Dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Kata kunci: desa; digitalisasi; open desa; pemberdayaan ekonomi; peningkatan layanan desa

Workshop Maket Sebagai Sarana Pengembangan Ilmu Pembuatan Maket Bagi SMKN 1 Kalipucang

Putri, Tabita Febriawaty Kartika, Pilar Abadi, Vincensius Oktsaga
Abstract: Abstract: SMKN 1 Kalipucang is one of the vocational high schools in Indonesia that offers a major in Building Information Modeling Design (DPIB). Students in the DPIB major are educated to be ready to work in terms of presenting… resenting building information visually in the form of mockups and animations. However, students at SMKN 1 Kalipucang still need information about the steps of making mockups that are in line with the standards of the real working industry. The Architecture Study Program at UKDW has an Architectural Communication Techniques class that learns about making model mockups for architectural presentations. Therefore, SMKN 1 Kalipucang in collaboration with the Architecture Study Program of UKDW held a workshop on mockup making for the 11th grade students of the DPIB Department of SMKN 1 Kalipucang so that students can develop knowledge in making mockups. This activity used a training method that began with an explanation and continued with a workshop held in groups. From the workshop, 100% of students were able to make a simple building mockup in a limited time. Keywords: Building mockup; vocational high school; workshop   Abstrak: SMKN 1 Kalipucang merupakan salah satu SMK di Indonesia yang menawarkan jurusan Desain Pemodelan Informasi Bangunan (DPIB). Siswa pada jurusan DPIB dididik agar siap untuk bekerja dalam hal menyajikan informasi bangunan secara visual dalam bentuk maket maupun animasi. Namun demikian, siswa di SMKN 1 Kalipucang masih membutuhkan informasi tentang langkah-langkah pembuatan maket yang sesuai dengan standar dunia kerja. Program Studi Arsitektur UKDW memiliki kelas Teknik Komunikasi Arsitektur yang mengajarkan tentang salah satunya pembuatan maket model dalam presentasi arsitektur. Oleh karena itu, SMKN 1 Kalipucang bekerjasama dengan Program Studi Arsitektur UKDW mengadakan workshop pembuatan maket bagi siswa Kelas XI Jurusan DPIB SMKN 1 Kalipucang agar siswa dapat mengembangkan ilmu dalam membuat maket. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pelatihan dengan penyuluhan dan workshop secara berkelompok. Dari workshop yang telah dilakukan, 100% siswa mampu untuk membuat maket bangunan sederhana dalam waktu yang terbatas. Kata kunci: Maket bangunan; SMK; workshop  

Penerapan Business Intelligence Sebagai Solusi Manajemen Bisnis Pada UMKM di Desa Silo Baru

Rahmadani, Nurul, Nurwati, Nurwati, Nurhasanah, Nurhasanah, Ghifari, Ghazi Al
Abstract: MSMEs have a major contribution to the national economy, but the use of information technology in this sector is still low. This community service activity aims to empower MSMEs in Silo Baru Village through the application… on of the Business Intelligence (BI) concept to improve the effectiveness of business management. The program is implemented in the form of training and technical assistance, which includes a basic understanding of BI, the use of simple accounting applications, digital marketing strategies, and data analysis and visualization techniques. This activity involves MSME actors directly in practice and simulations based on case studies of their respective businesses. Through a participatory and application approach, participants are equipped with the skills to record transactions digitally, monitor business performance, and make data-based decisions. Evaluation is carried out through pre-tests and post-tests, interviews, and observations, where the results show an increase in participants' digital literacy of up to 70% and technical skills of up to 60%. As many as 65% of participants have also implemented BI in daily business processes. This program is expected to be an effective collaborative model in encouraging the sustainable digital transformation of village MSMEs towards increasing competitiveness in the digital economy era. Keywords: MSME; data analysis; business intelligence; business management; digital    marketing    Abstrak: UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, namun pemanfaatan teknologi informasi di sektor ini masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM di Desa Silo Baru melalui penerapan konsep Business Intelligence (BI) guna meningkatkan efektivitas manajemen usaha. Program dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan teknis, yang mencakup pemahaman dasar BI, penggunaan aplikasi akuntansi sederhana, strategi pemasaran digital, serta teknik analisis dan visualisasi data. Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM secara langsung dalam praktik dan simulasi berbasis studi kasus usaha masing-masing. Melalui pendekatan partisipatif dan aplikatif, peserta dibekali keterampilan untuk mencatat transaksi secara digital, memantau kinerja usaha, serta mengambil keputusan berbasis data. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, wawancara, serta observasi, dimana hasilnya menunjukkan peningkatan literasi digital peserta hingga 70% dan keterampilan teknis hingga 60%. Sebanyak 65% peserta juga telah mengimplementasikan BI dalam proses bisnis sehari-hari. Program ini diharapkan dapat menjadi model kolaboratif yang efektif dalam mendorong transformasi digital UMKM desa secara berkelanjutan menuju peningkatan daya saing di era ekonomi digital. Kata kunci: UMKM; analisis data; business intelligence; manajemen bisnis; pemasaran digital