Search Articles & Publications

Showing 440 articles found for "Make"

Penerapan Teknologi Composting Ember Tumpuk Dan Digital Marketing UMKM Pada RT. 38 Kelurahan Teritip

Musfirah Khairiyah, Nurul, Apriani, Endang Sri, Handa Sari, Dessy, Lulu Agustin, Kety, Rahmawati, Patria, Zulkifli, Zulkifli
Abstract: Based on the results of initial observations, two main problems faced by the target community were found, namely the high volume of unmanaged kitchen waste and the lack of digital marketing knowledge in household businesses.… ses. These problems were brought to be analyzed in order to determine the form of problem-solving. The results of the analysis of the observation of this activity were that the organizers provided training in managing organic waste from household activities and training related to digital marketing. This training was practiced directly and provided with adequate equipment as a form of facilitating the community's steps. The training also provided digital marketing material by credible speakers and continued with direct practice. This activity increased knowledge and skills, and the community became empowered to implement sustainable solutions that were beneficial for their households and the wider community. The importance of waste management is how the waste is processed into useful compost so that every daily cooking activity in residents' homes does not have an impact on waste accumulation. Meanwhile, the delivery of digital marketing materials provides references to applications and sites that can be used to expand the network of businesses run by residents. By integrating this strategy, residents can not only improve their living conditions but also make a positive contribution to the ecosystem in the community. Keywords: waste management; digital marketing; UMKM   Abstrak: Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan dua permasalahan utama yang dihadapi masyarakat sasaran, yaitu tingginya volume sampah dapur yang tidak terkelola dan kurangnya pengetahuan pemasaran digital dalam usaha rumah tangga. Permasalahan ini dibawa untuk dianalisis guna mengetahui bentuk penyelesaian masalah. Hasil analisis dari observasi kegiatan ini adalah penyelenggara memberikan pelatihan pengelolaan sampah organik dari kegiatan rumah tangga dan pelatihan terkait pemasaran digital. Pelatihan ini dipraktikkan secara langsung dan diberikan perlengkapan yang memadai sebagai bentuk kemudahan langkah masyarakat. Pelatihan juga disampaikan materi pemasaran digital oleh narasumber yang kredibel dan dilanjutkan dengan praktik langsung. Kegiatan ini menambah pengetahuan dan keterampilan serta masyarakat menjadi berdaya untuk menerapkan solusi berkelanjutan yang bermanfaat bagi rumah tangganya maupun masyarakat luas. Pentingnya pengelolaan sampah adalah bagaimana sampah tersebut diolah menjadi kompos yang bermanfaat sehingga setiap kegiatan memasak sehari-hari di rumah warga tidak berdampak pada penumpukan sampah. Sedangkan penyampaian materi pemasaran digital memberikan referensi aplikasi dan situs yang dapat digunakan untuk memperluas jaringan usaha yang dijalankan warga. Dengan mengintegrasikan strategi ini, warga tidak hanya dapat meningkatkan kondisi kehidupan mereka tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap ekosistem di masyarakat. Kata kunci: pengelolaan sampah; digital marketing; UMKM

BUSINESS STRATEGY USING AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE): MSME TRAINING IN JAYAPURA CITY

Somisu, Rut Penina, Iwo, Lidiah Tereda, Harikedua, Alfani Laura
Abstract: Abstract: The rapid pace of digital transformation highlights the need to empower Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Jayapura City by integrating Artificial Intelligence (AI) into their business strategies.… This community service initiative aims to assess MSME actors’ initial understanding of AI, deliver targeted training, and evaluate improvements in strategic planning using the Value Proposition Canvas (VPC). The program was conducted in three stages: pre-assessment, training implementation, and post-training evaluation. Initial findings revealed that most participants had limited knowledge of AI and its applications. However, after the training, there was a significant increase in participants’ confidence and capability. The training effectively reduced lack of knowledge by 40%, addressed infrastructure and internet challenges by 45%, and decreased uncertainty regarding AI's return on investment by 30%. Participants began applying tools such as ChatGPT, Canva AI, and the VPC method to better understand customer needs. Although the study was limited by a short evaluation period and a specific geographic focus, it offers valuable insights for policymakers, educators, and development stakeholders. The findings support the importance of accessible, hands-on training in making AI a practical and beneficial resource for small businesses, ultimately promoting inclusive, technology-driven growth.     Keywords: artificial intelligence, business strategy, jayapura, MSME, youth   Abstrak: Transformasi digital yang pesat mendorong perlunya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Jayapura melalui integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam strategi bisnis mereka. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai pemahaman awal pelaku UMKM terhadap AI, memberikan pelatihan terarah, dan mengevaluasi peningkatan dalam perencanaan strategis menggunakan Value Proposition Canvas (VPC). Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap: pra-asesmen, pelatihan, dan evaluasi pascapelatihan. Hasil awal menunjukkan bahwa mayoritas peserta memiliki pengetahuan terbatas tentang AI dan penerapannya. Namun, pascapelatihan terlihat peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri dan kemampuan peserta. Pelatihan berhasil menurunkan tingkat ketidaktahuan sebesar 40%, mengurangi kendala infrastruktur dan internet sebesar 45%, serta menekan keraguan atas keuntungan penggunaan AI sebesar 30%. Peserta mulai memanfaatkan alat seperti ChatGPT, Canva AI, dan metode VPC untuk meningkatkan pemahaman kebutuhan pelanggan. Meski terbatas pada waktu evaluasi yang singkat dan wilayah Jayapura, studi ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan UMKM berbasis teknologi secara inklusif. Kata kunci: anak muda, bisnis strategi, jayapura, kecerdasan buatan, UMKM

Sosialisasi Pencegahan Cybercrime Untuk Guru SD Negeri 132408 di Tanjung Balai Selatan

Maulina Azmi, Sri Rezki, Siagian, Yessica, Kurniawan, Reza
Abstract: The advanced innovation has essentially expanded the danger of cybercrime, driving to issues such as personality robbery, work misfortune, and disturbances to basic framework. In the interim, cybercriminals proceed to create… eate modern procedures and methodologies in committing their criminal acts. The reason to depict the degree of cybercrime dangers in Indonesia. Common cyber dangers in Indonesia incorporate malware assaults, refusal of benefit (DoS), dispersed refusal of benefit (DDoS), and phishing. These dangers are frequently exacerbated by a need of mindfulness and instruction almost cybersecurity and constrained requirement of cybercrime laws. In conclusion, cybercrime dangers in Indonesia are right now considered genuine and profoundly unsafe due to their potential to make national issues. The action was carried out through the arrangement of socialization counseling with address and discourse strategies, as well as address and reply with members. Accommodation of fabric within the frame of control point slides that are displayed amid the action and conveyed to instructors as members . Therefore, it is crucial to recognize the importance of understanding these issues cybercrime anticipation socialization has to be passed on to the educator SD Negeri 132408 di Tanjungbalai Selatan. With this preparing, it is trusted that they can gotten to be web clients who can maintain a strategic distance from the potential to ended up culprits or casualties of cyber wrongdoings.  Keywords: cybercrime; socialization; prevention    Abstrak: Pengembangan teknologi digital telah secara signifikan meningkatkan risiko cybercrime karena mempengaruhi pencurian identitas, kehilangan tempat kerja, dan infrastruktur kritis. Sementara itu, pelaku cybercrime terus mengembangkan teknologi dan strategi baru untuk inspeksi perilaku kriminal. Ini dilakukan dengan memeriksa dan menganalisis literatur dalam kaitannya dengan dengan cybercrime di Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa publikasi teknologi dari di Indonesia telah mengambil ancaman terbaru dan dampak pada berbagai aspek kehidupan dan bisnis. Penulis menyimpulkan bahwa cybercrime di Indonesia diklasifikasikan sebagai serius (sangat berbahaya) karena dapat menyebabkan masalah nasional. Kegiatan ini dilakukan dengan pemberian sosialisasi dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi, serta bertanya jawab bersama peserta. Bentuk dalam penyampaian materi yaitu slide powerpoint yang dipaparkan dan di edarkan pada saat kegiatan berlangsung.  Oleh karena itu, pemahaman mengenai sosialisasi pencegahan cybercrime sangat penting untuk disampaikan kepada para guru di SD Negeri 132408, Tanjungbalai Selatan. Melalui pelatihan ini, diharapkan mereka dapat menjadi pengguna internet yang lebih bijak dan mampu menghindari risiko sebagai pelaku maupun korban kejahatan cybercrime. Kata kunci: cybercrime; sosialisasi; pencegahan

Pelatihan Pembuatan Saus Pepaya Dengan Kaldu Udang Sebagai Zat Aditif

Hazimah, Hazimah, Rahmiati, Sari, Evyanto, Winda, Sunarsono, Hery
Abstract: This activity was motivated by residents' concerns about dangerous sauce ingredients circulating in the market, so they hope to make a more hygienic home sauce. The purpose of this training is to make papaya sauce with shrimp… hrimp broth as an additive in Griya Batu Aji Housing in Batam, Riau Islands, with this activity participants gain insight and skills in utilizing papaya, and shrimp broth as a natural additive. Shrimp stock that is usually discarded can be utilized productively, as well as ripe papaya that is easily rotten can now be preserved in the form of sauce. The objective of this training is to make papaya sauce with shrimp stock as additive in Griya Batu Aji Housing Estate, Batam, Riau Islands. The results of the training showed that the women of Griya Batu Aji housing who participated in the training were happy (93.5%) with the training held because the women were enthusiastic because they had just learned that sauce could be made from papaya, they hoped that similar activities could be carried out again. The obstacle faced is the limited time in finding a combination of sauce filling ingredients so that the results obtained are many and have a good taste. Making papaya sauce with shrimp broth is very simple, namely papaya fruit is made into a paste mixed with spices. From this training program, it is hoped that housewives will be able to make sauces using natural ingredients for personal consumption. Keywords: additives; papaya sauce; shrimp broth    Abstrak: Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keresahan warga terhadap bahan sambal yang berbahaya yang beredar di pasaran, sehingga mereka berharap dapat membuat sambal rumahan yang lebih higienis. Tujuan dari pelatihan ini adalah membuat sambal pepaya dengan bahan tambahan kaldu udang di Perumahan Griya Batu Aji Batam Kepulauan Riau, dengan kegiatan ini peserta memperoleh wawasan dan keterampilan dalam memanfaatkan bahan tambahan kaldu udang, dan pepaya sebagai bahan tambahan alami. Kaldu udang yang biasanya dibuang dapat dimanfaatkan secara produktif, begitu pula dengan pepaya matang yang mudah busuk kini dapat diawetkan dalam bentuk sambal. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa ibu-ibu perumahan Griya Batu Aji yang mengikuti pelatihan merasa senang (93,5%) terhadap pelatihan yang diadakan karena ibu-ibu antusias karena baru mengetahui bahwa sambal dapat dibuat dari bahan dasar pepaya, mereka berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah dengan metode ceramah, praktik lapangan, diskusi. Kendala yang dihadapi yaitu keterbatasan waktu dalam mencari kombinasi bahan isi sambal sehingga hasil yang diperoleh banyak dan memiliki cita rasa yang enak. Membuat saus pepaya dengan kaldu udang sangat mudah, yaitu buah pepaya dibuat menjadi pasta yang dicampur dengan rempah-rempah. Dari program pelatihan ini, diharapkan para ibu rumah tangga mampu membuat saus dengan menggunakan bahan-bahan alami untuk konsumsi pribadi. Kata kunci: Saus pepaya; Zat aditif; Kaldu udang.

Penyuluhan Metode Pembayaran Digital Menggunakan QRIS di Sekolah Al Ma'shum

Yuma, Febby Madonna, Andrinata, Andrinata, Loebis, Iin Almeina, Yanti Sinurat, Asri Vivi, Fauziah, Rizky
Abstract: In today's digital era, information technology has influenced various aspects of life, including financial transaction methods. Digital payments are one practical solution to simplify transactions and reduce the use of cash.… ash. One of the increasingly popular digital payment methods in Indonesia is QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). QRIS is a QR code standard for digital payments that makes it easier for consumers and business actors to make transactions. However, there are still many Al Ma'shum High School teachers who do not fully understand and utilize this technology. Therefore, counseling is needed to improve the knowledge and skills of Al Ma'shum High School Teachers in using QRIS. The methods used in this activity are socialization, education and Q&A. Counseling on digital payment methods using QRIS is expected to increase the understanding and adoption of this technology for Al Ma'shum High School teachers. With this activity, it is hoped that Al Ma'shum High School teachers who have businesses can utilize QRIS optimally, so that financial transactions become more efficient and secure. Support from various parties is highly expected for the success of this activity. Keywords: teachers; digital payments; QRIS    Abstrak: Dalam era digital saat ini, teknologi informasi telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk metode transaksi keuangan. Pembayaran digital menjadi salah satu solusi praktis untuk mempermudah transaksi dan mengurangi penggunaan uang tunai. Salah satu metode pembayaran digital yang semakin populer di Indonesia adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). QRIS merupakan standar QR code untuk pembayaran digital yang memudahkan konsumen dan pelaku usaha dalam melakukan transaksi. Namun, masih banyak guru-guru SMA Al Ma’shum yang belum sepenuhnya memahami dan memanfaatkan teknologi ini. Oleh karena itu, diperlukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Guru-Guru SMA Al Ma’shum dalam menggunakan QRIS. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu sosialisasi, edukasi dan tanya jawab. Penyuluhan tentang metode pembayaran digital menggunakan QRIS diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan adopsi teknologi ini bagi guru-guru SMA Al Ma’shum. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan guru-guru SMA Al Ma’shum yang memiliki usaha dapat memanfaatkan QRIS secara maksimal, sehingga transaksi keuangan menjadi lebih efisien dan aman. Dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk kesuksesan kegiatan ini. Kata Kunci : guru- guru; pembayaran digital; QRIS

Peningkatan Kompetensi Komunikasi Pemasaran Bagi UMKM Melalui Program UMKM Berdaya

Afwan, Wahab
Abstract: Abstracts The Covid-19 pandemic that hit Indonesia is still leaving an impact on society. One of the sectors affected by the Covid-19 pandemic is the economic sector, especially at the Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)… MKM) level. Based on these conditions and the spirit of togetherness, through this community service activity the author wants to make a positive contribution to a group of UMKMs so they can bounce back after Covid-19. One of the efforts the author wants to achieve in this activity is the creation of integrated marketing communications for UMKMs. By collaborating with the Unit Pengumpul Zakat (UPZ) from the Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), the author targeted 20 UMKMs spread across the Jakarta, Bogor and Karawang areas. The results of this activity show that after attending the training, UMKMs' understanding of the concept of effective marketing communication has increased so that they can be more optimal in developing their business in the future. Apart from that, through this activity a number of capital assistance was also provided for UMKMs. Keywords: communication; HIPMI; marketing; training; UMKM   Abstrak: Pandemi covid 19 yang sempat menghunjam Indonesia masih meninggalkan dampak di masyarakat. Salah satu sektor yang terkena imbas dari pandemi covid 19 adalah sektor ekonomi khususnya pada level Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan berangkat dari kondisi tersebut dan adanya semangat kebersamaan maka melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini penulis ingin memberikan kontribusi positif pada sekelompok UMKM untuk bisa bangkit kembali pasca covid-19. Salah satu upaya yang ingin dicapai penulis dalam kegiatan ini adalah terciptanya komunikasi pemasaran terpadu bagi UMKM. Dengan menggandeng Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), penulis menyasar 20 UMKM yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor dan Karawang. Hasil kegiatan ini memperlihatkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, terlihat adanya peningkatkan pemahaman dari UMKM mengenai konsep komunikasi pemasaran yang efektif sehingga mereka dapat lebih optimal dalam mengembangkan usahanya di masa mendatang. Selain itu, melalui kegiatan ini juga diberikan sejumlah bantuan modal bagi UMKM. Kata kunci: HIPMI; komunikasi; pelatihan; pemasaran; UMKM

Catering Digital Dalam Upaya Peningkatan UMKM Warung Wawa Kota Kisaran

Dalimunthe, Ruri Ashari, Dahriansah, Dahriansah, Saputra, Endra, Kurniawan, Bagas, Novrijal, Aditya
Abstract: The increase in prices of basic commodities has caused many business actors, especially MSMEs in the culinary sector, to decide to stop their businesses. The increase in the price of rice, the main staple in the culinary… business, is one of the contributing factors. Several MSME entrepreneurs in the culinary sector have canceled plans to continue their business because of the high prices of basic commodities which are not commensurate with their income. Not to mention that the application of digital technology in marketing a business is very rarely implemented. Many MSME activists, especially in urban areas, have not implemented website or application technology to promote their businesses. So their business is less popular and does not rule out the possibility of a lack of buyers. Warung Wawa's culinary business is an MSME activist in the city, especially the culinary catering business, which has quite a lot of experience in running its business. Partner problems, including the lack of application and use of technology in running the business, are just one of the impacts of the lack of interest in the Wawa stall catering business. The methods applied include identifying problems with partners and then providing solutions in implementing the website. Next, hold outreach to partners in implementing the website and implementing the system that has been created. Next, evaluate the system. The aim of community service in applying information technology in creating a website will be to make it easier and provide detailed & real-time information, making it easier for Wawa stall partners to run a digital catering business. Keywords: website; UMKM; warung wawa   Abstrak: Kenaikan harga bahan pokok telah menyebabkan banyak pelaku usaha terutama UMKM sektor kuliner memutuskan untuk menghentikan usaha mereka. Kenaikan harga beras bahan pokok utama dalam bisnis kuliner menjadi salah satu faktor penyebabnya. Beberapa pengusaha UMKM bidang kuliner membatalkan rencana untuk melanjutkan usaha mereka karena tingginya harga bahan pokok yang tidak sebanding dengan pendapatan mereka. Belum lagi penerapan teknologi digital dalam memasarkan sebuah usaha sangatlah jarang diterapkan. Banyak pegiat UMKM khususnya dikota kisaran belum menerapkan teknologi website ataupun aplikasi dalam mempromosikan usahanya. Sehingga usaha mereka kurang populer dan tak menutup kemungkinan sepi pembeli. Usaha kuliner warung wawa merupakan pegiat UMKM dikota kisaran khususnya usaha catering kuliner yang sudah cukup banyak merasakan pengalaman dalam menjalankan usahanya. Permasalahan mitra diantaranya kurangnya penerapan dan pemanfaatan teknologi dalam menjalankan usahanya merupakan salah satu dampak sepinya peminat usaha catering warung wawa. Metode yang diterapkan diantaranya mengidentifikasi permasalahan pada mitra kemudian memberikan solusi dalam penerapan website. Selanjutnya mengadakan soialisasi terhadap mitra dalam penerapan website dan implementasi system yang telah dibuat. Selanjutnya evaluasi terhadap system. Tujuan dalam pengabdian kepada masyarakat dalam penerapan teknologi informasi dalam pembuatan website nantinya dapat mempermudah dan memberikan informasi secara detail dan realtime sehingga mempermudah mitra warung wawa dalam menjalankan usaha catering digital. Kata kunci: website; UMKM; warung wawa

Optimalisasi Desain Tata Letak Ruang Perpustakaan OPPM Pondok Modern Darussalam Gontor Untuk Kemudahan Akses Buku Santri

Al Manaanu, Yusuf, Nasution, Saipul, Abdurrahman, Abdurrahman, Annafi Almaarif, Mohammad Abdul Hafidz, Hakim, Muhammad Luthfi, Hanan, Kazhim Zatil
Abstract: Optimizing the library space at OPPM Pondok Modern Darussalam Gontor aims to improve the book layout, classification system, and space design initiatives to increase the efficiency of borrowing books for students. The problems… oblems faced include sloppy book layout, an ineffective classification system, and a lack of design initiative from library administrators. The implementation method uses a Participatory Action Research (PAR) approach, which involves several stages of socializing the layout design to administrators, implementing a new classification system, writing books according to classification, and creating Standard Operating Procedures (SOP) for daily, weekly and monthly activities. Familiarization provides an understanding of ergonomic design principles, while a new classification system and book fireplace make it easier to find and return books. Creating SOPs ensures consistent and efficient implementation. The results of this method show significant improvements in library management and user experience, with students finding it easier to access and borrow books and library administrators carrying out their duties in a more structured manner. Keywords: optimization; libraries; layout design   Abstrak: Optimalisasi ruang perpustakaan di OPPM Pondok Modern Darussalam Gontor bertujuan untuk memperbaiki tata letak buku, sistem klasifikasi, dan inisiatif desain ruang untuk meningkatkan efisiensi peminjaman buku bagi siswa. Permasalahan yang dihadapi antara lain tata letak buku yang tidak rapi, sistem klasifikasi yang tidak efektif, dan kurangnya inisiatif desain dari pengelola perpustakaan. Metode pelaksanaannya menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi beberapa tahapan yaitu sosialisasi desain tata ruang kepada pengelola, penerapan sistem klasifikasi baru, penulisan buku sesuai klasifikasi, dan pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) harian, mingguan dan kegiatan bulanan. Pembiasaan memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip desain ergonomis, sementara sistem klasifikasi baru dan perapian buku memudahkan pencarian dan pengembalian buku. Membuat SOP memastikan implementasi yang konsisten dan efisien. Hasil dari metode ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengelolaan perpustakaan dan pengalaman pengguna, siswa menjadi lebih mudah mengakses dan meminjam buku serta pengelola perpustakaan menjalankan tugasnya secara lebih terstruktur. Kata kunci: optimalisasi; perpustakaan, desain tata letak

Strategi Diversifikasi Produk Gerabah Tuban Untuk Meningkatkan Daya Saing Pasar

Irawatiningrum, Satya, Bulqiyah, Hasanul, Rohid, Nibrosu
Abstract: Karang Village, which is one of the villages in Semanding Subdistrict, has diversity in the livelihoods of its people. Likewise, the community-owned businesses have not yet shown a characteristic in Karang Village, which… has an area of 156,002 Ha. Therefore, the service proposal team chose one type of business to be developed, namely pottery. There are quite a lot of pottery craftsmen in Karang Village, however, their economic conditions are far from prosperous. Seeing how complex the problems faced by partners are, it is necessary to prioritize the problems that will be overcome through this service activity, namely pottery diversification training and marketing promotion strategy training. The method goes through several stages, namely socializing the importance of diversifying pottery products. Partners can work directly to produce products other than pottery, finishing the product, and the pottery marketing stage. The results of this service are that the Karang Village community who participated in the training were able to make pottery in various forms, such as piggy banks, flower vases, ashtrays, and so on. As for marketing, these pottery products are marketed through social media.  Keywords: training; pottery; marketing    Abstrak: Kelurahan Karang yang merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Semanding memiliki keberagaman dalam mata pencaharian masyarakatnya. Begitu juga dengan usaha-usaha yang dimiliki masyarakatnya, belum menunjukkan suatu ciri khas di Kelurahan Karang yang memiliki luas wilayah 156.002 Ha. Oleh karena itu, tim pengusul pengabdian memilih salah satu jenis usaha yang ingin dikembangkan, yaitu gerabah. Pengrajin gerabah di Kelurahan Karang lumayan banyak, namun, kondisi ekonomi mereka sangatlah jauh dari kata sejahtera. Melihat betapa kompleksnya permasalahan yang dihadapi mitra, maka perlu prioritas terhadap permasalahan yang akan diatasi melalui kegiatan pengabdian ini, yaitu pelatihan diversifikasi gerabah dan pelatihan strategi promosi pemasaran. Metode yang digunakan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi pentingnya diversifikasi produk gerabah, kemudian mitra diberi kesempatan untuk berkarya secara langsung menghasilkan produk selain gendok, finishing produk tersebut, dan tahap pemasaran gerabah. Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat Kelurahan Karang yang mengikuti pelatihan mampu membuat gerabah dalam bentuk bermacam-macam, seperti celengan, vas bunga, asbak, dan lain sebagainya. Sedangkan masalah pemasaran, produk-produk gerabah ini dipasarkan melalui media sosial.  Kata kunci: pelatihan; gerabah; pemasaran

Analisis Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Sebagai Dasar Pelaporan Akuntansi Lingkungan di PT. Pelabuhan Indonesia

Julianti, Ni Ketut Trisna, Abiyasa, Agus Putu
Abstract: The construction and development of the port at PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra Benoa Port cannot be separated from various impacts, one of which is the environmental impact, especially since the location… of the development and port is close to settlements, companies and other ecosystems. This makes PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra to hold the Implementation of Environmental Management and Monitoring (RKL-RPL) PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Subregional Bali Nusra is a form of Pelindo's contribution in preserving and maintaining the health of the environment around the company and the environment affected by the company's operational and construction activities. Environmental preservation activities are of course supported by the budget or environmental costs provided by the company. Environmental accounting is one way to record environmental costs within the company. The method used is the descriptive qualitative method. The results obtained are that Environmental Management and Monitoring are greatly influenced by the amount of the existing budget, Pelindo has implemented environmental accounting reporting which contains environmental costs, fuel costs, electricity costs, water costs, costs for the use of raw material emissions, B3 waste handling costs, and biodiversity Kata kunci: environmental costs; environmental accounting   Abstract: Pembangunan dan pengembangan pelabuhan di PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra Pelabuhan Benoa tidak lepas dari berbagai dampak, salah satunya adalah dampak lingkungan, terlebih lagi lokasi pengembangan dan pelabuhan berada dekat dengan pemukiman, perusahaan dan ekosistem lainnya. Hal itu, membuat PT. Pelabuhan Indonesia Subregional Bali Nusra untuk mengadakan Pelaksanaan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Subregional Bali Nusra merupakan bentuk kontribusi Pelindo dalam melestarikan dan menjaga kesehatan lingkungan di sekitar perusahaan dan lingkungan yang terkena dampak dari kegiatan operasional dan konstruksi perusahan. Kegiatan pelestarian lingkungan tentunya didukung oleh anggaran atau biaya lingkungan yang diberikan oleh perusahaan. Akuntansi lingkungan merupakan salah satu cara pencatatan biaya lingkungan di dalam perusahaan. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Hasil yang didapat yaitu Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan sangat dipengaruhi oleh besarnya anggaran yang ada, Pelindo sudah menerapkan pelaporan akuntansi lingkungan yang berisi biaya lingkungan, biaya bahan bakar, biaya listrik, biaya air, biaya penggunaan emisi bahan baku, biaya penanganan limbah B3, dan keanekaragaman hayati        Keywords: biaya lingkungan; akuntansi lingkungan