Abstract:Plastic waste can cause pollution. Plastic pollution can contaminate land, waterways and oceans. This condition is also a problem in one of the Pulosari villages located in the South Surabaya area. Lack of knowledge and…
awareness to sort waste makes this village a problem to be solved in the Community Partnership Program conducted in this village. The implementation of the community partnership program is carried out using training methods to increase partners' knowledge and mentoring methods to improve skills in inorganic waste segregation. The result of implementing the Community Partnership Program is community knowledge and understanding of the importance of waste segregation. Another result is the increase in partners' skills in sorting inorganic waste so that it has economic value which in the end is able to provide additional family income and PKK cash sourced from selling the results of inorganic waste sorting.
Keywords: great Surabaya cadre; waste sorting; inorganic waste
Abstrak: Sampah plastik dapat menimbulkan polusi. Polusi plastik dapat mencemari tanah, saluran air dan lautan. Kondisi ini juga menjadi permasalahan di salah satu kampung Pulosari yang terletak di wilayah Surabaya Selatan. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran untuk melakukan pemilahan sampah, membuat kampung tersebut merupakan permasalahan yang akan diselesaikan dalam Program Kemitraan Masyarakat yang dilakukan di kampung ini. Pelaksanaan program kemitraan masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan mitra dan metode pendampingan untuk meningkatkan ketrampilan dalam pemilahan sampah anorganik. Hasil dari pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat adalah pengetahuan dan pemahaman ma-syarakat akan pentingnya pemilahan sampah. Hasil yang lainnya adalah meningkatnya ketrampilan mitra dalam memilah sampah an-organik sehingga bernilai ekonomis yang pada akhirnya mampu memberikan tambahan pendapatan keluarga dan kas PKK yang bersumber dari penjualan hasil pemilahan sampah anorganik
Kata kunci: kader surabaya hebat; pemilahan sampah; sampah anorganik
Abstract:This community service activity is used to assist teachers in citing scientific work. This activity is based on the needs of teachers at SDN Sumur Welut III Surabaya who do manual citations of scientific articles so that…
they do not show consistency of citations. The reference manager training used in community service is Mendeley's application. Participants in this activity were 20 teachers at SDN Sumur Welut III Surabaya with a series of mentoring activities for creating accounts and installing Mendeley, installing Plugins for Microsoft Office Word, installing Plugins for Web Browsers, using the Mendeley application, adding references from files , adding manual references, adding references from Web Browsers, changing reference details, adding citations to documents, adding references, adding citation styles, and changing citation styles. It can be concluded that this mentoring activity makes a good contribution to teacher professionalism in utilizing reference managers when writing scientific papers, this is evidenced by the teacher's ability to use reference managers of more than 95% in the minimal category quite well.
Keywords: mendeley; reference manager; teacher competency.
Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk membantu guru agar dapat mensitasi karya ilmiah. Kegiatan ini didasarkan pada kebutuhan para guru di sekolah sasaran yang masih menggunakan sitasi karya ilmiah secara manual sehingga tidak memperhatikan konsistensi pengutipan. Pendampingan reference manager yang diajarkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa aplikasi mendeley. Peserta pendampingan adalah para guru di SDN Sumur Welut III Surabaya sebanyak 20 orang dengan rangkaian kegiatan pembimbingan mendaftarkan akun, menginstalisasi Mendeley, menginstal plugin untuk Microsoft Word, menginstal plugin untuk Web Browser, mempraktikkan penggunaan perangkat lunak Mendeley, menginput referensi dari arsip file, menginput referensi manual, menginput referensi dari Web Browser, mengganti detail referensi, menginput kutipan pada dokumen, menginput daftar pustaka, menginput gaya pengutipan, dan mengganti gaya pengutipan. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan, dapat memberikan kontribusi yang baik kepada profesionalitas guru dalam memanfaatkan reference manager saat menulis karya ilmiah. Hal ini terbukti dengan kemampuan guru dalam menggunakan reference manager lebih dari 95% dalam kategori minimal cukup baik.
Kata kunci: mendeley; reference manager; kompetensi guru.
Abstract:The increased use of technology in education has encouraged the development of e-learning platforms that can provide effective and affordable learning experiences. However, the scalability and viability of e-learning platforms…
tforms is often a challenge in the face of an increasing number of users and workloads. In this dedication, we propose the use of mi-croservice architecture in e-learning platforms to optimize scalability and maintain platform viability. We design and implement a microservice-based e-learning platform consisting of independent microservices, such as user management, course management, content management, and grading systems. We implement standardized API mechanisms for interactions between these microservices. We also vertically increase CPU capacity on each microservice instance to address increased workloads. We also observed that the use of microservices architecture makes it easy to maintain, develop, and integrate new features into the platform. In this overall dedication, we show that the implementation of microservices on e-learning platforms is able to provide optimal scalability and maintain the continuity of the platform in the face of increasing user needs
Keywords: e-learning; microservice; skalabilitas; kinerja; monolitik
Abstract: Peningkatan penggunaan teknologi dalam pendidikan telah mendorong perkembangan platform e-learning yang dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang efektif dan terjangkau. Namun, skalabilitas dan kelangsungan platform e-learning sering menjadi tantangan dalam menghadapi peningkatan jumlah pengguna dan beban kerja. SMK Swasta As-Syifa Kisaran menggunakan platform E-learning berbasis monolitik yang menyebabkan semakin banyak aktivitas platform digunakan semakin berat. Beberapa tahapan dilakukan dimulai dengan identifikasi masalah, perencanaan dan desain program, pelaksanaan, evaluasi dan analisis, serta penyusunan dan publikasi laporan. Arsitektur monolitik sebelumnya yang diterapkan perlu diperbaharui dengan arsitektur microservice bertujuan untuk mengoptimalkan skalabilitas dan menjaga kelangsungan platform E-Learning. Permasalahan pada penggunaan traffic yang tinggi dan berfokus pada satu server semakin lama semakin membebani server. Berdasarkan masalah tersebut maka layanan dipecah menjadi beberapa layanan webservice menggunakan arsitektur microservice yang terdiri dari layanan-microservice independen, seperti manajemen pengguna, kursus, konten, dan sistem penilaian. Peningkatan kapasitas CPU secara vertikal diperlukan sehingga microservice dapat mengatasi peningkatan beban kerja server. Hasil implementasi microservice yang diterapkan pada platform e-learning SMK As-Syifa mampu memberikan skalabilitas yang optimal untuk kelangsungan platform dalam menghadapi peningkatan kebutuhan pengguna
Kata kunci: e-learning; microservice; scalability; performance; monolitik
Abstract:Abstrak: Margadana Urban Village is part of the government structure in Tegal City. Lack of spatial information about urban village boundaries, neighborhood boundaries, and other important information deemed necessary. Realizing…
ealizing this, the Margadana Kelurahan thematic maps need to be realized for information disclosure, and the need to optimize the potential of the region for the short, medium, and long term. There is a need for integration between RW and RT in order to provide data and information to make it more efficient. In community service, remote sensing is used, followed by FGDs with local community leaders, namely the urban village administration and RW representatives. The purpose of community service apart from facilitating the sharing and exchange of data/information between Community Leaders can also assist in making safe thematic maps which can be used as the basis for spatial planning based on their potential. The people of the Margadana Urban Village can also participate in the process of planning, utilizing, and controlling the spatial use of their urban village area based on their potential.
Keywords: margadana urban village; road transportation safety polytechnic; thematic map
Abstract: Kelurahan Margadana merupakan salah satu wilayah adminstratif yang berada di Kota Tegal. Belum tersedianya informasi spasial tentang batas kelurahan, batas RW, dan informasi penting lainnya yang dianggap perlu. Menyadari hal ini, maka peta tematik Kelurahan Margadana perlu diwujudkan keterbukaan informasi, dan kebutuhan pengoptimalan potensi wilayah untuk jangka pendek, menengah maupun panjang. Diperlukan adanya keterpaduan antar RW dan RT dalam rangka penyediaan data dan informasi agar lebih efisien. Dalam pengabdian kepada masyarakat ini metode yang digunakan dengan cara melakukan penginderaan jauh, dilanjutkan dengan FGD dengan tokoh masyarakat setempat, yakni pihak kelurahan dan perwakilan RW. Tujuan pengabdian masyarakat selain dengan memfasilitasi sharing dan tukar data/informasi antar Tokoh Mayarakat juga dapat membantu dalam pembuatan peta tematik berkeselamatan yang dapat dijadikan sebagai dasar penataan ruang berdasarkan potensinya. Masyarakat Kelurahan Margadana juga dapat berperan serta dalam proses perencanaan, pemanfaatan, dan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah kelurahannya berdasarkan potensi yang dimiliki.
Kata kundi: kelurahan margadana; peta tematik; politeknik keselamatan transportasi jalan
Abstract:Abstract: Technological sophistication, making interactive digital teaching materials easier. Interactive digital teaching materials make it easier for students to study independently according to their abilities and learning…
rning speed. Currently the ability of teachers in South Tangerang still needs to be improved in blinding Interactive Digital Teaching Materials. The community service program provided to participants is carried out using a combination of online training and mentoring methods, combined with face-to-face meetings. In general, training and assistance for the development of Interactive Digital Teaching Materials gave good results, where 75% of participants completed their products. Participants also expressed satisfaction with the program. This condition can be said to be good, but to further increase participant satisfaction in the next training, input from participants can be considered.
Keywords: digital teaching materials; learn to be independent; teaching materials
Abstrak: Kecanggihan teknologi, membuat bahan ajar digital interaktif menjadi lebih mudah. Bahan ajar digital interaktif memudahkan siswa belajar mandiri sesuai dengan kemampuan dan kecepatan belajarnya. Saat ini kemampuan guru di Tangerang Selatan masih perlu ditingkatkan dalam membutakan Bahan Ajar Digital Interaktif. Program pengabdian kepada masyarakat yang diberikan kepada peserta dilakukan dengan menggunakan kombinasi metode pelatihan dan pendampingan secara daring, dipadukan dengan pertemuan tatap muka. Secara umum pelatihan dan pendampingan pengembangan Bahan Ajar Digital Interaktif memberikan hasil yang baik, dimana 75% peserta menyelesaikan produknya. Peserta juga menyatakan puas dengan program tersebut. Kondisi ini dapat dikatakan baik, namun untuk lebih meningkatkan kepuasan peserta pada pelatihan selanjutnya, masukan dari peserta dapat menjadi pertimbangan.
Kata kunci: bahan ajar; bahan ajar digital; belajar mandiri
Abstract:Abstract: Monro-Monro Mangrove Tourism Village is an area located in Monro-Monro Village, Binamu District, Jeneponto Regency. This tourist village is expected to be able to increase people's income by utilizing tourist visits.…
isits. Restrictions on community activities during a pandemic resulted in the tourism sector experiencing obstacles. The government finally issued a tourist guide, namely Cleanliness, Healthy, Safety and Environmentally Sustainable, namely ISO 9024: 2021 standardized tourism recovery guidelines. This community service activity is related to public awareness of the importance of a guideline that is carried out by tourism managers in welcoming tourists. The program being carried out is dissemination which seeks to increase public understanding and tourism awareness groups regarding cleanliness, health, safety and environmental sustainability, as tourist rights. This activity was carried out using observation, training, mentoring, evaluation and output methods. The target of counseling is the tourism awareness group (Pokdarwis). It is hoped that increased knowledge and understanding of CHSE will make it easier to realize tourism recovery in terms of increasing tourist visits. The results of the dissemination carried out gained the enthusiasm of tourism-aware residents to increase their understanding of Sapta Pesona in the CHSE guidelines.
Keywords: Dissemination; CHSE Guidelines; Tourism recovery; Pokdarwis
Abstrak: Kampung Wisata Mangrove Monro-Monro merupakan Lingkungan yang berada di Kelurahan Monro-Monro Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto. Kampung wisata ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dengan memanfaatkan kunjungan wisatawan. Pembatasan kegiatan masyarakat pada saat pandemic mengakibatkan sektor wisata tersebut mengalami hambatan. Pemerintah akhirnya mengeluarkan panduan wisata yaitu Cleanliness, Healthy, Safety dan Enviroment Sustainable yaitu pedoman pemulihan wisata terstandardisasi ISO 9024:2021. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terkait kesadaran masyarakat akan pentingnya suatu pedoman yang dijalankan pengelola wisata dalam menyambut wisatawan. Program yang dijalankan adalah diseminasi yang berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan kelompok sadar wisata terkait kebersihan, kesehatan, keamanan serta kelestarian lingkungan, sebagai hak wisatawan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pengamatan, pelatihan, pendampingan, evaluasi dan output. Target penyuluhan mengambil sasaran yaitu kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang CHSE akan mempermudah dalam mewujudkan pemulihan pariwisata dalam hal kunjungan wisatawan yang semakin meningkat. Hasil dari diseminasi yang dilaksanakan mendapatkan antusiasme warga sadar wisata peningkatan pemahaman sapta pesona dalam pedoman CHSE.
Kata kunci: diseminasi; pedoman chse; pemulihan pariwisata; pokdarwis
Abstract:Abstract: The high number of stunting incidents is a concern of the government. Some of the causes of stunting are a lack of intake that is absorbed by the body starting from still in the womb until after birth, lack of…
access to health services, and lack of access to clean water and sanitation. Therefore, it is necessary to make efforts to prevent stunting by improving diet, parenting, and sanitation. With the problem of stunting cases still being high in the Magelang Regency area and it was noted that in the Pedak Bumirejo Village area, Mungkid District, there were still cases of stunting, the Integrated Community Service team at the Muhammadiyah University of Magelang will conduct training for the parents of PAUD Aisyiyah Bumirejo students. The UNIMMA PPMT team will implement the assistance of parents and teachers of PAUD Aisyiyah Bumirejo as a specific nutrition intervention effort for children. This activity aims to reduce the number of stunting cases in the Pedak Bumirejo area, Mungkid District, Magelang Regency.
Keywords: Stunting, Child nutrition, PHBS, PAUD Aisyiyah Bumirejo, Parents
Abstrak: Tingginya angka kejadian stunting menjadi perhatian pemerintah. Beberapa penyebab stunting itu sendiri adalah kurangnya asupan yang diserap oleh tubuh mulai dari masih didalam kandungan sampai dengan setelah lahir, kurangnya akses ke pelayanan kesehatan, kurangnya akses air bersih dan sanitasi. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya pencegahan stunting dengan perbaikan pola makan, pola asuh dan sanitasi. Dengan permasalahan kasus stunting yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Magelang dan tercatat bahwa di wilayah Desa Pedak Bumirejo Kecamatan Mungkid masih ada kasus stunting, maka tim Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu Universitas Muhammadiyah Magelang, akan melaksanakan pelatihan bagi para wali murid PAUD Aisyiyah Bumirejo. Tim PPMT UNIMMA ini akan menerapkan pendampingan Wali murid dan guru PAUD Aisyiyah Bumirejo sebagai upaya intervensi gizi spesifik pada anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengurangi angka kasus stunting di wilayah Pedak Bumirejo Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang.
Kata Kunci: Stunting, Gizi anak, PHBS, PAUD Aisyiyah Bumirejo, Orangtua
Abstract:Abstract: Business development can be hampered if the owner does not understand financial report. This happened to members of the Mina Lestari Fish Cultivators Group. Most of the mebers are unable to make financial reports.…
ts. This absence of these financial reports will also hinder access to capital which will ultimately hinder business development. The purpose of this sevice is to provide training on making reports on cost of production and income statements. These financial reports can be used to access capital and develop their business. This community service is carried out using counseling method. The service team begins the service by introducing financial report and their elements. After that the servant teaches to make a report on the cost of production and income statements directly on the members’ catfish ponds. The service team also provides an overview of access to capital and business development to increas profit margin. The members of Mina Lestari Fish Cultivators Group are directly involved in every actifity. Through cooperation with various parties, this service can run smoothly so that the purpose of this service can be achieved.
Keywords: business development, cost of production, financial report, income statement
Abstrak: Perkembangan usaha bisa terhambat jika pemiliknya tidak memahami laporan keuangan. Hal tersebut terjadi pada anggota Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Lestari. Sebagian besar anggota Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Lestari tidak mampu membuat laporan keuangan. Tidak adanya laporan keuangan ini juga akan menghambat akses ke permodalan yang pada akhirnya akan menghambat perkembangan usaha. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan mengenai pembuatan laporan harga pokok produksi dan laporan laba rugi. Laporan keuangan tersebut bisa digunakan dalam mengakses permodalan dan mengembangkan usaha. Pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan. Tim pengabdi memulai pengabdian dengan mengenalkan laporan keuangan dan elemen-elemennya. Setelah itu pengabdi memengajarkan membuat laporan harga pokok produksi dan laporan laba rugi secara langsung pada kolam lele anggota. Tim pengabdi juga memberikan gambaran mengenai akses ke permodalan dan pengembangan usaha untuk meningkatkan margin laba. Anggota Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Lestari terlibat secara langsung dalam setiap praktik penghitungan laba rugi usaha. Melalui Kerjasama dengan berbagai pihak, pengabdian ini dapat berjalan dengan lancar sehingga tujuan pengabdian ini bisa tercapai.
Kata kunci: harga pokok produksi; laporan keuangan; laporan laba rugi; pengembangan usaha
Abstract:The rapid development of technology demands an increase in the competence of Human Resources. Utilization of Information Technology and Computers for Vocational High School level learning is very vital to enter the era of…
f the industrial revolution 4.0. This activity helps schools prepare for the digitalized system process so that they can produce quality graduates who are able to compete globally by mastering technology. The purpose of this activity is to provide knowledge to teachers at Private Vocational School 2 Nurhasanah Medan regarding the manufacture of digital-based teaching materials and provide skills to teachers at Private Vocational School 2 Nurhasanah Medan in making digital teaching materials by utilizing the flipsnack application. The target audience for this activity was 20 teachers at SMK 2 Nurhasanah Medan. Two problems can be solved through ICT mastery workshops (training and mentoring). This training was held from August to November 2022. The results of the activity showed that the participation of the training participants showed satisfactory results where 90% of the participants had attended the training activities; all activities have met the set achievement targets, and The mentoring activities carried out have been able to improve the teacher's ability to compile and make teaching materials and materials for learning
Abstract:The problems faced by the UMKM Corner of the Kasin Market in Tanjungrejo Village, Sukun District, Malang City are: (1) Making marketing plans (digital marketing) for UMKM Kota Malang products that are members of the UMKM…
Corner Pasar Kasin (2) Completing digital marketing by creating an account marketplace. (3) Financial records are needed digitally to make it easier to understand financial conditions, make decisions through financial reports
The solution to the problem is assistance to UMKM Corner in terms of: (1) assistance in marketing planning through digital marketing (2) assisting and training digital marketing through the marketplace. (3) help, train the use of the simple financial application to record sales and procurement of merchandise finance to financial reports