Search Articles & Publications

Showing 517 articles found for "Karakter"

PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN APRESIASI SASTRA DI SEKOLAH DASAR: STUDI DESKRIPTIF PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS V SDN 100801 PASAR SEMPURNA

Yusti Andayati Pasaribu, Rita Nur’ain Harahap, Akhiril Pane
Abstract: Apresiasi sastra memiliki peran penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar karena dapat mengembangkan kemampuan berbahasa, kepekaan estetis, dan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan… sikan peran guru dalam mengembangkan apresiasi sastra pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN 100801 Pasar Sempurna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai perancang, fasilitator, motivator, dan evaluator dalam pembelajaran apresiasi sastra. Guru menerapkan pemilihan materi yang kontekstual, metode pembelajaran variatif, serta memberi ruang ekspresi kepada siswa terhadap karya sastra. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa peran guru sangat menentukan keberhasilan pengembangan apresiasi sastra siswa sekolah dasar.

ONTOLOGI: IDEALISME VS REALISME, PRAGMATISME VS POSITIVISME DAN IMPLIKASINYA BAGI PENGEMBANGAN DAN PEMBELAJARAN DI PGMI

Filzah Nadila Nasir, Sri Murhayat
Abstract: Filsafat pendidikan merupakan fondasi krusial dalam menentukan arah, tujuan, dan metode pembelajaran, terutama pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan… dan menganalisis perbandingan antara aliran filsafat idealisme versus realisme, serta pragmatisme versus positivisme, beserta implikasinya terhadap pengembangan pembelajaran di PGMI. Hasil kajian menunjukkan bahwa idealisme menekankan pada pembentukan karakter spiritual dan nilai moral yang berakar pada ide , sementara realisme menitikberatkan pada penguasaan ilmu pengetahuan objektif yang bersumber dari realitas alam dan pengalaman inderawi. Di sisi lain, pragmatisme memandang kebenaran berdasarkan manfaat praktis dan tindakan nyata , sedangkan positivisme mengutamakan metode ilmiah, logika, dan verifikasi empiris. Implikasi bagi PGMI adalah perlunya integrasi antara nilai-nilai moral-spiritual (idealisme) dengan keterampilan praktis dan penguasaan fakta nyata (realisme, pragmatisme, positivisme) guna melahirkan calon guru madrasah yang berakhlak mulia, terampil, dan mampu mengaitkan teori dengan realitas kehidupan

ONTOLOGI DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN PERAN WORLDVIEW TAUHID ISLAM SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KEBENARAN ILMU DISEKOLAH DASAR

Dasmarni, Sri Murhayati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi landasan ontologis dalam perspektif Islam yang berakar pada worldview Tauhid dan pengaruhnya terhadap konsep kebenaran ilmu di Sekolah Dasar (SD). Tantangan pendidikan saat ini… ni adalah dominasi paradigma sekuler-positivistik yang memisahkan antara dimensi fisik dan metafisik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui studi pustaka (library research) dengan analisis deskriptif-filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ontologi Islam memandang realitas sebagai kesatuan ayat-ayat Allah yang mencakup alam syahadah dan alam gaib. Worldview Tauhid berperan sebagai integrator yang meniadakan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Implikasinya pada pendidikan dasar adalah redefinisi kebenaran ilmu yang tidak hanya berhenti pada fenomena empiris, tetapi juga mengarah pada pengenalan Sang Pencipta (Ma’rifatullah). Kurikulum SD harus mengintegrasikan nilai Tauhid agar ilmu pengetahuan menjadi sarana pembentukan karakter dan keimanan siswa sejak dini.

INTEGRASI SAINS DAN ISLAM DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI

Anusirwan Hamidi Harahap, Kadar M. Yusuf
Abstract: Integrasi sains dan Islam dalam pembelajaran biologi merupakan upaya strategis untuk membangun pemahaman ilmu pengetahuan yang utuh serta menanamkan nilai-nilai keislaman pada peserta didik. Pembelajaran biologi tidak hanya… nya berorientasi pada penguasaan konsep dan keterampilan ilmiah, tetapi juga diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran akan kebesaran Allah Swt. melalui kajian terhadap fenomena alam dan makhluk hidup. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, bentuk, dan implementasi integrasi sains dan Islam dalam pelajaran biologi. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap sumber-sumber relevan berupa buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sains dan Islam dapat dilakukan melalui pengaitan materi biologi dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis, penguatan nilai tauhid, serta penanaman sikap ilmiah yang selaras dengan akhlak mulia. Integrasi ini berdampak positif terhadap peningkatan pemahaman konsep biologi, penguatan karakter religius, serta pembentukan sikap spiritual peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran biologi berbasis integrasi sains dan Islam diharapkan mampu mencetak generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.

INTEGRATION OF RELIGIOUS MODERATION VALUES IN PANCASILA EDUCATION LEARNING AT HJ. ISRIATI BAITURRAHMAN 2 ELEMENTARY SCHOOL SEMARANG

Muftia Intan Nur Baeti, Shelina Harefa, Ulifatul Jazila, Najwa Aulia Fatah, Adi Wiyoko Efendi, M Rikza Chamami
Abstract: Pengintegrasian nilai-nilai moderasi beragama ke dalam pengajaran Pancasila di sekolah dasar telah menjadi kebutuhan mendesak karena munculnya kecenderungan intoleransi dalam pergaulan siswa, sementara praktik pembelajaran… an di kelas seringkali tidak memberikan pengalaman yang cukup untuk menumbuhkan sikap moderat. Situasi ini menciptakan kesenjangan antara tuntutan kurikulum dan implementasi nyata di kelas, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi nilai-nilai moderasi beragama, jenis nilai yang diintegrasikan, dan upaya guru dalam mengoptimalkan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi pada guru dan siswa di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai moderasi beragama terjadi melalui penguatan diskusi kelas, pembiasaan saling menghormati, dan mengaitkan materi Pancasila dengan situasi sosial yang dekat dengan pengalaman siswa. Guru mengimplementasikan nilai-nilai toleransi, keseimbangan, musyawarah, dan menghargai perbedaan melalui metode bercerita, kerja kelompok, dan pemanfaatan momen-momen insidental dalam dinamika kelas. Meskipun demikian, efektivitas implementasi masih dipengaruhi oleh keterbatasan pedoman, variasi kompetensi guru, dan kurangnya evaluasi berbasis karakter moderat. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan model pembelajaran yang lebih sistematis, pelatihan berkelanjutan bagi guru, dan dukungan kebijakan sekolah agar pembelajaran Pancasila dapat menjadi ruang strategis untuk menumbuhkan sikap moderasi beragama sejak dini.

PEMBERDAYAAN GURU PAUD MELALUI KEMITRAAN LITERASI DAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DEEP LEARNING

Kurnia Rahayu, Mega Endang Sari, Dian Nur Rachmawati, Indri Ristiani, Anisya Fitria Sari, Erna Budiarti, Debie Susanti
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penguatan literasi dan pengembangan media pembelajaran berbasis deep learning. Program… dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan praktik pembuatan media pembelajaran berupa buku cerita anak yang kreatif dan edukatif. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran literasi serta minimnya kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua dalam mendukung pembelajaran anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan andragogi melalui model Project Based Learning (PBL) dan pendampingan intensif (coaching clinic). Tahapan kegiatan meliputi In-Service Training, On-the-Job Learning, implementasi pembelajaran di kelas, serta evaluasi hasil kegiatan melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 38 guru PAUD dengan 32 responden yang mengisi instrumen evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 10,3 meningkat menjadi 11,8 pada post-test. Selain itu, peserta mampu menghasilkan produk media pembelajaran berupa buku cerita anak yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini dan mengintegrasikan unsur kreativitas, kolaborasi, serta nilai edukatif dalam pembelajaran. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman guru mengenai penerapan deep learning, pemanfaatan media pembelajaran inovatif, serta penggunaan teknologi dan AI secara bijak dalam pendidikan. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam pengembangan literasi dan media pembelajaran berbasis deep learning. Program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, dan bermakna bagi anak usia dini.

PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS AL-QUR’AN: PENERAPAN GAYA HIDUP NOL SAMPAH DI KELURAHAN PONDOK CABE UDIK, KOTA TANGERANG SELATAN

Ulhaq, Ziyad, Ariyadi, Samsul
Abstract: Penelitian ini mengulas pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pengajaran Al-Qur'an dan penerapan gaya hidup nol sampah di Kelurahan Pondok Cabe Udik, Tangerang Selatan. Tujuan utama kegiatan ini adalah… lah meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur'an serta mengintegrasikan prinsip-prinsip keislaman dengan manajemen sampah organik di lingkungan sekitar Majelis Taklim. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif, observasional, dan evaluatif dalam rangka melihat efektivitas pengajaran serta dampak penerapan gaya hidup berkelanjutan pada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman keagamaan, kesadaran lingkungan, dan kemandirian dalam pengelolaan sampah setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian. Pembahasan difokuskan pada relevansi antara nilai-nilai Al-Qur'an dengan prinsip gaya hidup nol sampah, yang memberikan landasan konseptual untuk pembangunan karakter dan lingkungan hidup yang lestari. Rekomendasi praktis disampaikan guna mendukung pengembangan model pengabdian masyarakat yang integratif. Artikel ini diharapkan dapat berkontribusi bagi akademisi dan praktisi pengabdian masyarakat dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan upaya pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Pemahaman mendalam mengenai keterkaitan antara ajaran Al-Qur'an dan prinsip gaya hidup nol sampah memberikan dasar konseptual yang kokoh dalam menyusun program-program pengabdian masyarakat ke depan di tengah tantangan urbanisasi dan krisis lingkungan, sinergi antara pendidikan agama dan keberlanjutan lingkungan menjadi relevan untuk membangun komunitas yang lebih tangguh dan peduli. Hasil penelitian ini tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi juga sebagai acuan praktis bagi penyelenggara pengabdian masyarakat untuk terus mengembangkan model-model inovatif dalam mendidik dan memberdayakan masyarakat.

OPTIMALISASI PENDIDIKAN KEAGAMAAN MELALUI PROGRAM PEMBIASAAN DOA HARIAN DI TPQ NURUL HIDAYAH DESA JETIS, LOANO, PURWOREJO

Laila Maida Karima, Salamah Churiyatul Jannah, Fatichatun Najichah, Melati Ayu Febriana, Navida Latifa Naja, Nilna Fauziyah, Agus Santoso, Ikmam Fakhrudin, Ferlia Devi Rahma Cahyani, Fatiatun
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pendidikan keagamaan anak melalui program pembiasaan doa harian di TPQ Nurul Hidayah Desa Jetis, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. Pendidikan keagamaan… eagamaan sejak usia dini memiliki peran penting dalam pembentukan karakter religius, namun pembiasaan doa harian di TPQ belum dilaksanakan secara terstruktur. Program dilaksanakan selama lima minggu dengan sasaran 20 anak TPQ melalui tahapan observasi, pengenalan doa harian, penghafalan dengan metode pengulangan, praktik penerapan doa dalam aktivitas sehari-hari, serta evaluasi. Metode pembelajaran menggunakan pendekatan klasikal dan kelompok kecil dengan media modul doa harian dan buku prestasi hafalan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam menghafal doa, ketepatan pelafalan, serta pembiasaan sikap religius dalam kegiatan sehari-hari. Program ini efektif mendukung pembentukan karakter religius anak dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan di TPQ.

EKONOMI HIJAU AND CIRCULAR ECONOMY : PERHITUNGAN NILAI TAMBAH DARI PENANAMAN POHON

Wendi Amsuri Nasution
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “One Tree, One Legacy: Kolaborasi Pohon Harapan Kampus Berdampak” merupakan wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam membangun kesadaran ekologis dan sosial sivitas akademika.… s akademika. Program ini berfokus pada penguatan Green Human Capital melalui kegiatan penanaman pohon, kolaborasi lintas kampus Indonesia–Malaysia, serta pembelajaran berbasis pengalaman. Kegiatan ini tidak hanya menanam pohon secara fisik, tetapi juga menanam nilai-nilai keberlanjutan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pendekatan Green Human Resource Management (Green HRM), program ini berhasil mendorong terciptanya budaya organisasi hijau serta memperkuat karakter mahasiswa dan dosen sebagai agen perubahan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengabdian berbasis CSR dapat menjadi sarana efektif untuk membangun kampus yang berbudaya berkelanjutan, berkolaboratif, dan berorientasi pada kemanusiaan.

PENDAMPINGAN AKADEMIK DOSEN DALAM PENGABDIAN MASYARAKAT MAHASISWA: STUDI KULIAH KERJA NYATA PENDIDIKAN JARAK JAUH

Hafizd, Jefik Zulfikar, Binasdevi, Misbah, Yavani, Zakky, Widianti, Nurhannah, Butar, Thomas Mangasi Butar, Ningsih, Ria
Abstract: Artikel pengabdian ini mendeskripsikan dan merefleksikan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pendidikan Jarak Jauh (KKN PJJ) Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan fokus pada Kelompok KKN… PJJ PAI A3 yang beranggotakan 47 mahasiswa. Pengabdian dilaksanakan secara multilokasi di domisili masing-masing mahasiswa, dengan pendampingan akademik daring oleh Dosen Pembimbing Lapangan serta arahan pimpinan program studi. Data dikumpulkan secara berkelanjutan sejak tahap orientasi dan pembekalan hingga penyusunan laporan akhir KKN (11 Oktober–19 November 2025) melalui laporan berkala, dokumentasi (foto/video), dan refleksi tertulis mahasiswa, kemudian disistematisasi dan dianalisis secara deskriptif-kualitatif; artikel ini diselesaikan pada 4 Januari 2026. Hasil menunjukkan bahwa program KKN PJJ memiliki variasi kegiatan yang kaya namun tetap terfokus pada pendidikan dan dakwah keagamaan, meliputi pendampingan BTQ dan Iqra’, pembiasaan ibadah, pengajian/kajian keislaman, pembinaan karakter Islami di sekolah, serta dakwah digital melalui produksi konten edukatif. Pendampingan akademik DPL berperan strategis dalam menjaga kualitas, arah, dan kesinambungan program melalui pengarahan, monitoring, refleksi, dan evaluasi berbasis daring. Temuan ini menegaskan bahwa KKN PJJ dapat diposisikan sebagai model pengabdian masyarakat yang adaptif terhadap ekosistem pendidikan tinggi berbasis digital, sahih secara akademik, dan berdampak sosial, sepanjang ditopang perencanaan program yang jelas dan pendampingan akademik yang terstruktur.