Search Articles & Publications

Showing 547 articles found for "Karakter"

Analisis Nilai Pendidikan Karakter Pada Film Dilan 1990 Dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Drama Kelas VIII

Noviyanti, Khoirul Fajri, Ahmad Maskur Subaweh
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam film Dilan 1990 dan mengeksplorasi potensi pemanfaatannya sebagai bahan ajar drama untuk siswa kelas VIII SMP. Film ini dipilih… pilih karena popularitasnya di kalangan remaja, yang menjadikannya media yang relevan dan menarik untuk pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi adegan dan dialog dalam film, serta kajian literatur terkait pendidikan karakter dan drama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Dilan 1990 memuat berbagai nilai pendidikan karakter, antara lain religius, jujur, toleransi, displin, kreatif, rasa ingin tahu, cinta tanah air, prestasi, persahabatan, cinta damai, gemar membaca, peduli social, tanggung jawab dan mandiri. Nilai-nilai ini terlihat jelas dalam interaksi antartokoh, terutama melalui cara Dilan menunjukkan perhatian dan kesetiaan kepada Milea. Dalam konteks pemanfaatan sebagai bahan ajar, film ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran drama, di mana siswa dapat melakukan analisis karakter, menafsirkan dialog, dan memerankan adegan-adegan penting untuk mendalami nilai-nilai tersebut. Melalui pendekatan ini, pembelajaran tidak hanya terbatas pada teori, tetapi menjadi pengalaman praktis yang membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai karakter secara lebih efektif. Pemanfaatan film Dilan 1990 menjadi modul ajar, diharapkan dapat menjadi solusi kreatif untuk membuat pembelajaran drama dan pendidikan karakter lebih relevan dan menarik bagi siswa. Hasil validasi modul peneliti merevisi dan menambahkan ilustrasi motivasi agar menarik. serta deskripsi dan korelasi yang dikaitkan dengan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

EKSPLORASI PENGALAMAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA SEKOLAH DASAR

Akuba, Deiske Ramadanti, Pongoliu, Yusraningsih H., Hidayatullah, Andi Nur Syarif
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman guru dalam mengimplementasikan metode bermain peran untuk mengembangkan keterampilan komunikasi siswa di SDN 1 Telaga Biru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif… dengan jenis fenomenologi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas II, guru kelas III, guru kelas IV, serta siswa kelas III dan IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman guru dalam menerapkan metode bermain peran bersifat reflektif, adaptif, dan kontekstual. Guru merancang skenario sederhana berdasarkan materi, karakter siswa, keberanian berbicara, dan dinamika kelas. Dalam pelaksanaan, guru berperan sebagai fasilitator yang mengatur kelompok, memberi contoh, membimbing dialog, serta menjaga keseimbangan antara keaktifan siswa dan ketertiban kelas. Metode bermain peran memberi ruang bagi siswa untuk menyimak, berbicara, membaca skenario, menulis catatan sederhana, bekerja sama, dan mengekspresikan peran secara lebih percaya diri. Tantangan yang muncul meliputi rasa malu, perbedaan kemampuan memahami peran, keterbatasan waktu, dan perlengkapan pembelajaran. Guru mengatasinya melalui motivasi, penyederhanaan skenario, latihan bertahap, penguatan positif, dan refleksi pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan bermain peran dalam mengembangkan komunikasi siswa tidak hanya ditentukan oleh prosedur metode, tetapi juga oleh kemampuan reflektif guru dalam menyesuaikan pembelajaran dengan kondisi nyata kelas.

PENGUATAN PETA JALAN PEMBANGUNAN KEPENDUDUKAN DALAM MENURUNKAN TOTAL FERTILITY RATE (TFR) DI PROVINSI SUMATERA BARAT

Pangesti, Dinda Tri
Abstract: Total Fertility Rate (TFR) merupakan salah satu indikator strategis dalam pembangunan kependudukan karena perubahan tingkat fertilitas berpengaruh terhadap dinamika jumlah dan struktur penduduk serta kebutuhan pembangunan… n pada masa mendatang. Provinsi Sumatera Barat menunjukkan dinamika TFR dalam beberapa tahun terakhir, yaitu sebesar 2,37 pada tahun 2023, menurun menjadi 2,34 pada tahun 2024, dan kembali meningkat menjadi 2,37 pada tahun 2025. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan kebijakan yang mampu menjaga arah pengendalian fertilitas secara konsisten. Pengendalian fertilitas dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain penggunaan kontrasepsi, usia perkawinan, fertilitas remaja, pendidikan, kondisi sosial ekonomi, serta faktor lainnya sehingga memerlukan keterpaduan intervensi lintas sektor. Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) memiliki posisi strategis sebagai instrumen yang dapat menghubungkan dinamika fertilitas dengan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan daerah. Policy paper ini bertujuan menganalisis peran PJPK dalam mendukung pengendalian TFR serta merumuskan penguatan mekanisme implementasi PJPK di Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi dokumen dan telaah literatur, identifikasi masalah, analisis Urgency, Seriousness, and Growth (USG), analisis akar masalah, serta penilaian alternatif kebijakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dinamika TFR, kompleksitas determinan fertilitas, dan keterlibatan berbagai sektor membutuhkan mekanisme implementasi PJPK yang mampu menghubungkan target TFR dengan identifikasi determinan, penetapan wilayah prioritas, pembagian peran lintas sektor, integrasi ke dalam perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan intervensi, serta monitoring dan evaluasi. Penguatan PJPK melalui pendekatan pengendalian fertilitas berbasis wilayah menjadi alternatif kebijakan yang dapat digunakan untuk mengarahkan intervensi sesuai karakteristik dan determinan fertilitas masing-masing wilayah. Melalui mekanisme tersebut, PJPK diharapkan dapat berfungsi sebagai instrumen yang mengintegrasikan target TFR dengan intervensi lintas sektor secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

ANALISIS KELAYAKAN SALURAN DRAINASE PRACETAK JENIS U-DITCH PADA TANAH GAMBUT DI DESA WONOSARI, KABUPATEN BENGKALIS

Utami, Anggi Adhelia, Febrian, Oni, Syarimah, Marita
Abstract: Tanah gambut memiliki karakteristik kompresibilitas yang tinggi sehingga berpotensi mengalami penurunan apabila menerima pembebanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tanah gambut, menganalisis besarnya… rnya penurunan akibat pembebanan saluran drainase pracetak jenis U-Ditch, serta memberikan rekomendasi penerapannya pada tanah gambut di Desa Wonosari Barat, Kabupaten Bengkalis. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif berdasarkan hasil pengujian laboratorium terhadap enam sampel tanah dari dua titik pengujian. Parameter yang dianalisis meliputi Liquid Limit (LL), Plastic Limit (PL), Plasticity Index (PI), angka pori awal (e0), dan Compression Index (Cc). Analisis settlement dilakukan secara teoritis menggunakan persamaan konsolidasi primer Terzaghi pada tiga kondisi pembebanan. Hasil penelitianmenunjukkan rata-rata penurunan meningkat seiring bertambahnya beban, dengan nilai masing-masing 0,0384 m (3,84 cm), 0,0472 m (4,72 cm), dan 0,0572 m (5,51–5,72 cm) untuk kondisi U-Ditch kosong, terisi sebagian, dan terisi penuh. Hasil ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan penerapan saluran drainase pracetak jenis U-Ditch pada tanah gambut.

PENGARUH KARAKTERISTIK ENTREPRENEURIAL DAN STRATEGI INOVASI BISNIS TERHADAP KEBERHASILAN USAHA MIKRO GENERASI Z DI KOTA BANDUNG

Puspita, Indah, Takwim, R. Iim
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena tingginya antusiasme berwirausaha di kalangan Generasi Z di Kota Bandung yang tidak diimbangi dengan kemampuan mempertahankan usaha, sebagaimana ditunjukkan oleh penurunan jumlah… mlah usaha mikro dari 193.284 unit pada tahun 2022 menjadi 187.355 unit pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik entrepreneurial dan strategi inovasi bisnis terhadap keberhasilan usaha mikro Generasi Z di Kota Bandung, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif verifikatif. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku usaha mikro Generasi Z di Kota Bandung, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Forms, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik entrepreneurial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha mikro dengan nilai t hitung sebesar 2,387 (Sig. = 0,020) dan koefisien regresi 0,206. Strategi inovasi bisnis juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha mikro dengan nilai t hitung sebesar 5,613 (Sig. = 0,000) dan koefisien regresi 0,473. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha mikro dengan nilai F hitung sebesar 39,721 (Sig. = 0,000) dan kontribusi (Adjusted R Square) sebesar 43,9%, sedangkan sisanya sebesar 56,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa strategi inovasi bisnis memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan karakteristik entrepreneurial terhadap keberhasilan usaha mikro Generasi Z di Kota Bandung.

Upaya Dalam Guru Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Inklusi Di SMP Negeri 12 Solok Selatan

Jeni Oktavia, Sri Rahayu, Wibi Wijaya
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa inklusi di SMP Negeri 12 Solok Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui… i observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melakukan berbagai upaya untuk membantu siswa inklusi dalam proses pembelajaran. Upaya tersebut meliputi pemberian bimbingan dan motivasi belajar, penerapan pendekatan individual untuk membangun komunikasi yang efektif, pemberian dukungan emosional dan psikologis, pelibatan orang tua melalui konsultasi maupun kunjungan rumah, serta mendorong siswa melakukan refleksi dan menemukan strategi belajar yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Berbagai upaya tersebut dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan melibatkan kerja sama antara guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling, orang tua, serta teman sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan yang bersifat personal dan kolaboratif dapat membantu siswa inklusi lebih percaya diri, aktif dalam pembelajaran, serta memperoleh dukungan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan belajarnya. This study aims to describe teachers' efforts in overcoming the learning difficulties experienced by inclusive students at SMP Negeri 12 Solok Selatan. The research employed a qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings revealed that teachers implemented various strategies to support inclusive students in the learning process. These efforts included providing guidance and learning motivation, applying individualized approaches to establish effective communication, offering emotional and psychological support, involving parents through consultations and home visits, and encouraging students to reflect on and develop learning strategies that suit their needs. These initiatives were carried out gradually and continuously through collaboration among subject teachers, counseling teachers, parents, and peers. The study indicates that personal and collaborative approaches can help inclusive students become more confident, actively participate in classroom learning, and receive support that aligns with their individual characteristics and learning needs. Therefore, the role of teachers is essential in creating an inclusive learning environment that supports the academic and personal development of students.

Implementasi Nilai-Nilai Adab Islami Pada Peserta Didik Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler Keagamaan Di SMK PGRI 1 Tulungagung

Haikal, Muhamad Sidiq Asyhari, Nizar Khoirul Anam, Jumadil, Rafli Rasyid Tamher, Mohammad Ighil
Abstract: Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai adab Islami pada peserta didik melalui pendampingan dalam memulai kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di sekolah. Permasalahan… n yang ditemukan di lapangan adalah masih kurangnya pemahaman siswa mengenai adab dasar dalam aktivitas keagamaan serta minimnya pembiasaan sikap islami sebelum kegiatan dimulai. Pelaksanaan program dilakukan selama masa PPL melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi awal, perencanaan kegiatan, sosialisasi nilai-nilai adab, pendampingan praktik, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan, sikap santun, serta kesiapan spiritual siswa sebelum mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Selain itu, peserta didik menjadi lebih memahami makna penting adab islami seperti salam, tertib, kebersihan, dan niat sebelum beribadah. Evaluasi akhir mengindikasikan bahwa internalisasi nilai adab Islami berjalan efektif dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter religius siswa. Ke depan, program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara guru pembina, sekolah, dan peserta didik guna memperkuat budaya religius di lingkungan sekolah.

DAMPAK KENAKALAN REMAJA TERHADAP KONFLIK SOSIAL KOMUNITAS: STUDI KASUS DESA LUHU DAN DESA IHA DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM

Palisoa, Risna
Abstract: Fenomena kenakalan remaja (juvenile delinquency) di era kontemporer telah berkembang menjadi implikasi sosial yang mengkhawatirkan, baik dalam konsetualisasi urban maupun rural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis… s dampak kenakalan remaja terhadap eskalasi konflik sosial komunitas antara Desa Luhu dan Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, serta merumuskan resolusi holistik berbasis perspektif Pendidikan Islam. Metodologi yang diaplikasikan dalam studi ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 10 informan multi-sektoral (tokoh agama, adat, masyarakat, aparat TNI/Polri, dan pemuda), serta dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa manifestasi kenakalan remaja yang dominan menjadi pemicu friksi dan integrasi destruktif antar-desa meliputi konsumsi minuman keras (sopi dan sageru), perkelahian kelompok, perjudian, dan disfungsi interaksi dalam pacaran inter-desa yang memicu polarisasi komunal serta kerugian material dan imaterial. Dalam tinjauan Pendidikan Islam, fenomena kemerosotan moralitas ini diakibatkan oleh minimalnya internalisasi nilai spritual dan kedangkalan rekonstruksi akhlak anak. Pendidikan Agama Islam memainkan peranan krusial tidak hanya sebatas fungsi kognitif (ta'lim), melainkan harus dioptimalkan dalam dimensi pembentukan karakter (ta'dib) dan pengasuhan spiritual secara holistik (tarbiyah) lintas lingkungan keluarga, lembaga formal, dan instrumen kemasyarakatan guna meminimalisir deviasi sosial remaja.

Pendampingan Pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (Qris) Sebagai Upaya Digitalisasi Sistem Pembayaran Pada Pelaku Umkm Di Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan Oleh Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau

M. Rasuli, Excelenta Perangin-angin, Nataliya, Vina Puja Aqustin, Marshanda Lasmora Ida Sianturi, Defanny Febianti, Siti Azqia Zahra, Zahratul Keysa Benaya, Yulis, Muhammad Ikram Syawly Al-afif Annur, Hanif Ananda Tovani
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang menyumbang lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, namun sebagian besar pelaku UMKM di wilayah pedesaan, termasuk… di Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, masih menggantungkan transaksi usahanya pada sistem pembayaran tunai. Kondisi ini menjadikan UMKM tertinggal dalam arus digitalisasi ekonomi nasional yang terus berkembang pesat, khususnya melalui perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) oleh Bank Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pembuatan dan penggunaan QRIS kepada pelaku UMKM di Desa Mak Teduh sebagai upaya mendorong digitalisasi sistem pembayaran, memperluas inklusi keuangan, serta meningkatkan daya saing usaha di era ekonomi digital. Kegiatan dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Tahun 2026 dengan tahapan observasi, identifikasi permasalahan, koordinasi dengan pemerintah desa, sosialisasi, pendampingan pendaftaran, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap manfaat QRIS, meningkatnya jumlah pelaku usaha yang berhasil mendaftarkan QRIS, serta respons positif terhadap kemudahan bertransaksi non-tunai. Meskipun demikian, kegiatan ini juga menghadapi kendala berupa keterbatasan jaringan internet, minimnya literasi digital pada pelaku usaha lanjut usia, dan ketiadaan dokumen legalitas usaha. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan digitalisasi UMKM yang berkelanjutan bagi desa-desa dengan karakteristik serupa di wilayah Provinsi Riau.

Sosialisasi Manajemen Stres Kerja Dan Work-Life Balance Bagi Tenaga Kerja Perempuan Di Sektor Industri Rumahan Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli

Wasesa, Supar
Abstract: Tenaga kerja perempuan di sektor industri rumahan memiliki beban ganda yang unik, yaitu menjalankan peran produktif sebagai pekerja sekaligus peran domestik sebagai pengelola rumah tangga secara bersamaan dan dalam ruang… yang sama. Kondisi ini berpotensi memicu stres kerja yang tidak terkelola dengan baik serta ketimpangan work-life balance, namun seringkali tidak disadari oleh pelaku usaha itu sendiri karena dianggap sebagai bagian yang wajar dari kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga kerja perempuan pelaku industri rumahan di Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, dalam mengenali gejala stres kerja, menerapkan teknik manajemen stres sederhana, serta menyusun strategi keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi partisipatif yang meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi teknik relaksasi, serta pendampingan penyusunan rencana aksi pribadi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap peserta untuk mengukur perubahan pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai gejala dan penyebab stres kerja, teknik pengelolaan stres, serta pentingnya menjaga keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model intervensi berkelanjutan bagi kelompok tenaga kerja perempuan sektor informal di wilayah perkotaan lain yang memiliki karakteristik serupa.