Abstract:Abstract: In the business of property developers choosing a location to be an important decision for developers as a factor of attractiveness in housing marketing, if lack of observance in choosing the location of the location…
cation will result in slow sales, so that the company's profits become not optimal. For this reason, a decision support system is needed that can help developers in recommending housing locations that are in accordance with the wishes of the developer. The profile matching method is chosen because it can provide the closest value recommendation, so if there is no land the exact location in accordance with the wishes of the developer but the profile maching is able to provide the selection of the location with the closest profile value to the developer desired.
Keywords: Decision support system, Developer, Property, Location Land, Profile matching.
Abstrak: Lokasi merupakan faktor terpenting dalam usaha developer property, karena mempengaruhi tingkat pemasaran perumahan. Pemilihan lokasi menjadi keputusan penting, sehingga dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan yang tepat. Metode profile matching merupakan pilihan yang dapat memberikan rekomendasi. Hasil dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi dengan nilai terdekat, jadi walaupun tidak ada lahan lokasi yang sesuai persis keinginan developer tapi profile matching akan memberikan rekomendasi pemilihan lahan lokasi dengan profil yang terdekat sesuai harapan developer. Maka, dapat disimpulkan profile matching merupakan pilihan tepat dalam penentuan keputusan lokasi perumahan.
Abstract:Pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia meningkatkan kebutuhan pengelolaan risiko likuiditas akibat ketidaksesuaian jatuh tempo antara sumber dana dan pembiayaan (maturity mismatch). Penelitian ini bertujuan menganalisis…
sis penerapan strategi maturity matching dalam mitigasi risiko likuiditas pada perbankan syariah serta peran Asset Liability Management (ALMA) dalam mendukung efektivitasnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi maturity matching mampu mengurangi kesenjangan jatuh tempo aset dan liabilitas sehingga mendukung stabilitas likuiditas bank syariah. Efektivitas strategi ini diperkuat oleh penerapan ALMA melalui pengelolaan arus kas, pemantauan struktur aset dan liabilitas, serta pengendalian risiko secara berkelanjutan. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa dominasi dana jangka pendek, kondisi makroekonomi, dan trade-off antara likuiditas dan profitabilitas. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan dynamic mismatch untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas likuiditas dan optimalisasi keuntungan.
Abstract:Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas generasi mendatang. Kondisi ini sering disebabkan oleh kekurangan gizi kronis,…
onis, penyakit infeksi berulang, serta rendahnya akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan, termasuk imunisasi dasar lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pelayanan Antenatal Care (ANC) dan status imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu, Kota Kendari tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan case control tanpa matching. Jumlah sampel terdiri dari 20 balita pada kelompok kasus dan 20 balita pada kelompok kontrol, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Responden penelitian adalah ibu balita. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta data kasus diperoleh dari data sekunder dari aplikasi Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGM). Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pelayanan ANC dengan kejadian stunting (p=0,59; OR=0,298; CI=0,0283–3,1458). Namun, terdapat hubungan signifikan antara status imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting (p=0,02; OR=5,57; CI=1,42–21,86). Balita yang tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap memiliki risiko 5,57 kali lebih besar mengalami stunting dibandingkan yang mendapatkan imunisasi lengkap. Temuan ini menegaskan pentingnya pemberian imunisasi dasar lengkap sebagai strategi pencegahan stunting di masyarakat.
Abstract:This study aims to Test Wastewater Quality Using the Mpn (Most Probable Number) Method to Detect Total COLIFORM Bacteria. This study uses laboratory analysis, which aims to provide an overview of the microbiological quality…
ity of wastewater based on the presence and number of Coliform bacteria. The working principle of the Most Probable Number (MPN) method in detecting total Coliform bacteria in wastewater is carried out semi-quantitatively by detecting microbial growth through lactose fermentation which produces gas or turbidity in selective liquid media. The implementation procedure includes a presumptive test stage using Lactose Broth (LB) media, a confirmatory test with Brilliant Green Lactose Bile Broth (BGLB) media, and determining the final value by matching the combination of positive tubes with the standard MPN table. From the results of laboratory testing on three domestic wastewater samples (1224 AL, 1225 AL, and 1226 AL), it was found that all samples showed negative results with a combination of 0-0-0 tubes in the presumptive test. This indicates that the tested sample does not contain Total Coliform bacteria or has a value of less than 1000 MPN/100 mL, so that its microbiological quality is declared very good and has met the quality standard threshold set by the government through the Minister of Environment Regulation No. 5 of 2014 and PP RI No. 22 of 2021
Abstract:The purpose of this article is to investigate the methods by which Batak Toba women in Habeahan Naburahan Village, Samosir Regency, resist the concealed practice of marpariban matchmaking. As part of the Batak Toba kinship…
ip structure, Marpariban matching is a traditional practice that places women in a position where they are unable to select their life partners. A form of resistance that is not overtly articulated has emerged as a result of this. Information was gathered using descriptive qualitative methods such as in-depth interviews, documentation, and observation. Relevant data and information are provided by informants who are Batak Toba women in the village of Habeahan Naburahan who have firsthand experience with the Marpariban matchmaking practice and family members who participate in the customary matchmaking procedure. The findings and analysis revealed that the Batak Toba women in this hamlet oppose this matchmaking practice through covert resistance. Some of these behaviors are putting off arranged marriages for school or work reasons, using religious legitimacy as a reason to say no without directly confronting the person, formally accepting arranged marriages with a passive attitude and little emotional involvement, and not talking openly about marriage plans. James C. Scott's theory of resistance says that these activities show that there is concealed resistance, or a sort of resistance that happens while people follow the rules. This suggests that Batak Toba women tend to use subtle opposition as a tactic to preserve their independence inside the patriarchal system rather than openly rejecting the Marpariban norm
Abstract:Metode Profile Matching merupakan salah satu dari Sistem Pendukung Keputusan, yaitu suatu system berbasis komputer guna membantu para pengambil keputusan dalam mengatasi permasalahannya untuk mendapatkan atau menghasilkan…
n keputusan yang tepat. [spk] perhitungan dari metode profile matching cukup sederhana, yaitu dengan membandingkan GAP dengan nilai alternative dan kriteria. Ada beberapa hal yang penting yang perlu diketahui mengenai analisis GAP, yaitu table nilai bobot GAP [1]. Selain itu, analisis GAP juga harus memiliki konsep skala prioritas untuk stiap kriteria Karena kemudahan perhitungan dari metode profile matching serta kebutuhan dan tujuan penelitian yang juga sederhana maka peneliti mengambil judul implementasi perhitungan metode profile matching untuk membantu peneliti memberikan jawaban pada komutias akhwat sholeha khususnya kisaran dalam mendapatkan rumah singgah dakwah yang tepat atau cocok untuk dihuni. Adapun tahapan perhitungan dari Profile Matching adalah Penentuan Bobot Nilai GAP, lalu perhitungan dan pengelompokkan core factor dan secoundary factor, selanjutnya perhitungan nilai total tiap kompetensi kriteria dan terakhir perhitungan rangking [2], [3], [4]. Setelah mendapatkan hasil perhitungan yang tepat terhadap rumah singgah dakwah, perhitungan dihentikan dan hasil seleksi diberikan kepada founder KoAS. Hasil dari seleksi rumah singgah dakwah pada Komunitas akhwat Sholehah (KoAS) Kisaran berupa nama dan nilai.