Abstract:This research aims to: 1) Describe the curriculum planning, curricular, co-curricular, and extracurricular activities in the implementation of the Merdeka Curriculum. 2) Describe the implementation of the curriculum, curricular,…
ricular, co-curricular, and extracurricular activities in the implementation of the Merdeka Curriculum. 3) Describe the evaluation of the curriculum, curricular, co-curricular, and extracurricular activities in the implementation of the Merdeka Curriculum. This study adopts a case study approach to explore the issue in depth using qualitative methods. The techniques employed include interviews, observations, and documentation. The main respondents in this study are the principal and teachers of Grade I and IV at SDK Pagal 1, Cibal District, Manggarai, East Nusa Tenggara. The planning of the Merdeka Curriculum at SDK Pagal 1, Cibal District, has not yet reached an optimal level. The main obstacle lies in the challenges of planning co-curricular activities, where a lack of teacher understanding and limited references are the primary issues. The implementation of the Merdeka Curriculum in this school has also not reached its full potential, particularly in co-curricular activities. The evaluation of the Merdeka Curriculum’s implementation focuses more on the aspects of teaching methods, the use of learning media, the availability of adequate facilities, and challenges in executing co-curricular activities. Therefore, further implications are highly necessary to enhance and enrich the implementation of the Merdeka Curriculum in the school.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan analisis titik impas (Break Event Point/BEP) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerupuk cabe onang di Kota Padang. UMKM ini merupakan salah satu ikon kuliner lokal…
okal yang terkenal dengan cita rasa pedasnya dan menggunakan cabai segar dari daerah setempat. Melalui analisis mendalam terhadap biaya produksi, pendapatan penjualan, dan biaya operasional, penelitian ini berhasil menentukan titik impas produksi UMKM tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM kerupuk cabe onang perlu menjual 48 pack untuk mencapai titik impas. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa area yang dapat dilakukan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas usaha, seperti optimalisasi penggunaan bahan baku dan diversifikasi produk. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi UMKM kerupuk cabe onang dalam pengambilan keputusan strategis dan memberikan implikasi teoritis bagi pengembangan literatur akuntansi dalam konteks UMKM di negara berkembang.
Abstract:Tidak sedikit upaya yang dilakukan pihak sekolah maupun pihak di bidang pendidikan untuk meningkatkan prestasi siswa di bidang akademik yang berguna untuk mencapai standar pendidikan nasional. Hasil pengolahan data tersebut…
but berguna dalam pengambilan keputusan ke depannya. Mengingat banyaknya data siswa, maka untuk mengetahui siswa berprestasi bukanlah hal mudah yang dilakukan oleh guru maupun sekolah, sama halnya diMts Hidayatul Ulumiyah Ujung Kubu. Hal tersebut dilihat dari segi penguasaan materi pelajaran baik secara teori maupun praktik. Bukan hanya itu, nilai sikap dan daftar hadir juga penting untuk dipertimbangkan. Penelitian ini mengunakan metode K-Means Clustering Semakin mendekati 1, maka modelnya semakin bagus.Penerapan algoritma K-Means Clustering menghasilkan 3 cluster dengan nilai silhouette_score sebesar 0.41, yaitu dengan cluster 0 dengan jumlah Nilai Siswa Terendah sebanyak 80 , cluster 1 dengan jumlah Nilai Siswa Tertinggi sebanyak 49, cluster 2 dengan jumlah Nilai Siswa Terbaik yaitu 82.
Abstract:Abstract: This community service activity focuses on increasing digital literacy as an effort to support digital transformation in the Industry 5.0 era. This program is designed to provide training and seminars to employees…
ees of PT Flextronics Technology Indonesia Batam to improve their understanding and skills in utilizing digital technology effectively in the world of work. Through this activity, participants are given insight into the use of digital technology in business operations, cybersecurity, personal data protection, and the application of artificial intelligence (AI) in industry. This training also includes practical skills such as data analysis, use of digital business software, and e-commerce optimization. So this activity aims to support digital transformation in the Industry 5.0 era by increasing people's understanding and skills in utilizing digital technology. The target of this program is for company employees to be able to optimize technology in business activities, increase productivity, and innovate in the digital era. With this approach, it is hoped that participants can improve work efficiency, competitiveness, and the ability to adapt to technological developments.
Keywords: digital literacy; digital economy; artificial intelligence (AI)
Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan literasi digital sebagai upaya mendukung transformasi digital di era Industri 5.0. Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan dan seminar kepada karyawan PT Flextronics Technology Indonesia Batam guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam memanfaatkan teknologi digital secara efektif dalam dunia kerja. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam operasional bisnis, keamanan siber, perlindungan data pribadi, serta penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam industri. Pelatihan ini juga mencakup keterampilan praktis seperti analisis data, penggunaan perangkat lunak bisnis digital, dan optimalisasi e-commerce. Sehingga kegiatan ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital di era Industri 5.0 dengan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian masyarakat adalah metode edukasi berupa penyuluhan dengan ceramah dan diskusi. Sasaran program ini adalah para karyawan perusahaan agar dapat mengoptimalkan teknologi dalam aktivitas bisnis, meningkatkan produktivitas, serta berinovasi di era digital. Dengan pendekatan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan efisiensi kerja, daya saing, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Kata kunci: literasi digital; ekonomi digital; artificial intelligence (AI)
Abstract:Motivated by the decline in the number of new students and the foundation's desire to modernize, this program targets constraints such as restrictions on the use of electronics, limited technological facilities, and the…
technical ability of educators that still need to be improved. The program used theoretical presentation and interactive discussions to provide a new perspective on learning transformation while maintaining pesantren values. The evaluation results show that although the introduction of technology has been in accordance with management needs, it is still necessary to improve digital literacy and develop a more attractive learning platform. This PKM program has a desire to carry out future cooperation in the form of knowledge exchange for the development of pesantren to become more modern, structured and advanced.
Keywords: digital literation; islamic boarding school; technology
Abstrak: Dilatarbelakangi oleh penurunan jumlah santri baru dan keinginan yayasan untuk modernisasi, program ini menyasar kendala-kendala seperti pembatasan penggunaan elektronik, keterbatasan fasilitas teknologi, dan kemampuan teknis pendidik yang masih perlu ditingkatkan. Kegiatan yang dilaksanakan ini menggunakan metode pemaparan teoritis, dan diskusi interaktif untuk memberikan pandangan baru tentang transformasi pembelajaran dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kepesantrenan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa meski pengenalan teknologi telah sesuai dengan kebutuhan manajemen, masih diperlukan peningkatan literasi digital dan pengembangan platform pembelajaran yang lebih atraktif. Program PKM ini memiliki keinginan yaitu dapat melaksanakan kerjasamkdepannya dalam bentuk pertukaran ilmu untuk pengembangan pesantren menjadi lebih modern, terstruktur dan maju.
Kata kunci: literasi digital; pesantren; teknologi
Abstract:Penelitian ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang dialami para siswa sekolah dasar yang terbatas memiliki media penunjang pembelajaran dan belum menguasai keterampilan berhitung menggunakan sempoa dalam pelajaran matematika.…
atematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development serta modifikasi dari tahapan penelitian pengembangan dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation.Hasil penelitian menunjukkan semua siswa menyetujui pengembangan media sempoa meningkatkan semangat dan motivasi belajar. Uji kevalidan ahli media dan ahli materi mendapatkan rentang nilai dengan kategori sangat layak.
Abstract:Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah mencerminkan dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Sebagai dasar negara,…
Pancasila diharapkan dapat menjadi pedoman utama dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan menilai keselarasan antara prinsip-prinsip Pancasila dan kebijakan serta praktik pemerintahan yang ada, melalui analisis konstitusi, undang-undang, dan dinamika politik di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem pemerintahan Indonesia secara teoretis mengadopsi nilai-nilai Pancasila, dalam praktiknya masih terdapat sejumlah ketidaksesuaian, terutama dalam hal implementasi
demokrasi, keadilan sosial, dan pengelolaan kekuasaan. Oleh karena itu, meskipun dasar negara telah jelas, penguatan pengamalan Pancasila dalam sistem pemerintahan masih perlu dilakukan agar tujuan nasional dapat tercapai secara maksimal.
Abstract:Web design dan development adalah dua bidang yang saling berkaitan dalam proses pembuatan website. Web design mengacu pada penampilan dan penggunaan website, sedangkan web development mengacu pada fungsi dan kinerja website.…
ite. Web designer menggunakan aplikasi desain untuk membuat layout dan elemen visual, sedangkan web developer menggunakan bahasa program untuk membuat kode dan skrip yang menjalankan website. Ada tiga jenis web developer, yaitu front-end developer, back-end developer, dan full-stack developer. Front-end developer bertanggung jawab untuk membuat antarmuka website yang interaktif dan responsif. Back-end developer bertanggung jawab untuk membuat logika dan database website yang menyimpan dan memproses data. Full-stack developer adalah web developer yang menguasai baik front-end maupun back-end. Proses web development meliputi beberapa tahapan, yaitu perencanaan, perancangan, implementasi, pengujian, penyebaran, dan pemeliharaan. Web development adalah pondasi utama untuk menghasilkan website yang berkualitas, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Web development juga berhubungan dengan SEO, keamanan, dan mobile-friendly. Web development adalah bidang yang terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan internet. Web development adalah ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.