Abstract:The pastor plays various important roles in the congregation, such as preacher, teacher, priest, administrator, and counselor. Among all these roles, the counselor holds the greatest responsibility. The task of pastoral…
counseling includes providing emotional and spiritual support to the congregation. In addition to helping the congregation overcome emotional, mental, and spiritual issues, counseling also assists them in discovering their identity, life calling, and potential, so that they can develop holistically in life. Pastoral counseling is a form of interpersonal communication that requires the pastor to have good communication skills. The ability to build strong relationships with the congregation significantly influences their spiritual development. Additionally, empathy and compassion are qualities that pastors must possess to support their interpersonal skills. Diagnostic skills are also crucial for a pastoral counselor. With these skills, the counselor can identify the problems faced by the congregation and provide assistance or refer them for further treatment. Interpersonal skills help build open relationships, while diagnostic abilities are essential in identifying the root causes of the congregation's issues. In the diagnostic process, assessment and interpretation skills are vital to understanding the congregation's problems comprehensively—emotionally, mentally, socially, culturally, and spiritually—so that the solutions provided can be effective and accurate. Pastoral counseling plays a significant role in supporting the growth of faith and overall well-being of the congregation.
Abstract:Peran saksi ahli dalam peradilan pidana memiliki dampak signifikan terhadap keadilan dan integritas sistem hukum. Penelitian ini mengeksplorasi peran krusial saksi ahli dari perspektif hukum dan etika, memfokuskan pada pemahaman…
emahaman mendalam terhadap kriteria kredibilitas, seperti obyektivitas, ketidakberpihakan, dan penerapan metodologi ilmiah. Metode penelitian kualitatif pustaka digunakan untuk menganalisis literatur yang relevan, membuka wawasan tentang kontribusi saksi ahli dalam peradilan pidana. Dalam konteks etika, saksi ahli diharapkan untuk menjaga obyektivitas dan independensi, tanpa kecenderungan pada kepentingan tertentu. Kesadaran terhadap etika profesi dan pengawasan terhadap pemilihan saksi ahli menjadi faktor kunci untuk memastikan integritas peradilan. Analisis mendalam terhadap dampak kesaksian yang tidak sesuai etika dan standar ilmiah menyoroti implikasi praktis dan teoretis dari peran saksi ahli. Penelitian ini juga membahas dampak saksi ahli terhadap kebijakan dan regulasi peradilan pidana, menyoroti perlindungan integritas peradilan dan perlunya penyesuaian kebijakan. Implikasi praktis dan teoretis dari peran saksi ahli dalam sistem peradilan pidana menunjukkan dinamika kompleks antara aspek hukum dan etika. Kesimpulannya, pemahaman yang mendalam terhadap peran saksi ahli dari perspektif hukum dan etika mendukung pencapaian keadilan dalam sistem peradilan pidana. Kontribusi saksi ahli yang dilandasi oleh integritas dan etika tinggi menjadi elemen utama dalam memelihara kepercayaan masyarakat pada keadilan dan integritas peradilan pidana.
Abstract:This study aims to analyze the types of errors made by 11th grade students at SMAS Amir Hamzah Medan in solving geometric transformation problems involving translation, reflection, rotation, and dilation. The study employs…
ys a qualitative descriptive approach with a sample of 15 students selected based on high, medium, and low ability categories. Data were collected through essay tests and analyzed using Newman's Error Analysis, which consists of five stages of errors: reading, understanding, transformation, process skills, and writing the final answer. The analysis results indicate that the highest incidence of errors occurred in the understanding stage and process skills stage, each accounting for 36%. Transformation errors accounted for 21.33%, while reading and final answer writing errors were in the very low category, each at 9.33%. These findings indicate that students still face difficulties in understanding basic concepts and technical steps in geometric transformations. Based on these results, it is recommended that teachers implement systematic learning strategies such as Learning Therapy, emphasizing the understanding of prerequisite concepts, writing down known and asked information, and developing the habit of structuring and evaluating solution steps systematically to minimize similar errors in the future.
Abstract:Pemahaman siswa terhadap sejarah lahirnya Pancasila merupakan fondasi dalam pembentukan karakter kebangsaan. Namun, berbagai penelitian menunjukkan masih rendahnya pemahaman siswa akibat model pembelajaran yang cenderung…
konvensional dan minim inovasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model pembelajaran nilai-nilai Pancasila yang efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang sejarah Pancasila serta membentuk karakter jujur dan sikap kebangsaan lainnya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengintegrasikan temuan dari tiga jurnal relevan—penggunaan media audio visual, pembelajaran nilai berbasis Pancasila, dan pembentukan karakter jujur melalui Pendidikan Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode interaktif, media audio visual, serta pendekatan kontekstual mampu meningkatkan pemahaman historis siswa, partisipasi belajar, serta penginternalisasian nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini mempertegas pentingnya penguatan pedagogi, teknologi pembelajaran, dan keteladanan guru dalam pendidikan Pancasila.
Abstract:Indonesia sedang memasuki fase bonus demografi yang memberikan peluang besar sekaligus tantangan bagi pembangunan nasional. Namun, masih terdapat kesenjangan keterampilan antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan…
industri yang dapat menghambat pemanfaatan peluang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi adaptasi mahasiswa Universitas Negeri Medan dalam menyongsong bonus demografi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menelaah keterampilan, peran organisasi, dan kewirausahaan sebagai bentuk kesiapan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 15 mahasiswa FMIPA UNIMED yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui angket terbuka Google Form dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa melakukan adaptasi melalui peningkatan literasi digital, penguasaan bahasa asing, pengembangan soft skills, serta keterlibatan dalam organisasi, seminar, magang, dan kewirausahaan. Tantangan yang dihadapi mencakup persaingan kerja, keterbatasan lapangan pekerjaan, kesenjangan keterampilan, serta kendala internal seperti manajemen waktu dan kesehatan mental. Keterampilan abad 21 berupa kombinasi hard skills dan soft skills dinilai sebagai bekal utama, sedangkan organisasi kampus dan kewirausahaan berperan penting dalam menyiapkan mahasiswa agar mampu bersaing sekaligus menciptakan lapangan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Negeri Medan memiliki kesadaran adaptif yang tinggi, meskipun masih diperlukan perluasan penelitian dengan lingkup yang lebih besar untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.
Abstract:Gastritis ialah sesuatu peradangan mukosa alat pencernaan yang sangat kerap terjalin dampak kebiasaan makan yang tidak menentu. Kebiasaan makan yang tidak normal menyebabkan lambung menjadi lebih sensitif dan diikuti dengan…
gan peningkatan asam lambung. Faktor risiko lain yang dapat menyebabkan gastritis merupakan peradangan bakteri Helicobacter Pylori, komsumsi minuman beralkohol, merokok, stress, dan mengkonsumsi makanan yang tidak bersih. Dari hal tersebut akan menmbulkan dampak terhadap kesehatan karena kurangnya pengetahuan, perilaku dan sikap dalam keteraturan pola makan. Penelitan ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, perilaku dan keteraturan pola makan terhadap kejadian gastritis pada sampel anak remaja di Klink Citra Sehat Kutajaya sebanyak 80 orang. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan deskriptif analitik serta analisis data menggunakan Kendall’s tau b. Hasil uji statistik didapatkan pada variabel pengetahuan dengan p value 0.037 (p = <0.05), variabel perilaku dengan p value 0,000 (p=<0.05), dan variabel pola makan diperoleh p value sebesasr 0.001 (p=<0.05) yang mengisyaratkan bahwa adanya hubungan signifikan antara variabel secara keseluruhan. Disarankan remaja diharapkan dapat lebih mudah mengidentifikasi keluhan gastritis dan lebih memperhatikan ketika mereka mulai mengalami gejala kebiasaan makan yang tidak menentu.
Abstract:Media sosial telah menjadi salah satu sumber utama informasi bagi generasi muda, termasuk dalam mengakses isu-isu politik. Di tengah meningkatnya arus informasi digital, konten edukasi politik di media sosial berpotensi…
menjadi sarana pembelajaran politik bagi mahasiswa Generasi Z. Namun, kajian yang secara khusus membahas akses terhadap konten edukasi politik di media sosial dan pengetahuan politik mahasiswa dalam konteks perguruan tinggi lokal masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan akses terhadap konten edukasi politik di media sosial dan pengetahuan politik mahasiswa Generasi Z di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur kepada 25 responden. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial yang paling banyak digunakan responden adalah Instagram (96%) dan TikTok (4%), dengan durasi penggunaan yang didominasi 1 jam per hari (72%). Namun, seluruh responden (100%) menyatakan sangat jarang atau tidak pernah mengakses konten edukasi politik di media sosial. Meskipun demikian, pengetahuan politik responden tampak relatif memadai. Temuan ini menunjukkan bahwa rendahnya akses terhadap konten edukasi politik di media sosial tidak selalu diikuti oleh rendahnya pengetahuan politik mahasiswa, sehingga pengetahuan politik mahasiswa diduga juga dipengaruhi oleh sumber pembelajaran lain di luar media sosial