Search Articles & Publications

Showing 1161 articles found for "Kembang"

TRANSFORMASI DIGITALISASI PENDIDIKAN UNTUK MENGATASI TANTANGAN DIGITAL DI WILAYAH 3T DI KABUPAEN MERAUKE

Oja, Hubertus, Simon B. Bovis, Herfalin Joyta, Herlin Martha Yauply
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Transformasi Diditalisasi Pendidikan untuk Mengatasi Tantangan Digitalisasi di Wilayah 3T Merauke  Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka, Hasil… asil penelitian menunjukan bahwa  Dalam menghadapi tantangan digitalisasi pendidikan di wilayah tertinggal, transformasi struktur dan desain organisasi pendidikan sangat penting, karena organisasi yang kaku tidak mampu merespons perkembangan teknologi yang cepat; oleh karena itu, dibutuhkan struktur yang fleksibel dan adaptif, didukung pembentukan tim digital, kepemimpinan transformasional, serta manajemen berbasis data, sementara infrastruktur teknologi harus disesuaikan dengan kondisi geografis dan kompetensi digital tenaga kependidikan ditingkatkan melalui pelatihan berkelanjutan, dengan proses perubahan yang sistematis, sehingga melalui desain organisasi yang kontekstual dan kolaborasi multipihak, digitalisasi pendidikan di wilayah 3T dapat mendorong transformasi sosial yang inklusif dan berkeadilan.

Pemetaan Digital Rantai Nilai Sawit Swadaya: Analisis Kesiapan Petani Papua Selatan terhadap Implementasi Sistem Ketertelusuran

Enala, Syahrabudin Husein, Nur Jalal, Antonius Nggewaka, Frederikus Antonius Mana
Abstract: Sektor kelapa sawit menjadi penopang utama perekonomian Indonesia, termasuk di kawasan timur seperti Papua Selatan yang mulai berkembang sebagai wilayah penghasil sawit swadaya. Namun, perkembangan tersebut belum sepenuhnya… nya diimbangi dengan tata kelola yang kuat dan penerapan sistem digitalisasi rantai nilai yang menjamin keberlanjutan serta transparansi. Sebagian besar petani sawit swadaya di Papua Selatan masih menghadapi kendala pada literasi digital, akses teknologi, kelembagaan yang lemah, serta belum adanya sistem ketertelusuran (traceability system) yang memenuhi standar keberlanjutan seperti Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan European Union Deforestation Regulation (EUDR). Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan petani sawit swadaya terhadap implementasi sistem pemetaan digital rantai nilai di Papua Selatan, dengan fokus pada tiga dimensi utama: kelembagaan lokal, kapasitas digital petani, dan dukungan kebijakan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap petani, aparat kampung, koperasi, dan dinas terkait di Kabupaten Merauke dan Boven Digoel, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan daerah dan laporan keberlanjutan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesiapan digital petani masih tergolong rendah hingga sedang akibat minimnya literasi dan infrastruktur penunjang, namun terdapat potensi penguatan kelembagaan koperasi serta dukungan pemerintah daerah. Penelitian ini menawarkan kerangka kesiapan digital petani sawit berbasis konteks lokal Papua Selatan yang mengintegrasikan aspek kelembagaan, teknologi, dan kebijakan untuk mewujudkan sistem ketertelusuran berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan.

Penyuluhan Pencegahan Stunting Berbasis Edukasi Gizi dan Pola Asuh di Kampung Kwell

Fahmi, Muhammad Saiful, Klau , Ricardo Goncalves, Majid , Ilham, Jaya, Andi Ervin Novara
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai Pencegahan Stunting Berbasis Edukasi Gizi dan Pola Asuh di Kampung Kwell dilaksanakan sebagai respons terhadap tingginya risiko stunting di Papua Selatan yang dipengaruhi oleh… eh keterbatasan pengetahuan gizi, pola asuh, sanitasi, serta rendahnya pemanfaatan pangan lokal. Program ini menggunakan metode partisipatif melalui empat tahapan, yaitu: persiapan, pelaksanaan penyuluhan, pendampingan keluarga sasaran, dan evaluasi akhir. Penyuluhan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan demonstrasi pengolahan makanan berbahan pangan lokal. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta mengenai stunting, 1.000 HPK, pemenuhan gizi seimbang, dan pola asuh responsif, dengan kenaikan skor lebih dari 50 poin. Pendampingan intensif memperlihatkan perubahan perilaku keluarga dalam menerapkan variasi menu, pengolahan pangan lokal, praktik kebersihan, serta stimulasi tumbuh kembang anak. Evaluasi tahap akhir menunjukkan terbentuknya jejaring sosial baru melalui kader posyandu dan kelompok ibu gizi yang memperkuat komitmen kolektif masyarakat dalam pencegahan stunting. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis budaya lokal mampu meningkatkan kapasitas keluarga sekaligus membangun kemandirian komunitas dalam menjaga kesehatan anak.

Manajemen Pemanfaatan Sumber Daya Ikan Gabus (Channa Striata) melalui Diversifikasi Produk Kerupuk Berbasis Rumah Tangga

Revarindah, Dumatubun , Nelly F M. Lucyani, Betaubun , Restu M. N.
Abstract: Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui manajemen pemanfaatan sumber daya ikan gabus (Channa striata) melalui diversifikasi produk kerupuk berbasis rumah tangga, mengetahui kendala yang dihadapi dalam pengelolaan usaha… kerupuk ikan berbasis rumah tangga dan mengetahui peluang pengembangan usaha kerupuk ikan gabus dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan pemanfaatan ikan gabus (Channa striata) di Kabupaten Merauke masih dilakukan secara sederhana dan lebih banyak dijual dalam bentuk segar sehingga nilai tambah ekonominya belum optimal. Diversifikasi produk melalui pengolahan kerupuk berbasis rumah tangga terbukti dapat meningkatkan nilai jual, memperpanjang daya simpan, serta menambah pendapatan masyarakat. Selain itu, usaha kerupuk ikan gabus memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengelolaan sumber daya perikanan yang lebih berkelanjutan di Kabupaten Merauke. Hasil temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemangku kepentingan mengenai potensi pemanfaatan ikan gabus, strategi pengolahan produk bernilai tambah, serta kontribusinya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

Analisis Perilaku Konsumen Dalam Membeli Produk Susu SGM di Pasar Modern Kota Jayapura

Saputra, Rohandy Dwi, Dumatubun, Nelly FM. Lucyani, Betaubun, Restu M.N.
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen dalam membeli produk susu SGM di pasar modern kota Jayapura. Perilaku konsumen yang mempengaruhi keputusan pembelian produk susu SGM, kualitas dan tempat jual… produk susus SGM mempengaruhi perilaku konsumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif eksploratif, dengan pengumpulan data melalui observai, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor utama yang memengaruhi keputusan pembelian adalah kombinasi dari harga yang terjangkau, kepercayaan konsumen terhadap merek dan persepsi kualitas produk, serta keyakinan personal orang tua terhadap pentingnya nutrisi anak, terutama kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan anak dan kecocokan anak terhadap produk. Selain itu saluran distribusi seperti supermarket, minimarket yang mendukung kemudahan aksesibilitas, ketersediaan produk dan kenyamanan konsumen, yang menjadi nilai tambah dalam perilaku pembelian. Dengan demikian, strategi pemasaran produk susu SGM yang mengombinasikan pendekatan emosional (emosi orang tua terhadap tumbuh kembang anak) dan rasional (harga dan kualitas gizi) terbukti efektif dalam membentuk dan mempertahankan perilaku pembelian konsumen di pasar modern. Hasil temuan ini diharapkan dapat dapat menjadi referensi bagi pemangku kepentingan pada yang berkaitan langsung dengan pemasaran susu SGM.

Penentuan Sektor Unggulan Dan Struktur Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Buton

Herianto, Sarlin, Mardiana, Sari , Andira, Gusnawati, Rina
Abstract: Penelitan ini bertuuan untuk menentukan sektor unggulan dan struktur ekonomi Kabupaten Buton periode 2019-2023. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analsis location quotiention (LQ) dan tipologi klassen.… en. Hasil analsisis location quotiention (LQ) menunjukan pertambangan penggalian, sektor listrik dan gas, pengadaan air pengelolaan, sampah limbah dan daur ulang, perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil, adm pemerintahan pertahanan jam sos wajib dan jasa pendidikan. Hasil analisis tipologi klassen menunjukan Kudaran I sektor pertambangan dan penggalian, pengadaan listrik dan gas, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil, adm pemerintahan daerah pertahanan jaminan sosial wajib. Kudaran II sektor pengadaan air, pengolahan limbah dan daur ulang serta jasa pendidikan. Kuadran III industri pengolahan, konstruksi, penyediaan akomodasi dan makan minum, Informasi dan Komunikasi. Sektor pada kuadran ini merupakan sektor potensial atau dapat berkembang dan jasa perusahaan. Kuadran IV pertanian, Kehutanan dan Perikanan, transportasi dan pergudangan, jasa keuangan dan asuransi, real estate, jasa kesehatan dan Kegiatan Sosial serta Jasa lainnya

Pengaruh Kualitas Produk dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Aquviva di Kota Depok

Jonathan Herhanlie, Vina Islami, Ulfa Rahma Dhini
Abstract: Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) terus berkembang karena masyarakat semakin mempertimbangkan kebersihan, keamanan, dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan air minum. AQUVIVA merupakan produk AMDK lokal yang diproduksi&#8230; ksi PT Mitra Tirta Buwana. Pada 2025, merek ini menghadapi penurunan kepercayaan setelah beredar informasi mengenai temuan benda asing di dalam kemasan. Pada periode pemulihan citra tersebut, perusahaan juga menjalankan kampanye promosi berskala besar. Penelitian ini menguji pengaruh kualitas produk dan promosi terhadap keputusan pembelian AQUVIVA di Kota Depok, baik secara terpisah maupun bersama-sama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-asosiatif. Sampel ditentukan melalui purposive sampling berdasarkan rumus Lemeshow dan melibatkan 100 konsumen AQUVIVA. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 9,044; p < 0,001) dengan kontribusi 33%. Promosi juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 8,448; p < 0,001) dengan kontribusi 29%. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 77,764; p < 0,001) dan menjelaskan 61,6% variasi keputusan pembelian. Temuan tersebut menunjukkan perlunya pengendalian mutu yang konsisten serta penguatan promosi digital yang berkelanjutan untuk memulihkan kepercayaan dan menjaga loyalitas konsumen.

Pengaruh Pembelajaran Bola Voli terhadap Perkembangan Motorik Kasar Siswa

Sahabuddin
Abstract: This study aims to examine the effect of volleyball learning on students’ gross motor development, which constitutes a crucial aspect in supporting adolescents’ physical fitness and movement skills. The research problem&#8230; lem arises from the low level of students’ gross motor abilities, as indicated by weak coordination, agility, balance, and muscle strength, resulting from limited structured physical activity and the dominance of conventional teaching approaches. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental pretest–posttest control group design to evaluate the effectiveness of systematically designed volleyball instruction. The findings reveal a significant improvement in the experimental group, with the mean score increasing from 64.28 to 78.45, while the control group showed only a modest increase from 63.91 to 68.12. Statistical analysis indicates a significant difference with a t-value of 6.214 and a significance level of 0.000, supported by an effect size of 1.28, which falls into the large category. These results confirm that volleyball-based learning is effective in enhancing overall gross motor skills through structured and varied movement activities. The novelty of this study lies in its comprehensive approach that integrates multiple motor components within a unified analytical framework, as well as the use of effect size to strengthen the practical significance of the findings. This study provides a meaningful contribution to the development of more innovative, interactive, and movement-based physical education learning models to optimize students’ motor development sustainably.

Pembentukan Goal Belajar Anak Usia Dini dalam Perspektif Teori Perkembangan Kognitif

Nerru Pranuta Murnaka, Devina Indah Christianti, Ratih Kusumo Wardani, Elizabeth W. M. Indira
Abstract: Early childhood is frequently understood as a golden period of development; therefore, the formulation of learning goals becomes a crucial component that influences the direction of children’s behavior, motivation, and engagement&#8230; engagement in the learning process. Problems arise when learning goals are predominantly formulated from an adult perspective, while the characteristics of children’s cognitive development are not fully taken into account, causing learning objectives to be difficult for children to understand and internalize. This study aims to examine the formation of learning goals for early childhood through the perspective of Jean Piaget’s cognitive development theory in order to obtain a conceptual understanding that is more aligned with children’s developmental stages. The research method employs a qualitative approach through a literature review of textbooks and national and international journal articles relevant to learning goals, cognitive development, and early childhood education, which are then analyzed descriptively through processes of identification, classification, and synthesis of theoretical concepts. The findings indicate that learning goals for early childhood tend to be concrete, short-term, contextual, and activity-oriented, and are not yet supported by mature self-regulation abilities. Based on Piaget’s framework, early childhood falls within the preoperational stage; therefore, understanding learning goals is highly dependent on direct experiences, play-based activities, simple symbols, and teacher guidance. The conclusion emphasizes that the design of learning goals must be consciously adjusted to children’s cognitive developmental stages so that learning objectives can be understood, meaningful, and optimally achieved. The novelty of this study lies in the conceptual integration of Piaget’s cognitive development theory with the practical formulation of learning goals in early childhood education as a theoretical–practical foundation for teachers.