Search Articles & Publications

Showing 246 articles found for "Normal"

Pengaruh Penerapan Akuntansi Lingkungan Terhadap Kinerja Lingkungan Pada CV Abadai Tiga Mandiri (Ayudes)

Rumonin, Rifta Asti, Kevin H. Tupamahu, Thedora F. Tomasoa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Akuntansi Lingkungan Terhadap Kinerja Lingkungan Pada CV Abadai Tiga Mandiri (AYUDES). Metode penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kuantitatif, dengan… pengujian yang dilakukan adalah: Analisis Deskriptif atau Kuantitatif, Uji Instrumen (Validitas dan Reliabilitas), Uji Asumsi Klasik (Normalitas, Multikolineritas, Heterokedastisitas dan Autokorelasi), Uji Regresi Linier Berganda, Uji Hipotesis (Uji T), Uji Determinasi Koefisien. Data yang digunakan berasal dari pernyataan responden yang disebar melalui kuesioner gform dengan total 30 responden Karyawan Pada Pabrik Ayudes dan 31 butir pernyataan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Akuntasi lingkungan tidak memiliki pengaruh terhadap Kinerja Lingkungan yang dapat dilihat dari hasil uji anova memiliki nilai signifikasi 0,070 ≥ 0,05 dan uji determinasi yang menunjukan bahwa nilai R ( Koefisien Korelasi ) sebesar 0,357 atau sebesar 35,7%.

Pengaruh Game Online Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMP Dan SMA di Dusun Kate-Kate, Desa Hunuth, Kota Ambon

Surasmin Umalekhoa, Aminah Rehalat, Franklin W.Ubra
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh game online terhadap motivasi belajar siswa SMP dan SMA di desa hunuth dusun kate-kate. Penelitian ini menggunakan 2 variabel yaitu game online sebagai variabel bebas dan motivasi&#8230; otivasi belajar sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan tipe kuantitatif dengan dengan metode deskriptif, Populasi dalam penelitian ini sebanyak 79 siswa, dan sampel yang di ambil dari populasi sebanyak 30 orang siswa, Metode pengambilan sampel yang dilakukan adalah dengan melalui penyebaran kuesioner sebanyak 20 pernyataan dari masing-masing variabel. Analisis data menggunakan uji instrumen (uji validitas, uji reliabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, uji linieritas), uji hipotesis (analisis regresi sederhana, uji parsial/uji T, uji korelasi dan uji determinasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa game online berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa SMP dan SMA di desa hunuth dusun kate-kate di karenakan hasil pengujian hipotesis menunjukan tingkat konsumsi Game Online (X) berpengaruh signifikan terhadap Motivasi Belajar (Y). Berdasarkan hasil uji t menunjukkan nilai thitung < ttabel (0,10602 < 1,70113) dengan Signifikansi (Sig) variabel Game Online (X) adalah sebesar 0,00 < probabilitas 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima, Artinya terdapat pengaruh fositif yang signifikan antara variabel X (Game Online) terhadap variabel Y (Motivasi Belajar), berdasarkan uji determinasi diperoleh nilai R Square atau koefisien determinasi sebesar 617 yang dapat ditafsirkan bahwa variabel Game Online (X) memiliki pengaruh kontribusi sebesar 61,7%.

Studi Kasus Anak Berkebutuhan Khusus: Tunadaksa

Isra Mabel, Anggun Mayang Sari, Nadia Indah Putri, Suryani Fadilla, Jenas Pangestu, Habil Alansyah, Yoga Pernandes, Mesi Engla, Siska Widyawati
Abstract: Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk memahami dan mengetahui anak berkebutuhan khusus tunadaksa yang meliputi karakteristik, faktor penyebab, serta faktor penghambat yang dialami tunadaksa. Penyandang tunadaksa merupakan&#8230; upakan seseorang yang mengalami kelainan ortopedik (salah satu bentuk berupa gangguan dari fungsi normal pada tulang, otot, dan persendian yang mungkin karena bawaan sejak lahir, penyakit atau kecelakaan), sehingga apabila mau bergerak atau berjalan memerlukan alat bantu. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Dengan menggunakan metode observasi dan wawancara, peneliti mengumpulkan data dengan turun langsung ke lapangan, kemudian mengamati gejala yang sedang diteliti serta wawancara dengan memberikan pertanyaan kepada narasumber yaitu orang tua/ wali dari ABK tunadaksa, dan pengambilan dokumentasi selama observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan karakteristik yang dialami ABK tunadaksa meliputi 1) fisik tubuh yang kurang sempurna, 2) fungsi anggota gerak tubuh kurang normal, dan 3) adanya gangguan bicara. Dan faktor penyebab tersebut meliputi: 1) bawaan sejak lahir, 2) kelahiran bayi premature, 3) terjadi gangguan/ kecelakaan saat kehamilan ibu, dan 4) nutrisi yang kurang mencukupi. Kemudian faktor penghambat pada proses penyembuhan ABK tersebut yaitu, keadaan ekonomi yang kurang mencukupi, mahalnya biaya pengobatan, dan jauhnya lokasi tempat pengobatan.

Study Kasus: Anak Berkebutuhan Khusus Down Syndrome

Ulfa Rosantia, Natasya Regina Putri, M.Daffa, Rangga Deos Pratama, Sandra Yoda, Raffi Ternando, Siska Widyawati
Abstract: Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal dan mengetahui anak berkebutuhan khusus down syndrome. Down syndrome adalah gangguan pada susunan kromosom yang ditandai oleh retardasi mental mulai dari sedang hingga berat dan merupakan&#8230; pakan sindrom bawaan yang muncul sejak lahir, disebabkan adanya perkembangan fetus yang abnormal. Dalam kegiatan ini, metode yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan melibatkan orang tua dari anak penderita down syndrome. Data dikumpulkan melalui hasil observasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor penyebab kelainan anak down syndrome ini disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya sebagai berikut: 1) usia ibu yang lebih tua, 2) usia kandungan kurang dari 9 bulan (Prematur), 3) perkembangan anak. Treatment yang dilakukan untuk menyembuhkan penderita down syndrome adalah dengan cara melakukan terapi. Adapun faktor penghambat dalam proses treatment untuk penyembuhan adalah biaya terapi yang tinggi, biaya yang terus menerus inilah yang menjadi beban finansial yang berat bagi orang tua.

Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Nasabah Bank Umum Syariah

Ananda Olivia Putri, Rini Puji Astuti, Dewi Fajar Manikati, Revy Aulia Putri
Abstract: Di era globalisasi saat ini, perkembangan pesat perbankan syariah di Indonesia memicu persaingan yang semakin ketat antar lembaga keuangan syariah, baik milik pemerintah maupun swasta. Untuk menghadapi persaingan ini, berbagai&#8230; rbagai strategi diterapkan guna menarik calon nasabah serta mempertahankan loyalitas nasabah yang sudah ada. Kualitas pelayanan menjadi faktor penting yang memengaruhi loyalitas tersebut. Pelayanan yang berkualitas diharapkan dapat mendorong nasabah untuk menjalin hubungan yang kokoh dengan bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah di bank umum syariah. Kualitas pelayanan diukur menggunakan enam variabel utama, yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan kepatuhan terhadap hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk memastikan data yang digunakan telah terdistribusi secara normal. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 30 responden, didukung oleh data sekunder sebagai pelengkap. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu bank syariah dalam merumuskan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kepuasan nasabah.

Peran Afirmasi Positif Dalam Meningkatkan Kesejahtaraan dan Kinerja Polisi Muda Di Polda Sulsel

Author, Femi
Abstract: Polisi menghadapi berbagai tantangan dalam tugasnya, seperti tekanan kerja tinggi, risiko keselamatan, dan ekspektasi masyarakat, yang dapat memengaruhi kesejahteraan mental dan fisik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk&#8230; uk mengevaluasi efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan afirmasi positif di lingkungan kerja pada polisi muda. Berdasarkan uji Shapiro-Wilk, data pre-test (sig. 0,062) dan post-test (sig. 0,080) berdistribusi normal. Analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata dari pre-test (5,28) ke post-test (8,80). Uji paired sample test menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,002 (<0,05), mengindikasikan perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa psikoedukasi yang diberikan efektif dalam menumbuhkan afirmasi positif di lingkungan kerja bagi polisi muda

Psikoedukasi Sebagai Upaya Mengatasi Regulasi Diri Dan Penyesuaian Diri Bagi Anggota Sabhara Junior Di Polda Sulsel

Fitrah Auria Aryanti, Fitrah Awaliah Marta, Femi, Imaniar Sefariti, Jois Sombolayuk
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh psikoedukasi terhadap peningkatan regulasi diri dan penyesuaian diri pada polisi baru di SAMAPTA Polisi Daerah Sulawesi Selatan (POLDA SULSEL). Psikoedukasi dirancang agar individu&#8230; idu memahami konsep regulasi diri dan penyesuaian diri, termasuk aspek-aspek, peningkatan strategi, serta mengenali kekuatan dan kelemahan mereka.Sebanyak 30 subjek berpartisipasi dalam penelitian ini, di mana mereka mengikuti pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan uji t sampel berpasangan setelah sebelumnya diuji normalitasnya menggunakan uji Shapiro-Wilk. Hasil uji menunjukkan bahwa data pre-test (p=0,011) dan post-test (p=0,141) berdistribusi normal. Analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada rata-rata skor pre-test (M=6,60, SD=1,545) hingga post-test (M=8,73, SD=1,413) dengan nilai signifikan (p=0,004).Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa psikoedukasi efektif dalam meningkatkan regulasi diri dan penyesuaian diri, yang selanjutnya dapat mendukung kinerja optimal serta keseimbangan individu dalam menghadapi tuntutan pekerjaan dan lingkungan.

Pengelompokan Pengguna Media Sosial Berdasarkan Pola Interaksi Menggunakan K-Means

Muhamad Ilhan Mansiz, Zaehol Fatah
Abstract: Mengelompokkan pengguna media sosial berdasarkan pola interaksi dengan menggunakan metode K-Means Clustering. Dalam era digital saat ini, memahami perilaku pengguna media sosial menjadi sangat penting bagi platform digital&#8230; al untuk meningkatkan keterlibatan dan retensi pengguna. Dengan mengidentifikasi interaksi pengguna, platform dapat merancang strategi yang lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi pengguna. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini mencakup atribut-atribut seperti BounceRates dan ExitRates untuk mencerminkan tingkat ketertarikan awal dan durasi interaksi pengguna, serta atribut Month, Region, VisitorType, dan Weekend untuk menangkap faktor temporal, geografis, dan perilaku kunjungan. Data tersebut diolah melalui proses normalisasi dan pengkodean untuk memastikan kompatibilitas dalam analisis K-Means. Hasil clustering menunjukkan adanya dua kelompok utama pengguna media sosial dengan karakteristik interaksi yang berbeda. Kelompok pertama terdiri dari pengguna dengan keterlibatan awal yang tinggi dan interaksi yang lebih lama, sedangkan kelompok kedua cenderung memiliki minat awal yang rendah dan durasi interaksi yang singkat. Temuan ini memberikan wawasan bagi pengelola platform media sosial untuk mengembangkan strategi yang lebih personalisasi dalam meningkatkan pengalaman pengguna, baik melalui konten yang lebih relevan maupun pendekatan pemasaran yang terarah. Dengan adanya pengelompokan ini, diharapkan platform media sosial dapat meningkatkan efektivitas interaksi pengguna dan memperkuat loyalitas pengguna, yang pada akhirnya berdampak positif pada pertumbuhan platform secara keseluruhan.

Peran Pancasila Pada Parenting Untuk Menanggulangi Kasus Bullying Dan Kekerasan Seksual Akibat Normalisasi Tontonan Tanpa Batasan

Khairun Nisa Kisti, Khairun Nisa Kisti, Friska Febrina Aulia Rahma, Rizki Diah Palupi, Arzety Valentin Kembaren, Moch Alief Rofiq
Abstract: Penindasan adalah istilah yang sering ditemui di berbagai lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa. Istilah ini merujuk pada tindakan sengaja, berulang, dan agresif yang ditujukan kepada individu yang lebih&#8230; lemah, sering kali melibatkan penyalahgunaan kekuasaan atau otoritas. Menurut UNICEF, penindasan bukanlah kejadian sekali saja, melainkan pola perilaku yang berlanjut seiring waktu. Bentuk penindasan meliputi kekerasan verbal, sosial, fisik, siber, rasisme, dan seksual. Pada 2023, Indonesia mencatat 29.883 kasus kekerasan, termasuk 3.800 insiden penindasan yang dilaporkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Esai ini bertujuan untuk menelaah kesadaran publik tentang penindasan dan kekerasan seksual, dampak media yang tidak terbatas pada perilaku anak, serta peran nilai-nilai Pancasila seperti kemanusiaan, keadilan, dan kerja sama dalam membentuk karakter positif dan mencegah perilaku negatif. Dengan mengedepankan pengasuhan berbasis nilai-nilai Pancasila, esai ini mengupas cara untuk menangani akar penyebab penindasan dan kekerasan seksual, serta pentingnya lingkungan dalam membentuk karakter anak. Orang tua, pendidik, dan masyarakat harus menerapkan prinsip-prinsip Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi insiden penindasan dan kekerasan seksual. Riset ini juga menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan survei yang disebarkan kepada siswa, orang tua, dan pendidik guna mengukur pemahaman mereka mengenai penindasan, penyebabnya, dan dampaknya. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas mengenai kesadaran masyarakat terhadap isu penindasan dan kekerasan seksual, serta bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dapat menjadi solusi untuk mengurangi permasalahan tersebut.

Analisis Faktor-Faktor Tingkat Inflasi Di Indonesia Tahun 2022-2023 Menggunakan Analisis Faktor

Rifda Maulidya, Shafa Fariha Tsuraya, Sri Pingit Wulandari
Abstract: Inflasi merupakan tantangan besar bagi perekonomian Indonesia karena dampaknya yang signifikan terhadap daya beli masyarakat, stabilitas harga dan kesejahteraan ekonomi, terutama di negara berkembang. Ketidakstabilan inflasi&#8230; lasi seperti lonjakan dari 1,87% pada 2021 menjadi 5,51% pada 2022, meskipun sempat turun pada 2023, menunjukkan perlunya identifikasi faktor-faktor penyebab inflasi. Inflasi yang tinggi dapat memicu kenaikan harga barang dan jasa, kemiskinan dan menekan stabilitas ekonomi. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis terhadap faktor-faktor yang memengaruhi tingkat inflasi di Indonesia tahun 2022-2023 menggunakan metode analisis faktor. Hasil analisis menunjukkan karakteristik data faktor-faktor yang memengaruhi tingkat inflasi di Indonesia tahun 2022-2023 memiliki keragaman data yang besar. Adapun hasil pemeriksaan dan pengujian asumsi menunjukkan bahwa data berdistribusi normal multivariat, antar variabel dependen, kecukupan data terpenuhi dan terdapat korelasi antar variabel. Berdasarkan hasil analisis faktor terbentuk 2 faktor yang memengaruhi tingkat inflasi. Faktor pertama adalah kebijakan moneter dan perdagangan global yang meliputi BI Rate, nilai neraca perdagangan dan harga minyak mentah. Faktor kedua adalah stabilitas ekonomi dan pasar modal yang meliputi nilai ekspor, tingkat inflasi harga konsumen (TIHK) dan indeks harga saham gabungan (IHSG).