Abstract:Tujuan penelitian ini adalah melakukan perbandingan hukum terkait dengan larangan pembuangan sampah di sungai antara negara Indonesia dengan negara jepang. Hal tersebut berlatar belakang negara jepang yang terkenal dengan…
n negara yang bersih dan jarang akan sampah menjadikan contoh perilaku yang seharusnya dapat dijadian suatu pedoman untuk hidup bersih oleh masyarakat indonesia. Type penelitian ini adalah menggunakan yuridis normatif dimana dalam penelitian ini bersumber pada analisis permasalahan dengan melakukan pendekatan yang mengacu pada asas hukum dan norma hukum yang ada di dalam peraturan perundang – undangan terkait. Tipe pengumpulan data bersumber pada acuan data sekunder, dimana dalam data sekunder terdapat bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Sumber bahan hukum yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan data sekunder Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode analisis data deskriptif. Permasalahan sampah merupakan hal yang paling berpengaruh dalam kehidupan mausia. Selain berdampak pada kesehatan dan kesejahteran hidup manusia juga berdampak pada ekosistem darat maupun laut. Pembuangan sampah di sungai menjadikan budaya yang dilakukan masyarakat Indonesia sejak lama. Hal ini perlu dilakukan penegakan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya mejaga kebersihan lingkungan. Pengaturan hukum di Indonesia terkait pembuangan sampah di sungai telah diatur dalam UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Berbeda dengan Jepang yang minim akan sampah. Kesadaran masyarakat yang tinggi menjadikan negara jepang dapat mengkondisikan sampah dengan baik. perihal sampah diatur dalam Undang-Undang Pengelolaan Sampah (廃棄物処理法) UU No. 137 Tahun 1970.
Abstract:Kemampuan dalam mengelola dan melaksanakan manajemen kelas yang baik merupakan upaya penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan yang berhubungan dengan proses belajar mengajar di dalam kelas. Oleh karena itu,…
, manajemen kelas yang efektif sangat diperlukan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dalam hal ini, guru memiliki peran kunci yang menentukan keberhasilan siswa dalam belajar. Guru perlu terus menerus memastikan dan menciptakan suasana yang kondusif dan efektif di dalam kelas. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan objek penelitian di MTs Darunnajah Cipining. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru telah merancang dan mengelola proses pembelajaran dengan baik, yang meliputi: (a) Perencanaan manajemen kelas yang melibatkan penyusunan silabus dan RPP atau I’dad; (b) Pelaksanaan manajemen kelas yang mencakup tindakan mengatasi hambatan dalam proses manajemen kelas serta menciptakan iklim atau suasana kelas yang mendukung; (c) Aktivitas penutup pembelajaran berupa evaluasi yang diberikan kepada siswa secara lisan dan tulisan; (d) Efektivitas pembelajaran yang diukur dari kemampuan guru mengelola kelas, ketuntasan belajar, aktivitas belajar siswa, dan respon positif siswa terhadap pembelajaran, faktor-faktor pendukung dalam implementasi manajemen kelas untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran siswa kelas IX Putri di MTs Darunnajah Cipining yang telah dipaparkan diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana dan solusi bagi guru untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan manajemen kelas di MTs Darunnajah Cipining Bogor.
Abstract:Pesawat terbang adalah moda transportasi tercepat dengan jangkauan hingga antar benua, menjadikannya pilihan utama untuk perjalanan jarak jauh. Meskipun peluang kecelakaan pesawat sangat kecil, yaitu rata-rata 4 kali dalam…
am 1 juta jam terbang dampaknya sangat fatal bagi penumpang, dengan peluang selamat hanya 24% Penyebab utama kecelakaan pesawat umumnya berasal dari tiga faktor: teknis, cuaca, dan kesalahan manusia (human error). Perawatan pesawat dilakukan secara rutin (scheduled maintenance) dan non-rutin (non-scheduled maintenance) berdasarkan interval waktu yang telah ditentukan. Ada berbagai sumber daya yang digunakan untuk sistem kelistrikan pesawat, termasuk generator mesin, unit daya tambahan (APU), daya eksternal, dan udara ram turbin. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat bahaya dalam kondisi penerbangan saat terjadi gangguan pada sistem kelistrikan, mengevaluasi pengaruh performa pesawat terhadap keandalan sistem kelistrikan, serta menilai peran kemajuan teknologi pembangkit listrik terhadap keselamatan penerbangan. Penelitian dilakukan di Hanggar Batam Aero Teknik, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, dengan menggunakan metode analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan sistem kelistrikan pada pesawat meliputi kegagalan pada sistem pembangkit dan distribusi. Terdapat komponen dalam sistem distribusi yang, jika rusak, dapat menyebabkan kegagalan kelistrikan yang signifikan. Sistem pembangkit listrik pada pesawat saling mendukung, sehingga perawatan komponen kelistrikan harus dilakukan tepat waktu dan sebaik mungkin.
Abstract:Media buku bergambar yaitu seni yang dirancang dengan berbagai cara yang menjadi hubungan cerita dengan memakai gambar tanpa bergerak. Jadi bisa disimpulkan bahwa strategi media buku bergambar bisa memberikan pembelajaran…
n yang menarik dan mendukung siswa agar berperan dalam tahap membaca. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam ini adalah Kepala Sekolah, Guru Kelas dan Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Strategi meningkatkan keterampilan membaca melalui media buku cerita bergambar sudah terealisasikan dapat berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pendidikan karakter terhadap hasil belajar siswa dalam pelajaran kewarganegaraan. Dengan metode survey dan teknis analisis regresi sederhana, maka…
a pendekatan yang dilakukan adalah secara kuantitatif. Dengan menggunakan teknik pengambilan totalitas sampling, sampel penelitian terdiri dari seluruh 30 siswa di kelas V A MIS Darunnajah Cipining. Kuesioner pendidikan karakter dan hasil belajar dengan 30 pertanyaan berfungsi sebagai alat penelitian, yang diberikan kepada 30 siswa untuk pengujian. Tiga puluh pertanyaan dianggap valid setelah percobaan. Setelah itu, uji normalitas dan uji regresi sederhana dilakukan dengan hasil Y = 61,658 + 0,336 X adalah persamaan regresi yang diperoleh dari hasil perhitungan. Lalu diketahui sig. > 0 maka menyatakan tolak ????0 dan terima ????1 untuk menunjukkan bahwa ada pengaruh sarana dan prasarana yang positif dan signifikan dari terhadap pretasi belajar siswa kelas 5A di MIS Darunnajah Cipining Bogor.
Abstract:Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah memandang antara hati, akal, ilmu terdapat kaitannya yang sangat erat. Hal ini terjadi karena manusia terdiri dari beberapa unsur yaitu ruh, akal dan badan. Menurut Ibnu Qayyim Anak yang sehat jasmaninya…
smaninya belum tentu sehat ruhaninya, maka dari itu perlu adanya penyeimbang antara Pendidikan ruhani dan Pendidikan jasmani, Merujuk pada hal tersebut maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan mengkaji lebih dalam tentang Analisis Konsep Pendidikan Jasmni Dan Rohani Anak Perspektif Ibnu Qayyim Al Jauziyyah. Hasil dari penelitian ini adalah Menurut Ibnu Qayyim pendidikan jasmani adalah kesehatan dan afiat yang merupakan nikmat Allah yang paling besar dan mulia yang diberika kepada hamba-Nya, dengan cara a) menjaga kesehatan, b) mengenal macam-macam permainan olahraga, c) mengerti akan waktu-waktu yang tepat untuk olahraga, d) mengetahi tentang kurikulum pendidikan jasmani, dan manfaat olahraga. Sedangkan pendidikan rohani menurut Ibnu Qayyim yaitu tujuan pendidika hati atau rohani mencangkup berbagai dimensi yang berkaitan dengan pengembangan spiritual, dan moralitas individu.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di SDIT Bahrul Fikri Depok, khususnya di kelas 1 dan 4. Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas kepada sekolah untuk mengikuti standar pendidikan…
kan nasional, dengan fokus pada pengembangan potensi siswa melalui proyek pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan kepala sekolah, guru, serta bagian kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di SDIT Bahrul Fikri belum maksimal, terutama karena masih kurangnya pelatihan yang diterima oleh guru. Meskipun demikian, kurikulum ini telah diterapkan secara bertahap di kelas 1 dan 4. Hambatan dalam implementasi mencakup kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum, keterbatasan sarana dan prasarana, serta perbedaan antara teori dan praktik dalam pembelajaran. Di sisi lain, dukungan dari pemerintah dalam bentuk penyediaan media pembelajaran dan pelatihan bagi guru menjadi faktor pendukung yang signifikan. Peran kepala sekolah juga sangat penting dalam proses ini, dengan melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin untuk mengidentifikasi kendala dan mencari solusi. Pelatihan dan pendampingan yang berjenjang diharapkan dapat membantu guru lebih memahami dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan lebih efektif. Kesimpulannya, meskipun implementasi Kurikulum Merdeka di SDIT Bahrul Fikri masih menghadapi berbagai tantangan, hambatan ini dapat diatasi dengan memaksimalkan penggunaan fasilitas yang ada serta dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan belajar matematika pada siswa kelas IV MIS Darunnajah Cipining Bogor dan mengeksplorasi upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi hambatan tersebut. Dalam pendahuluan,…
uan, diuraikan bahwa matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh siswa, sehingga mempengaruhi motivasi dan hasil belajar mereka. Hambatan-hambatan ini penting untuk diidentifikasi agar dapat diberikan solusi yang tepat guna meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi di kelas, wawancara dengan kepala sekolah, guru, siswa, dan wali siswa, serta dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara untuk uji validitas data, peneliti menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan belajar yang dialami siswa antara lain kesulitan dalam memahami operasi hitung pecahan, kesulitan dalam menyamakan penyebut, dan kesulitan mengubah pecahan menjadi desimal. Faktor-faktor penyebab hambatan tersebut berasal dari faktor internal, seperti rendahnya motivasi belajar, dan faktor eksternal, seperti kurangnya variasi metode pengajaran serta penggunaan media pembelajaran yang kurang maksimal. Dalam pembahasan, peneliti memaparkan bahwa guru telah berupaya mengatasi hambatan tersebut dengan berbagai strategi, seperti memberikan les privat, menerapkan variasi metode pengajaran, dan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi. Kesimpulannya, dengan pendekatan yang tepat dan upaya yang berkelanjutan, hambatan dalam belajar matematika dapat diminimalisir, sehingga kualitas pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap materi matematika dapat meningkat.
Abstract:Pendidikan merupakan investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengukur kemajuan masyarakat. Penerapan manajemen mutu pendidikan di sekolah dapat membantu mencapai hasil yang optimal dalam pembelajaran.…
belajaran. Gangge (1997) mendefinisikan belajar sebagai perubahan perilaku yang berbeda antara kondisi sebelum dan sesudah proses pembelajaran. Di SMK Darunnajah, terdapat masalah dalam pemahaman materi oleh siswa yang perlu diatasi melalui penelitian tentang manajemen penjamin mutu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, berlandaskan filsafat positivisme menurut Sugiono. Metode ini bertujuan menginterpretasikan fenomena dalam kondisi alami dengan peneliti sebagai instrumen utama. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive dan snowball, serta pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi. Analisis data dilakukan secara induktif untuk menekankan makna daripada generalisasi. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, SMK Darunnajah memerlukan kerjasama jangka panjang dengan lembaga terkait bidang TKJ (Teknologi Jaringan Komputer), bukan hanya selama praktik kerja industri (prakerin), tetapi untuk periode yang lebih lama, seperti lima tahun. Langkah-langkah yang diterapkan termasuk MGMP, Bimtek, Tafsify I’gdad, Ta’hil, In House Training (IHT) dan Khutbatul ‘Arsy, serta supervisi guru. Namun, ada beberapa faktor penghambat seperti rendahnya kesadaran siswa, jumlah mata pelajaran kejuruan yang sedikit, kurangnya dana, dan gangguan fasilitas. Kerja sama jangka panjang antara SMK Darunnajah dan lembaga terkait sangat penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Faktor pendukung seperti tim pengawas dan evaluasi rutin berkontribusi pada perbaikan, sementara penghambat seperti kesadaran siswa yang rendah, keterbatasan fasilitas, dan dukungan dana yang masih bergantung pada pesantren perlu diatasi. Dengan implementasi langkah-langkah perbaikan dan dukungan berkelanjutan, kualitas pembelajaran di SMK Darunnajah diharapkan dapat meningkat secara signifikan.
Abstract:Dalam kehidupan sehari-hari akhlak merupakan hal yang sangat penting dalam bertingkah laku. Perhatian terhadap pentingnya akhlak itu semakin kuat, yaitu disaat manusia dizaman modern ini dihadapkan pada masalah moral dan…
akhlak yang serius. Tujuan dari penelitian ini mengetahui Mengetahui Apakah Pengaruh Pembelajaran Mata Pelajaran Akidah Akhlak Terhadap akhlak Siswa Kelas V MI Darunnajah Cipining Bogor. Pelnellitian ini melnggulnakan pelndelkatan kulantitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, pengisian angket, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penilitian didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,777, hal tersebut menunjukkan adanya korelasi adanya pembelajaran mata pelajaran akidah akhlak dengan akhlak siswa dengan kriteria tinggi, karena pada tabel koefisien korelasi 0,60 – 0,799. Hal tersebut ditunjang determinasi sebesar 60,4%. Kontribusi pembelajaran mata pelajaran akidah akhlak terhadap akhlak siswa sebesar 60,4% dari nilai tersebut menunjukkan bahwa mata pelajaran akidah akhlak memberikan kontribusi yang tinggi dan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang mempengaruhi akhlak siswa di MIs Darunnajah Cipining Bogor.