Search Articles & Publications

Showing 350 articles found for "Spirit"

The Role of Education in the Formation of Character and Noble Morals from the Perspective of the Qur’an

Abdul Muid, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: This research aims to describe the role of education in the formation of noble character and morals based on the perspective of the Qur'an. The Qur'an as the main source of Islamic teachings emphasizes the importance of… holistic education, which not only focuses on the intellectual aspect but also includes moral and spiritual development. The method used in this study is a literature study, by analyzing interpretations and related literature that discusses the relationship between education, morality, and character. The results of the study show that there are several implications in the formation of character and noble morals from the perspective of the Qur'an, such as: 1) Education as a process of self-purification (Tazkiyah), 2) Character formation through parental advice to children. 3) Building character with positive traits and attitudes. 4) Education as a process of noble moral development. This research concludes that education based on the principles of the Qur'an has a crucial role in creating individuals who are not only intellectually intelligent, but also have noble ethics, which ultimately contributes to the creation of a harmonious and civilized society.

Batasan Melihat Aurat Perempuan dalam Proses Pinangan: Studi Komparatif Antara Perspektif Ibnu Hazm dan Imam Syafi'i

Ayu, Ayu Rahma Fitri Prameswari Zain, Fahmi, Muhammad Fahmi Azizi, Sofwan Hadianto Prasetyo, Wildana Wargadinata
Abstract: Pernikahan dalam Islam bukan hanya sekadar ikatan antara dua individu, tetapi juga melibatkan dimensi sosial, hukum, dan spiritual yang mempengaruhi masyarakat. Proses khitbah atau lamaran menjadi langkah penting dalam pernikahan,… ernikahan, di mana batasan melihat aurat perempuan menjadi perhatian utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendalami pandangan Ibnu Hazm dan Imam Syafi'i mengenai batasan melihat aurat perempuan dalam proses pinangan. Penelitian ini menggunakan jensi penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka atau kajian literatur. Hasil dari penelitian penelitian ini adalah bahwa Ibnu Hazm memperbolehkan laki-laki untuk melihat seluruh anggota wanita pinangan dan bukan wanita secara umum, sedangkan Imam Syafi'i membatasi pandangan hanya pada wajah dan telapak tangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi masyarakat Muslim dalam menjalani proses khitbah sesuai dengan prinsip syariat Islam

Konsep Pendidikan Berbasis Al-Qur'an Surah Al-‘Alaq Ayat 1-5 dalam Reformasi Pendidikan Menurut Ziauddin Sardar

Ayu Rahma Fitri Prameswari Zain, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Penelitian ini membahas konsep pendidikan berbasis Al-Qur'an, khususnya dari Surat Al-'Alaq ayat 1-5, dalam perspektif Ziauddin Sardar, seorang pemikir Islam kontemporer. Melalui metode kualitatif deskriptif-analitis, penelitian… nelitian ini mengeksplorasi relevansi pendidikan berbasis nilai Al-Qur'an dalam menghadapi tantangan era digital. Temuan menunjukkan bahwa konsep "Iqra'" dalam Surat Al-'Alaq menekankan keseimbangan antara pengetahuan dan nilai spiritualitas, yang dianggap Sardar penting untuk reformasi pendidikan Islam. Pendidikan berbasis Al-Qur'an diharapkan mampu membentuk individu yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga memiliki moralitas dan etika yang kuat, relevan untuk menciptakan generasi Muslim yang berintegritas dalam era modern.

Keseimbangan Antara Ujian Dan Kemampuan Manusia: Telaah Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 286 Dalam Tafsir Al-Mishbah

Ahmad Ahsanul Khuluq, Nasrulloh Nasrulloh, Moh Rifqi Falah Al Farabi
Abstract: Artikel ini membahas telaah makna Tafsir Al-Mishbah terhadap surat Al-Baqarah ayat 286 serta konsep keseimbangan keseimbangan antara ujian dan kemampuan manusia dalam perspektif Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab, dengan… gan fokus pada Surat Al-Baqarah ayat 286. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengandalkan sumber primer dari Tafsir Al-Mishbah dan sumber sekunder yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian ini mencakup telaah mendalam tentang makna ayat, yaitu 1)Allah tidak membebani diluar kemampuan manusia, 2)konsep tanggungjawab dan balasan atas perbuatan manusia, 3)Doa sebagai pengakuan keterbatasan manusia, dan 4)Tawakkal dan ketergantungan kepada Allah. Quraish Shihab menegaskan bahwa setiap ujian yang diberikan Allah tidak melebihi kemampuan manusia, sehingga memberikan harapan dan ketenangan. Sedangkan pada pembahasan keseimbangan antara ujian dan kemampuan manusia, menyoroti bahwa pemahaman terhadap ayat ini memberikan landasan spiritual yang kuat bagi umat Islam untuk menghadapi berbagai tantangan hidup, mendorong mereka untuk berserah diri kepada Allah, berdoa, dan terus berusaha.

Analisis Pandangan Ibnu Katsir Terhadap Tafsir Surah Ar-Rum Ayat 21 Mengenai Konsep Sakinah Mawaddah Warahmah

hadianto, Sofwan Hadianto Prasetyo, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Pandangan Ibnu Katsir mengenai Surah Ar-Rum ayat 21, khususnya konsep sakinah, mawaddah, dan rahmah sebagai fondasi keluarga Islami. Dalam tafsirnya, Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Allah menciptakan pasangan hidup dari jenis… nis yang sama, yakni manusia, sebagai manifestasi rahmat-Nya yang bertujuan untuk menciptakan hubungan yang harmonis dan penuh kasih sayang antara suami dan istri. Konsep pernikahan dalam Islam, menurut Ibnu Katsir, tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga untuk membangun ikatan emosional dan spiritual yang mendalam. Hubungan yang didasari oleh cinta, ketenangan, dan kasih sayang ini menjadi pilar penting dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai Islami di lingkungan keluarga. Dengan pendekatan kualitatif dan deskriptif-analitis, artikel ini menyoroti relevansi tafsir Ibnu Katsir dalam konteks modern untuk membangun keluarga yang stabil, seimbang, dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.

Analisis Konsep Pendidikan Jasmani Dan Rohani Anak Perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah

Susi Faridatul Khasanah, Abudzar Al-Jauziyyah, Arizqi Ihsan Pratama
Abstract: Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah memandang antara hati, akal, ilmu terdapat kaitannya yang sangat erat. Hal ini terjadi karena manusia terdiri dari beberapa unsur yaitu ruh, akal dan badan. Menurut Ibnu Qayyim Anak yang sehat jasmaninya… smaninya belum tentu sehat ruhaninya, maka dari itu perlu adanya penyeimbang antara Pendidikan ruhani dan Pendidikan jasmani, Merujuk pada hal tersebut maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan mengkaji lebih dalam tentang Analisis Konsep Pendidikan Jasmni Dan Rohani Anak Perspektif Ibnu Qayyim Al Jauziyyah. Hasil dari penelitian ini adalah Menurut Ibnu Qayyim pendidikan jasmani adalah kesehatan dan afiat yang merupakan nikmat Allah yang paling besar dan mulia yang diberika kepada hamba-Nya, dengan cara a) menjaga kesehatan, b) mengenal macam-macam permainan olahraga, c) mengerti akan waktu-waktu yang tepat untuk olahraga, d) mengetahi tentang kurikulum pendidikan jasmani, dan manfaat olahraga. Sedangkan pendidikan rohani menurut Ibnu Qayyim yaitu tujuan pendidika hati atau rohani mencangkup berbagai dimensi yang berkaitan dengan pengembangan spiritual, dan moralitas individu.

Pendapatan Nasional Dalam Perspektif Ekonomi Islam

Tania Arimbi
Abstract: Pendapatan nasional dalam ekonomi Islam menekankan pada prinsip-prinsip keadilan distribusi, aktivitas ekonomi yang halal, dan perhatian pada kesejahteraan sosial. Dipahami sebagai hasil dari usaha produktif yang mematuhi… i prinsip syariah, pendapatan nasional juga terintegrasi dengan konsep zakat untuk kepentingan umum dan kesejahteraan sosial. Dengan menjauhi riba dan spekulasi, serta memprioritaskan keberpihakan kepada golongan yang lemah, pendapatan nasional dalam ekonomi Islam menjadi alat untuk mencapai tujuan-tujuan sosial, ekonomi, dan spiritual yang membawa kemakmuran yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. Deskriptif untuk menganalisis Pendapatan Nasional dalam Perspektif Ekonomi Islam. Data dikumpulkan dan relevan dengan topik yang dibahas. Dengan pendekatan ini, penulis menyajikan informasi komprehensif tentang konsep pendapatan nasional dalam konteks ekonomi Islam dan menyoroti pentingnya prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan ekonomi. Pendapatan nasional dalam ekonomi konvensional diukur melalui pendekatan produksi, pendapatan, dan pengeluaran, terutama dengan pendekatan pengeluaran seperti GNP yang umum. Namun, kritik terhadap metode ini menyoroti kekurangannya dalam memperhitungkan distribusi pendapatan yang merata dan dampak lingkungan. Dalam ekonomi Islam, prinsip syariah mengatur variabel ekonomi seperti konsumsi, investasi, dan perdagangan internasional, dengan penekanan pada keadilan, kemakmuran masyarakat, dan keberpihakan kepada yang lemah. Pengukuran kesejahteraan ekonomi dalam ekonomi Islam juga memperhitungkan aspek spiritual dan kemanusiaan. Dalam ekonomi Islam, pendapatan nasional dianggap sebagai hasil dari usaha yang adil dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Prinsip-prinsip keadilan distribusi, penghindaran riba dan spekulasi, serta perhatian pada golongan lemah menjadi landasan utama. Melalui pendekatan deskriptif, penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan ekonomi.

Pengaruh Manajemen Diklat PHBS (Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat) Terhadap Kesehatan Santri Putra Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Ahmad Muhajir, Nur Rohmat, M Mukhlis Nasrulloh
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen Diklat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap kesehatan santri putra di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif… itatif dengan metode analisis regresi sederhana, penelitian ini melibatkan 57 responden yang dipilih dengan teknik stratified random sampling dari total populasi 808 santri. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitasnya, untuk mengukur manajemen Diklat PHBS serta kondisi kesehatan fisik, mental, sosial, dan spiritual santri. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara manajemen Diklat PHBS dan kesehatan santri, dengan persamaan regresi Y = 40.580 + 0.667X dan koefisien korelasi sederhana rxy = 0.573. Penelititan ini mengindikasikan bahwa 31,6% kesehatan santri dipengaruhi oleh implementasi Diklat PHBS, sementara 68,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa penerapan Diklat PHBS yang terstruktur dan sistematis dapat menjadi strategi penting dalam pembinaan kesehatan di pesantren, yang pada akhirnya mendukung proses pendidikan secara keseluruhan. Hal baru dari penelitian ini yaitu terletak pada penekanan pentingnya integrasi antara manajemen pendidikan Islam dan program kesehatan untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, yang jarang dibahas dalam penelitian sebelumnya. Hasil ini dapat dijadikan referensi bagi pengelola pesantren dan peneliti selanjutnya dalam mengembangkan strategi kesehatan yang lebih komprehensif di lembaga pendidikan Islam.

Pengaruh Keteladanan Guru Terhadap Karakter Peserta Didik Di SMK Al-Furqon Bantarkawung Brebes Tahun Pelajaran 2023/2024

Nur Fitri Saputri, Edi Susanto, Solekhul Amin
Abstract: Penelitian ini mengkaji pengaruh keteladanan guru terhadap pembentukan karakter peserta didik di SMK Al-Furqon Bantarkawung, Brebes, yang merupakan komponen penting dalam proses pendidikan. Guru tidak hanya berperan sebagai… gai penyampaian materi, tetapi juga sebagai role model yang mempengaruhi sikap, perilaku, dan nilai-nilai peserta didik, baik di dalam maupun di luar kelas. Dalam konteks sosial yang penuh dengan konflik karakter, penelitian ini berupaya mengidentifikasi solusi melalui pendekatan keteladanan dalam pendidikan untuk membentuk aspek moral, spiritual, dan sosial siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Lokasi penelitiannya adalah SMK Al-Furqon Bantarkawung Brebes. Jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu 450 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini adalah 10% dari peserta didik SMK Al-Furqon Bantarkawung dari kelas X sampai kelas XII yang diambil secara acak (random sampling) dengan jumlah 45 peserta didik. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner atau angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus korelasi r product moment dan koefisien determinasi (KD) atau determination of coefficient (DC). Hasil perhitungan korelasi antara variabel x dan variabel y adalah sebesar 0,83. Selanjutnya dihitung dengan rumus KD = (rxy) 2 x 100% diperoleh hasil 69%. Kemudian dikonsultasikan dengan tabel interpretasi korelasi. Hasil analisis menunjukkan korelasi antara keteladanan guru (variabel x) dan karakter peserta didik (variabel y) sebesar 0,83, dan setelah dihitung dengan KD, diperoleh hasil 69%, menunjukkan bahwa keteladanan guru memiliki pengaruh kuat dalam pembentukan karakter peserta didik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keteladanan guru berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik di SMK Al-Furqon Bantarkawung, dengan pengaruh sebesar 69%. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru sebagai teladan dalam membentuk karakter positif siswa.

Penafsiran Muflih Dalam Al-Qur’an Surat Al-Mu’minũn

Riko Fajria Islamy
Abstract: Setiap orang mendambakan kesuksesan, namun mencapainya tidaklah mudah. Dalam Al-Qur’an, kesuksesan diartikan sebagai keberuntungan yang disebut dengan al-falah, dan orang yang beruntung disebut muflih. Penelitian ini bertujuan… ertujuan untuk mengkaji penafsiran indikator muflih dalam surat Al-Mu’minun ayat 1-11 dari tiga kitab tafsir utama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini menggambarkan enam kriteria indikator muflih dalam surat Al-Mu’minun ayat 1-11, yaitu: (1) khusyu’ dalam shalat; (2) menjauhkan diri dari perbuatan sia-sia; (3) membayarkan zakat; (4) menjaga kemaluan kecuali terhadap istri dan hamba sahaya; (5) memelihara amanah dan menepati janji; serta (6) memelihara shalat wajib lima waktu. Penafsiran dari ketiga kitab tafsir tersebut memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya enam indikator ini dalam mencapai keberuntungan menurut perspektif Al-Qur’an. Setiap indikator dijelaskan dengan rinci dan didukung oleh pandangan dari berbagai ulama, yang menegaskan bahwa keberuntungan atau al-falah tidak hanya mencakup aspek spiritual, tetapi juga mencakup aspek sosial dan moral. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman komprehensif tentang konsep muflih dalam Al-Qur’an dan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari.