Abstract:Jurnal ini mengeksplorasi pentingnya pendidikan karakter cinta kebersihan dalam perspektif Islam dan implementasinya di TA/TK Miftahussalam Kotayasa Sumbang Banyumas. Kebersihan, yang diajarkan sebagai bagian dari iman dan…
an moralitas dalam hadits-hadits Rasulullah, menjadi fokus utama dalam pembentukan karakter anak usia dini. Pendidikan di TA/TK Miftahussalam mengintegrasikan nilai-nilai kebersihan dalam aktivitas sehari-hari seperti menjaga kebersihan lingkungan, menggosok gigi, dan membersihkan tempat ibadah. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan data primer dari observasi dan data sekunder dari studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter kebersihan tidak hanya meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya kebersihan, tetapi juga membangun karakter islami yang sensitif terhadap lingkungannya. Penanaman kebiasaan baik sejak dini memberikan bekal yang cukup bagi anak dalam hubungan mereka dengan Allah dan masyarakat, sesuai dengan ajaran Islam yang menekankan kebersihan fisik dan spiritual.
Abstract:Di era globalisasi, pendidikan Islam menghadapi tantangan dalam beradaptasi dengan tuntutan kontemporer yang dinamis dan kompleks. Salah satu tantangan utama adalah memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berubah, termasuk…
suk peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kurikulum yang relevan, dan penguatan kompetensi guru. Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepercayaan umat Muslim. Namun, pendidikan Islam harus mampu beradaptasi dan berkembang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan masyarakat. Strategi manajemen pendidikan Islam yang efektif diperlukan untuk mengatasi tantangan tersebut. Pendidikan karakter dimaknai sebagai sistem penanaman nilai-nilai karakter yang mencakup pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan tindakan untuk mengimplementasikan nilai-nilai tersebut terhadap Tuhan, diri sendiri, sesama makhluk hidup, lingkungan, dan bangsa. Selain itu, globalisasi telah memengaruhi penyelenggaraan pendidikan, termasuk tujuan, proses, hubungan siswa-guru, etika, dan metode. Al-Ghazali, seorang tokoh Muslim terkemuka, menekankan bahwa pendidikan harus bertujuan untuk mencetak manusia yang sempurna di dunia dan akhirat. Ia percaya bahwa manusia dapat mencapai kesempurnaan dengan menuntut ilmu dan mengamalkannya. Perspektif Al-Ghazali tentang pendidikan menyoroti pentingnya menyeimbangkan aspek duniawi dan spiritual, dengan menekankan pada pencapaian kebahagiaan di kedua alam tersebut.
Abstract:Makam Keramat Datok Kota Bangun merupakan salah satu situs budaya yang memiliki nilai sejarah dan spiritual yang tinggi bagi masyarakat Deli Serdang, Sumatera Utara. ini bertujuan untuk mengkaji sejarah dan nilai budaya…
yang terkandung dalam Makam Keramat Datok Kota Bangun. Syekh Datuk Kota Bangun, ulama besar Sumatera Utara, kunci penyebaran Islam, kontribusi meliputi pendirian masjid dan lembaga pendidikan Islam. Pengaruhnya terhadap Kota Medan, khususnya dalam pembentukan oleh Guru Patimpus Sembiring Pelawi, terungkap. Makamnya dianggap keramat, dengan kisah mistis dan keajaiban, memperkuat legenda sebagai pendiri kampung. tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui bagaimana sejarah dari Datuk Kota Bangun dan makamnya hingga sekarang ini.Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan pengetahuan dan pemahaman tentang sejarah, dan pengembangan cerita sejarah dari zaman dahulu hingga masa kini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan instrument wawancara dan observasi.
Abstract:Penelitian ini mengkaji hubungan antara neurosains dan pengembangan evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Neurosains, sebagai cabang ilmu yang mempelajari sistem saraf dan otak, memberikan wawasan mendalam…
tentang proses kognitif dan emosional yang mendasari pembelajaran. Penerapan prinsip-prinsip neurosains dalam evaluasi pembelajaran PAI dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran dengan lebih memahami bagaimana siswa memproses informasi, mengingat, dan memotivasi diri dalam konteks religius. Studi ini meneliti bagaimana pendekatan berbasis neurosains dapat diterapkan dalam perancangan instrumen evaluasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan individu siswa, mempertimbangkan aspek kognitif, emosional, dan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi neurosains dalam evaluasi PAI tidak hanya membantu dalam pengukuran capaian akademik siswa secara lebih komprehensif, tetapi juga mendorong pengembangan karakter dan pemahaman spiritual yang lebih mendalam. Dengan demikian, pengembangan evaluasi pembelajaran PAI berbasis neurosains menawarkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama yang adaptif dan holistik.
Abstract:Pengertian Pendidikan Islam adalah suatu upaya proses yang dilakukan untuk membimbing tingkah laku manusia, baik individu, maupun sosial untuk mengarahkan potensi, baik potensi dasar, maupun ajar yang sesuai dengan fitrahnya…
hnya melalui proses intelektual dan spiritual berlandaskan nilai Islam untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana potensi dan kelemahan manusia menurut Alquran dan sunnah berdasarkan surah Al-Ma’arij ayat 19-27. Jenis penelitian ini adalah penelitian riset kepustakaan (Library Research), Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Sumber data primer dalam penelitian ini berupa jurnal yang membahas tentang Potensi dan Kelemahan Manusia Menurut Al-quran dan Sunnah Berdasarkan Surah Al-Ma’arij Ayat 19-27. Sementara sumber data sekunder terdiri dari buku dan jurnal yang relevan. Kesimpulan dari penellitian ini adalah Setelah penulis mengkaji dan menganalisis tentang konsep Pendidikan Akhlak yang terkandung dalam Qs. al-Ma‟arij (70) ayat 19-35, penulis dapat menyimpulkan bahwa surat Al-Ma‟arij ini mengandung petunjuk kepada manusia bagaimana untuk menghindari dari penyakit hallu‟a dan Jazu‟a atau keluh kesah dan kikir yang melanda jiwa seseorang.
Abstract:Penelitian ini menyelidiki bagaimana pemikiran aliran filosofis Islam religius-rasional memengaruhi kurikulum merdeka. Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam kehidupan umat Muslim. Pendidikan Islam religius-rasional…
al adalah jenis filosofis yang menggabungkan elemen keagamaan dan rasionalitas dalam proses pendidikan. Kurikulum Merdeka, di sisi lain, diperkenalkan oleh pemerintah Indonesia sebagai respons terhadap krisis pembelajaran yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, dan merupakan pendekatan yang fleksibel dan mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan dan meneliti pemikiran tentang aliran filosofis pendidikan Islam religius-rasional dan Kurikulum Merdeka. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pemikiran aliran filosofis pendidikan Islam religius-rasional berpengaruh pada Kurikulum Merdeka, terutama dalam hal metode pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ide-ide di balik aliran filosofis pendidikan Islam religius-rasional memiliki kesamaan dengan konsep Kurikulum Merdeka. Tiga komponen penting dalam pendidikan Islam religius-rasional adalah penerapan ajaran Islam sebagai landasan, upaya untuk membangun kepribadian yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, dan pengembangan potensi fisik dan spiritual yang seimbang. Kurikulum merdeka juga menekankan fleksibilitas, autonomi, dan keragaman. Sangat penting untuk melihat bagaimana pendidikan Islam religius-rasional dapat mengintegrasikan pemikiran dari filosofi Islam dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini berfokus pada analisis ide-ide ini dan bagaimana mereka dapat diterapkan dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana pemikiran aliran filosofis religius-rasional mempengaruhi pendidikan Islam dalam kurikulum bebas. Hasilnya diharapkan dapat membantu dalam membangun sistem pendidikan Islam yang sesuai dengan zaman dan memenuhi kebutuhan umat Muslim
Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi peran pendidikan nilai-nilai Islam di pesantren dalam pembentukan karakter santri. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, yang melibatkan analisis literatur terkait tentang pendidikan…
endidikan pesantren, nilai-nilai Islam, dan pembentukan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan nilai-nilai Islam di pesantren memiliki dampak positif yang signifikan pada karakter santri, termasuk kedalaman spiritualitas, kebajikan moral, kemandirian, keterampilan sosial, dan pemahaman yang mendalam tentang ajaran Islam. Meskipun terdapat tantangan dalam menerapkan nilai-nilai Islam di era modern, seperti pengaruh budaya sekuler dan teknologi, namun dengan strategi yang tepat, pesantren dapat tetap menjadi lembaga yang relevan dan efektif dalam membentuk karakter santri yang kuat secara spiritual, moral, dan sosial. Rekomendasi untuk meningkatkan pembentukan karakter santri melalui pendidikan nilai-nilai Islam termasuk penguatan kurikulum, pelatihan bagi pengajar, pengembangan program ekstrakurikuler, kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat, serta evaluasi berkala terhadap efektivitas program. Dengan demikian, pesantren dapat terus menjadi pilar dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai Islam serta membentuk generasi yang bermoral dan beretika di masa depan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara metode pembelajaran Al-Quran dengan minat belajar peserta didik di MTs Al-Waslahiyah 30 Kebun Lada. Metode pembelajaran Al-Quran menjadi fokus penelitian karena…
ena memiliki peran sentral dalam pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik di sekolah menengah. MTs Al-Waslahiyah 30 Kebun Lada dipilih sebagai lokasi penelitian karena sekolah ini memiliki pendekatan khusus dalam penerapan metode pembelajaran Al-Quran. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional untuk menganalisis hubungan antara metode pembelajaran Al-Quran dan minat belajar peserta didik. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi terhadap peserta didik di MTs Al-Waslahiyah 30 Kebun Lada. Analisis statistik, seperti korelasi Pearson, digunakan untuk mengidentifikasi sejauh mana hubungan antara variabel tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak metode pembelajaran Al-Quran terhadap minat belajar peserta didik. Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Quran, sehingga dapat merangsang minat belajar peserta didik secara efektif. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberikan sumbangan konseptual dan praktis bagi perkembangan pendidikan Islam di Indonesia, khususnya pada tingkat menengah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi perkembangan Pendidikan Agama Kristen di SMAN 12 Malinau dan mengeksplorasi pentingnya pengembangan sikap kritis dalam konteks pendidikan agama Kristen. Metode penelitian yang…
ng digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, dan metode pengajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Kristen di SMAN 12 Malinau mengalami perkembangan yang positif dengan komitmen yang kuat dari pihak sekolah dan staf pengajar. Kurikulumnya dirancang holistik, mencakup aspek teologis, etika, dan spiritualitas. Kegiatan ekstrakurikuler seperti diskusi kelas, ibadah, dan proyek sosial menjadi bagian integral dari pendekatan pendidikan agama Kristen di sekolah ini. Pemanfaatan teknologi dan sumber daya pembelajaran kreatif meningkatkan pengalaman siswa dalam memahami ajaran agama Kristen. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengembangkan sikap kritis dalam pendidikan agama Kristen. Sikap kritis memberikan siswa kemampuan untuk menganalisis dan memahami ajaran agama Kristen secara mendalam, menghadapi dilema etis, dan merespons isu-isu kontemporer dengan bijaksana. Kemampuan berpikir kritis menjadi kunci untuk mempersiapkan siswa menjadi individu yang beragam, terbuka, dan mampu membawa dampak positif dalam masyarakat. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika Pendidikan Agama Kristen di SMAN 12 Malinau dan menunjukkan bahwa pengembangan sikap kritis dalam pendidikan agama Kristen memegang peran sentral dalam membentuk siswa menjadi individu yang berpikiran kritis, moral, dan religius.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan, kendala, dan strategi efektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMAN 14 Malinau. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, data dikumpulkan…
n melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMAN 14 Malinau dilakukan secara terencana dengan melibatkan metode yang bervariasi. Namun, beberapa kendala teridentifikasi, termasuk keterbatasan sumber daya materi dan teknologi, kurangnya motivasi siswa, serta tantangan dalam mengatasi isu-isu keagamaan kontemporer. Dalam menghadapi kendala tersebut, strategi efektif yang dapat diterapkan mencakup peningkatan keterlibatan siswa melalui metode pembelajaran yang interaktif, pemanfaatan teknologi untuk membuat pembelajaran lebih dinamis, dan penguatan kerjasama dengan komunitas keagamaan setempat. Pembimbing rohani juga dapat berperan aktif dalam memberikan dukungan spiritual dan moral kepada siswa. Metode penelitian ini meggunakan metode kualitatif dan studi pustaka dengan observasi langsung dan wawancara terhadap aspek yang diteliti. Dengan demikian, strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap ajaran agama Kristen dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan harmonis. Rekomendasi penelitian mencakup penguatan pelatihan guru dalam metode pembelajaran inovatif, pengembangan materi ajar yang kontekstual, peningkatan sumber daya dan akses teknologi, serta pelibatan orang tua dalam mendukung pendidikan agama Kristen. Implikasi penelitian ini memberikan panduan untuk pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan agama Kristen yang lebih efektif di SMAN 14 Malinau dan sekolah-sekolah serupa.