Abstract:Penelitian ini menganalisis peran ecotourism dan destination heritage terhadap keputusan revisit intention wisatawan di destinasi Danau Toba, Sumatera Utara. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana pengalaman wisata…
sata ramah lingkungan (ecotourism) dan pelestarian warisan budaya (destination heritage) mempengaruhi niat wisatawan untuk kembali mengunjungi destinasi tersebut. Dalam studi ini, penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan tinjauan literatur yang relevan dari lima tahun terakhir. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, yaitu mengkaji berbagai sumber sekunder seperti jurnal ilmiah, artikel, laporan, dan ulasan/review wisatawan di website TripAdvisor mengenai destinasi Danau Toba. Hasil dari penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan ecotourism dan pelestarian destination heritage dalam meningkatkan revisit intention wisatawan di Danau Toba. Selain itu, pengembangan ekowisata dan destination heritage juga berkontribusi pada keberlanjutan pariwisata di Danau Toba dalam jangka panjang melalui konservasi lingkungan dan preservasi budaya
Abstract:Email spam merupakan salah satu masalah signifikan dalam komunikasi digital yang dapat mengganggu produktivitas pengguna. Untuk mengembangkan model klasifikasi email spam maka digunakan Algoritma Naive Bayes, yang dikenal…
l karena kesederhanaan dan efektivitasnya dalam menangani data teks. Data email yang terdiri dari spam dan non-spam diambil dari sumber yang dapat diakses secara publik dan diproses menggunakan aplikasi RapidMiner. Langkah-langkah preprocessing, termasuk penghapusan stopwords, stemming, dan vektorisasi teks, dilakukan untuk meningkatkan akurasi model. Model Naive Bayes dilatih dan diuji menggunakan teknik cross-validation untuk memastikan keandalan hasil. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model yang dikembangkan memiliki tingkat akurasi yang tinggi dengan hasil 60%, dengan nilai presisi 40% dan recall yang memadai. Hasil ini menunjukkan potensi penggunaan Algoritma Naive Bayes dalam klasifikasi email spam dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan sistem filtrasi email yang lebih efektif.
Abstract:Peningkatan upah minimum menjadi topik hangat dalam pembahasan kebijakan ekonomi, karena memiliki dampak yang luas terhadap berbagai sektor industri. Pemerintah DKI Jakarta secara periodik meninjau dan menetapkan kebijakan…
an upah minimum untuk memastikan kesejahteraan para pekerja, karena kenaikan upah minimum dapat memengaruhi dinamika ketenagakerjaan di Jakarta. Dalam konteks ini, abstrak ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kebijakan upah minimum terhadapstruktur ketenagakerjaan dan mengidentifikasi dampak kenaikan upah minimum terhadap ketenagakerjaan serta produktivitas industri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis hukum normatif dengan menganalisis norma-norma hukum yang berlaku untuk menganalisis hubungan antara variabel-variabel yang berbeda, seperti kebijakan upah minimum, tingkat ketenagakerjaan, dan produktivitas industri. Temuan utama mencakup dampak kenaikan upah minimum terhadap struktur ketenagakerjaan di sektor industri di DKI Jakarta dan dinamika kebijakan upah minimum yang mempengaruhi produktivitas industri di DKI Jakarta. Hasil analisis ini Peningkatan upah minimum dapat mendorong pengusaha untuk meningkatkan efisiensi produksi dan investasi dalam teknologi yang lebih canggih, serta dampaknya terhadap produktivitas industri tidak selalu positif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang dinamika kebijakan dan dampak kenaikan upah minimum terhadap ketenagakerjaan, serta perlu diperhatikan dengan seksama hal,terkait pengaturan anggaran beserta perubahannya.
Abstract:Pekerja anak di sektor informal adalah anak-anak yang bekerja di tempat yang tidak memiliki struktur organisasi formal dan peraturan yang berlaku. Sektor informal memiliki banyak karakteristik, termasuk kegiatan usaha yang…
ng tidak terorganisir, tidak ada pembagian tugas yang jelas, penggunaan teknologi yang sederhana, modal dan keterampilan yang rendah, dan biasanya berskala kecil dan padat karya. Selain itu, mereka rentan terhadap penyalahgunaan, perlakuan buruk, dan kurangnya perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja. Implementasi langkah-langkah keselamatan kerja yang tepat, seperti pelatihan keselamatan, pemakaian alat pelindung diri, serta pengawasan kondisi kerja, akan membantu mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja bagi pekerja anak. Perlindungan K3 bertujuan untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja melalui upaya sistematis untuk mengidentifikasi dan mengurangi risiko. Kesadaran akan pentingnya perlindungan K3 sering kali masih rendah, baik di kalangan pekerja maupun pengusaha. Budaya kerja yang mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan juga membantu kendala dalam penerapan standar K3. Meningkatkan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja bagi pekerja anak di sektor informal, pemerintah, pihak industri, LSM, dan masyarakat harus bekerja sama. Pemerintah harus memberlakukan kebijakan yang mendukung pelaksanaan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja, dan industri harus berpartisipasi dengan menyediakan lingkungan kerja yang aman dan sehat serta melakukan pengawasan secara teratur terhadap kondisi kerja pekerja anak. Industri juga dapat berpartisipasi dengan menyediakan tempat kerja yang ramah anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, yang menitik beratkan pada penelitian kepustakaan (library research) dengan analisis perundang-undangan, peraturan-peraturan, teori-teori hukum, dan konsep-konsep hukum yang berkaitan dengan perlindungan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja bagi pekerja anak di sektor informal di Indonesia.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di proyek konstruksi berdasarkan studi literatur dari sepuluh jurnal ilmiah. Metode yang digunakan adalah analisis isi (content analysis)…
nalysis) untuk mengidentifikasi tema-tema utama seperti kebijakan dan regulasi K3, strategi implementasi, tantangan dan hambatan, penggunaan teknologi, serta dampak penerapan K3 terhadap keselamatan dan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap regulasi K3, pelatihan dan edukasi pekerja, komitmen manajemen, serta adopsi teknologi modern adalah elemen kunci dalam penerapan K3 yang efektif. Hambatan seperti resistensi pekerja dan komunikasi yang buruk antara manajemen dan pekerja perlu diatasi untuk meningkatkan efektivitas program K3. Penerapan K3 yang baik berdampak positif terhadap keselamatan pekerja dan produktivitas proyek. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting bagi perusahaan konstruksi dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk penerapan K3 di masa depan.
Abstract:Mengurangi frekuensi kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan kerja merupakan tujuan dari suasana keselamatan atau perspektif bersama. Iklim keselamatan dapat berubah berdasarkan karakteristik tenaga kerja. Tujuan utama…
tama penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana karakteristik tenaga kerja mempengaruhi suasana keselamatan dan mengidentifikasi aspek-aspek yang masuk dalam kategori baik dan masih memerlukan perbaikan. Penelitian cross-sectional ini menggunakan desain kuantitatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. bengkel PKM. Sebanyak 56 pekerja dilibatkan dalam teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Analisis regresi ordinal dilakukan terhadap data. Karakteristik tenaga kerja yang diteliti meliputi usia, masa kerja, tingkat pendidikan, jabatan, dan status perkawinan. NOSACQ-50 digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan iklim keselamatan. Analisis regresi ordinal dilakukan terhadap data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, berbeda dengan usia (p-value=0.137) dan status perkawinan (p-value=0.556), yang tidak berpengaruh terhadap iklim keselamatan kerja pekerja, masa kerja (p-value=0.013), pekerjaan jabatan (p-value=0.00), dan tingkat pendidikan (p-value=0.021) berdampak pada iklim tersebut. Dengan demikian, penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa masa kerja, jabatan, dan pencapaian pendidikan merupakan faktor-faktor tenaga kerja yang mempengaruhi iklim keselamatan mereka.
Abstract:Ekonomi Islam mensyaratkan bahwa kesejahteraan mencakup semua unsur material dan immaterial (psikis). Karena kepuasan orang terletak juga pada hal yang tidak berwujud. Konsep dan makna kesejahteraan adalah salah satu hal…
terpenting dalam kehidupan Islam yang Rahmatalil alamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus/studi lapangan bertujuan untuk mengetahui program yang telah dilaksanakan Lembaga Amil Zakat Kota Batam dalam rangka mensejahterakan mualaf miskin suku laut yang ada di Tanjung Gundap kota Batam. Pelaksanaan program meningkatkan kesejahteraan mualaf miskin suku laut yang telah dilaksanakan oleh LAZ Batam telah memberikan manfaat peningkatan aqidah dan kesejahteraan suku laut. Dampak lain adalah suku laut yang dikenal turun temurun tertutup kurang mengenal agama dan pendidikan mulai membuka diri dan mau belajar untuk bersosial dan beradaptasi dengan masyarakat sekitar.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan terhadap motivasi belajar siswa, untuk mengetahui pengaruh gaya belajar terhadap motivasi belajar siswa, untuk mengetahui pengaruh lingkungan dan gaya belajar…
elajar terhadap motivasi belajar siswa . Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang di lakukan pada sekolah SMA Negeri Batangkuis . Hasil analisis regresi berganda yaitu Y= 8,413 + 0,530X1 + 0,855 X2 + e yang menunjukan lingkungan dan gaya belajar berpengaruh positif terhadap notivasi belajar siswa . Sedangkan hasil uji (t) atau uji parsial menunjukan bahwa lingkungan berpengaruh positif terhadap motivasi belajar dimana dapat kita lihat pada t hitung 4,988> t tabel 2,02439, serta variabel gaya belajar juga berpengaruh positif terhadap motivasi belajar dimana dapat kita lihat nilai t hitung 4,387> t tabel 2,02439. Hasil koefisien determinasi dengan nilai regresi korelasi sebesar 0,776, artinya secara bersamaa-sama lingkungan dan gaya belajar terhadap motivasi belajar memiliki kontribusi pada taraf positif. Kemudian koefisien determinasi (R) sebesar 0,610 (61%). Sehingga dapat dikatakan bahwa 61% variasi variabel bebas yaitu lingkungan dan gaya belajar pada model dapat menjelaskan variabel motivasi belajar siswa sedangkan sisanya sebesar 39% dipengaruhi oleh variabel lain. Hal ini berarti tinggi rendahnya motivasi belajar siswa ikut di tentukan oleh lingkungan dan gaya belajar , oleh karena itu semakin baik lingkungan dan gaya belajar yang ada maka akan semakin meningkat motivasi belajar siswa
Abstract:Literasi merupakan fondasi utama untuk menghadapi tantangan pendidikan di jenjang selanjutnya. Literasi tidak berarti hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga melibatkan pemahaman, interpretasi, dan apresiasi berbagai…
bagai bentuk komunikasi, termasuk bahasa lisan, tulisan, dan media digital. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kegiatan pojok literasi dapat mengatasi peserta didik yang belum lancar dalam membaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dimana data dikumpulkan dalam bentuk berupa paragraf dan gambar, sehingga peneliti perlu mengkaji data tersebut terlebih dahulu yaitu melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini ialah seluruh peserta didik kelas 1 sampai kelas 6 di SDN Kaloran Kidul yang mengikuti program pojok literasi. Hasil dari penelitian ini yaitu guru memiliki peran yang cukup vital untuk menumbuhkan kemampuan membaca peserta didik dengan menjadi pendamping & motivator. Program wajib pojok literasi yang dilaksanakan di SDN Kaloran Kidul cukup sukses untuk dapat mendukung peserta didik menjadi lebih percaya diri, meningkatkan minat baca, kelancaran dalam membaca, serta berpikir lebih kritis.
Abstract:Pendidikan inklusi merupakan pendekatan yang menjanjikan untuk mewujudkan sistem pendidikan yang adil dan berkualitas bagi semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Namun, penerapan pendidikan inklusi bukanlah…
ukanlah tugas yang mudah dan membutuhkan upaya kolaboratif dari berbagai pihak. Artikel ini mengeksplorasi pentingnya membangun kolaborasi dan kemitraan yang efektif dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusi.Pertama, artikel ini menekankan kolaborasi antara guru, staf sekolah, dan orang tua sebagai kunci utama. Keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan anak-anak mereka sangat penting untuk memahami kebutuhan individual dan menyediakan dukungan yang diperlukan. Di sisi lain, kolaborasi antar guru dan staf memungkinkan berbagi pengalaman, strategi, dan sumber daya yang bermanfaat.
Selanjutnya, artikel ini menyoroti peran penting kemitraan dengan profesional dan organisasi di luar lingkungan sekolah. Kerja sama dengan ahli terapi, psikolog, dan penyedia layanan masyarakat dapat memperkaya layanan pendukung bagi siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, kemitraan dengan lembaga pendidikan tinggi dan penelitian berpotensi meningkatkan pengembangan profesional guru dan memajukan praktik terbaik dalam pendidikan inklusi. Terakhir, artikel ini mengeksplorasi tantangan dalam membangun kolaborasi dan kemitraan yang efektif, seperti hambatan komunikasi, perbedaan perspektif, dan keterbatasan sumber daya. Dengan memberikan rekomendasi dan strategi praktis, artikel ini bertujuan untuk membantu sekolah, guru, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengatasi tantangan tersebut dan menciptakan lingkungan yang mendukung bagi semua siswa.