Search Articles & Publications

Showing 326 articles found for "Event"

Literature Review: Alcohol Content in Traditional Drinks in Indonesia

Fitroh Annisaul Mubarokah, Jumiati, Putri Raniyatu, Teguh Setiawan Wibowo
Abstract: Traditional Indonesian alcoholic drinks are drinks that contain alcohol and have a cultural role in Indonesian society. Not only in Indonesia but various countries around the world also make alcoholic drinks a part of their… eir culture. As in China, alcohol or arak is used as medicine, cooking spices, and also in ceremonial events. Meanwhile, Japan uses arak as a dish at formal meetings or celebrations. Several regions in Indonesia have traditional drinks that contain alcohol and these drinks are always present at every celebration, traditional ceremony, thanksgiving event, death ceremony, or welcoming guests. In this article, we will discuss the impact of alcohol use and the alcohol (ethanol) content in various traditional alcoholic drinks in Indonesia.

Kesehatan Mental dan Kesejahteraan pada Remaja Sekolah Menengah Atas di Indonesia (Tinjauan Literature)

Ulfi Santi Yuhanas, Desty Endrawati Subroto
Abstract: Periode remaja adalah tahap kehidupan yang ditandai oleh ketidakstabilan pikiran dan penuh tekanan, tuntutan, dan tantangan. Kesehatan mental dan kesejahteraan remaja SMA memiliki implikasi signifikan terhadap perkembangan… an individu dan kualitas kehidupan di masa depan. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menyajikan temuan-temuan penting dari penelitian-penelitian terdahulu tentang kesehatan mental dan kesejahteraan remaja SMA di Indonesia. Metode penelitian ini melibatkan penggunaan basis data ilmiah dan akademik yang relevan, pengembangan strategi pencarian, penentuan kriteria inklusi dan eksklusi, serta proses pencarian dan seleksi literatur yang cermat. Hasil tinjauan literatur mengungkapkan bahwa faktor-faktor seperti stimulasi perkembangan psikososial, bullying, tekanan akademik, dan peran pola asuh, disiplin, dan motivasi memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental remaja SMA di Indonesia. Implikasi dari temuan-temuan ini menunjukkan perlunya pelayanan kesehatan mental yang dini, pendidikan kesehatan yang menyeluruh, dukungan institusi pendidikan, serta intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan remaja SMA. Dengan demikian, upaya preventif dan intervensi yang tepat diharapkan dapat mengurangi tingkat depresi pada remaja SMA dan meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan di masa mendatang.

Penerapan Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Kekerasan Psikis Dalam Rumah Tangga

Sara Angleica Br Simanjorang, Tamaulina Br. Sembiring
Abstract: Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) telah menjadi agenda bersama dalam beberapa dekade terakhir. Fakta menunjukkan bahwa KDRT memberikan efek negatif yang cukup besar bagi anak-anak sebagai korban. Kekerasan terhadap anak… k bukan kasus langka di masyarakat. Anak-anak telah diajarkan sejak kecil untuk menjadi patuh dan taat kepada orang tua dengan cara kekerasan. Orang tua dalam menerapkan disiplin kepada anak tidak selalu memperhatikan keberadaan anak sebagai manusia, seorang anak diberikan aturan orang tua yang tidak menghargai rasional dan tanpa kehadiran seorang anak dengan segala hak-haknya, seperti hak anak untuk bermain. Penelitian yang telah dilakukan adalah penelitian normatif hukum yang difokuskan pada norma dan juga obyek hukum sebagai data utama, mereka mendapatkan dari kekuasaan dan buku yang terdiri dari aturan, yang harus denda kebenaran dari penelitian yang telah dilakukan . Penulis melakukan penelitian di DIY Kepolisian. Hasil penelitian ini adalah : (1) Pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu upaya upaya non-penal dan penal. Upaya Lembaga Non-penal dilakukan oleh preemptive dan preventive, sedangkan upaya penal yaitu upaya dilakukan oleh DIY polisi secara repressive setelah kekerasan psikologis dalam lingkup domestik terjadi dan dilaporkan ke polisi; (2) Kendala yang dihadapi polisi dalam pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan psikologis dalam rumah tangga, yaitu : (a) Sulitnya mencari bukti kuat dari anak korban kekerasan psikologis, dalam hal ini pertanyaan adalah tentang bagaimana membentuk kekerasan psikologis. (b) Kesulitan untuk membedakan anak-anak yang mengalami kekerasan emosional yang dilakukan oleh anggota keluarga dalam pengaturan rumah tangga. Seorang anak yang mengalami kekerasan biasanya memiliki ketakutan psikologis untuk mengungkapkan masalah yang mereka alami sebagai akibat dari tindakan pelaku. (c) Jumlah anak korban kekerasan psikologis untuk orang-orang yang menutup diri di lingkungan mereka dan juga termasuk polisi atau Layanan Perlindungan Anak. (d) Keterlambatan laporan dari anggota keluarga dalam rumah tangga, dan juga termasuk laporan dari tetangga yang melihat atau mendengar aksi langsung dan kata-kata dari para pelaku kekerasan tersebut.

Pendampingan Kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa Sebagai Upaya Meningkatkan Daya Minat Berwirausaha Bagi Mahasiswa Institut STIAMI Jakarta

Deni Malik
Abstract: Kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa (KEMAS) merupakan salah satu upaya yang telah dilakukan perguruan tinggi untuk menumbuhkan jiwa kreatifitas mahasiswa melalui acara kesenian yang dipadukan dengan kegiatan berwirausaha. Tujuan… ujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengalaman nyata kepada para mahasiswa untuk menjalankan usaha dan meningkatkan daya minat berwirausaha mahasiswa. Metode yang digunakan adalah metode pengembangan program kewirausahan dari Ndou dan metode pembelajaran kewirausahaan dari Esmi, yang mempunyai 4 tahap dan metode sebagai berikut; ) Fase Inspirasi (Inspiration); kegiatan pada fase ini menggunakan metode pembelajaran langsung dengan cara mengundang tamu pengusaha (inviting guest entrepreneurs), seminar kewirausahaan (entrepreneuship talks), dan bimbingan wirausaha (entrepreneurship tutoring), 2) Fase Keterlibatan (Engagement); kegiatan pada fase ini menggunakan metode pembelajaran operasional praktek yaitu memulai bisnis (starting business), 3) Fase Eksploitasi (exploitation); kegiatan pada fase ini menggunakan metode pembelajaran operasional praktik dengan cara melakukan kelas praktek (class practice). 4) Fase Keberlanjutan (Sustainment); kegiatan pada fase ini menggunakan metode pembelajaran interaktif dengan cara membangun jaringan relasi (networking). Secara keseluruhan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini terlaksana dengan baik. Kami memberikan rekomendasi untuk keberlanjutan kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa Stiami (KEMAS) yakni; a) Perguruan tinggi harus membuat inkubator bisnis sebagai wadah kolaborasi para wirausaha mahasiswa, b). Perguruan tinggi perlu menyediakan sarana dan prasarana untuk kegiatan berwirausaha mahasiswa seperti kantin khusus produk-produk mahasiswa, c) Perguruan tinggi perlu membentuk tim khusus terkait event-event dan workhshop kewirausahaan agar memotivasi dan meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa, d) perguruan tinggi perlu mensosialisasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang memfasilitasi kegiatan wirausaha mahasiswa seperti Wirausaha Merdeka, Porgram Kreatiftas Mahasiswa (PKM) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) agar daya minat mahasiswa berwirausaha semakin meningkat dan melahirkan para mahasiswa yang berminat untuk menjadi pengusaha.

Kebijakan Pemerintah Indonesia dan Thailand dalam Penanggulangan HIV AIDS

Kurniawan, Fajar, Lisnawati, Tawakkal, Nurmala, Ira, Nasus, Evodius
Abstract: Introduction:  WHO's global health sector strategy 2022–2030 on HIV goals to reduce HIV infections from 1.5 million by 2020 to 335,000 by 2030, and deaths from 680,000 in 2020 to below 240,000 by 2030. The Southeast Asia… sia Regional Action Plan (RAP) for HIV (2017–2021) provides a clear vision of "zero new infections, zero HIV-related deaths, and zero discrimination" and a goal to "End the AIDS epidemic as a health threat by 2030".  Methods: Qualitative research by understanding the phenomenon of what the research subjects experienced, In this study, the authors used a descriptive method, which aims to describe the facts of the Indonesian government's policy and the Thai government's policy in tackling HIV AIDS cases in each country. Results: People diagnosed with HIV should be offered and associated with antiretroviral treatment (ART) as soon as possible after diagnosis and monitored periodically using clinical and laboratory parameters, including tests to measure the virus in the blood (viral load). Indonesia's policies in dealing with HIV AIDS are: Government Policy, Treatment, treatment and support for PLHIV, Conducive Environment, Sustainability of Countermeasures. Meanwhile, Thailand's state policy is: Prevention, Treatment and treatment, Cooperation in countermeasures and creating a conducive environment for PLHIV. Conclusion: It is known that in principle, the prevention and treatment of HIV AIDS refers to the world health organization and is developed based on the needs of each local government by looking at several ethnicities, races and religions as strategies in accelerating their prevention

TINJAUAN HUKUM TERHADAP PERLINDUNGAN NASABAH BANKDALAM KASUS SKIMMING DI INDONESIA

Robin Trihadi Dakhi, Isye J. Melo, Arthur N. Tuwaidan
Abstract: Perkembangan teknologi perbankaan di Indonesia dapat  memberikan kemudahan dalam transaksi keuangan, namun juga memunculkan ancaman kejahatan siber seperti skimming. Skimming merupakan tindak pidana pencurian data kartu… ATM melalui alat melalui perekam ilegal yang dipasang pada mesin ATM untuk menggandakan data kertu dan mengakses informasi PIN nasabah. Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum bagi nasabah bank yang menjadi korban skimming serta mekanisme penyelesaian sengketa antara nasabah dan bank di Indonesia, dengan menganalisis Putusan Nomor 496/Pid.Sus/2022/PN Mnd sebagai studi kasus. Penelitian ini menggunakan metode yurudis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, menganalisis undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang perbankan, Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi nasabah terdiri dari perlindunga preventif melalui penyediaan informasi dan kerahasiaan data serta perlindungan represif melalui mekanisme ganti rugi. Penyelesaian sengketa dapat ditempuh melalui jalur litigasi ataupun non-litigasi. Bank memiliki tanggung jawab penuh untuk menjaga keamanan sistem perlindungan data nasabah, kecuali jika kerugian disebabkan oleh kelalaian nasabah itu sendiri.

PENANGGULANGAN PATOLOGI BIROKRASI DI KANTOR KECAMATAN LAPPARIAJA KABUPATEN BONE

Almahdali, Humairah, Sakir, Ahmad Rosandi
Abstract: The conclusion of this study indicates that the implementation of offensive and defensive strategies in the Sub-District Office has proceeded adequately. Evaluation of offensive strategy indicators, such as the approach… among colleagues, shows a significant improvement. Although it is already quite good, further improvement is necessary, especially in terms of employees giving warnings to colleagues who violate rules. The family approach has also positively contributed to efforts to prevent bureaucratic pathologies. The weekly evaluations conducted by the section head with the team can be seen as a proactive step in maintaining performance quality. Although it is already quite good, there is a need for improvement to make these evaluations more effective in preventing and addressing violations. On the defensive strategy side, implementing mild sanctions in the form of written warnings has been effective. These sanctions are given to employees who violate rules, such as being absent without notice for 6 to 10 days. Moderate and severe sanctions have also been well implemented when needed, indicating readiness to respond to more serious violations. Overall, offensive and defensive strategies in the Sub-District Office of Pitumpanua are already quite good, but continuous improvement is needed to ensure their effectiveness in dealing with various situations and cases of bureaucratic pathologies in the future.

Legal Regulation Prevention Of Child Marriage: The Perspective Of Lawrence M. Friedman and Sadd al-Dzarīʿah's Legal System

Aisyatul Azizah, Sudirman Sudirman, Isroqunnajah Isroqunnajah
Abstract: This study examines the effectiveness of regulations preventing child marriage in the city of Surabaya after the enactment of Law No. 16 of 2019, which raised the minimum age for marriage to 19 years, but still allows for… r marriage dispensations through Article 7 paragraph (2). This normative loophole raises academic questions about how the law works in social reality and how preventive measures can be institutionalized. This study aims to assess the implementation of regional policies, particularly Perwali No. 32 of 2024, and to examine the practices of religious courts in deciding on marriage dispensations using Lawrence M. Friedman's Legal System Theory and the principle of Sadd al-Dzarīʿah as analytical tools. Empirical research methods were used through interviews, observations, documentation, and qualitative analysis of two cases of marriage dispensation that were rejected and granted. The results of the study show that the significant decrease in the number of marriage dispensations in Surabaya occurred due to the synergy of the legal structure (Religious Court, DP3APPKB, Ministry of Religious Affairs, RT/RW), legal substance through the Perwali which tightened procedures, and changes in the legal culture of society. The courts applied new standards that are more protective and based on maqāṣid al-syarī‘ah , making marriage dispensations an emergency mechanism rather than a legalization of child marriage. This study provides theoretical implications in the form of an integrative model between maqāṣid and the modern legal system, as well as practical implications in the form of recommendations to replicate the Surabaya model in other regions in an effort to protect children.

Implementation of Risk Management in Strategic Decision Making

Semman Ansyari
Abstract: Risk management is an important aspect of an organization's decision-making strategy to manage uncertainty and identify opportunities in a complex business environment. This research aims to investigate the implementation… n of risk management in the context of strategic decision making, with a focus on the process of risk identification, risk evaluation, mitigation strategies, and their impact on achieving organizational goals. This research uses a qualitative approach with case studies as the main methodology. Data was collected through in-depth interviews with organizational leaders and analysis of documents related to risk management. The analysis steps include risk identification, risk evaluation using impact and probability assessment methods, as well as risk mitigation strategies applied in strategic decision making. The research results show that a comprehensive risk identification process provides a strong basis for designing effective risk management strategies. In-depth risk evaluation allows organizations to prioritize the most significant risks and develop appropriate mitigation actions. Implementation of risk mitigation strategies such as prevention, mitigation, transfer or retention of risk has contributed significantly to reducing the negative impact of risks faced by organizations. This research confirms that risk management is not only a tool to protect organizational value, but also a proactive approach that supports the achievement of long-term strategic goals. By implementing best practices in risk management, organizations can build a solid foundation for sustainable growth and success in a competitive and dynamic marketplace.

Pengelolaan Bimbingan dan Konseling sebagai Upaya Merespons Masalah Siswa di Sekolah

Zahra Naisyla, Alinza
Abstract: Sekolah merupakan lingkungan pendidikan formal yang memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Lingkungan sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat pencapaian akademik, tetapi… juga sebagai ruang bagi siswa untuk mengembangkan aspek sosial, emosional, dan pribadi. Kajian literatur ini menekankan pengelolaan bimbingan dan konseling (BK) melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi layanan secara sistematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan BK yang terstruktur dan adaptif memungkinkan layanan menjadi lebih efektif, preventif, dan berkelanjutan, serta membantu menciptakan iklim sekolah yang kondusif bagi perkembangan peserta didik.