Search Articles & Publications

Showing 287 articles found for "Berdaya"

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Sistem Hidroponik Kepada Ibu-Ibu PKK Desa Bringin Srumbung

Ramiyanto, Fara Makhsonah, Naqiya Alivia Choirunnisa, Muhammad Galih Ferdiansyah, Annisa Nur Hikmah, Panji Setiawan Yudistira, Putri Ratnasari Dewi, Kharisma Setyowati, Lintang Kusuma, Ahmad Nasir, Fuad Hilmy
Abstract: Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1 telah menjalankan kegiatan produktif seperti menanam serai di lahan milik mereka sendiri. Namun, pendapatan kas organisasi tetap minim karena rendahnya literasi pengetahuan… getahuan mengenai teknologi modern. Kurangnya pemahaman ini menghambat perkembangan keterampilan berkebun menjadi aktivitas yang lebih menguntungkan. Sebagai solusi atas permasalahan ini, diadakan sosialisasi hidroponik menggunakan galon bekas. Program ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang pembuatan hidroponik, yang diharapkan dapat menghasilkan pangan mandiri, meningkatkan ekonomi organisasi, serta mengurangi sampah galon. Kegiatan sosialisasi ini mengadopsi metode Asset-Based Community Development, yaitu pendekatan pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan potensi internal organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Melalui metode ini, ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga di Dusun Sikepan 1 diajak untuk melihat dan memanfaatkan sumber daya yang sudah mereka miliki untuk mencapai tujuan program. Dalam pelaksanaannya, respon positif dan antusiasme yang tinggi ditunjukkan oleh ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1, menandakan adanya minat yang kuat terhadap teknologi hidroponik. Antusiasme ini mencerminkan adanya potensi besar untuk penerapan hidroponik sebagai bagian dari kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Dengan mengintegrasikan hidroponik ke dalam kegiatan sehari-hari, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1 dapat memaksimalkan penggunaan lahan dan barang bekas, meningkatkan produktivitas pertanian, dan membuka peluang usaha baru yang lebih menguntungkan. Program ini juga berkontribusi pada pengurangan sampah plastik, mendukung aspek lingkungan selain aspek ekonomi.

Penerapan Pendekatan Joint Product Sebagai Dasar Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada UMKM Rakita

Aisyah Ramadhani, Allya Nadira Puteri Zena, Yosa Novadilla
Abstract: Perhitungan harga pokok produksi sangat penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah mengingat salah satu manfaat harga pokok produksi adalah menentukan harga jual produk. Penerapan pendekatan joint product sebagai dasar… r perhitungan harga pokok produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah Rakita di Kota Padang merupakan usaha yang memproduksi rakik yang menghasilkan dua jenis produk rakik dari satu atau beberapa macam bahan baku dalam satu proses produksi seperti rakik maco dan rakik kacang. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara untuk mengetahui biaya-biaya yang dikeluarkan oleh usaha Rakita dalam memproduksi rakik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perhitungan produksi rakik pada usaha Rakita telah sesuai dengan prinsip – prinsip akuntansi, untuk mengetahui harga pokok produksi untuk masing – masing produk dan untuk mengetahui pencatatan laporan keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi yang diteliti penulis menurut direct costing yang dalam perhitungannya menggunakan alokasi biaya bersama (joint cost) sebesar Rp. 301.000 untuk produk rakik maco dan Rp. 222.000 untuk produk rakik kacang. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah bahwa menetapkan perhitungan dasar harga pokok produksi pada usaha Rakita masih memiliki kendala disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan pemberdayaan sumber daya manusia yang masih minim tentang pendekatan  joint product, maka saran penulis berikan kepada pihak usaha Rakita adalah menghitung harga pokok produksi menggunakan pendekatan joint product dengan menggunakan metode direct costing, selain itu usaha Rakita juga harus mengalokasikan biaya produksi dengan menggunakan metode biaya bersama (joint costing).

Kuliah Kerja Nyata : Pengabdian Kepada Masyarakat Tugusari Melalui Kegiatan Pemberdayaan dan Inovasi Berkelanjutan

Zenita Claudia Salsabillah, Roi Riski Fauzi, Risky Yunitasari, Rohmatil Laili, Erlina Putri Siskawati, Yolanda Nindy Hermawan, Risa Umami, Arifatun Nisa Mardhotilah, Frado Dymas Prasetyo, Nadif Ali Wasil Laeli, Rida Aulia Rusli, Arif Rahman Hakim, Adela Abigail Widiasari Putri, Hofidatul maulana Hasby, Putri Aprilia Daniatul M, Ananda Naufal Rahmatullah
Abstract: Salah satu cara mahasiswa dapat membantu mengatasi masalah yang ada di masyarakat adalah dengan mengabdikan diri kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pengabdian kepada masyarakat ditawarkan untuk meningkatkan… kan muatan dan kualitas pendidikan mahasiswa dan mencapai nilai tambahan dari pendidikan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari peran pendidikan non-formal (KKN) dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, memberikan edukasi kepada anak-anak di Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari serta memaksimalkan pengembangan produksi potensi kopi. Penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Mahasiswa KKN kolaboratif kelompok 149 melaksanakan berbagai kegiatan yang ditujukan guna pengembangan pengelolaaan hasil potensi yang dapat berkembang di desa. Banyak dusun yang memiliki potensi yang luar biasa tetapi kurangnya ketertarikan masyarakat dalam pengelolaan hasil alamnya. Dengan bantuan praktisi dan civitas akademika melalui mahasiswa KKN, ditujukan guna membangun semangat masyarakat untuk dapat melaksanakan pengembangan dan perubahan kearah yang lebih baik. Adapun mahasiwa berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang mendorong kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan melalui program kerja LIHAT (lingkungan sehat), kesadaran urgensi Pendidikan SEPINDES (sekolah pintar desa),  dan program pengembangan kulit kopi menjadi teh Cascara

Peran Bank BSI dalam mendukung Badan Amil Zakat Nasional untuk Menghimpun Zakat dari Masyarakat

Dimas Afriyanto, Rini Puji Astuti, Thoriq Reksa Alhady
Abstract: Bank Syariah Indonesia (BSI) memiliki peran krusial dalam mendukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mengumpulkan zakat dari masyarakat. Melalui berbagai inisiatif yang mereka luncurkan, BSI menunjukkan komitmennya… ya untuk meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Indonesia. Pada tahun 2024, BSI berhasil menyalurkan zakat sebesar Rp222,77 miliar, meningkat 29% dibandingkan tahun sebelumnya. Kerja sama strategis antara BSI dan BAZNAS, termasuk penandatanganan nota kesepahaman, memfasilitasi optimalisasi pengumpulan zakat melalui layanan digital seperti mobile banking dan ATM. Selain itu, BSI berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat melalui edukasi dan sosialisasi. Dengan pendekatan yang transparan dan akuntabel, BSI tidak hanya menjalankan fungsi perbankan syariah Namun, mereka juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan sosial komunitas Muslim di Indonesia.

Analisis Strategi Digital Marketing Dalam Membantu Penjualan Horeca

Cantaka Zaida Oktarina, Aulia Keiko Hubbansyah
Abstract: Digitalisasi telah mengubah fundamental cara bisnis beroperasi, termasuk dalam sektor pemasaran. Dengan teknologi yang terus berkembang dan internet yang meresap secara luas, pemasaran digital menjadi pendorong utama bagi… i pertumbuhan dan kompetitivitas bisnis. Ini juga terlihat dalam industri Horeca di Indonesia, yang mengalami pertumbuhan pesat sebagai kontributor penting bagi ekonomi negara. Agar tetap relevan dan berdaya saing, industri Horeca harus terus berinovasi dan mengikuti tren pemasaran yang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pemasaran digital efektif dalam meningkatkan penjualan di sektor Horeca. Dengan menggunakan metode tinjauan pustaka, berbagai sumber informasi seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian relevan dikumpulkan dan dianalisis. Melalui tinjauan kritis dan mendalam, konsep-konsep kunci dieksplorasi untuk memberikan wawasan tentang implementasi strategi pemasaran digital yang dapat memberikan hasil signifikan bagi bisnis Horeca. Temuan penelitian mengidentifikasi beberapa strategi pemasaran digital yang dapat diterapkan oleh bisnis Horeca, termasuk pemasaran melalui media sosial yang konsisten dan interaktif, serta penggunaan konten berkualitas tinggi seperti informasi informatif, edukatif, gambar, dan video menarik. Selain itu, strategi pemasaran berbayar seperti Google Ads dan iklan media sosial, serta kerjasama dengan influencer, juga efektif dalam memperluas jangkauan merek dan meningkatkan keterlibatan konsumen. Optimisasi mesin pencari (SEO) dan layanan obrolan langsung juga dapat meningkatkan interaksi langsung dengan pelanggan dan pengalaman mereka. Implementasi strategi pemasaran digital yang tepat dapat menghasilkan manfaat besar bagi bisnis Horeca, termasuk peningkatan penjualan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Namun, bisnis perlu terus memantau dan mengevaluasi strategi mereka serta beradaptasi dengan perubahan perilaku dan preferensi konsumen untuk tetap relevan dan sukses dalam lingkungan pemasaran yang dinamis dan kompetitif.

Perhutanan Sosial: Memberdayakan Masyarakat Lokal dalam Pengelolaan Hutan yang Berkelanjutan

Aulia Ryza Aqilla
Abstract: Hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung kehidupan masyarakat lokal. Namun, eksploitasi berlebihan dan pengelolaan yang buruk telah mengancam kelestarian hutan. Pendekatan perhutanan… n sosial (social forestry) muncul sebagai solusi untuk melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Artikel ini mengeksplorasi konsep dan praktik terbaik perhutanan sosial, serta manfaatnya bagi masyarakat dan lingkungan. Perhutanan sosial menekankan pada partisipasi aktif masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan, pemanfaatan, dan konservasi hutan. Melalui pemberian akses dan hak pengelolaan, masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya hutan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Selain itu, perhutanan sosial juga mendorong penghidupan berkelanjutan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Artikel ini menganalisis berbagai model perhutanan sosial yang telah diterapkan di berbagai negara, seperti hutan kemasyarakatan, hutan desa, dan kemitraan kehutanan. Studi kasus dari beberapa wilayah akan disajikan untuk menunjukkan tantangan dan keberhasilan dalam implementasi perhutanan sosial. Selain itu, artikel ini juga menyoroti peran penting kebijakan pemerintah, pelatihan, dan dukungan teknis dalam mendukung perhutanan sosial yang efektif. Dengan mengintegrasikan aspek ekologi, sosial, dan ekonomi, perhutanan sosial menawarkan pendekatan holistik dalam mengelola hutan secara berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat lokal. Artikel ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan, praktisi, dan akademisi dalam memahami potensi perhutanan sosial dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lebih adil dan berkelanjutan.

Penguatan Organisasi Madin Wustho Dalam Meningkatkan Kreatifitas Santri Di As-Sakinah Lumajang

Zainul Arifin, Ahmad Muzakki Afandi, Habib Syaiful Jani
Abstract: Laporan pengabdian penguatan media organisasi santri dalam menciptakan kreatifitas dapat melalui berbagai aspek, Pengembangan Santri Kreatif melalui Peningkatan Keterampilan Seni, Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk… memberikan pelatihan peningkatan kreativitas anak-anak santri di bidang kreatifitas bakat dan minat. Penggunaan Media Sosial dalam Kehidupan Sosial Oleh Santri di Madin Wustho as-sakinah, Media sosial digunakan sebagai sumber informasi dan alat pembelajaran, serta sebagai alat untuk memperjelas gaya hidup. Pemberdayaan Santri dalam Pengembangan Media Kreatif. Program pemberdayaan santri melalui pengembangan media kreatif, yang menjadi program unggulan. Pengembangan Media Kreatif dengan Produk Unggulan, Pemberdayaan santri di Madin Wustho As-sakinah melalui pengembangan usaha ekonomi kreatif. Peranan Pemasaran dalam Pengembangan Media Kreatif, Peranan pemasaran dalam pengembangan media kreatif, yang dapat membantu mengembangkan motivasi dan semangat entrepreneurship santri. Untuk mengatasi masalah pengembangan media kreatif santri, perlu dilakukan analisis lingkungan dan internal Madrasah Diniyah, serta membuat keputusan berdasarkan analisis keunggulan dan kelemahan madrasah diniyah wustho, serta analisis kesempatan dan ancaman yang dihadapi.

Pemberdayaan Masjid Sebagai Fungsi Sosial Dan Ekonomi Dengan Usaha Ekonomi Masjid Di Masjid At-Taqwa Kabupaten Sumedang

Anita Dwi Utami
Abstract: Masjid sebagai pusat ibadah dapat memaksimalkan perannya untuk menyejahterakan umatnya melalui kegiatan produktif di bidang perekonomian, seperti mendirikan koperasi/Baitul Maal. Selain itu, masjid merupakan badan nirlaba… a di bidang keagamaan yang kegiatannya harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui laporan keuangan. Pengelolaan Masjid At-Taqwa di Lingkungan Burujul Desa Kotakulon masih dalam tahap pengembangan dan masih berusaha meningkatkan kualitasnya terutama dalam hal pengelolaan keuangan masjid. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di sekitar Masjid At-Taqwa dan membantu DKM dalam pengelolaan keuangan masjid. Metode yang dilakukan dalam kegiatan sosialisasi Bisnis Ekonomi Masjid adalah Survei Lapangan, Observasi, Wawancara, dan Pelatihan. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Usaha Ekonomi Masjid. Selain itu juga penerapan Tata Kelola Masjid dan Laporan Keuangan dalam pengelolaan keuangan DKM dan UEM.

Strategi Kemitraan Kampung Edamame Terhadap Keberdayaan Masyarakat Di Desa Curah Kates

Ahmad Baihaqi, Muhammad Ulul Albab, Muhammad Mujahed, Khairunnisa Mussari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kemitraan Kampung Edamame dengan PT. Gading Mas Indonesia Teguh terhadap keberdayaan masyarakat Desa Curah Kates, Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode penelitian… ian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah masyarakat Desa Curah Kates. Pola kemitraan Kampung Edamame dengan PT. Gading Mas Indonesia Teguh yaitu pola kemitraan inti plasma. Hal ini ditandai dengan adanya syarat yang menjadi penunjang pola kemitraan inti plasma seperti pendampingan dan pelatihan, pemberian bahan baku, pemberian sarana dan peralatan produksi, dan pendampingan pemasaran yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan pengetahuan, masyarakat yang percaya diri, mendapatkan pengalaman, menjadi kreatif, mendapatkan relasi dari pemerintah dan sesama UMKM, dan juga mendapatkan penghasilan.

Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (PERDA) Tentang Perlindungan Dan Pemberdayaan Petani Pada Kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Di Kabupaten Jember Tahun 2023

Fitrotul Azizah, Lilis Eka Suryani, Wilya Ainun Azizah
Abstract: Terjadi kekurangan pupuk untuk lahan pertanian  di beberapa daerah, termasuk di Desa Sannenrejo, Kecamatan Temprejo, Kabupaten Jember. Hal ini tidak hanya mempersulit perolehan pupuk, namun juga membahayakan ketahanan pangan.… angan. Artikel ini mengkaji tentang pentingnya perlindungan hukum terhadap pupuk yang beredar secara luas, upaya mencapai perlindungan tersebut, penyebab kelangkaan pupuk, serta solusi dalam menyelesaikan permasalahan. Sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan hasil sosialisasi, pentingnya perlindungan pupuk pertanian  untuk menjamin ketahanan pangan, mewujudkan hak masyarakat atas pangan, meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga lingkungan. Upaya perlindungan aliran pupuk bersifat preventif dan represif. Meski telah dilindungi, kekurangan pupuk masih terjadi. Ada beberapa alasan untuk hal ini. peraturan perlindungan pupuk, meningkatnya kebutuhan pupuk untuk keperluan lain, dan rendahnya pendapatan petani. Beberapa upaya untuk mengatasi masalah ini: Penyuluhan dan dukungan kepada petani, penggunaan pupuk bersubsidi  lebih efisien.