Search Articles & Publications

Showing 290 articles found for "Riba"

Penerapan Bimbingan Kelompok Dalam Peningkatan Management Waktu Panti Asuhan Aisyah Putra

Adek Saputra, Afrinaldi
Abstract: Manajemen waktu merupakan keterampilan penting yang memengaruhi keberhasilan dan perkembangan pribadi anak-anak di panti asuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali efektivitas penerapan bimbingan kelompok dalam meningkatkan… ngkatkan manajemen waktu di Panti Asuhan Aisyah Putra. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Partisipan penelitian melibatkan staf pengajar dan penghuni panti asuhan.

Peran Politik Masyarakat Dalam Pemilihan Kepala Desa Di Desa Paloh Naga Kec. Pantai Labu

Ayu Mentari, Mardian Idris Harahap
Abstract: Setiap Masyarakat mempunyai pemilih yaitu satu suara baik kelembagaan maupun pribadi dan ada pulak pemilihan melakukan kecurangan dengan menyogok dan ada juga yang jujur bahwa satu-satunya cara untuk untuk melakukan kejujuran… juran dengan harus digunakan untuk mempengaruhi perubahan. Pemilihan Kepala Desa sesuatu hal yang merupakan bentuk politik lokal yang ditingkatkan desa yang searah dengan tercapainya otonomi desa. Metode yang ingin akan digunakan adalah suatu deskriptif dan kualitatif dari hasil penelitian ini menunjukkan suatu hal tersebut yang Pelaksanaan proses pemilihan kepala desa di Paloh Naga yang akan melalui tahap terkendali Namun, hukum menghalangi proses ini Pemilihan Kepala Desa. Pemilihan kepala desa adalah suatu yang pekerjaan dan kebijakan yang menarik bagi masyarakat pedesaan. Komunitas desa yang penuh cinta terhadap wilayahnya, Masyarakat pedesaan memiliki sesuatu yang kesadaran politik yang lebih rendah dan dibandingkan masyarakat desa pengasih yang Memasuki kawasan perkotaan. serta keyakinan politik tentang pemerintahan desa. Hal ini juga akan terbagi menjadi dua sisi: kepercayaan terhadap pemimpin juga dan pandangan masyarakat terhadap pemimpin sistem politik. Hal lain akan menyangkut faktor-faktor yang akan mempengaruhi partisipasi dan Kebijakan masyarakat seperti kemauan politik, tingkat Pendidikan dan juga tingkat ekonomi.

Analisis Tokoh Ra Pada Cerpen Status Adalah Penyakit Karya Erma Mufidah; Psikologi Sastra Erich Fromm

Tangkas Kurnia Gusti, Nadhira Putri Kinaura, Eva Dwi Kurniawan
Abstract: Cinta merupakan suatu perasaan yang dirasakan oleh kedua belah pihak yang didalamnya meliputi adanya empati dan perhatian, hubungan dan keterikatan, dan pertumbuhan pribadi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran… n cinta tokoh Ra dalam cerpen “Status Adalah Penyakit” dari buku "seribu sendu" karya Erma Mufidah, dimana untuk mendefinisikan cinta sebagai perasaan yang mencakup empati, hubungan, dan pertumbuhan pribadi. Hal ini juga berupaya untuk mengkaji pertumbuhan positif cinta dalam karakter Ra dan pentingnya kesadaran keterikatan hubungan. Masalah pada penelitian ini untuk mengetahui munculnya keinginan untuk terus bersama dan juga enggan untuk kehilangan sehingga pengungkapan cinta tidak pernah terjadi untuk menjaga kebersamaan antara keduanya, rasa takut tersebut tentunya merupakan dari pengalaman dilematik antara hubungan percintaan dan juga rasa takut akan kehilangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik analisis data interaktif dimana Rasa cinta dan kasih sayang yang menjadi tema inti dari pembahasan artikel ini mengantarkan penulis untuk mengkaji isu dilematik antara rasa cinta dan juga rasa takut, dimana pengorbanan yang terkandung dalam kecintaan pada seseorang tak jarang menumbuhkan titik pahit yang perlu dirasakan oleh seseorang, maka dari itu melalui cerpen yang berjudul Status adalah penyakit, penulis akan mengkaji isu dilematik dan hirarki kebutuhan tersebut berdasarkan teori cinta dari Erich Fromm. Dan hasil dalam penelitian ini adalah bahwa tokoh Ra memiliki pertumbuhan cinta yang positif dan mencerminkan pentingnya kesadaran akan keterikatan.

Dinamika Kelompok Dalam Perspektif Perilaku Organisasi

Citra Puspa Ramadhani, Ratih Purbasari
Abstract: Manusia merupakan makhluk hidup yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya, dengan tujuan mencapai kehidupan yang lebih baik. Pembentukan manusia yang lebih baik dalam konteks ini tidak hanya berkaitan dengan… an aspek moral, melainkan juga sebagai makhluk hidup dan berbudaya yang hidup secara bijaksana dan kritis. Pendidikan dan ilmu merupakan sarana utama untuk membentuk manusia, mempengaruhi pengetahuan tentang diri dan dunia, kehidupan sosial, dan agama. Demikian juga manusia diarahkan untuk memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap pribadi, lingkungannya, dan masyarakat di sekitarnya. Manusia dianggap tidak pernah terlepas dari kebutuhan akan orang lain karena adanya keterbatasan yang harus ditutupi oleh kehadiran orang lain. Pembentukan kelompok menjadi suatu cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut, baik didasari karena adanya persamaan tujuan maupun motif yang ingin dicapai. Dalam konteks kelompok, setiap individu di dalamnya diharapkan dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya untuk mencapai tujuan bersama. Sehingga, kelompok memainkan peran penting dalam membantu anggotanya mencapai tujuan bersama dan memenuhi kebutuhan individual masing-masing.

Analisis Struktur Kepribadian Tokoh Perempuan Dalam Novel Dan Hujan Pun Berhenti Karya Farida Susanty

Mayvia Lorenzia, Ezra Lintang Putri, Eva Dwi Kurniawan
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskrisipkan ego, superego, dan id dalam karya sastra. Karya yang diangkat bergenre Novel dengan judul Dan Hujan Pun Berhenti Karya Farida Susanty. Penelitian menggunakan pendekatan… psikologi sastra dengan teknik analisis membaca, menganalisis, dan membuat laporan. Data yang digunakan berupa kalimat frasa, atau klausa. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa id tokoh Spiza masih belum bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, ego pada tokoh Spiza tidak dapat menekan atau mengendalikan id sehingga membuat Spiza akhirnya mengambil tindakan bunuh diri. Superego dari tokoh perempuan Spiza menumbuhkan nilai moral, yang membuatnya tidak ingin menjadi beban bagi orang lain sehingga dia belajar dengan keras.

Peran Guru Akidah Akhlaq dalam Meningkatkan Karakter Islami Siswa

Adiyono, Siti Mariyani
Abstract: Karakter merupakan hal yang penting bagi setiap individu. Karakter yang baik akan menjadikan seseorang menjadi pribadi yang unggul dan bermanfaat bagi lingkungannya. Salah satu mata pelajaran yang berperan dalam pembentukan… kan karakter siswa adalah mata pelajaran akidah akhlak. Mata pelajaran ini mengajarkan tentang nilai-nilai agama dan moral yang dapat menjadi pedoman bagi siswa dalam bersikap dan berperilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru akidah akhlak dalam meningkatkan karakter Islami siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Bagaimana peran guru akidah akhlaq dalam pendidikan karakter siswa? (2) Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi peran guru akidah akhlaq dalam meningkatkan karakter siswa? (3) Bagaimana cara guru akidah akhlaq meningkatkan karakter siswa melalui pembelajaran yang efektif?. Dengan merumuskan masalah ini, penelitian akan mengarahkan pada analisis mendalam tentang peran guru akidah akhlaq dan strategi yang digunakan dalam meningkatkan karakter siswa pada pendidikan saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif.

Kepribadian Tokoh Utama Lin Dalam Novel Rasa Karya Tere Liye

Marta Lise Pung, Listiana Dewi, Eva Dwi Kurniawan
Abstract: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) Menganalisis kepribadian tokoh utama yaitu Linda, (2) pendeskripsian nilai Pendidikan karakter yang dialami tokoh utama.kepribadian individu. Objek material yang digunakan… berupa novel berjudul Rasa karya Tere Liye. Masalah yang diangkat adalah bagaimana kepribadian tokoh utama dalam menyelesaikan konflik yang dialami. Metode yang digunakan menggunakan pendekatan Psikoanalitik. Temuan yang di peroleh berupa adanya 2 jenis kepribadian individu,yakni ekstrovert dan introvert. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan Teknik studi Pustaka. Analisis data yang digunakan menggunakan Teknik deskripsi serta interpretasi yang mendalam.

Kepribadian Abnormal Tokoh Fara dalam Novel Skizofrenia Karya Disadiss0

Diana Sari Putri, Dhimar Lelangi, Eva Dwi Kurniawan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan dan mendeskripsikan gejala serta faktor penyebab timbulnya gangguan Skozofrenia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode… e yang digunakan menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan teori Psikoanalisis Sigmund Freud. Tujuan pada penelitian ini bertujuan untuk membahas tokoh utama dalam novel yang berjudul Skizofrenia karya Disadiss0. Data yang diambil dalam penelitian ini berupa kata, kalimat, paragraf, kutipan dan dialog yang berhubungan dengan gejala Skizofrenia pada tokoh utamanya. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Skizofrenia karya Disadiss0 yang diterbitkan oleh Median Books tahun 2023. Teknik pengumpulan datanya menggunakan Teknik membaca dan mencatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala gangguan Skizofrenia yang dialami tokoh utama, yaitu (1) delusi, (2) halusinasi, (3) avolition, (4) asosialitas, (5) anhedonia, (6) inkoherensi, (7) perilaku aneh. Gejala Skizofrenia tersebut muncul disebabkan oleh faktor somatogenik yaitu faktor keturunan dan faktor sosiogenik, yaitu dimana tokoh utama mengalami tekanan dan depresi akibat kejadian pelecehan seksual yang menimpanya.

Profil Karir Bimbingan Konseling Di Sekolah: Pendekatan Kuantitatif Melalui Analisis Angket Kebutuhan Peserta Didik

Rochani, Tati Maryati, Aisyah Choinun Salsabila, Alfira Putri Sabila, Assifa Sulistia Rahmawati, Dwi Rindiyani, Fawziyah Ikeyashah Mahrani, Febi Handayani, Ilham Ba’iyattulhusna, Widya Rayi Pangestika, Yositria Nopia Rizki, Yunia Rahayu Ningsih
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil bidang layanan bimbingan konseling di sebuah lembaga pendidikan, dengan memperhatikan frekuensi dan distribusi peserta didik dalam setiap bidang layanan. Data diperoleh… dari 844 peserta didik melalui survei yang membagi bidang layanan menjadi empat kategori: Pribadi, Sosial, Belajar, dan Karir. Hasil menunjukkan bahwa 31,28% peserta didik membutuhkan pelayanan bimbingan pribadi, menyoroti kepentingan besar pada aspek kesejahteraan emosional dan manajemen stres. Bidang layanan sosial memiliki presentase yang lebih rendah (14,10%), mengindikasikan potensi untuk meningkatkan keterlibatan sosial dan keterampilan interpersonal peserta didik. Bidang layanan belajar menonjol dengan presentase 24,17%, menunjukkan kebutuhan yang signifikan untuk pengembangan strategi pembelajaran dan peningkatan keterampilan akademik. Sementara itu, bidang layanan karir menarik perhatian sebanyak 30,45%, menandakan minat tinggi dalam panduan karir, pemilihan jalur karir, dan persiapan ke dunia kerja. Implikasi temuan ini menyoroti urgensi untuk mengembangkan program bimbingan konseling yang lebih terfokus, mencakup penguatan aspek-aspek pribadi, sosial, dan belajar. Rekomendasi mencakup perluasan program kesejahteraan emosional, merangsang keterlibatan sosial, meningkatkan strategi pembelajaran, dan pengembangan program karir. Dengan merespons temuan ini, lembaga pendidikan dapat meningkatkan efektivitas layanan bimbingan konseling mereka, memastikan pemenuhan kebutuhan peserta didik secara holistik.

Implementasi Program Pembinaan Bagi Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan kelas III Sukamara

Rizky Abadi Putra, Itok Dwi Kurniawan
Abstract: Pada dasarnya program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan berorientasi kepada suatu filosofi yaitu Reintegrasi Sosial. Reintegrasi Sosial itu sendiri berarti  pengembalian seorang narapidana ke dalam masyarakat. Adapun tujuan… tujuan dari penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi program pembinaan bagi narapidana serta apa yang menjadi kendala dan upaya mengatasi dalam mengimplementasikan program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sukamara. Dalam penelitian ini penulis menggunakan mixseds method yang berarti penggabungan antara data kualitatif dan kuantitatif. Studi Kasus dalam artikel ini dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sukamara khususnya pada bidang Pembinaan bagi narapidana. Data primer diperoleh dari observasi dan wawancara kepada narasumber dari Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sukamara, sedangkan data sekunder diperoleh dari bahan-bahan kepustakaan. Adapun hasil penelitian ini bahwa implementasi program pembinaan bagi narapidana di Lembaga Pemasyaraktan Kelas III Sukamara telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku. Kendala yang ditemui dalam mengimplementasikan program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan yaitu kendala petugas, narapidana, serta kendala dalam hal sarana dan prasarana penunjang program pembinaan. Selanjutnya upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu dengan memberikan pembinaan kepada narapidana baik kemandirian dan kepribadian agar menjadi pribadi yang lebih baik, taat peraturan, menyadari kesalahan, serta nantinya bisa kembali ke dalam masyarakat yang berguna dan mandiri, mengikutkan petugas dalm diklat agar menjadi petugas yang baik dan profesional, serta melakukan kerjasama dengan instansi terkait sebagai penunjang program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Sukamara.