Search Articles & Publications

Showing 1122 articles found for "Bentuk"

Menciptakan Lingkungan Sekolah Yang Aman Melalui Sosialisasi Anti Bullying Di Mi Darul Ulum, Desa Rowo Gempol

Ufi’atun Nur Faizah, Dewi A'issyatur Rohmah, Virgie Ramadhani Z, Eli Masnawati, Masfufah, Siti Kholidatur Rodliyah, Yuliastutik, Laila Badriyah
Abstract: Perundungan atau bullying merupakan fenomena yang mengganggu keharmonisan lingkungan pendidikan. Permasalahan ini tidak hanya berdampak pada individu yang menjadi korban, tetapi juga merusak dinamika kelompok secara keseluruhan.… luruhan. Lingkungan sekolah idealnya menjadi tempat yang mendukung perkembangan peserta didik secara optimal, baik akademik maupun sosial. Namun kenyataannya di lapangan, beberapa peserta didik masih menghadapi tantangan berupa tindakan bullying yang mampu mengganggu proses belajar mereka. Hal tersebut menjadi urgensi, sehingga penerapan program anti bullying perlu di implementasikan guna mencegah dan mengatasi permasalahan tersebut. Melihat kondisi ini, MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol, menginisiasi pelaksanaan sosialisasi anti-bullying yang digagas oleh mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya. Sosialisasi anti-bullying ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mampu mendukung perkembangan peserta didik. Kegiatan ini juga memfokuskan pada peningkatan keterampilan guru dalam mengidentifikasi dan menangani kasus bullying, serta melibatkan orang tua untuk  mendukung anak mereka dalam menghadapi dan mencegah perilaku bullying. Objek kegiatan ini ditujukan untuk seluruh peserta didik MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol, dengan melibatkan partisipasi aktif dari kepala sekolah, guru dan juga orang tua. Metode yang dipilih guna pengimplementasian sosialisasi bullying di MI Darul Ulum, Desa Rowo Gempol yakni Participatory Action Research (PAR), dengan langkah berikut: 1) identifikasi masalah, 2) perencanaan, 3) implementasi, 4) evaluasi dan refleksi, 5) diseminasi, serta 6) keberlanjutan. Hasil dari pengimplementasian sosialisasi bullying di MI Darul Ulum Desa Rowo Gempol menunjukkan pelaksanaan kegiatan sosialisasi anti-bullying di MI Darul Ulum telah berhasil  mencapai tujuan utamanya yakni menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Melalui sosialisasi yang komprehensif, peserta didik, guru dan orang  tua mendapatkan pemahaman mendalam terkait bentuk bullying beserta dampaknya, baik secara fisik maupun psikologis. Selain itu juga mendorong terciptanya budaya sekolah yang lebih inklusif dan saling menghargai satu sama lain, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya dukungan dari orang tua dan guru dalam mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekitar, khususnya sekolah. Dari kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif bagi perkembangan siswa.

Penerapan Manajemen Strategi Digital Marketing Untuk Memperluas Pemasaran Usaha Bordir Yanti Di Pasir Talang Solok Selatan

Rizky Kurniawan Suryadi, Dehito Surya Holiq, Diva Nadia, Nurhaliza, Rifa Maulah Husni, Mandra Adrika Putra
Abstract: Bordir adalah teknik menghias kain menggunakan jarum dan benang untuk membentuk pola atau motif tertentu dan jug merupakan usaha kerajinan yang berorientasi pada produk dan jasa yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan… n bersaing dan meningkatkan pangsa pasar. Untuk memanfaatkan potensi pasar yang ada pada saat ini, strategi pemasaran yang efektif dan efisien sangat diperlukan. Digital marketing, sebagai media pemasaran modern, menawarkan peluang untuk memperluas jangkauan pasar dengan memanfaatkan internet dan media sosial. Namun, pelaku usaha bordir oleh Yanti bordir di Pasir Talang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan, masih mengandalkan metode pemasaran tradisional. Oleh karena itu, sosialisasi dan pembinaan mengenai digital marketing diperlukan untuk membantu pelaku usaha dalam memperluas pangsa pasar mereka dan meningkatkan pendapatan, demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi pentingnya digital marketing bagi pelaku usaha bordir dan memberikan rekomendasi untuk penerapannya guna mendukung perkembangan usahanya.

Penyuluhan Pencegahan Diabetes Mellitus (DM) Pada Siswa SMK Negeri 4 Kendari

Listy Handayani, Hariati Lestari, Hartati Bahar, Siti Nurfadilah H, Irma
Abstract: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit menahun yang dapat diderita seumur hidup yang ditandai dengan peningkatan gula darah (hiperglikemia) yang disebabkan karena menurunnya jumlah insulin akibat gangguan metabolisme pankreas.… ankreas. Indonesia merupakan negara yang menyumbang penyakit DM tertinggi yaitu sebesar 10,3 juta jiwa dan akan meningkat menjadi 16,7 juta jiwa pada tahun 2045. Salah satu penyebab DM adalah kurangnya pengetahuan mengenai pengaturan pola makan dan  kurangnya aktivitas fisik. DM dapat terjadi pada remaja sehingga edukasi keseahtan sangat penting dilakukan. Kegiatan PKM berupa penyuluhan bertujuan untuk meningktkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan penyakit DM. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Januari 2025 di SMK Negeri 4 Kendari. Sasaran peserta adalah siswa SMK Negeri 4 Kendari yang berjumlah 30 orang. Metode penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah. Tahapan kegiatan ini terdiri dari perencanaan (persiapan, koordinasi dengna pihak sekolah, penentuan sasaran dan waktu pelaksanaan), tahap pelaksanaan (perkenalan, penyampaian materi dan sesi tanya jawab).  Pada tahap akhir dilakukan evaluasi untuk menilai keberhasilan kegiatan pelatihan serta pemberian hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada peserta. Seluruh tahapan kegiatan terlaksana dengan baik dan berjalan dengan lancar sedangkan dari hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 50,9 menjadi 73,3 setelah dilakukan penyuluhan sehingga penyuluhan berhasil meingkatkan pengetahuan pencegahan DM pada siswa SMK Negeri 4 Kendari.  

Pelatihan Tari Cewang Sebagai Dasar Belajar Tari Di Sanggar Seni Gadih Mualab Nagari Pasir Talang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Fitriani, Rezi Susanto
Abstract: Pelatihan tari di Sanggar Seni Gadih Mualab Nagari Pasir Talang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan, merupakan salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh dosen yaitu Pengabdian Kepada… a Masyarakat (PKM). PKM dilakukan di Sanggar Seni Gadih Mualab yang didirikan oleh ibu Nofziarni adalah salah satu kepedulian terhadap kehidupan seni khususnya seni tari. Bentuk kegiatan PKM dosen ini adalah pelatihan tari yang bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas serta menjadikan pelatihan tari Cewang sebagai dasar belajar tari pada anggota sanggar tari. Hasil pelatihan tari yang dicapai peserta pelatihan senang menari dan dapat mengikuti dengan baik serta anggota bisa melakukannya sendiri.

Eksplorasi Rajut Knitting Sebagai Perwujudan Ekonomi Kreatif

Desma Erica Maryati M., Hommy Dorthy Ellyany Sinaga, Elisabeth Nainggolan
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Tim Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik knitting sebagai salah satu bentuk ekonomi kreatif kepada Komunitas Rajuters Medan.… Teknik knitting dipilih karena potensinya dalam menghasilkan produk kreatif berkualitas tinggi dengan nilai estetika dan komersial yang signifikan. Pelatihan dilaksanakan selama dua bulan dengan pertemuan sekali seminggu, mencakup pengenalan alat, jenis-jenis benang, teknik dasar knitting (knit dan purl), serta proyek pembuatan syal. Peserta yang terdiri dari ibu-ibu dengan latar belakang hobi merajut crochet berhasil menguasai teknik knitting dan menyelesaikan proyek akhir berupa syal. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga membuka peluang wirausaha dan memberikan manfaat kesehatan melalui aktivitas merajut. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia melalui seni rajutan handmade yang bernilai tinggi.

Strategi Pembentukan Karakter Peserta Didik Pada Pemantapan Kemampuan Mengajar Di SD Negeri 04 Sungai Aro

Dini Budiana Putri, Desmaneni
Abstract: Laporan ini hasil dari pemantapan kemampuan mengajar mahasiswa dalam konteks strategi pembentukan karakter peserta didik dalam pendidikan sekolah dasar. Hal ini bertujuan untuk membangun dan membentuk kualitas karakter peserta… eserta didik  disekolah dasar. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa karakter baik apa saja yang ditunujukan peserta didik SD Negeri 04 Sungai Aro. Strategi yang digunakan guru dalam pembentukan karakter peserta didik seperti selalu mengingatkan peserta didik akan hal baik, memberikan teguran, memberikan contoh atau menjadi teladan, kegiatan rutin atau pembiasaan, dan menumbuhkan kesadaran peserta didik. Hambatan dalam penerapan pendidikan karakter di SD Negeri 04 Sungai Aro adalah faktor guru, dan orang tua, lingkungan, dan peserta didik.

Mengembangkan Pengetahuan Dan Motorik Individu Berkebutuhan Khusus: Experiental Learning Dalam Edukasi Pembuatan Ecoenzym

Reskiani Mas Bakar, Kurniati Zainuddin, Aliyah Hidayah Madjid, Nabila Ramdahani Imran, Ni Made Kausalya Devi Utami
Abstract: Permasalahan lingkungan yang paling banyak terjadi setiap wilayah di Indonesia adalah jumlah sampah yang menumpuk. Sehingga perlu ditanamkan ilmu pengenai pengolahan sampah bagi setiap orang, terlebih bagi orang tua yang… memiliki anak istimewa seperti individu dengan kebutuhan khusus yang umumnya masih kurang dalam pengetahuan mengolah limbah. Tujuan dari edukasi yaitu dapat meningkatkan pengetahuan melestarikan lingkungan dan melatih kemampuan motorik IBK dengan edukasi pembuatan ecoenzym dari limbah buah. Ecoenzym adalah cairan yang bersifat ramah lingkungan, pembuatan ecoenzym melalui proses fermentasi dari limbah kulit buah. Metode yang digunakan dalam edukasi ini yaitu Experiential learning. Metode ini merupakan model pembelajaran dimana, proses pembentukan pengetahuan terjadi melalui pengalaman. Selain itu, digunakan flashcard sebagai alat peraga untuk memudahkan IBK dalam proses pembentukan pengetahuan melalui pengalaman. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui keefektifan program kerja dari proyek kemanusiaan komunitas Pelipur dalam memberikan pelatihan keterampilan untuk pemberdayaan individu berkebutuhan khusus. Pelaksanaan pelatihan dilakukan di Sentra Wirajaya, Makassar bekerjasama dengan mitra Koads serta FORKESI (Forum Keluarga Spesial Indonesia). Pelatihan ini mendapatkan antusiasme dan partisipasi aktif partisipan dalam pembuatan ecoenzym, keefektifan pelatihan dilihat dari hasil yang menunjukkan jika IBK mampu berkontribusi besar untuk menambah pengetahuan pengolahan limbah dan perkembangan motorik yang baik. Edukasi ini diharapkan menjadi usaha pelestarian lingkungan bagi IBK apabila mampu diberdayakan dengan baik.

Kegiatan Khatmil Qur’an Dan Tausiyah Keagamaan Dalam Mensyiarkan Dan Meningkatkan Pemahaman Agama Islam

Firda Nuriyah, Muhammad Nabil Akmal, Alifia Hariaji, M. Yusron Maulana El-Yunusi, Masfufah, Eli Masnawati, Nelud Daraajatul Aliyah
Abstract: Mempelajari Al-Qur'an berarti bahwa seseorang dapat memberikan bimbingan moral yang baik bagi Manusia, pengajaran dan pembelajaran yang ditujukan kepada masyarakat umum, bimbingan yang bermoral baik, bahkan jika pengajaran… an dan pembelajaran ditujukan pada masyarakat umum.  Apabila kajian belajar Al - Qur'an dilakukan secara efektif dan berkesinambungan, dari masyarakat luas pun akan mampu memahami Al-Qur'an. Al-Qur'an dilaksanakan secara efektif dan berkesinambungan, umum pun dapat memahami Al - Qur'an dan. Peningkatan kesadaran Masyarakat merupakan bentuk dari pengadaan kegiatan Khotmil Qur'an dan tausiyah keagamaan.  Menghatamkan Al-Qur'an di Desa Tambak dan Tampunag bertujuan untuk mengarahkan mereka pada keyakinan bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah Tuhannya dan Al-Qur'an merupakan kalamnya, agar Ruh Al Qur'an dapat tertanam dalam jiwa mereka, untuk menyeleksi masyarakat di wilayah desa tambak dan tampung, pengabdian kepada masyarakat terlebih dahulu harus dilaksanakan melalui serangkaian proses yang melibatkan koordinasi dengan aparat setempat. Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (ABCD) adalah teknik yang digunakan dalam layanan yang diberikan dengan mengutamakan masyarakat di Desa Tambak dan Tampung, Kecamatan Lekok, dalam memanfaatkan aset dan potensi yang dimiliki. Aksi ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memerlukan solidaritas yang lebih besar, meski masih banyak masyarakat yang kurang disiplin pada momen-momen tertentu, seperti ketika mereka datang terlambat.

Mencetak Generasi Muda Muslim yang Moderat: Implementasi Pendidikan Agama Islam Inklusif di Ponpes An Nahdlah

Akramunnisa, Nur Amalia
Abstract: Program pengabdian bertema "Mencetak Generasi Muda Muslim yang Moderat: Implementasi Pendidikan Agama Islam Inklusif di Ponpes An Nahdalah Makassar" bertujuan untuk membentuk generasi Muslim yang memiliki sikap moderat melalui… elalui pendekatan pendidikan agama yang inklusif. Pelaksanaan program ini meliputi pelatihan bagi ustaz dan ustazah tentang konsep moderasi dalam Islam, kegiatan dialog lintas agama, serta keterlibatan santri dalam aktivitas sosial bersama komunitas lintas agama. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan penerapan nilai-nilai moderasi di kalangan santri dan pengajar. Para santri menjadi lebih aktif dalam diskusi, berpikir kritis, serta menunjukkan sikap yang lebih toleran terhadap perbedaan. Tantangan utama yang dihadapi adalah resistensi dari sebagian kecil santri dan pengajar serta keterbatasan waktu, namun pendekatan yang inklusif terbukti efektif dalam memperkenalkan moderasi beragama. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi pesantren lain yang ingin mengadopsi pendekatan serupa, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong sikap moderat dan toleransi di kalangan generasi muda Muslim.

Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar Sebagai Pembentuk Guru Profesional Di UPT SDN 09 Kepala Bukit

Annisah Fitriah, Afrimon
Abstract: Program Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) adalah suatu program dalam pendidikan prajabatan guru, yang dirancang untuk melatih mahasiswa atau calon guru menguasai kemampuan keguruan yang utuh dan terintegrasi, sehingga… setelah menyelesaikan pendidikannya mahasiswa siap secara mandiri mengemban tugas sebagai guru. Kemampuan untuk melaksanakan tugas inilah yang dibentuk melalui PKM. PKM dapat dideskripsikan sebagai suatu program yang merupakan ajang pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam rangka pembentukan profesionalisme guru yang sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) sesuai tuntutan Undang-Undang Pendidikan Nasional. PKM adalah suatu program yang mempersyaratkan kemampuan aplikasi dan terpadu dari seluruh pengalaman belajar sebelumnya ke dalam program pelatihan, berupa kinerja dalam semua hal yang berkaitan dengan jabatan keguruan, baik kegiatan mengajar maupun tugas-tugas keguruan lainnya. Kegiatan-kegiatan itu diselenggarakan secara bertahap dan terpadu dalam bentuk orientasi lapangan, pelatihan terbatas, pelatihan terbimbing, dan pelatihan mandiri, yang terjadwal secara sistematis yang difasilitasi oleh Dosen Pembimbing dan Guru Pamong secara kolaboratif. Dengan demikian, pemantapan kemampuan mengajar mahasiswa di sekolah dasar merupakan langkah penting dalam mempersiapkan calon guru yang berkualitas dan siap untuk menghadapi berbagai tantangan dalam dunia pendidikan.