Abstract:Pohon sebagai bentuk dari pelestarian lingkungan yang perlu dibudidayakan mulai dari lingkungan sekitar Timbulun Ulu Sungai Suliti melalui Gerakan Penghijauan dengan penanaman 1.500 bibit tanaman pohon yang terdiri dari…
pohon mahani, bayu, durian dan jengkol yang melibatakan masyarakat Timbulun ulu Suliti. Target yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah meningkatakan sumber daya manusia yang sadar akan pentinya program gerakkan penghijauan dilakukan, dan diharapkan kegiatan ini bisa berkelanjutan sehingga bisa memberikan efek yang positif bagi masyarakat di Timbulun Ulu Suliti kenagarian Persiapan pakan Rabaa Utara Duo khususnya dan Kabupaten Solok Selatan Umumnya. Dari hasil kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan : (1) Stake holder kampus dalam hal ini Dosen dan mahasiswa STIE Widyaswara Indonesia bekerjasama dengan pihak pemerintah dan masyarakat Timbulu Ulu Suliti terlibat langgsung dalam kegiatan penanaman pohon mahoni, durian, jengkol, bayu. (2) Kegiatan penenaman pohon sudah terlaksanak dengan baik ditandai dengan penenam 1.500 bibit pohon tanaman pohon mahoni, durian, jengkol, bayu di Timbulun Ulu Sungai Suliti Kenagarian Persipan Pakan Rabaa Utar Duo Kabupaten Solok Sleatan. Saran yang dapat diberikan adalah pembinaan dan pengelolaan penanaman pohon secara berkelanjutan sebagau upaya mewujudkan kesadaran dan kecintaan terhadap lingkungan dengan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat.
Abstract:Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak lepas dari interaksi bersama lingkungannya. Dalam lingkungan kerja, individu juga akan saling bahu membahu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan agar pekerjaan yang dihadapi dapat…
t terselesaikan sesuai dengan tujuan suatu perusahaan. Dalam dasar itu, Teamwork berperan penting sebagai satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Individu membentuk kelompok kecil atau besar sesuai dengan tujuan pekerjaannya agar memudahkan tercapainya suatu target yang telah ditetapkan. Team work adalah suatu penggambaran antara dua individu atau lebih dalam prosesnya berkomunikasi dan mencapai kesepakatan bersama. Pada penelitian ini, dilakukan Psikoedukasi yang berbasis Seminar dengan pemberian materi kepada pegawai UPT BKD Provinsi Sulawesi Selatan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman upaya membangun super tim dalam lingkungan pekerjaan. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 9 Desember 2024 dan diikuti oleh 24 pegawai yang ada di lingkungan BKD Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-Test yang menunjukkan angka 0.001 dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada peserta seminar sebelum dan setelah diberikan Psikoedukasi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk UMKM yang berada di Kota Padang agar dalam melakukan bisnis harus terdapat pengelolaan keuangan yang baik agar bisnis dapat terus berjalan dengan baik. Pengelolaan keuangan untuk UMKM di Indonesia…
donesia telah diatur dalam SAK EMKM (Entitas Mikro, Kecil dan Menengah). Dimana pada SAK EMKM komponen laporan keuangannya dibuat menjadi lebih sederhana menjadi laporan posisi keuangan pada akhir periode, Laporan laba rugi selama periode/ Laporan Kinerja, dan Catatan atas laporan keuangan yang berisi tambahan dan rincian akun-akun tertentu yang relevan sehingga pebisnis UMKM dapat menyusun laporan keuangan sendiri. Hasil observasi dan wawancara secara langsung dengan pemilik UMKM Squadbuket_Padang, diketahui bahwa UMKM Squadbuket_Padang belum menggunakan pencatatan laporan keuangan SAK UMKM. UMKM Squadbuket_Padang belum menggunakan pencatatan keuangan dalam bentuk apapun. Observasi dan wawancara tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa pemilik usaha tidak mengetahui secara pasti dan akurat keuntungan ataupun kerugian yang dihasilkan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pro lingkungan dan motivasi belajar pada siswa SMPN 03 Seunuddon. Metode yang digunakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian one group pre-test post test.…
. Subjek penelitian dengan jumlah 35 responden. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner yang berbentuk skala likert. Kuesioner tersebut bertujuan untuk melihat perilaku pro-lingkungan serta motivasi belajar siswa. Hasil dari pengujian ini Terdapat beberapa hasil dari pengabdian ini, hasil pertama adalah perbedaan yang signifikan pada hasil pre-test dan post-test responden. Hasil tersebut memperlihatkan terdapat perbedaan perspektif responden sebelum dan setelah psikoedukasi. Hasil kedua adalah kebersihan pantai, keberadaan tanaman mangrove, penambahan fasilitias tong sampah, serta pengadaan infografis guna menambah pengetahuan masyarakat sekitar. Dapat di simpulkan psikoedukasi untuk meningkatkan prilaku pro-lingkungan pada pngabdian ini membawa perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test, yang berarti terdapat pengaruh antara psikoedukasi dan prilaku pro-lingkungan.
Abstract:Sampah plastik anorganik menjadi permasalahan serius di Indonesia yang sedang terus menerus diupayakan akan kebermanfaatannya, secara signifikan berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan dan kesehatan masyarakat. Metode…
de yang digunakan dalam pengabdian masyarakat (PKM) berupa penyuluhan dalam bentuk sosialisasi ecobrick di wilayah sekolah Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian untuk memanfaatkan sampah plastik dengan cara mendaur ulang botol plastik melalui ecobrick melalui program sosialisasi disekolah, siswa diperkenalkan pada konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan lebih spesifik pada recycle yaitu mendaur ulang. Proses ini melibatkan pemadatan plastik bekas dan bungkus makanan/minuman ringan ke dalam botol plastik kosong, sehingga menghasilkan "brik" atau bata plastik yang dapat digunakan dalam berbagai aplikasi kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan ini siswa dilatih membuat ecobrick, yang tidak hanya mengurangi sampah plastik tetapi juga membentuk kebiasaan hidup siswa menjadi zero waste. Penerapan kebiasaan hidup zero waste berarti melakukan dan membuat keputusan sehari-hari dengan meminimalkan sampah dan dampak lingkungan yang signifikan. Hasil yang diperoleh adalah siswa dapat memahami pemanfaatan limbah sampah plastik dengan baik, meningkatkan kesadaran hidup zero waste serta mampu membuat produk bermanfaat dari ecobrick seperti hasil kreativitas siswa dengan membuat pot tanaman dan kursi. Peran ecobrick tidak hanya untuk menghancurkan sampah plastik melainkan memberi kesempatan sampah untuk tetap ada namun dikelola menjadi suatu barang berguna yang bertujuan untuk mengurangi sampah plastik yang dibuang ke lingkungan
Abstract:Komunikasi memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Komunikasi menjadi hal yang penting dalam keberlangsungan interaksi, baik dalam ranah formal maupun non formal. Suatu organisasi tidak akan berjalan dengan baik…
tanpa adanya komunikasi. Peranan komunikasi dalam organisasi sebagai pondasi untuk bisa menjalankan fungsi-fungsi dan tujuan yang akan dicapai suatu organisasi. Berdasarkan survey engagement yang dilakukan oleh departemen HCGA pada area komunikasi ditemukan hasil yang lebih rendah dari area lain. Pada Perusahaan CV. Kreasi Pisang Indonesia masih sering terjadi kesalahan dalam komunikasi baik kantar individu maupun kelompok. Sehingga, dilakukan seminar sebagai bentuk upaya yang dapat membantu karyawan juga perusahaan dalam menyelesaikan permasalahannya. Seminar “Unlocking Team Potential Team with Effective Communication” berisikan hal-hal penting seputar komunikasi yang efektif bagi karyawan dalam berinteraksi dalam ranah kerja. Seminar dilakukan dalam rangka membantu memfasilitasi karyawan dalam bentuk intervensi dari pemberian materi mengenai komunikasi efektif. Untuk mengukur perubahan dan peningkatan karyawan sebelum dan sesudah seminar, diberikan pretest dan posttest. Hasil dari seminar yang dilakukan yakni terdapat perbedaan pengetahuan oleh karyawan sebelum dan setelah diberikan seminar yang dibuktikan dari hasil pre-posttest yang dikerjakan.
Abstract:Berbagai tuntutan yang dihadapi oleh pegawai menimbulkan dampak kurangnya kemampuan dalam mengontrol emosi. Emosi sendiri merupakan salah satu aspek yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan manusia. Manajemen emosi yang…
ang baik dapat membantu individu dalam meningkatkan efektivitas kerja pada individu. Pelatihan manajemen emosi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman 17 pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penilaian Potensi dan Kompetensi (PPK) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Sample Pre-Post Test Design dengan instrumen pre-test dan post-test yang mengukur pemahaman mengenai manajemen emosi dalam bentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon signed-rank test, diperoleh nilai signifikansi p = 0,002 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test. Maka, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan manajemen emosi efektif dalam meningkatkan pemahaman manajemen emosi pada 17 pegawai UPT-PPK BKD Provinsi Sulawesi Selatan.
Abstract:Tulisan ini memaparkan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan kepada personel Wing Udara 2 Puspenerbal dalam bentuk pelatihan Bahasa Inggris. Penguatan kemampuan Bahasa Inggris diperlukan untuk mendorong tiap personel…
l Wing Udara 2 Puspenerbal memahami struktur bahasa asing baik dalam konteks tertulis maupun lisan. Dengan demikian, pelatihan bahasa Inggris tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan berbahasa asing, namun juga mendorong kemandirian dan kepercayadirian yang lebih baik. Aspek hard skill pun dapat diperkuat melalui peningkatan soft skill. Hal tersebut dilakukan terutama dalam mendorong partisipasi aktif para personel dalam memelajari, memahami, dan mempraktikkan bahasa asing sesuai dengan perkembangan zaman secara efektif, efisien, dan relevan.
Abstract:Masa remaja adalah tahap kehidupan dengan perubahan signifikan pada aspek fisik, kognitif, sosial, dan psikologis, yang kerap memunculkan egosentrisme dan perilaku agresif seperti bullying. Bullying adalah tindakan agresif…
if berulang yang bertujuan menyakiti korban secara fisik atau mental. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program psikoedukasi bertema "Membangun Generasi Anti-Bullying" di SMP Negeri X Makassar untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying dan strategi pencegahannya. Metode penelitian melibatkan 73 siswa yang mengikuti kegiatan psikoedukasi meliputi materi tentang definisi, jenis, dampak, dan strategi pencegahan bullying. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Paired Samples T-Test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan pada siswa, dengan nilai rata-rata pre-test 33,4 dan post-test 56,8 (p < 0,001). Dengan demikian, psikoedukasi efektif meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying, membangun empati, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung. Program ini diharapkan menjadi model strategis untuk membentuk generasi anti-bullying yang toleran dan berkontribusi positif pada masyarakat.
Abstract:Adapun tujuan PKM adalah untuk mengenal secara cermat lingkungan fisik, administrasi, akademik dan sosial psikologis sekolah tempat praktek mengajar secara langsung; menguasai berbegai keterampilan dasar mengajar dan pembelajaran;…
belajaran; menerapkan berbagai kemampuan profesional kemahasiswaan secara utuh dan terpadu dalam situasinya; melatih mahasiswa agar memiliki pengalaman faktual tentang proses pemebelajaran; memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mempelajari dan memahami serta menghayati seluk beluk lembaga pendidikan. Bentuk pelaksanaan kegiatan PKM terdiri dari dua jenis, yaitu program mengajar dan program non mengajar. Program mengajar terdiri dari tiga jenis, kegiatan pengamatan, latihan terbimbing, latiahan mandiri. Latihan terbimbing dilakukan satu kali di bimbing oleh guru pamong, latihan mandiri dilakukan satu kali tanpa bimbingan guru pamong. Metode pembelajaran yang digunakan bervariasi meliputi ceramah, tanya jawab, permainan, observasi, pemberian tugas dan diskusi. Hasil yang diperoleh selama mahasiswa melakukan kegiatan praktik mengajar adalah memberi pengalaman mempersiapkan pembelajaran, memilih metode, mengembangkan media dan mengevaluasi dengan 100% siswa lulus KKM. Kegiatan ini telah memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam pengembangan kompetensi di bidang pendidikan, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari ke dalam proses pembelajaran di sekolah, serta dapat meningkatkan hubungan kemitraan yang baik antara STKIP Widyaswara Indonesia dengan sekolah yang terkait.