Abstract:UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan keuangan dan pemanfaatan teknologi pembayaran digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi…
rasi keuangan dan digital payment terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei terhadap pelaku UMKM yang telah memanfaatkan sistem pembayaran digital. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan digital payment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan pemahaman keuangan serta pemanfaatan pembayaran digital secara optimal dapat mendorong efisiensi,transparansi, dan keberlanjutan keuangan UMKM di Kota Medan.
Abstract:Digitalisasi sistem pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menjadi strategi penting dalam meningkatkan kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan menganalisis…
lisis pengaruh penggunaan QRIS terhadap efisiensi arus kas dan profitabilitas UMKM di Kecamatan Medan Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 96 pelaku UMKM yang dipilih melalui probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi arus kas serta profitabilitas UMKM, yang tercermin dari percepatan penerimaan kas, ketepatan pencatatan transaksi, peningkatan penjualan, dan efisiensi biaya operasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa QRIS berperan penting dalam meningkatkan kinerja keuangan UMKM dan mendukung keberlanjutan serta daya saing usaha.
Abstract:Perkembangan media sosial yang masif menjadikan Generasi Z kelompok yang rentan terhadap fenomena Fear of Missing Out (FoMO). FoMO tidak hanya berdampak pada aspek psikologis, tetapi juga memengaruhi perilaku ekonomi, khususnya…
ususnya pengelolaan keuangan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh FoMO terhadap pengelolaan keuangan pribadi Generasi Z di Kecamatan Medan Timur, serta menguji peran literasi keuangan dan kontrol diri sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 96 responden Generasi Z yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear dan moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi. Literasi keuangan dan kontrol diri terbukti mampu memperlemah pengaruh negatif FoMO. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan dan pengendalian diri dalam menghadapi tekanan sosial di era digital.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara financial anxiety dan financial planning behavior pada Generasi Z di Kota Medan. Fenomena meningkatnya kecemasan finansial di kalangan generasi muda menjadi perhatian…
hatian penting karena dapat memengaruhi cara individu merencanakan dan mengelola keuangan pribadinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden Generasi Z yang berdomisili di Medan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan bantuan SPSS, meliputi uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial anxiety berada pada kategori cukup tinggi, sementara financial planning behavior berada pada kategori cukup baik. Uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara financial anxiety dan financial planning behavior. Artinya, semakin tinggi kecemasan finansial yang dirasakan, maka kecenderungan individu dalam melakukan perencanaan keuangan akan menurun. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan program literasi dan edukasi keuangan bagi Generasi Z.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa pengguna Shopee PayLater. Kemudahan layanan buy now pay later berpotensi meningkatkan konsumsi apabila tidak diimbangi…
imbangi dengan kemampuan pengelolaan keuangan yang baik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap mahasiswa pengguna Shopee PayLater. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Semakin tinggi tingkat literasi keuangan, semakin rendah kecenderungan perilaku konsumtif dalam penggunaan Shopee PayLater. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan sebagai upaya pengendalian perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa.
Abstract:Studi literatur sistematis ini bertujuan untuk: (1) mensintesis dan menganalisis inkonsistensi temuan penelitian empiris mengenai efektivitas teori Fraud Pentagon dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan di Indonesia;…
; (2) mengidentifikasi sumber variasi hasil yang meliputi variasi operasionalisasi variabel, konteks penelitian, dan perbedaan metodologi; serta (3) mengembangkan dan mengusulkan seperangkat indikator operasional yang lebih komprehensif dan terstandarisasi untuk kelima elemen Fraud Pentagon berdasarkan konsolidasi tubuh literatur yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review dengan metode kualitatif deskriptif-analitis. Sumber data utama adalah 30 artikel jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020-2025, yang telah dipetakan sebelumnya. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis konten tematik (thematic content analysis) dan sintesis naratif (narrative synthesis) untuk mengidentifikasi pola, kontradiksi, dan mengembangkan kerangka konseptual yang lebih kuat. Analisis mengungkap tiga temuan utama. Pertama, terdapat inkonsistensi hasil yang signifikan antar penelitian; misalnya, Financial Target (ROA) signifikan pada studi BUMN namun tidak signifikan pada sektor keuangan. Kedua, inkonsistensi ini bersumber dari: (a) variasi penggunaan proksi variabel (misal, Pressure diukur dengan ROA, leverage, atau perubahan aset), (b) pengaruh konteks spesifik (sektor, tata kelola), dan (c) perbedaan alat ukur kecurangan (F-Score, Beneish M-Score, studi kualitatif). Ketiga, sebagai kontribusi utama, penelitian ini berhasil mengembangkan 12 indikator Fraud Pentagon yang diperkaya dengan proksi empiris yang kuat dari literatur, seperti menambahkan frekuensi rapat dewan untuk Ineffective Monitoring dan kompleksitas kontrak untuk Nature of Industry. Kerangka indikator yang dikembangkan memberikan implikasi teoretis dengan memperkuat sifat kontingensi teori Fraud Pentagon, serta implikasi praktis bagi regulator, auditor, dan dewan komisaris sebagai alat risk assessment yang lebih komprehensif. Penelitian ini merekomendasikan uji empiris lebih lanjut terhadap indikator yang dikembangkan dan integrasi pendekatan kuantitatif-kualitatif dalam penelitian mendatang.
Abstract:Perkembangan reksadana syariah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat dalam dua dekade terakhir, didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah. Meski demikian,…
ian, persepsi investor terhadap reksadana syariah masih beragam, terutama terkait anggapan bahwa kinerjanya kurang kompetitif dibandingkan reksadana konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana persepsi investor terbentuk terhadap kinerja reksadana syariah melalui peninjauan aspek return, risiko, stabilitas portofolio, serta pengaruh faktor psikologis dan makroekonomi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji literatur ilmiah, laporan resmi, dan dokumen akademik terkait pasar modal syariah, kinerja reksadana, dan perilaku investor. Hasil kajian menunjukkan bahwa kinerja reksadana syariah cenderung stabil dan defensif, dengan volatilitas yang lebih rendah karena adanya proses penyaringan syariah yang menyingkirkan sektor berisiko tinggi. Meskipun return sering kali berada pada tingkat moderat, efisiensi risiko yang dicapai menjadikan reksadana syariah menarik bagi investor berorientasi jangka panjang. Persepsi investor dipengaruhi oleh tingkat literasi keuangan, pengalaman investasi, kemampuan manajer investasi, serta dinamika makroekonomi seperti inflasi dan suku bunga yang memengaruhi fluktuasi NAB. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan literasi keuangan syariah dan transparansi informasi diperlukan untuk mengurangi bias persepsi dan memperkuat kepercayaan terhadap reksadana syariah sebagai instrumen investasi yang kompetitif dan berkelanjutan.
Abstract:Meningkatnya minat terhadap investasi aset riil tidak terlepas dari karakteristiknya yang memiliki nilai melekat pada bentuk fisik serta kemampuannya menjaga kestabilan nilai di tengah fluktuasi pasar keuangan. Kondisi ini…
ni mencerminkan adanya kecenderungan investor untuk beralih dari instrumen keuangan menuju aset berwujud, seperti properti, lahan, emas, dan logam mulia, sebagai upaya diversifikasi portofolio sekaligus perlindungan terhadap tekanan inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar, karakteristik utama, manfaat, dan potensi risiko investasi aset riil dengan menggunakan metode studi kepustakaan. Sumber data diperoleh dari berbagai referensi ilmiah yang relevan, meliputi buku akademik, artikel jurnal, serta hasil penelitian sebelumnya. Temuan kajian menunjukkan bahwa aset riil memiliki keunggulan berupa daya tahan nilai dalam jangka panjang, peran sebagai instrumen lindung nilai, serta kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi Islam karena didasarkan pada kepemilikan nyata dan terhindar dari praktik spekulatif maupun unsur perjudian. Meskipun demikian, investasi pada aset riil juga menghadapi keterbatasan, terutama terkait rendahnya likuiditas dan besarnya kebutuhan modal awal. Oleh karena itu, aset riil dapat dipandang sebagai alternatif investasi strategis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga berkontribusi terhadap keberlanjutan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, kualitas layanan, dan promosi terhadap loyalitas pelanggan, serta pengaruh loyalitas terhadap kepuasan pelanggan pada BRO’s Laundry di Bekasi. Metode penelitian…
an yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelanggan dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga (β = 0,312; p < 0,05), kualitas layanan (β = 0,428; p < 0,05), dan promosi (β = 0,275; p < 0,05) berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berkontribusi sebesar 65,2% terhadap loyalitas pelanggan (R² = 0,652; F = 35,721; p < 0,05). Selain itu, loyalitas pelanggan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (β = 0,573; p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa strategi pemasaran yang tepat dalam penetapan harga, peningkatan kualitas layanan, dan promosi yang efektif dapat meningkatkan loyalitas sekaligus kepuasan pelanggan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna transparansi dan amanah dalam membangun loyalitas nasabah di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kota Medan. Dalam konteks perbankan syariah, transparansi bukan hanya sekadar keterbukaan…
ukaan informasi keuangan, tetapi juga mencerminkan sikap jujur, adil, dan bertanggung jawab terhadap nasabah. Sedangkan amanah berarti kemampuan bank dalam menjaga kepercayaan serta menunaikan tanggung jawabnya sesuai prinsip Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan laporan resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi dan amanah menjadi dasar terbentuknya loyalitas nasabah, karena kedua nilai ini menumbuhkan rasa percaya, kenyamanan, dan kedekatan emosional antara bank dan nasabah. Selain itu, penelitian ini menemukan adanya kesenjangan penelitian sebelumnya yang masih sedikit menyoroti aspek nilai-nilai etika Islam seperti amanah dan transparansi sebagai faktor pembentuk loyalitas nasabah.