Search Articles & Publications

Showing 1578 articles found for "Telah"

REKONSTRUKSI LARANGAN RANGKAP PROFESI: KEDUDUKAN DOSEN PNS SEBAGAI ADVOKAT PENGABDIAN PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 150/PUU-XXII/2024

Nasri Wijaya, Muhammad Saiful Fahmi, Syahrabudin Husein Enala
Abstract: Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 150/PUU-XXII/2024 mengubah watak larangan dosen pegawai negeri sipil (PNS) menjadi advokat. Larangan yang semula berlaku mutlak melalui Pasal 3 ayat (1) huruf c dan Pasal 20 ayat (2) Undang-Undang… ang-Undang Advokat kini diberi pengecualian terbatas bagi dosen PNS yang memberikan bantuan hukum cuma-cuma dalam rangka pengabdian kepada masyarakat. Artikel ini berangkat dari persoalan bahwa putusan tersebut tidak sekadar membuka peluang profesi, tetapi juga menciptakan kategori baru yang dapat disebut sebagai advokat pengabdian. Dengan metode penelitian hukum normatif, artikel ini menelaah rasio legis larangan rangkap profesi, konstruksi pertimbangan Mahkamah, serta masalah implementasi yang muncul setelah putusan. Artikel ini berpendapat bahwa putusan Mahkamah dapat dibenarkan sejauh dibaca sebagai instrumen akses keadilan dan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Namun, tanpa revisi UU Advokat dan peraturan pelaksana yang mengatur pengangkatan, penyumpahan, magang, pengawasan etik, izin perkara, dan akreditasi lembaga bantuan hukum kampus, putusan tersebut berisiko melahirkan ketidakpastian baru.

Implementasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIAN) pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemerintah Provinsi Papua Selatan

Juriyani, Fitriani, Jalal, Nur
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua Selatan serta mengidentifikasi… faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan penelitian berjumlah 13 orang yang terdiri dari informan kunci dan informan pendukung yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIASN telah berjalan dan mendukung transformasi digital dalam manajemen kepegawaian, namun belum optimal. Dari aspek komunikasi, penyampaian informasi dilakukan melalui berbagai media seperti rapat, bimbingan teknis, dan grup digital, meskipun masih terdapat perbedaan pemahaman teknis antar pegawai. Dari aspek sumber daya, kendala utama terletak pada keterbatasan infrastruktur teknologi, terutama jumlah komputer dan stabilitas jaringan internet, serta kompetensi SDM yang belum merata. Dari aspek disposisi, mayoritas pegawai menunjukkan sikap positif terhadap SIASN, namun masih dalam tahap adaptasi terhadap sistem digital. Dari aspek struktur birokrasi, pembagian tugas dan koordinasi telah berjalan cukup baik, meskipun masih bersifat insidental.Faktor yang mempengaruhi implementasi SIASN meliputi faktor pendukung seperti dukungan pimpinan, kebijakan nasional, dan pendampingan teknis, serta faktor penghambat seperti keterbatasan jaringan internet, sarana prasarana, kompetensi SDM, dan kedisiplinan pegawai. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas SDM, perbaikan infrastruktur, serta penguatan koordinasi untuk mengoptimalkan implementasi SIASN.

Pemanfaatan Potensi Lokal Untuk Mendorong Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Di Kawasan Pesisir: Studi Kasus Kampung Matara, Kabupaten Merauke

Enala, Syahrabudin Husein, Frederikus Antonius Mana, David Laiyan
Abstract: Pembangunan berkelanjutan di kawasan pesisir menghadapi tantangan kompleks yang meliputi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kampung Matara di Kabupaten Merauke merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi lokal berupa… rupa sumber daya perikanan, kearifan lokal masyarakat adat, serta modal sosial yang kuat, namun belum dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan potensi lokal Kampung Matara dalam mendorong pencapaian SDGs, khususnya pada aspek pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, pekerjaan layak, dan pelestarian ekosistem pesisir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi dengan melibatkan aparat kampung, tokoh adat, nelayan, dan masyarakat pesisir. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan potensi lokal di Kampung Matara telah berkontribusi terhadap pencapaian SDGs, namun masih bersifat parsial dan belum terintegrasi dalam kebijakan pembangunan kampung. Keterbatasan kapasitas kelembagaan, akses pasar, serta dukungan kebijakan menjadi faktor penghambat utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola lokal berbasis potensi pesisir dan kearifan lokal merupakan strategi penting dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir Kabupaten Merauke.

Penerapan Good Corporate Governance di PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk

Andini Ayuharwati, Ilham, Kartika Rini Ayuningtias, Mardina Zachri Dwiyani Ilham, Dilla Rahmawati, Husnul Khatima, Moni Lapaan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen perkantoran modern dalam mendukung penerapan Good Corporate Governance (GCG) pada PT Telkom Pusat Indonesia. Latar belakang penelitian ini adalah keluarnya Surat… t Keputusan Menteri BUMN Nomor 117 Tahun 2002 yang mewajibkan seluruh BUMN menerapkan prinsip GCG dalam tata kelola perusahaan untuk menciptakan transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab yang tinggi dalam manajemen perusahaan. Manajemen perkantoran modern dinilai sebagai unsur penting yang memfasilitasi pelaksanaan prinsip- prinsip tersebut secara efektif dan terpadu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan jenis literatur riview yang difokuskan pada yang difokuskan pada analisis mendalam terhadap literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Telkom telah menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan responsibilitas dengan baik melalui pengelolaan administrasi dan pengawasan internal yang didukung oleh manajemen perkantoran modern. Studi ini menegaskan pentingnya manajemen perkantoran modern sebagai pilar utama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan GCG di PT Telkom Pusat Indonesia. Kata Kunci: Manajemen Perkantoran Modern, Good Corporate Governance, PT Telkom, BUMN, Tata Kelola Perusahaan.

Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Kabupaten Merauke: Studi Kasus Penerapan Prinsip Berkelanjutan dan Dampaknya terhadap Pembangunan Lokal

Syahruddin, Nur Jalal, Syahrabudin Husein Enala
Abstract: Wilayah Papua Selatan mengalami dinamika sosial yang kompleks akibat interaksi antara masyarakat adat Papua dan pendatang dari wilayah lain di Indonesia. Konflik identitas yang terjadi tidak hanya berkaitan dengan perbedaan… aan budaya dan agama, tetapi juga menyangkut ketimpangan ekonomi, marginalisasi politik, dan pembangunan yang belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor- faktor yang memicu konflik identitas dan menilai upaya integrasi sosial yang telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat sipil. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan wawancara sekunder, penelitian ini menemukan bahwa konflik identitas di Papua Selatan bersifat struktural dan historis, serta membutuhkan pendekatan interkultural yang berkelanjutan untuk menciptakan integrasi sosial yang inklusif.

Konflik Identitas Dan Tantangan Integrasi Sosial Di Papua Selatan: Studi Sosial Budaya Dan Politik

Wulandari Renyaan, Nur Jalal
Abstract: Wilayah Papua Selatan mengalami dinamika sosial yang kompleks akibat interaksi antara masyarakat adat Papua dan pendatang dari wilayah lain di Indonesia. Konflik identitas yang terjadi tidak hanya berkaitan dengan perbedaan… aan budaya dan agama, tetapi juga menyangkut ketimpangan ekonomi, marginalisasi politik, dan pembangunan yang belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor- faktor yang memicu konflik identitas dan menilai upaya integrasi sosial yang telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat sipil. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan wawancara sekunder, penelitian ini menemukan bahwa konflik identitas di Papua Selatan bersifat struktural dan historis, serta membutuhkan pendekatan interkultural yang berkelanjutan untuk menciptakan integrasi sosial yang inklusif.

Pengelolaan Wisata Kampung Berbasis Masyarakat Di Kampung Buti Distrik Merauke

Paul Adryani Moento, Hubertus Oja, Vincenso Serano, Muhammad Hasan Lefuy
Abstract: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengelolaan Potensi Wisata Kampung Buti Berbasis Masyarakat Di Kampung Buti Distrik Merauke. Untuk mendapatkan data penelitian, peneliti mewawancarai 8 orang sebagai informan. Data… ta analisis menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan teknik analisa data, penulis menggunakan tiga tahap : Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah perencanaan dalam melakukan pengelolaan wisata kampung buti, perencanaan yang di lakukan dengan melihat potensi yang ada di pantai buti, kemudian pemerintah kampung buti melakukan rapat bersama dengan masyarakat dengan menampung seluruh masukan masukan dari masyarakat, kemudian pelaksanaan,  Pemerintah Kampung Buti secara aktif melakukan pembersihan di area sekitar pantai yang telah ditetapkan sebagai destinasi wisata, selanjutnya, pengorganisasian,  Komitmen dan strategi pemerintah Kampung Buti dalam mengelola wisata Pantai Buti sangat jelas. Terdapat penekanan pada pencapaian tujuan pemerintahan yang efektif, menunjukkan bahwa pengelolaan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan langkah strategis untuk mencapai visi yang lebih luas. Serta pengawasan, Hasil positif dari pengelolaan wisata pantai menunjukkan efektivitas sistem pengawasan yang dipimpin Kepala kampung dengan fleksibilitas dalam berkoordinasi.

Peningkatan Kapasitas Digital UMKM Melalui Pelatihan Digital Marketing di Kampung Waninggap Mi’raf

Romdioni , Agus Nisfur, Wahyudhi, Candra Agus
Abstract: Pelatihan digital marketing menjadi kebutuhan strategis bagi UMKM dalam menghadapi transformasi digital yang semakin cepat. UMKM di Kampung Waninggap Mi’raf masih menghadapi keterbatasan dalam literasi digital, penggunaan… aan media sosial, dan penerapan strategi pemasaran berbasis teknologi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM melalui pelatihan digital marketing yang terstruktur. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan desain one-group pretest–posttest untuk mengukur efektivitas pelatihan. Pelatihan dilaksanakan melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif selama dua minggu. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai konsep digital marketing setelah pelatihan. Peserta mampu memproduksi konten digital, menggunakan media sosial secara konsisten, membuka toko pada marketplace, serta meningkatkan interaksi digital dengan pelanggan. Evaluasi pascapelatihan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pemasaran digital dan potensi peningkatan omzet usaha. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan digital marketing efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM. Kegiatan ini membuktikan bahwa digital marketing merupakan strategi penting dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing UMKM di era digital.

Guru sebagai Agen Sosialisator JSN`45

Basuki, Kosasih , U. Suhendar, Saepudin, Asep
Abstract: Penanaman nilai-nilai kebangsaan menjadi semakin mendesak di tengah menurunnya semangat nasionalisme di kalangan generasi muda. Melalui program penyebarluasan Jiwa, Semangat, dan Nilai-nilai (JSN) 1945, dilakukan serangkaian… aian kegiatan sosialisasi dan edukasi yang diselenggarakan oleh Agen Sosialisator JSN`45 (Guru). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, semangat kebangsaan, serta prinsip-prinsip JSN ’45 kepada para siswa di SMKN 1 Cikalongkulon Cianjur, dengan total 39 peserta, dan dilaksanakan di SMKN 1 Cikalongkulon Cianjur pada tanggal 31 Oktober 2025. Hasil dari kegiatan sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman, sikap, dan kesiapan siswa  terhadap sejarah kemerdekaan, implementasi Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari, serta isu-isu kebangsaan seperti radikalisme dan korupsi setelah kegiatan sosialisasi mencerminkan keberhasilan awal dari proses internalisasi nilai-nilai Jiwa, Semangat, dan Nilai Juang 1945

Pembuatan dan Pelatihan Pemberdayaan Website Dana Kampung

Pramono, Gani Ariq
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana kampung melalui pembuatan website dan pelatihan pemberdayaan bagi aparatur Kampung Seed Agung, Distrik Muting, Kabupaten Merauke.… . Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri dari tiga tahap utama: (1) analisis kebutuhan melalui studi pendahuluan, observasi, wawancara, dan focus group discussion; (2) implementasi yang mencakup pembuatan website berbasis Content Management System (CMS) WordPress dan pelatihan pemberdayaan dengan metode hands-on practice; serta (3) evaluasi dan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa implementasi website telah berhasil meningkatkan akses informasi dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan dana kampung. Pelatihan pemberdayaan menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan pengelolaan website, peserta mampu mengoperasikan website secara mandiri setelah pelatihan dibandingkan sebelumnya. Meski menghadapi tantangan keterbatasan infrastruktur internet di beberapa wilayah, program ini telah berhasil membangun fondasi untuk tata kelola dana kampung yang lebih transparan dan akuntabel melalui kombinasi solusi teknologi dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia lokal. Keberlanjutan program diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah dan strategi regenerasi pengelola website dengan melibatkan karang taruna sebagai kader masa depan.