Abstract:Extensive reading practice is a reading activity that involves a variety of materials outside the official curriculum. This research aims to understand how students and teachers implement Extensive Reading Practice and its…
ts impact on language learning. The research method used is a literature review, in which information is collected and analyzed from various sources such as journal articles, books, and related references. The results showed that Extensive Reading Practice received positive responses from students and teachers. Students reported improved reading skills, increased vocabulary, better text comprehension, and increased interest in reading. Meanwhile, teachers reported that extensive reading practice increased students' motivation to learn and active participation in language learning. The role of the school in providing adequate resources for extensive reading practice is also very important. This includes a well-stocked library and a variety of reading materials to support different reading activities. Overall, this study shows that extensive reading practice has significant benefits for students and teachers in improving language proficiency and motivation to learn.
Abstract:Ketidakhadiran siswa merupakan masalah kritis yang memengaruhi kualitas pembelajaran, keterlibatan akademis, dan tanggung jawab belajar. Dalam konteks sekolah menengah pertama swasta, masalah ini sering dipengaruhi oleh…
faktor internal dan eksternal yang saling terkait, sehingga memerlukan intervensi khusus melalui layanan konseling individual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana konseling individual dapat meningkatkan kehadiran siswa di SMP Erlangga di Pematangsiantar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan tiga siswa dengan tingkat ketidakhadiran tinggi, serta konselor bimbingan, guru wali kelas, dan orang tua sebagai informan pendukung. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling individual diimplementasikan melalui tahapan terstruktur, dimulai dari membangun hubungan yang mendukung antara konselor bimbingan dan siswa, eksplorasi mendalam terhadap sumber masalah, dan perencanaan langkah-langkah untuk perubahan perilaku. Ketidakhadiran siswa diketahui berhubungan dengan motivasi belajar yang rendah, tekanan emosional, kondisi keluarga, dan lingkungan sosial yang kurang mendukung. Proses konseling juga menghadapi hambatan seperti keterbatasan waktu, penolakan awal dari siswa, dan keterlibatan orang tua yang kurang optimal. Meskipun demikian, layanan konseling menghasilkan perubahan positif dalam pola kehadiran siswa, motivasi, dan pengaturan diri. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa konseling individual, jika dilakukan secara konsisten dan disertai dengan kolaborasi aktif dengan guru wali kelas dan orang tua, dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kehadiran siswa dan mendukung perkembangan pribadi mereka secara keseluruhan
Abstract:Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan dalam kehidupan anak-anak, termasuk siswa sekolah dasar. Minimnya pemahaman akan literasi digital dan keamanan internet di kalangan siswa usia dini menjadi…
adi tantangan yang perlu segera diatasi untuk mencegah risiko digital seperti perundungan siber, pencurian data, hingga penyalahgunaan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan konsep literasi digital dasar serta membentuk pemahaman siswa terhadap keamanan penggunaan internet. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen pretest dan posttest. Edukasi dilakukan kepada siswa kelas V SD Negeri 024 Rambah Samo dalam dua sesi, masing-masing berdurasi 90 menit, menggunakan modul ringkas dan video edukatif yang disesuaikan dengan tahap perkembangan kognitif siswa. Instrumen berupa kuesioner divalidasi melalui expert judgment dan diuji cobakan kepada 45 siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk melihat capaian skor pemahaman dan paired sample t-test untuk menguji perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan rata-rata total skor pemahaman siswa mencapai 84,18%, dengan peningkatan signifikan dari pretest (X̄ = 55,20) ke posttest (X̄ = 68,90) dengan nilai t-hitung = 9,452 dan p-value = 0,000. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukasi literasi digital efektif meningkatkan pemahaman siswa mengenai keamanan internet. Kesimpulannya, pendidikan literasi digital dasar merupakan strategi preventif yang penting untuk diterapkan sejak dini guna membekali siswa menghadapi dunia digital secara aman dan bertanggung jawab.
Abstract:Penelitian ini difokuskan pada upaya pemetaan pelaksanaan penilaian pembelajaran berbasis teknologi digital pada jenjang sekolah dasar. Kajian ini mencakup jenis platform evaluasi yang digunakan, permasalahan yang dihadapi pendidik…
api pendidik dalam pelaksanaannya, serta sikap dan respons siswa terhadap sistem evaluasi berbasis digital. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung di sekolah, wawancara singkat dengan guru, serta penelusuran dokumen pendukung. Lokasi penelitian meliputi beberapa sekolah dasar di wilayah Sumatera Barat dan satu sekolah dasar swasta yang berada di Jakarta. Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui bahwa penerapan evaluasi digital telah mulai dilakukan, namun tingkat pemanfaatannya berbeda-beda antar sekolah. Sebagian sekolah telah mengadopsi aplikasi berbasis daring seperti Wordwall, Quizizz, dan Google Form sebagai sarana penilaian hasil belajar. Di sisi lain, masih terdapat sekolah yang mempertahankan sistem evaluasi konvensional, meskipun penggunaan teknologi telah diterapkan pada tahap penyampaian materi pembelajaran.Pelaksanaan evaluasi berbasis digital menunjukkan pengaruh positif terhadap keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar. Penyajian evaluasi yang bersifat interaktif mampu mendorong peningkatan minat, partisipasi aktif, serta semangat siswa dalam mengikuti proses penilaian. Namun demikian, implementasi evaluasi digital belum sepenuhnya berjalan optimal karena adanya keterbatasan sarana pendukung, kendala jaringan internet, serta rendahnya penguasaan teknologi oleh sebagian guru.Secara umum, evaluasi pembelajaran berbasis digital berpotensi meningkatkan kualitas dan efektivitas proses penilaian di sekolah dasar. Agar penerapannya dapat berjalan secara maksimal, diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai serta peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pendidikan
Abstract:Untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila, guru perlu menggunakan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Scrapbook merupakan media pembelajaran berbasis visual…
ual dan interaktif yang efektif digunakan untuk pembelajaran tematik, khususnya pada materi lambang Garuda Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis sekrup dan mengetahui kelayakan, kepraktisan serta efektivitasnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar. Hasil validasi oleh ahli materi dan ahli wakil menunjukkan tingkat kepahitan sebesar 86% hal ini menunjukkan kategori sangat valid. Respon guru menunjukkan kepraktisan media sebesar 91,1% dan respon siswa sebesar 93,3%. Hasil uji efektivitas menunjukkan 95% siswa mencapai ketuntasan belajar. Dengan demikian, media scrapbook layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran makna lambang Garuda Pancasila
Abstract:Multimedia interaktif kini menjadi salah satu inovasi teknologi yang signifikan dalam pembelajaran Bahasa Arab, khususnya untuk mengembangkan keterampilan menulis. Namun, hasil penelitian mengenai efektivitas multimedia…
interaktif terhadap kemampuan menulis Bahasa Arab masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas multimedia interaktif terhadap kemampuan menulis Bahasa Arab melalui pendekatan meta-analisis. Sebanyak 10 artikel yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2024 dianalisis menggunakan perangkat lunak Comprehensive Meta-Analysis (CMA) versi 3. Hasil analisis menunjukkan ukuran efek keseluruhan sebesar 0,94 (kategori efek besar) dengan tingkat kepercayaan 95%. Temuan ini mengindikasikan bahwa multimedia interaktif memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan menulis Bahasa Arab. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pendidik dan pengembang media pembelajaran dalam meningkatkan pembelajaran Bahasa Arab melalui teknologi multimedia interaktif.
Abstract:Metode flipped classroom saat ini menjadi salah satu pendekatan inovatif dalam pendidikan tinggi yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman belajar. Dalam konteks Pendidikan Bahasa Arab, metode ini menawarkan…
kan cara pembelajaran yang lebih interaktif dan mandiri, di mana siswa mempelajari materi secara daring sebelum menghadiri kelas tatap muka untuk diskusi dan aplikasi praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode flipped classroom terhadap prestasi belajar bahasa arab siswa melalui pendekatan meta-analisis. Sebanyak 14 artikel yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2024 dianalisis menggunakan perangkat lunak Comprehensive Meta-Analysis (CMA) versi 3. Hasil analisis menunjukkan ukuran efek gabungan (g) sebesar 0.97 (kategori besar). Nilai ini mengindikasikan bahwa metode flipped classroom memiliki pengaruh positif yang signifikan dan lebih baik dibandingkan metode konvensional terhadap prestasi belajar bahasa arab siswa. ini memberikan wawasan penting bagi pendidik dan pengembang kurikulum dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan berpusat pada siswa. Meskipun demikian, studi meta-analisis ini hanya mengukur efek secara keseluruhan tanpa mempertimbangkan analisis variabel moderator. Penelitian selanjutnya dapat menganalisis variabel moderator untuk mengevaluasi faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi efektivitas flipped classroom dalam pembelajaran bahasa arab.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter dan motivasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran inovatif dalam mata pelajaran sejarah. Model pembelajaran inovatif yang digunakan meliputi metode pembelajaran…
lajaran berbasis proyek, diskusi kelompok, dan penggunaan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aspek karakter, seperti tanggung jawab, kerjasama, dan rasa ingin tahu, serta motivasi belajar siswa. Metode ini juga berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, yang berdampak positif pada prestasi akademik siswa. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran inovatif dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi permasalahan rendahnya motivasi belajar dan pembentukan karakter siswa di sekolah.
Abstract:The background of this study is based on the increasing tendency of deviant behavior and delinquency among elementary school students, which demands an early approach to character education. Nalanda students who serve as…
Buddhist Religious Education teachers have a strategic role in shaping the character and behavior of students through the internalization of Buddhist Pancasila values, which are expected to prevent potential delinquency and foster students who are morally and spiritually grounded. This study aims to analyze the roles, effectiveness, and strategies employed by Nalanda students in instilling Buddhist Pancasila values in elementary schools as a preventive effort against juvenile delinquency. This research applies a qualitative approach with a descriptive method. The study was conducted at Mutiara 17 August Elementary School, Edelweiss School, and Bina Pelita Bangsa Elementary School. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving Nalanda students, principals, and homeroom teachers in five elementary schools. The data analysis technique employed was the interactive model of Miles and Huberman. The results reveal that Nalanda students act as value educators by instilling principles such as loving-kindness (mettā), responsibility, discipline, and respect for parents and teachers. The strategies used include role modeling, habituation in Buddhist spiritual practices, integration of values in learning, and personal approaches to students. The effectiveness of these roles is reflected in students' behavioral changes, such as becoming more orderly, polite, and the declining incidence of violations and social conflicts. The role of Nalanda students as Buddhist Religious Education teachers has proven to contribute significantly to the prevention of juvenile delinquency through character education based on Buddhist Pancasila values.
Abstract:Inovasi dalam perencanaan pembelajaran sejarah menjadi penting dalam upaya meningkatkan minat siswa terhadap materi pelajaran yang sering dianggap monoton dan kurang menarik. Artikel ini membahas berbagai metode inovatif…
yang dapat diterapkan guru dalam merancang pembelajaran sejarah yang lebih interaktif, relevan, dan bermakna bagi siswa. Melalui pendekatan seperti pembelajaran berbasis proyek, penggunaan media digital, serta integrasi cerita dan pengalaman langsung, diharapkan siswa dapat lebih terlibat secara aktif dan memiliki ketertarikan yang lebih tinggi terhadap mata pelajaran sejarah. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dan wawancara dengan guru-guru sejarah sebagai subjek untuk menggali pengalaman dan efektivitas pendekatan yang inovatif. Hasilnya menunjukkan bahwa inovasi dalam perencanaan pembelajaran sejarah berpotensi besar untuk membangun minat siswa dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap peristiwa sejarah serta relevansinya dalam konteks masa kini.