Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self efficacy dan perceive theacher support dengan academic boredom pada siswa sekolah dasar full day school. Subyek penelitian adalah siswa sekolah dasar kelas XI di…
i tiga sekolah full day dengan total sampel sebanyak 131 dengan tehnik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skala yang disusun sendiri berdasarkan teori self efficacy yang dikemukakan Bandura (1997), skala perceive theacher support yang dikemukakan Metheny, dkk (2008) dan academic boredom yang dikemukana oleh Sharp, dkk (2020). Analisis data menggunakan teknik regresi ganda dan korelasi , dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini terbukti,artinya ada hubungan yang negative dan sangat signifikan antara self efficacy dan perceive theacher support dengan academic boredom pada siswa di sekolah dasar full day scholl. sumbangan terbesar terhadap variabel dependen academic boredom adalah self efficacy yaitu 30,08% dan perceive theacher support 9,62%, sedangkan secara keseluruhan sumbangan efektif total terhadap variabel academic boredom adalah 39,7%.
Abstract:Lingkungan sekolah merupakan faktor eksternal yang berperan dalam membentuk motivasi belajar siswa. Kondisi sekolah yang kondusif dari aspek fisik, sosial, dan akademik dapat menciptakan rasa nyaman, aman, serta dukungan…
yang mendorong semangat belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berdasarkan dimensi lingkungan fisik, sosial, akademik, serta motivasi belajar yang mencakup ketekunan dan minat belajar, kemudian dianalisis dengan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,444 yang termasuk kategori sedang. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,197 menunjukkan bahwa lingkungan sekolah berkontribusi 19,7% terhadap motivasi belajar, sedangkan 80,3% dipengaruhi faktor lain. Nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menandakan adanya pengaruh signifikan. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 47,290 + 0,241X. Temuan ini menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan kondusif guna meningkatkan motivasi belajar. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel seperti dukungan keluarga dan self-efficacy serta memperluas responden agar hasil lebih komprehensif.
Abstract:Mahasiswa yang bekerja paruh waktu dihadapkan pada tuntutan ganda berupa kewajiban akademik dan tanggung jawab pekerjaan, yang berpotensi menimbulkan tekanan fisik maupun psikologis. Kondisi ini menuntut kemampuan adaptasi…
si dan keyakinan diri yang kuat agar mahasiswa mampu menjalankan kedua peran secara seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran self-efficacy pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu dalam menghadapi tuntutan akademik dan pekerjaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah seorang mahasiswa berusia 24 tahun yang menjalani peran sebagai mahasiswa sekaligus pekerja paruh waktu. Analisis data dilakukan secara induktif dengan mengacu pada model analisis interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy berperan penting sebagai modal psikologis dalam membantu mahasiswa mengelola waktu, menghadapi kelelahan, serta mempertahankan motivasi akademik. Self-efficacy tercermin melalui tiga aspek utama, yaitu kemampuan menilai tingkat kesulitan tugas (magnitude), kekuatan keyakinan dalam menghadapi hambatan (strength), dan penerapan kepercayaan diri pada berbagai konteks akademik maupun pekerjaan (generality). Temuan ini menunjukkan bahwa self-efficacy mendukung ketahanan, regulasi diri, dan keberlanjutan peran ganda mahasiswa pekerja paruh waktu. Dengan demikian, penguatan self-efficacy menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan akademik dan kesejahteraan mahasiswa yang bekerja paruh waktu.
Abstract:This research aims to explore and analyze applications of artificial intelligence (AI) in English language learning, focusing on tools such as ChatGPT, ELSA Speak, and Perplexity. The literature review involved a library…
research method to synthesize findings from various sources. The results identified a significant range of AI applications in English language learning, including conversational interaction, presentation creation, illustration tutoring, individualized tutoring, material creation, illustration creation, and voice generation technologies. The findings underscore the potential of AI to improve the interactivity, personalization, and efficiency of English language learning. Suggestions for future research include continued research on long-term efficacy, ethical considerations, equitable access, integration with traditional methods, and user experience. This research is vital in bringing an in-depth understanding of the transformation of language learning through the utilization of AI technology.
Abstract:Chronic kidney disease (CKD) penyakit yang disebabkan oleh kerusakan ginjal, dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus (GFR) yang dapat menyebabkan disfungsi ginjal progresif dan ireversibel, penurunan keluaran…
n urin, komposisi darah abnormal, dan ditandai dengan GFR spesifik. Nilai ini kurang dari 60 ml/menit/1,73 m dan bertahan lebih dari 3 bulan. Ketidakmampuan pasien dalam pembatasan cairan dipengaruhi oleh rasa percaya diri yang rendah dan efikasi diri yang rendah. Efikasi diri adalah suatu bentuk kepercayaan terhadap kemampuan individu untuk mengatur dan melakukan tindakan untuk mencapai tujuan tertentu agar IDWG tetap dalam batas normal. Tujuan pada penelitian ini menganalisis adanya Pengaruh Self Efficacy Terhadap Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien CKD Yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan observasional analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dalam nonprobability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 55 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Self Efficacy dan kuesioner Kepatuhan Pembatasan Cairan. Hasil uji Fisher Exact Test di peroleh nilai p = 0.019. Simpulan pada penelitian ini ada hubungan antara self efficacy dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSUD Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Saran diharapkan perawat dirumah sakit khususnya diunit hemodialisis untuk lebih meningkatkan self efficacy pasien HD dalam pambatasan asupan cairan untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.
Abstract:Hipertensi adalah penyakit tidak menular yang banyak diderita lansia dan merupakan penyakit tertinggi sampai saat ini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan self-efficacy dengan self-care lansia…
hipertensi di Puskesmas Talise? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan self-care pada lansia dengan hipertensi. Penelitian ini bermanfaat bagi institusi pelayanan, sebagai acuan meningkatkan kualitas pelayanan, bagi peneliti menambah pengetahuan dalam perawatan hipertensi pada lansia dan bagi mahasiswa menjadi bahan pertimbangan bagi penelitian berikutnya penelitian menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental dengan Pendekatan Cross sectional. Jumlah populasi 169 dengan didapatkan sampel 62 orang menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Chi-Square dengan variabel independent Self-efficacy dan variabel dependen Self-care. Hasil analisis bivariat adalah adanya hubungan yang signifikan antara Self-efficacy dengan Self-care lansia dengan Hipertensi didapatkan Nilai p-value = 0,00 < 0,05. Sehingga Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara Self-efficacy dengan Self-care lansia Hipertensi di Puskesmas Talise saran dalam penelitian ini yaitu bagi institusi pelayanan Penelitian ini dapat menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mahasiswa keperawatan, Penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan untuk penelitian berikutnya. Bagi peneliti, Penelitian ini bisa dijadikan tambahan pengetahuan dalam memberikan pelayanan merawat hipertensi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Kampus V Parepare. Self-efficacy dipandang sebagai keyakinan…
yakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik, sedangkan kemampuan berpikir kritis matematis merupakan keterampilan penting dalam memahami, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan matematika secara logis dan sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui angket self-efficacy dan tes kemampuan berpikir kritis matematis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara self-efficacy dengan kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa PGSD, dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,63 dan nilai signifikansi p = 0,000 < 0,05. Hal ini berarti semakin tinggi self-efficacy mahasiswa, maka semakin baik pula kemampuan berpikir kritis matematisnya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2025 di Kampus V Parepare. Temuan ini mengindikasikan bahwa self-efficacy merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran matematika di PGSD untuk mendukung peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa.
Abstract:Hemodialisis adalah terapi bagi penderita gagal ginjal bertujuan untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak. Kepatuhan menjalani hemodialisis secara rutin dapat dipengaruhi oleh perilaku caring perawat serta keyakinan pasien…
asien untuk menjadi lebih baik (self efficacy). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Perilaku Caring perawat dan Self Efficacy Dengan Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Undata. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional dan pendekatan cross sectional analitik. Sampel penelitian berjumlah 89 orang didapatkan melalui rumus slovin dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang dianalisis dengan uji chi square diperoleh nilai 0,001 dan uji fisher exact diperoleh nilai 0,000 yang menunjukkan bahwa ada hubungan hubungan perilaku caring perawat dan self efficacy dengan pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisis di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Bagi perawat lebih meningkatkan kepedulian terhadap pasien agar keyakinan diri untuk sembuh pada pasien lebih meningkat sehingga dapat menunjang kesembuhan.
Kata Kunci : Perilaku Caring, Self efficacy, Kepatuhan
Abstract:It is generally accepted that a teacher's perception of efficacy correlates with the quality of instruction they offer. The purpose of this study was to determine the characteristics that senior high school (SHS) mathematics…
tics teachers in Ghana's Ashanti Region regard as the most influential in influencing their confidence in their abilities to teach their subject. It was requested that 154 senior high school teachers from 20 different senior high schools reply to a questionnaire containing 12 items. According to the results of an independent sample t-test, male teachers have significantly stronger self-efficacy views than their female colleagues. Again, the results of a one-way analysis of variance (ANOVA) test reveal that there was no statistically significant difference between the means of the five groups of teacher teaching experience in terms of teacher efficacy. Teachers should take part in ongoing professional development activities to make sure they are still good at their jobs.
Abstract:The problem in this study is that Accounting Learning Outcomes have not met expectations in the 11th grade Accounting students of SMK Negeri 1 Patumbak. This study aims to determine the effect of Self-Efficacy and Learning…
ng Motivation on Learning Outcomes, with Learning Independence as a moderating variable, in 11th grade students at SMK Negeri 1 Patumbak. This research was conducted at SMK Negeri 1 Patumbak, located at Jl. Ujung Defense, Lantasan Baru, Patumbak District, Deli Serdang Regency, North Sumatra. This study used an ex post facto approach. The population was 35 11th grade Accounting students. The sample size was 35 students, using total sampling. Data collection was conducted through documentation and questionnaire distribution. The questionnaire was first tested for validity and reliability. The collected data was then processed using multiple linear regression with SPSS version 30 software. The results of this study indicate that: (1) Self-efficacy has a positive and significant effect on students' accounting learning outcomes. This is indicated by a regression coefficient of 0.321 with a significance level of 0.021, which is less than 0.05. (2) Learning motivation has a positive and significant effect on students' accounting learning outcomes. The analysis results show a regression coefficient of 0.428 with a significance level of 0.004, which is less than 0.05. (3) Self-efficacy and learning motivation simultaneously have a significant effect on students' accounting learning outcomes. This is proven by a calculated F-value of 18.672 with a significance level of 0.000, which is less than 0.05. (4) Learning independence moderates the effect of self-efficacy on accounting learning outcomes. This is indicated by the significance value of the interaction variable between self-efficacy and learning independence of 0.043, which is less than 0.05. (5) Learning independence moderates the influence of learning motivation on accounting learning outcomes. The analysis results show a significance value of the interaction variable between learning motivation and learning independence of 0.029, which is less than 0.05. This means that learning independence strengthens the influence of learning motivation on students' accounting learning outcomes