Abstract:Abstract. The stocktaking activities at the company take a relatively long time depending on the number of goods and assets owned. As a result, the company can only carry out stock taking at the end of the day or in a non-peak…
non-peak season. This condition resulted in the company’s being disorganized in doing stocktaking. This study aims to create an application that can facilitate the management of stocktaking inventory of goods. The system development method uses the SDLC (System Development Life Cycle) model. Which has the stages of planning, system analysis, system design, system implementation, system testing and system maintenance. Application improvement starts from system preparation to detailed system design terms, including database design, input output design, and Android-based technology. The information system is built using Android Studio using the Java programming language. This study resulted in a stock-taking application for inventory that stores information about stock taking inventory by displaying features of stock ownership data, inventory items, updating item data, and stocktaking inventory reports. It is hoped that PT. Barata Indonesia (Persero)Turbine Component Division will quickly, effectively, and efficiently in data processing stocktaking inventory of existing goods and compiling reports per period systematically.
Keywords: Android; Inventory; Stocktaking
Abstrak- Aktivitas stock opname dalam perusahaan memakan waktu yang relatif lama bergantung menurut banyaknya barang dan aset yang dimiliki, sebagai akibatnya perusahaan hanya bisa melaksanakan stock opname waktu akhir atau dalam keadaan tidak ramai (non-peak season). Kondisi ini mengakibatkan perusahaan tidak tertib dalam mengerjakan stock opname. Penelitian ini bertujuan menciptakan aplikasi yang bisa memudahkan manajemen stock opname persediaan barang. Metode pengembangan sistem menggunakan model SDLC (System Development Life Cyle) dimana mempunyai tahapan-tahapan Perencanaan, Analisis Sistem, Perancangan Sistem, Implementasi Sistem, Pengujian sistem dan Perawatan sistem. Perbaikan aplikasi dimulai dari persiapan sistem sampai termin desain sistem yang rinci, meliputi rancangan database, input output, sampai teknologi berbasis android. Sistem informasi dibangun menggunakan android studio menggunakan bahasa pemrograman java. Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi stock opname persediaan barang yang menaruh informasi tentang stock opname persediaan barang dengan menampilkan fitur data stock opname, persediaan barang, update data barang dan report stock opname persediaan barang. Diharapkan bisa dipakai pihak PT. Barata Indonesia (Persero) Divisi Komponen Turbin secara cepat, efektif dan efisien pada pengolahan data stock opname persediaan barang yang terdapat dan menyusun laporan per periode secara sistematis.
Kata Kunci : Android; Persediaan Barang; Stock Opname
Abstract:Abstract: In this study, one of the 4.0 industrial technologies was used to monitor the parameters of the localizer using an android based internet of things application to simplify and shorten the time for monitoring instrument…
strument landing system (ILS) equipment. Technicians, management of the Public Company (Perum) Indonesian Aviation Navigation Service Organizing Agency, and the Navigation Inspector do not have to go the runway to check the performance of the landing system instrument, simply use the android application to monitor the parameters of the localizer instrument. In the experiment, measuring the input voltage to the Arduino pin with a negative ground position and positive in the A9 pin position with the playing condition o Tx1 in the on position using a multimeter, the voltage value is 2.99 volt, while the main position on Tx1 is in the off condition, the voltage value is obtained 4.88 volts.
Keywords: instrument landing system; internet of things
Abstrak: Pada penelitian ini digunakan salah satu teknologi industri 4.0 untuk memonitoring parameter dari Localizer menggunakan aplikasi android berbasis Internet of Things (IoT) untuk mempermudah dan mempersingkat waktu dalam monitoring peralatan instrument landing system (ILS). Teknisi, manajemen Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia LPPNPI dan Inspektur Navigasi tidak harus ke landasan pacu untuk mengecek kinerja instrument landing system cukup menggunakan aplikasi android untuk memonitoring parameter Localizer instrument landing system (ILS). Pada percobaan pengukuran tegangan input ke pin arduino dengan negatif pada posisi ground dan positif berada pada posisi pin A9 dengan kondisi main di TX1 pada posisi on dengan menggunakan multimeter didapat nilai tegangan 2,99 Volt, sedangkan posisi main di TX1 pada kondisi off didapat nilai tegangan 4,88 Volt.
Kata kunci: instrument landing system; internet of things
Abstract:This study examines how employees perceive and trust Algorithmic Performance Appraisal (APA) in digital-native and technology-driven companies. Adopting Organizational Justice Theory, the Trust in Technology Framework, and…
nd Cognitive Appraisal Theory, the research explores both the direct and indirect effects of APA on employee trust, with Perceived Procedural Fairness (PPF) as a mediating variable. The study uses a quantitative, cross-sectional approach, collecting data from 200 employees in technology-based organizations and analyzing the data with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Results show that APA significantly enhances both procedural fairness and employee trust, with PPF playing a partial mediating role in this relationship. These findings underscore the importance of transparency, procedural legitimacy, and avenues for employee voice in cultivating trust in algorithmic systems. The study’s theoretical contribution lies in its integration of multiple perspectives on trust and fairness within algorithmic HR management. The practical implication calls for the careful design and implementation of APA systems that employees perceive as fair and trustworthy. Future research should investigate these relationships in longitudinal and multi-contextual settings to deepen the understanding of trust dynamics in evolving AI-mediated work environments.
Abstract:Dalam dunia pendidikan, menumbuhkan minat belajar siswa merupakan tantangan yang penting. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif adalah melalui penerapan metode pembelajaran kreatif. Metode ini menekankan pada keterlibatan…
libatan aktif siswa dalam pembelajaran, memungkinkan mereka untuk bereksperimen, berkolaborasi, dan berkreasi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, minat belajar siswa dapat ditingkatkan melalui pengalaman pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna. Faktor penentu minat belajar siswa sangat beragam. Mulai dari motivasi intrinsik, dukungan sosial, pengalaman belajar sebelumnya, preferensi belajar, hingga kualitas lingkungan pembelajaran. Motivasi intrinsik, misalnya, mendorong siswa untuk belajar karena minat dan kepuasan pribadi, sementara dukungan sosial dari keluarga, teman, dan guru memberikan dorongan tambahan. Pengalaman belajar sebelumnya dan preferensi belajar turut memengaruhi minat belajar siswa, begitu dengan kualitas lingkungan pembelajaran yang memfasilitasi eksplorasi dan pembelajaran yang bermakna. Metode pembelajaran kreatif memainkan peran kunci dalam mempengaruhi minat belajar siswa. Dengan memanfaatkan teknik-teknik seperti pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, dan role-playing, siswa dihadapkan pada pengalaman pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Mereka dapat mengeksplorasi konsep-konsep secara praktis, berpikir kritis, dan mengembangkan keterampilan kolaborasi. Pendekatan ini menciptakan lingkungan pembelajaran yang merangsang dan memotivasi siswa untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Penerapan metode pembelajaran kreatif dapat menjadi strategi efektif dalam menumbuhkan minat belajar siswa. Melalui pendekatan ini, pendidik dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih bermakna, memicu minat belajar yang lebih besar, dan membantu siswa untuk mencapai potensi belajar mereka secara optimal.
Abstract:This study explores the impact of asset structure and sales growth on capital structure, emphasizing the moderating influence of profitability. As firms navigate the complexities of financing decisions, understanding how…
these variables interact is crucial for optimizing capital structure. The findings reveal that asset structure and sales growth significantly affect capital structure, with profitability playing a critical role in moderating these relationships. Firms with substantial tangible assets are better positioned to leverage debt financing, while those demonstrating strong sales growth are viewed favorably by investors and creditors. However, the extent to which sales growth influences capital structure is contingent upon profitability; high profitability enables firms to capitalize on growth opportunities, whereas low profitability may inhibit their capacity to leverage growth potential. Empirical research supports these conclusions, indicating that asset structure, sales growth, and profitability significantly shape capital structure decisions across various industries. Ultimately, this study provides valuable insights for financial managers, highlighting the importance of balancing growth aspirations with profitability to achieve effective capital structure management. This, in turn, can lead to sustained competitive advantage, a state where a firm outperforms its competitors over a prolonged period in a dynamic economic environment.
Abstract:Peran guru adalah sebagai tenaga pendidik professional, guru memiliki tugas utama yaitu untuk mendidik, mengajar, membimbing mengarahkan, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan layanan konseling individu…
ividu terhadap siswa yang melanggar tata tertib sekolah di SMA Negeri 6 Seram Bagian Barat, khususnya pada kelas XI-IPS. Pelanggaran tata tertib seperti membolos, merokok, dan berkelahi menjadi tantangan yang berulang, sementara sekolah belum memiliki guru Bimbingan dan Konseling (BK) tetap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari lima siswa pelanggar tata tertib dan dua orang guru sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling individu mampu membantu siswa memahami permasalahan, menumbuhkan kesadaran diri, dan merancang solusi perilaku. Teknik konseling seperti reframing, role playing, dan CBT diterapkan secara kontekstual. Sebagian siswa menunjukkan perubahan perilaku yang positif, sementara lainnya masih memerlukan pendampingan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya konseling individu sebagai pendekatan humanistik dalam membina disiplin dan tanggung jawab siswa di tengah keterbatasan sistem pendukung sekolah
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia di karenakan kurangnya penggunaan model dan proses pembelajaran belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil…
pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V.
Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model role playing. Subjek penelitian peserta didik kelas V UPT SD Negeri 24 Lundang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan pada semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik.
Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dan terdiri dari empat kali pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus I didapatkan hasil belajar Bahasa Indonesia 33,33%, sedangkan pada siklus II 79,16%, maka terjadi peningkatan 45,83%. Pada hasil pengamatan aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 80,62%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 95,31%, maka terjadi peningkatan 14,69%. Sedangkan pada pengamatan aktivitas peserta didik siklus I yaitu 62,49%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 89,37%, maka terjadi peningkatan 26,88%. Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan model Role Playing dapat meningkat proses dan hasil belajar peserta didik.
Abstract:Rendahnya hasil belajar siswa kondisi awal dalam proses pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu dengan persentase ketuntasan sebesar 33% dan yang belum tuntas 77%. Dikarenakan kurangnya pemahaman siswa terhadap…
p pembelajaran Bahasa Indonesia kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada siswa kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik yang peneliti lakukan dari tanggal 22 Juli 2024 s/d 2 Agustus 2024 dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian hasil belajar siswa pada kondisi awal mata pelajaran Bahasa Indonesia memperoleh persentase 33% pada siklus I memperoleh persentase sebesar 36,6% karena tingkat keberhasilan siswa belum mencapai keberhasilan maka penelitian dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II di peroleh 86,6%, maka terjadi peningkatan 50%. Pada observasi aktivitas guru siklus I mendapatkan persentase sebesar 50%, siklus II mendapatkan persentase 88%, terjadi peningkatan 38%. Pada observasi siswa siklus I mendapatkan persentase 55%, siklus II mendapatkan persentase 70,67%, terjadi peningkatan sebesar 15,67%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa penggunaan model Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik.
Abstract:Penelitian Tindakan merupakan penelitian yang dilakukan melalui tindakan di kelas oleh guru atau peneliti. Penelitian tindakan dapat dikategorikan menjadi empat, yaitu: (1) penelitian tindakan partisipasi (participatory…
action sesearch), penelitian tindakan kritis (critical action reseach), penelitian tindakan sekolah (institutional action research), dan penelitian tindakan kelas (clasroom action recearch). Proses pembelajaran yang monoton akan berdampak kepada minat belajar siswa dikarenakan dapat menimbulkan kebosanan di dalam kelas sehingga berpengaruh kepada hasil belajar yang diperoleh oleh siswa. Penelitian ini membahas tentang penerapan metode role Playing untuk meningkatkan minat belajar siswa pada bidang Studi Pendidikan Agama Islam kelas VIII MTs Darussalam Air Joman. Penelitian merupakan penelitian Tindakan kelas. Penerapan proses pembelajaran PAI yang dilakukan di sekolah, membutuhkan minat belajar siswa dalam pembelajaran PAI. Salah satu faktor yang berperan dalam peningkatan minat belajar siswa adalah pemilihan metode yang tepat. Metode pembelajaran yang dapat meningkatkan minat belajar siswa yaitu metode role playing. Metode bermain peran merupakan metode yang sangat baik dalam upaya peningkatan minat belajar siswa, karena metode role playing ini lebih mengarah kepada ranah afektif siswa sehingga menyentuh psikologi siswa. Penggunaan Metode role playing sesuai dan efektif dapat meningkatkan minat belajar dengan baik. Berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data yang telah dikemukakan sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan bahwa kondisi minat belajar siswa MTs.Darussaalam Air Joman khususnya kelas VIII terhadap pelajaran Pendidikan Agama Islam adalah tinggi
Abstract:This study aims to determine and understand the performance of plantation field extension workers who work in the context of managing the National movement program of cocoa in Sigi Regency. This research uses the performance…
ance theory proposed by Robbins, consisting of 3 main aspects of assessment, namely: motivation, ability, and opportunity. The research method used, qualitative with a descriptive approach, involved a number of informants interviewed during the study, in addition to displaying as supporting data secondary, the results of the study of literature and the study of documents. This study concluded that the performance of agricultural extension workers working in the National movement program for cocoa in Sigi Regency has not been maximized, not only due to aspects of: motivation, ability, and opportunity, but also caused by various other factors.