Search Articles & Publications

Showing 1198 articles found for "Usia"

Akuntabilitas Penyaluran ZIS-DSKL Perspektif Akuntansi Syariah (Studi Kasus Pada Baznas Kabupaten Jember)

Ahmad Khoirul Sobri, Muiszatin, Eis Fahmiatul Fununi
Abstract: Zakat memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun pemahaman yang terbatas mengenai harta yang wajib dizakati masih menjadi kendala dalam optimalisasinya. Di Indonesia, pengelolaan ZIS-DSKL dipercayakan… ipercayakan kepada BAZNAS, yang dituntut untuk menjalankan tugasnya dengan transparansi dan akuntabilitas guna mempertahankan kepercayaan publik. Sejak didirikan pada 2017, BAZNAS Kabupaten Jember telah berupaya mengelola zakat secara amanah sesuai dengan prinsip syariat Islam. Di bawah kepemimpinan H. Saifullahudi, jumlah donatur mengalami peningkatan yang signifikan. BAZNAS berkontribusi dalam tiga dimensi akuntabilitas, yaitu hubungan vertikal kepada Allah SWT, tanggung jawab horizontal kepada masyarakat melalui program pendidikan dan kesehatan, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui advokasi dan bantuan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai akuntabilitas pengelolaan dana ZIS-DSKL di BAZNAS Kabupaten Jember menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan mencakup survei dan eksperimen, dengan analisis data berbasis perangkat lunak seperti SPSS untuk meningkatkan efisiensi serta akurasi hasil penelitian.

Wirausaha Kreatif: Inovasi Tanpa Batas

Johnny Chandra, Hommy Dorthy Ellyany Sinaga, Elisabeth Nainggolan, Claudie Tiofanny
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema "Wirausaha Kreatif: Inovasi Tanpa Batas" bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMKN 2 Rantau Prapat mengenai kewirausahaan berbasis teknologi. Program ini dirancang… g untuk membekali siswa dengan keterampilan bisnis, strategi pemasaran digital, serta pemanfaatan teknologi dalam dunia usaha. Metode pelaksanaan meliputi sesi pelatihan, diskusi interaktif, dan praktik langsung dalam merancang ide bisnis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme tinggi dalam memahami konsep kewirausahaan dan menunjukkan peningkatan minat untuk mengembangkan usaha berbasis keterampilan mereka. Evaluasi program mengindikasikan keberhasilan dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam merintis usaha serta memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan sekolah kejuruan. Dengan keberhasilan ini, diharapkan kegiatan serupa dapat dikembangkan lebih lanjut untuk memberikan dampak yang lebih luas dalam mendukung generasi muda menjadi wirausahawan inovatif dan mandiri.

Generasi Jujur : Membangun Karakter Antikorupsi Sejak Dini

Linda Wahyu Marpaung, Afrizal, Irvan Rolyesh Situmorang, Desma Erica Maryati M, Petrus Loo, Albert Herlambang, Jefri
Abstract: Kejujuran adalah salah satu nilai paling fundamental dalam kehidupan manusia. Nilai ini tidak hanya mencerminkan karakter seseorang, tetapi juga menjadi pondasi utama dalam membangun masyarakat yang bebas dari korupsi. Kejujuran… ejujuran dan sikap antikorupsi memiliki hubungan yang erat, karena pada dasarnya, korupsi adalah bentuk ketidakjujuran yang dilakukan demi keuntungan pribadi atau kelompok tertentu. Korupsi bukan hanya masalah tetapi lebih dari itu korupsi telah menggerogoti ketahanan bangsa dan negara disemua bidang. Saat ini korupsi merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Praktik korupsi merusak struktur sosial, ekonomi, dan pemerintahan, serta menghambat pembangunan nasional. Salah satu solusi jangka panjang untuk memerangi korupsi adalah dengan membangun karakter antikorupsi pada generasi muda sejak dini. Artikel ini membahas mengenai pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Rantau Utara Labuhan Batu yang dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2024. Kegiatan ini di ikuti oleh 30 orang siswa. Kegiatan dilaksanakan dalam pelatihan dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai sikap antikorupsi yang harus di mulai sejak dini. Metode pelatihan yang digunakan selain pemberian materi juga melakukan permainan dengan menggunakan aplikasi Kahoot!. Tujuan dari hasil pelatihan ini adalah agar peserta pelatihan mendapat pemahaman bahwa sikap antikorupsi harus dimiliki oleh setiap orang untuk Indonesia lebih baik. 

Pelatihan Olah Data Penelitian Kuantitatif Menggunakan Aplikasi Olahdata Statistik SPSS, AMOS, JASP, EVIEWS, Dan SMART-PLS kepada Dosen Dan Mahasiswa STIE Ganesha

Sofyan, Mohammad, Saefullah, Aep
Abstract: Pelatihan olah data penelitian kuantitatif merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi akademik dosen dan mahasiswa dalam analisis data. Kegiatan ini dilaksanakan… di STIE Ganesha dengan fokus pada penggunaan aplikasi statistik seperti SPSS, AMOS, JASP, EVIEWS, dan SMART-PLS. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, praktik langsung, diskusi kelompok, serta uji kompetensi guna memastikan pemahaman peserta. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 90% peserta memahami dasar penggunaan aplikasi statistik, sementara 85% berhasil menyelesaikan studi kasus dengan baik. Kendala utama yang dihadapi adalah perbedaan tingkat pemahaman peserta dan keterbatasan waktu untuk eksplorasi mendalam pada aplikasi tertentu. Umpan balik peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan menyarankan adanya pelatihan lanjutan dengan fokus yang lebih spesifik. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi analisis data kuantitatif bagi peserta dan diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan dalam mendukung kualitas penelitian akademik di STIE Ganesha.

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Sosialisasi Penerapan Etika Dan Sopan Santun Kepada Sesama Teman, Guru Dan Orang Tua Di Sdn Harapan Mulia 03 Jakarta

Iin Andrayanti, Lisa Arisa Fiatri
Abstract: Sopan santun adalah sikap dan perilaku yang mencerminkan penghormatan serta penghargaan terhadap orang lain, yang merupakan elemen fundamental dalam kehidupan sosial sehari-hari. Sopan santun dianggap sebagai norma tidak… tertulis yang mengatur interaksi manusia, dan harus ditanamkan sejak dini, terutama kepada siswa, agar mereka dapat mengembangkan kepribadian yang baik. Dalam konteks ini, guru memiliki peran krusial dalam mendidik dan menanamkan nilai-nilai sopan santun kepada generasi muda. Pentingnya sopan santun tidak dapat dipisahkan dari etika pergaulan, yang mencerminkan moralitas setiap individu. Di sekolah, siswa seringkali berinteraksi dengan berbagai pihak, termasuk teman sebaya dan guru. Oleh karena itu, pemahaman tentang norma-norma sopan santun sangat diperlukan agar mereka dapat berperilaku sesuai dengan harapan sosial. Sopan santun dapat dianggap sebagai norma tidak tertulis yang mengatur bagaimana seharusnya kita bersikap atau berperilaku dalam interaksi.

Pentingnya Pengembangan Kreativitas Guru untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Peserta Didik

Riza Eka Putri, Fitriani, Siska Widyawati, Eka Puji Lestari, Darussalam
Abstract: Kreativitas dan literasi sangat penting dikembangkan di Lingkungan Sekolah Dasar, dimana pada fase ini peserta didik berada pada fase awal mengenal dan menjajaki dunia pendidikan yang seyogyanya belum bisa ditekan dan dipaksakan,… paksakan, karena usia anak-anak pada tingkat Sekolah Dasar masih ingin bermain dengan dunia anak-anaknya. Disini peran guru sangat penting sekali, salah satunya dengan mengembangkan kreativitas dalam setiap proses pembelajaran agar bisa memancing peserta didik dalam meningkatkan kemampuan mereka dalam berliterasi dengan baik, apakah itu dalam membaca, menulis dan memahami apa yang mereka pelajari dengan baik. Karena kreativitas adalah salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi tingkat pencapaian keberhasilan dalam suatu proses pembelajaran. Dan untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan literasi Peserta didik, maka kegiatan Pengabdian Masyarakat ini memadukan kreativitas seni sebagai media yang diyakini dapat membantu perkembangan kemampuan kognitif Peserta didik dalam proses belajar. Dan cara agar kemampuan dalam literasi dasar tersebut bisa dicapai dengan baik, salah satunya adalah dengan mengaplikasikan kreativitas dalam proses pembelajaran kepada Peserta didik. Tentunya hal ini juga menuntut kecakapan guru dalam memilih kreativitas yang cocok untuk dipadukan dengan Pelajaran yang dipelajari agar tujuan dari pembelajaran itu sendiri dapat tercapai dengan maksimal. Sehingga dengan adanya kreativitas guru dalam menjalankan proses pembelajaran bisa membangun dan meningkatkan literasi peserta didik dengan baik dan berkembang, serta menjadikan setiap proses pembelajaran yang dilalui oleh mereka menjadi menyenangkan dengan target pencapaian keberhasilan yang bisa dicapai dengan maksimal.

Aksi Penanaman 500 Mangrove: Implementasi Nature-Based Solution di Desa Ulidang Kemanusiaan untuk Mitigasi Abrasi

Ismail, Nurul Hikma, Ahmad Yusuf, Nurfadillah Nurdin, Siti Aisyah Sakinah. M, Alya Fadilah, Nurul Hidayah, Muhammad Ade Wahyudi
Abstract: Penanaman mangrove merupakan salah satu solusi berbasis alam yang efektif untuk mitigasi abrasi dan pelestarian lingkungan di pesisir. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ulidang sebagai bagian dari proyek kemanusiaan yang… bertujuan untuk mengatasi masalah abrasi yang semakin mengkhawatirkan. Dalam kegiatan ini, sebanyak 500 bibit mangrove ditanam dengan melibatkan masyarakat setempat, mahasiswa, dan lembaga pemerintah. Metode yang digunakan mencakup persiapan lokasi, pengumpulan bibit, serta pelaksanaan penanaman secara kolaboratif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ekosistem mangrove, serta dampak positif terhadap perlindungan garis pantai dan keanekaragaman hayati. Proyek ini diharapkan dapat menjadi model bagi inisiatif serupa di daerah lain dalam upaya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

Transformasi Pemahaman Keuangan: Sesi Literasi Keuangan Untuk Siswa SMKN 2 Rantau Utara Labuhan Batu

Afrizal, Asianna Martini Simarmata, Linda Wahyu Marpaung, Dian Setyorini, Sri Rezeki, Petrus Loo, Pristiyono
Abstract: Di era digital saat ini, literasi keuangan telah menjadi keterampilan yang sangat penting bagi generasi muda untuk mengelola keuangan mereka secara efektif dan bertanggung jawab. Dengan semakin kompleksnya produk keuangan… n dan meningkatnya penggunaan teknologi dalam transaksi sehari-hari, pemahaman yang baik tentang literasi keuangan menjadi krusial untuk mencegah masalah keuangan di masa depan. Artikel ini membahas pelaksanaan pelatihan literasi keuangan yang diadakan di SMKN 2 Rantau Utara Labuhan Batu pada tanggal 23 Oktober 2024, yang diikuti oleh 28 siswa terpilih. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai perencanaan keuangan, pengelolaan utang, serta pemanfaatan teknologi keuangan digital, termasuk aplikasi mobile banking dan dompet digital. Hasil evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep-konsep literasi keuangan, serta kesadaran akan pentingnya perencanaan finansial yang baik. Siswa menunjukkan kemajuan dalam kemampuan mereka untuk merencanakan anggaran, mengelola utang, dan menggunakan teknologi keuangan dengan bijak. Selain itu, artikel ini juga mengkaji kondisi literasi keuangan di Indonesia secara lebih luas, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh pelajar dalam mengelola keuangan mereka, seperti pengaruh gaya hidup konsumtif dan kurangnya akses terhadap pendidikan keuangan yang memadai. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi siswa yang terlibat, tetapi juga berkontribusi pada upaya yang lebih besar untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda di Indonesia.

Mengembangkan Pengetahuan Dan Motorik Individu Berkebutuhan Khusus: Experiental Learning Dalam Edukasi Pembuatan Ecoenzym

Reskiani Mas Bakar, Kurniati Zainuddin, Aliyah Hidayah Madjid, Nabila Ramdahani Imran, Ni Made Kausalya Devi Utami
Abstract: Permasalahan lingkungan yang paling banyak terjadi setiap wilayah di Indonesia adalah jumlah sampah yang menumpuk. Sehingga perlu ditanamkan ilmu pengenai pengolahan sampah bagi setiap orang, terlebih bagi orang tua yang… memiliki anak istimewa seperti individu dengan kebutuhan khusus yang umumnya masih kurang dalam pengetahuan mengolah limbah. Tujuan dari edukasi yaitu dapat meningkatkan pengetahuan melestarikan lingkungan dan melatih kemampuan motorik IBK dengan edukasi pembuatan ecoenzym dari limbah buah. Ecoenzym adalah cairan yang bersifat ramah lingkungan, pembuatan ecoenzym melalui proses fermentasi dari limbah kulit buah. Metode yang digunakan dalam edukasi ini yaitu Experiential learning. Metode ini merupakan model pembelajaran dimana, proses pembentukan pengetahuan terjadi melalui pengalaman. Selain itu, digunakan flashcard sebagai alat peraga untuk memudahkan IBK dalam proses pembentukan pengetahuan melalui pengalaman. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui keefektifan program kerja dari proyek kemanusiaan komunitas Pelipur dalam memberikan pelatihan keterampilan untuk pemberdayaan individu berkebutuhan khusus. Pelaksanaan pelatihan dilakukan di Sentra Wirajaya, Makassar bekerjasama dengan mitra Koads serta FORKESI (Forum Keluarga Spesial Indonesia). Pelatihan ini mendapatkan antusiasme dan partisipasi aktif partisipan dalam pembuatan ecoenzym, keefektifan pelatihan dilihat dari hasil yang menunjukkan jika IBK mampu berkontribusi besar untuk menambah pengetahuan pengolahan limbah dan perkembangan motorik yang baik. Edukasi ini diharapkan menjadi usaha pelestarian lingkungan bagi IBK apabila mampu diberdayakan dengan baik.

Analisis Jabatan Untuk Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia Di Perusahaan Inti Karsa Persada

Nurul Azmi Rauf, Putri Qoidah Marsya, Winalda Febriastuti, Andi Nasrawati
Abstract: Sumber daya manusia adalah individu yang memiliki sumber daya dan potensi dalam melakukan kegiatan positif. Untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam perusahaan, maka penting bagi perusahaan melakukan… analisis jabatan. Pada artikel ini analisis jabatan dilakukan di perusahaan PT. Inti Karsa Persada dengan tujuan untuk menganalisis kompetensi karyawan yang dibutuhkan diberbagai posisi, khususnya pada posisi cook dan server di dua unit dari PT. Kalla Inti Persada, yaitu Bikin-Bikin Creative Hub dan Timur Resto. Metode pada artikel ini adalah metode wawancara dan observasi. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa setiap posisi memerlukan berbagai hard competency yang berbeda-beda. Analisis jabatan ini dapat menjadi acuan bagi perusahaan untuk melaksanakan pelatihan secara rutin yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan. Dengan adanya analisis jabatan maka perusahaan memiliki panduan yang jelas mengenai tugas, tanggung jawab, dan persyaratan jabatan, Selain itu, Perusahaan juga dapat memastikan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) secara efektif, termasuk dalam perekrutan, pelatihan, dan pengembangan karyawan.