Abstract:Capital Asset Pricing Model (CAPM) adalah alat fundamental di bidang keuangan, yang dikembangkan oleh William Sharpe, yang membantu investor mengevaluasi karakteristik risiko dan pengembalian aset dan portofolio. CAPM memberikan…
mberikan kerangka kerja untuk keputusan investasi yang terinformasi dengan menggabungkan faktor-faktor seperti suku bunga bebas risiko, beta aset, dan premi risiko pasar. Hal ini juga menentukan biaya modal bagi perusahaan, membantu dalam penganggaran modal dan proyek investasi. Model tiga faktor, yang merupakan perpanjangan dari CAPM, mencakup premi risiko pasar, premi ukuran, dan premi nilai. Model ini memungkinkan investor untuk mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi ekspektasi pengembalian suatu portofolio, sehingga menghasilkan strategi investasi yang lebih strategis dan dinamis. Dengan menganalisis ukuran dan nilai premi, investor dapat mengidentifikasi peluang di perusahaan kecil atau
saham yang dinilai terlalu rendah untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. CAPM dan model tiga faktor memiliki kelebihan dan keterbatasan. CAPM menawarkan kerangka standar untuk membandingkan peluang investasi, meningkatkan kinerja portofolio, dan meningkatkan keuntungan secara keseluruhan. Model tiga faktor membantu investor memahami hubungan antara risiko dan pengembalian, mendiversifikasi portofolio, dan memanfaatkan anomali pasar. Namun, model-model ini mungkin mengabaikan risiko spesifik terkait industri atau faktor makroekonomi eksternal, sehingga menghasilkan kesimpulan yang bias dan pengambilan keputusan yang kurang optimal. Investor harus menggunakan pendekatan komprehensif terhadap manajemen portofolio, dengan mempertimbangkan analisis tambahan dan berbagai faktor untuk memitigasi risiko. Tinjauan literatur sistematis mengenai keuangan berkelanjutan dan keuangan hijau dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan mengikuti kerangka PRISMA. Proses ini mencakup mengidentifikasi kata kunci yang relevan, melakukan seleksi studi, mengekstraksi data yang relevan, menilai kualitas atau risiko bias, dan mensintesis temuan. Kesimpulannya, memahami berbagai model penilaian investasi dapat meningkatkan keterampilan investor dalam menavigasi pasar keuangan dan mencapai tujuan investasi mereka. Bukti empiris mendukung model tiga faktor, menunjukkan peningkatan akurasi dalam prediksi pengembalian aset. Dengan memasukkan faktor-faktor ini ke dalam strategi investasi, investor dapat menavigasi kompleksitas pasar dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih tepat.
Abstract:Membangun karakter manusia yang seutuhnya tidak terlepas dari pembentukan sumber daya manusia daya manusia yang dibangun dengan bertolak pada pembangunan sikap iman, ahlak moral, tanggung jawab, demokrasi dan toleransi adalah…
dalah hal mutlak yang harus dilakukan sejak dini. Peran mata pelajaran Agama Hindu yang dibelajarkan di sekolah berlandaskan atas prinsip bahwa Ajaran Hindu adalah sebagai pandangan hidup pribadi pemeluknya dalam hubungannya dengan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di sekolah SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat hasil belajarnya belum mencapai kriteria ketuntasan pada tahun ajaran 2024/2025. Hal ini membuat guru harus melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan suatu metode pembelajaran yaitu Problem Based Learning. Pada kondisi awal sebelum penerapan siklus diketahui bahwa ketuntasan belajar hanya mencapai 20 %. Setelah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I didapatkan hasil ketuntasan belajar 30 %. Pencapaian tersebut belum maksimal sehingga dilaksanakanlah siklus II dan mendapatkan ketuntasan belajar 95 % dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Dan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem based learning pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat tahun pelajaran 2024 – 2025 berhasil dapat menigkatkan hasil belajar siswa.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Khususnya aspek Kognitif siswa SD N 3 Tugumulyo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti SD N 3 Tugumulyo.…
ulyo. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek dalam penelitian ini SD N 3 Tugumulyo tahun ajaran 2024/2025. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskritif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan , hasil observasi terhadap keaktifan belajar siswa menunjukkan hasil Pada siklus I, rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 7.03 yang tergolong aktif; sedangkan pada siklus II rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 7.32 yang juga tergolong aktif. Hal itu menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 0.29. Hasil belajar Pendidikan agama Hindu dan Budipekerti siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. Abang diketahui melalui hasil evaluasi pada refleksi awal, siklus I dan siklus II. Hasil evaluasi pada refleksi awal menunjukkan bahwa nilai rata- rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. 69.63 Hasil evaluasi pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti adalah 75.13; sedangkan hasil evaluasi pada siklus II menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas V SD N 3 Tugumulyo. pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti adalah 83.87. Oleh karena itu, terjadi peningkatan sebesar 8.74 dari nilai rata-rata pada siklus I ke siklus II. Evaluasi dalam siklus II skor rata-rata hasil belajar meningkat dari 75.13 pada siklus I menjadi 80.94. Ketuntasan belajar klasikal juga meningkat dari 83.87% pada siklus I menjadi 96.77% pada siklus II.
Berpijak dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match”dapat meningkatan Keaktifan dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Siswa Kelas V SD N 3 Tugumulyo. Tahun Ajaran 2024/2025. Diajukan saran kepada pihak-pihak terkait sebagai berikut (1) Bagi guru baik guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti maupun guru kelas diharapkan menerapkan berbagai metode pembelajaran sehingga dapat membantu dalam meningkatkan hasil belajar siswa.(2) Bagi kepala sekolah agar terus memberikan membimbing dan arahan kepada guru-guru untuk lebih memacu diri dalam melakukan kegiatan pembelajaran.(3) Bagi peneliti lain, jika ingin mengadakan penelitian lebih lanjut lagi mengenai Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti diharapkan mengambil materi yang lain atau materi yang lebih luas lagi untuk meyakini hasil penelitian ini, dan juga diharapkan mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam penelitian ini sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal.
Abstract:Penerbitan modul peran ayah dalam tumbuh kembang anak merupakan salah satu inisiatif utama dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting. Stunting…
ing merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan dimana pengetahuan dan peran ayah dalam membesarkan anak seringkali diabaikan. Modul ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis kepada para ayah untuk mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini, dengan fokus pada nutrisi, stimulasi psikologis, dan partisipasi aktif dalam mengasuh anak. Studi ini menganalisis tantangan yang dihadapi dalam penerbitan dan penerapan modul, antara lain resistensi budaya, kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya peran ayah, dan kendala logistik dalam sosialisasi modul. Hasil dari program KKN ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan, penggunaan modul ini berpotensi meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan menurunkan risiko stunting pada anak di wilayah sasaran Masuk secara signifikan. Dengan demikian, menyimpulkan pentingnya pendekatan komprehensif dan berkelanjutan dalam melibatkan ayah dalam upaya pencegahan stunting, dan perlunya kolaborasi antara pemerintah, ilmu pengetahuan, dan masyarakat untuk mendukung keberhasilan program ini.
Abstract:Limbah kulit kopi yang selama ini dianggap sebagai sampah memiliki potensi besar sebagai sumber pupuk organik cair. Pupuk cair ogranik merupakan salah satu solusi penanganan limbah kulit kopi yang dapat dilakukan untuk memberikan…
emberikan nilai tambah pada limbah. Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pehamanan petani tentang pembuatan pupuk organik serta menemukan bahwa tanaman kopi dari produksi lokal dapat diubah menjadi pupuk tanah yang kaya nutrisi, meningkatkan kualitas tanah dalam berbagai aspek seperti pertumbuhan tanaman, kesehatan tanah, dan kualitas panganMetode yang digunakan kegiatan pengabdian ini merupakan kombinasi antara metode ceramah (penyuluhan), dan praktik/pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah kulit kopi langsung di masyarakat petani kopi. Tujuan dilakukannya pengabdian ini diantaranya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Jambesari sehingga dapat mengurangi serta memanfaatkan limbah kulit kopi secara efektif dan untuk meningkatkan nilai ekonomis kulit kopi sebagai alternatif pilihan pemanfaatan kulit kopi. Kegiatan pengabdian ini di lakukan dengan cara pelatihan kepada masyarakat tentang pembuatan pembuatan Pupuk Organik Cair dari limbah kulit kopi. Hasil dari pelatihan Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik pembuatan POC dan manfaatnya bagi pertanian. Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan, dan banyak di antara peserta pelatihan berhasil menerapkan teknik yang dipelajari dalam praktik sehari-hari. Keterampilan yang diperoleh tidak hanya meningkatkan kualitas tanah, tetapi juga berpotensi meningkatkan hasil pertanian di desa tersebut, Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, karena dengan memanfaatkan limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna, mereka dapat menghasilkan pupuk organik yang dapat digunakan sendiri atau dijual. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.
Abstract:Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember merupakan salah satu wilayah penghasil kopi terbanyak di Jember. Masyarakat Desa Jambesari belum mengoptimalkan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi produk yang lebih…
h bermanfaat, seperti pupuk kompos. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Jambesari akan potensi limbah kulit kopi sebagai sumber daya yang bernilai, serta memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengolah limbah tersebut menjadi pupuk kompos organik yang berkualitas. tidak hanya fokus pada pengelolaan limbah, tetapi juga bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, memperbaiki kualitas hidup masyarakat, serta mendukung program pemerintah dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Metode dari pengabdian ini adalah sosialisasi. Berdasarkan hasil observasi bahwasanya limbah kulit kopi di desa jambesari masih berjumlah besar. Jumlah limbah kulit kopi bervariasi tergantung pada skala produksinya. Besarnya limbah kulit kopi tersebut berpotensi sebagai bahan pencemar di lingkungan jika tidak dikelola dengan baik di karenakan di Desa Jambesari masih belum ada yang mengelolanya. Pembuatan pupuk kompos berbahan kulit kopi sebagai pupuk organik merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk menekan dampak yang ditimbulkan oleh limbah kulit kopi dan sekaligus sebagai upaya perbaikan kualitas tanah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dalam upaya meningkatkan kecerdasan spiritual siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu. Kecerdasan spiritual merupakan…
upakan kemampuan penting yang membantu siswa memahami makna hidup, mengembangkan rasa kasih sayang, dan membangun hubungan dengan aspek transendental. Namun, tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi seringkali mengalihkan perhatian siswa dari pengembangan spiritual.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru Pendidikan Agama Hindu serta siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang melibatkan pendekatan kontekstual, pembelajaran berbasis pengalaman, serta integrasi nilai-nilai Hindu dalam kegiatan sehari-hari efektif dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator yang mampu menghubungkan materi ajar dengan kehidupan nyata siswa menjadi kunci keberhasilan pembelajaran.
Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan strategi pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek spiritual, guna membentuk karakter siswa yang seimbang dan bermoral. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi para pendidik untuk terus mengeksplorasi dan menerapkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan spiritual siswa di era modern.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi kualitas pelayanan dan sikap positif terhadap harta dapat meningkatkan intensi muzakki berzakat, yang diperkuat oleh kebijakan pemerintah. Menggunakan pendekatan…
ndekatan kualitatif dan metode studi kepustakaan, penelitian ini bersifat non-experimental, di mana data dikumpulkan tanpa intervensi pada subjek. Pengukuran dilakukan di BAZNAS dengan fokus pada pemahaman individu dewasa mengenai pelayanan yang diterima, menggunakan teknik cross-sectional untuk mengumpulkan data dari jurnal terkait dalam satu situasi tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan lembaga zakat yang transparan dan akuntabel secara signifikan membangun kepercayaan muzakki, sedangkan sikap positif yang dipengaruhi oleh nilai-nilai moral dan edukasi memotivasi individu untuk berkontribusi. Sinergi antara kedua faktor ini, bersama dengan kampanye kesadaran publik dan lingkungan sosial yang aktif, menciptakan suasana kondusif bagi partisipasi zakat. Peningkatan intensi berzakat tidak hanya memberikan manfaat individu, tetapi juga berdampak positif pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial, menegaskan bahwa pengelolaan zakat yang efektif berperan sebagai pendorong utama dalam pembangunan sosial yang berkelanjutan.
Abstract:Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SD Ana Putra pada Kelas IV Semester I Tahun Pelajaran 2023/2024 yang bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa…
swa pada mata pelajaran Agama Hindu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes prestasi belajar yang dilaksanakan saat berlangsungnya proses pembelajaran. Untuk memaknai data hasil penelitian, data yang telah diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif, dengan menyajikan rata-rata, modus, median dan prosentase ketuntasan belajar. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Agama Hindu. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya rata-rata 67,5, dengan prosentase ketuntasan belajar 33,33%. Setelah diberikan tindakan pada siklus I prestasi belajar siswa mengalami peningkatan menjadi rata-rata 74,16, dengan ketuntasan belajar 66,66%. Selanjutnya pada siklus II meningkat lagi menjadi rata-rata 80,00, dan ketuntasan belajar mencapai 91,66%. Hasil yang diperoleh pada siklus II ini telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan sehingga penelitian ini adalah Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Agama Hindu siswa kelas IV SD Ana Putra
Abstract:Sistem kasta dalam agama Hindu membagi masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, seperti pekerjaan dan interaksi sosial, dengan dampak signifikan pada mobilitas sosial, terutama di…
Bali sebagai pusat utama penyebaran Hindu di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem kasta dan implikasinya terhadap mobilitas sosial di Indonesia, dengan harapan memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat meningkatkan kesempatan sosial dan ekonomi bagi semua individu. Sistem kasta Hindu di Indonesia adalah adaptasi dari sistem kasta India yang mencakup empat varna utama: Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra, dengan perubahan lokal seperti ketiadaan kasta kelima. Kasta mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, pekerjaan, dan upacara adat, dengan Brahmana dan Ksatria memiliki posisi yang lebih menguntungkan dibandingkan Sudra. Meskipun sistem kasta di Indonesia tidak seketat di India, ia tetap mempengaruhi mobilitas sosial dengan membatasi akses individu terhadap peluang sosial, ekonomi, dan pendidikan. Penelitian mengenai dampak sistem kasta menunjukkan bahwa meskipun ada peluang untuk mobilitas struktural, batasan kasta tetap berperan dalam menentukan akses dan kesempatan.