Search Articles & Publications

Showing 4171 articles found for "Menu"

Efektivitas Relaksasi Otot Progresif Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Lanjut Usia

Setyo Anggoro, Luke
Abstract: Abstrak Kecemasan merupakan salah satu gangguan psikologis yang sering dialami oleh individu lanjut usia (lansia) dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas… itas intervensi relaksasi otot progresif (Progressive Muscle Relaxation/PMR) dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia. Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan rancangan one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari delapan lansia berusia 60–80 tahun yang menjalani perawatan di Rumah Perteduhan Efata, Kabupaten Semarang. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Beck Anxiety Inventory (BAI) versi Indonesia, yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Intervensi dilakukan selama lima sesi dalam satu minggu dengan durasi 15–20 menit per sesi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tingkat kecemasan setelah intervensi, dengan rata-rata skor pretest sebesar 33.00 dan rata-rata skor posttest sebesar 28.25. Uji paired samples t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest dengan nilai p = 0,000. Selain itu, wawancara singkat subjek mengungkapkan bahwa subjek merasa lebih tenang, tidur lebih nyenyak, dan mengalami penurunan ketegangan fisik setelah intervensi. Penelitian ini membuktikan bahwa PMR efektif dalam menurunkan kecemasan pada lansia melalui mekanisme pengurangan aktivasi sistem saraf simpatik dan stimulasi sistem saraf parasimpatik. Temuan ini memberikan implikasi penting dalam pengembangan intervensi psikologis yang holistik dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia, terutama dalam konteks budaya dan sosial di Indonesia.   Kata Kunci: kecemasan, lansia, relaksasi otot progresif,

Sarana Berpikir Ilmiah

Rismah, Muhammad Nasir Siola, Marillang
Abstract: Di era informasi yang sangat terbuka saat ini, pemahaman tentang cara berpikir ilmiah menjadi semakin penting. Kemampuan ini memungkinkan seseorang berpikir secara kritis, analitis, dan sistematis ketika menghadapi informasi… masi baru atau kompleks. Dengan penguasaan ini, individu dapat membedakan antara informasi yang valid dan yang bias atau tidak berdasar. Oleh karena itu, berpikir ilmiah bukan hanya relevan bagi ilmuwan atau peneliti, tetapi juga bagi masyarakat umum sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan memahami dunia secara lebih objektif serta terukur. Penguasaan sarana berpikir ilmiah membuka peluang untuk memperluas pengetahuan dan mendukung kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi yang lebih berdampak dan berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sarana berpikir ilmiah adalah kumpulan metode dan alat yang digunakan untuk memahami fenomena secara objektif dan sistematis. Pemikiran ilmiah menuntut adanya struktur yang dapat diuji, diulang, dan diukur sehingga menghasilkan kesimpulan yang dapat dipercaya. Sarana ini melibatkan berbagai aspek penting dalam proses penalaran dan analisis. Salah satu aspek utamanya adalah logika, yang menjadi dasar menjaga konsistensi dalam penalaran ilmiah. Logika deduktif, yang bergerak dari prinsip umum ke kasus khusus, dan logika induktif, yang berawal dari kasus khusus menuju kesimpulan umum, membantu ilmuwan menarik kesimpulan yang koheren dan bebas dari kontradiksi. Sebagai ilustrasi, melalui logika deduktif, seorang ilmuwan dapat memahami fenomena tertentu berdasarkan prinsip-prinsip dasar yang telah terbukti benar.

Amsal Al-Qur’an

Rismah, Muhammad Amin Shihab
Abstract: Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep amsal al-qur’an dalam studi ilmu al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif pustaka (liblary research). Sumber… Sumber data penelitian ini berasal dari teori ilmu alqur’an dan beberapa literatur yang membahas tersebut. Data yang terkumpul kemudian di analisis menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Amṡal al-Qur’ān merupakan ungkapan yang menggambarkan adanya tasybih atau tamsil, yaitu penyerupaan antara sesuatu dengan lainnya berdasarkan kesamaan atau kemiripan tertentu. Amṡal memiliki empat rukun utama, yaitu wajah syabbah, alat tasybih, musyabbah, dan musyabbah bih. Berdasarkan bentuknya, amṡal al-Qur’ān terbagi menjadi tiga jenis: pertama, amṡal musharrahah, yaitu perumpamaan yang secara eksplisit menggunakan kata maṡal atau maknanya, seperti dalam QS. An-Nur: 35 tentang perumpamaan cahaya; kedua, amṡal kaminah, yaitu perumpamaan yang tidak secara langsung menyebut lafazh tamsil, namun mengandung makna indah dan padat yang relevan dengan hal serupa; ketiga, amṡal mursalah, yaitu ungkapan yang secara zahir tidak menggambarkan tasybih, tetapi digunakan sebagai perumpamaan yang berisi pelajaran atau peringatan bagi manusia. Ketiga jenis ini menunjukkan keindahan bahasa al-Qur'an dalam menyampaikan pesan. Hikmah mempelajari amṡal al-Qur’ān sangat beragam, antara lain membantu menjelaskan konsep rasional melalui gambaran konkret, mengungkapkan hakikat sesuatu yang tidak tampak, menyatukan makna mendalam dalam ungkapan singkat, memotivasi amal baik, serta memberikan peringatan agar manusia menjauhi keburukan.

Pemikiran Hukum Islam Pada Masa Khulafaur Rasyidin

Nur Hikmah Anugrah Ramadan, Lomba Sultan, Fatmawati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan awal mula pemikiran hukum Islam pada masa Khulafaurrasydin serta menjelaskan perkembangan pemikiran hukum Islam pada masa Khulafaurrasydin. Penelitian ini bersifat kualitatif,… f, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dan menggunakan pendekatan historis. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Dapat dipahami bahwa kaum Anshar merupakan awal mula lahirnya pemikiran hukum Islam mengenai penerus Nabi sebagai pemimpin negara dan agama, hal ini dapat dilihat pada peristiwa pertemuan di Saqifah Bani Sa'idah dalam pembahasan tentang penerus Nabi. 2) Perkembangan pemikiran hukum Islam pada masa Khulafaurrasyidin dapat dilihat pada capaian empat periode pemerintahan dimulai dari khalifah Abu Bakar, 'Umar bin Khattab, 'Uṡmān bin 'Affan, dan 'Ali bin Abi Thalib.

Korupsi Dalam QS An-Nisa: 29: Pendekatan Tafsir Kontekstual

Desy Rahmawati Anwar, Ahmad Mujahid, Muhsin Mahfudz
Abstract: Artikel ini membahas relevansi ayat Al-Qur'an, khususnya Surah An-Nisa Ayat 29, dalam memberikan panduan etis terkait masalah korupsi di era modern. Korupsi, sebagai tindakan pengkhianatan terhadap kepercayaan publik dan… penyalahgunaan kekuasaan demi keuntungan pribadi, telah menjadi persoalan serius yang merusak tata kelola dan stabilitas sosial di Indonesia. Dalam kajian ini, pendekatan metodologis diterapkan dengan menggunakan tafsir tematik dan maudhu'i, yang mengkaji ayat secara kontekstual dan membahas secara mendalam nilai-nilai moral yang terdapat dalam ayat tersebut. Fakta menunjukkan bahwa praktik korupsi di Indonesia yang merajalela dan memerlukan upaya penanggulangan yang lebih efektif.

Analisis Hukum Pengecualian Risiko, Harta Benda, Dan Kepentingan Menurut Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSKI)

Salsabila Athirah.R, Wina Aswita, Nadiyah Roihanah Ritonga, Rabiatul Adawiyah Siregar, Sarmila Munthe, Adrian Ibrahim
Abstract: Artikel jurnal ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengecualian risiko, harta benda, dan kepentingan menurut Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSKI) berdasarkan Undang-Undang yang berlaku. Metode penelitian… n yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan data-data dari berbagai sumber kepustakaan yang berhubungan dengan materi penelitian berjudul analisis hukum pengecualian risiko, harta benda, dan kepetingan menurut Polis Standar Asuransi kebakaran Indonesia (PSKI). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengecualian risIko menurut PSKI dan bagaimana pengecualian harta benda dan kepentingan menurut PSKI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Polis Standar Asuransi kebakaran Indonesia(PSKI)  menjamin kerugian atau kerusakan pada harta benda atau kepentingan yang dipertanggung jawabkan yang secara langsung  yang disebabkan oleh : kebakaran, yang terjadi karena kekuranghati-hatian atau kesalahan pihak lain dari  tertanggung,  ataupun  karena  sebab  kebakaran lain  sepanjang tidak dikecualikan dalam polis termasuk akibat dari: menjalarnya api yang timbul sendiri (self combustion), hubungan arus pendek (short circuit),  atau  karena  sifat  barang  itu  sendiri  dan  kebakaran  yang terjadi karena kebakaran benda lain yang berdekatan, yaitu kerusakan atau  berkurangnya  harta  benda  dan  atau  kepentingan  yang dipertanggungkan  atas  perintah  yang  berwenang  dalam  upaya pencegahan menjalarnya kebakaran itu.

Analisis Zakat Profesi Aparatur Negara Menurut Hukum Islam

Dendi Aditya Graciano, Abdussalam Alhanif, Muhiban
Abstract: Zakat profesi merupakan kewajiban bagi individu yang memiliki penghasilan tetap, termasuk aparatur negara, sebagaimana diatur dalam Al-Qur'an, Hadis, dan kajian fikih kontemporer. Penelitian ini menganalisis zakat profesi… i aparatur negara dalam perspektif hukum Islam, dengan tujuan untuk memahami dasar hukum, mekanisme pelaksanaan, serta implikasinya terhadap kesejahteraan umat. Studi ini menggunakan pendekatan normatif dengan analisis terhadap dalil-dalil syar'i, termasuk konsep nishab, haul, dan metode penghitungan zakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghasilan aparatur negara yang melebihi nishab wajib dikenakan zakat sebesar 2,5% tanpa menunggu haul, mengingat sifat penghasilan tersebut bersifat langsung dan berkelanjutan. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya peran lembaga zakat dalam pengelolaan dana zakat profesi guna memastikan distribusinya tepat sasaran dan berdampak positif pada pengentasan kemiskinan. Dengan demikian, zakat profesi aparatur negara tidak hanya menjadi kewajiban individu, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi dan solidaritas sosial dalam masyarakat

Persepsi Masyarakat Ruko Metland Terhadap Prinsip-Prinsip Akad Jual Beli Dalam Ekonomi Syariah

Izzuddin Zahid, Imam Bukhori, Muhibban
Abstract: Penelitian ini muncul berawal dari kurangnya penelitian yang mengkaji penerapan prinsip syariah dalam konteks bisnis ruko, padahal kawasan ini merupakan area komersial yang penting . Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi… entifikasi persepsi masyarakat Ruko Metland terhadap penerapan prinsip-prinsip akad jual beli dalam ekonomi syariah, serta menilai faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman dan praktiknya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi langsung pada pemilik dan penyewa ruko di Metland. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar masyarakat mengaku memahami prinsip-prinsip dasar akad jual beli dalam ekonomi syariah, terdapat ketidaksesuaian dalam penerapannya, terutama terkait dengan transparansi dan kejelasan akad. Simpulan penelitian ini menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman serta penerapan yang lebih konsisten terhadap prinsip-prinsip akad jual beli syariah untuk menciptakan praktik bisnis yang sesuai dengan nilai-nilai ekonomi syariah

Dampak Transformasi Digital Terhadap Kunjungan Wisatawan Masjid Agung Banten

Betha M. Zakky, Munawaroh
Abstract: Penelitian ini dimaksud untuk mengetahui seberapa besar dampak yang diberikan transformasi digital terhadap kunjungan wisatawan. Data yang diperoleh dalam penelitian adalah data primer dengan metode pengumpulan data menggunakan… gunakan kuesioner yang disebar kepada pengunjung Masjid Agung Banten. Jumlah sampel 32 responden. Analisis berupa analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan Transformasi Digital berdampak positif terhadap Kunjungan Wisatawan Masjid Agung Banten.

Analisis Penerapan Sdgs Dalam Pembangunan Berkelanjutan Di Indonesia: Tinjauan Literatur Dan Tantangan Implementasi

Najmatul Haya Zen, Lince Mageiasti, Yulhendri
Abstract: Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan agenda global yang disepakati oleh negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2015. SDGs memiliki 17 tujuan utama yang… bertujuan untuk mengatasi berbagai tantangan global, termasuk kemiskinan, kesenjangan, perubahan iklim, serta pembangunan yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas kebijakan pemerintah Indonesia dalam mendukung pencapaian SDGs. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis data sekunder dari jurnal ilmiah, laporan pemerintah, dan publikasi organisasi internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia telah mengintegrasikan SDGs ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan meluncurkan berbagai program di sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi. Kebijakan ini telah menunjukkan dampak positif, seperti peningkatan akses pendidikan, penurunan angka kemiskinan, dan upaya mitigasi perubahan iklim. Namun, implementasi SDGs di Indonesia masih menghadapi tantangan, termasuk kurangnya koordinasi antarlembaga, disparitas regional, keterbatasan pendanaan, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Tantangan lain yang dihadapi adalah lemahnya penegakan hukum lingkungan, kurangnya partisipasi masyarakat, dan resistensi terhadap kebijakan seperti pajak karbon. Pandemi COVID-19 juga memperburuk pencapaian SDGs, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih adaptif. Diperlukan penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, peningkatan kapasitas lembaga pelaksana, serta optimalisasi peran sektor swasta dan masyarakat