Abstract:Perkembangan peradaban di era modern yang ditandai dengan kemajuan teknologi digital memberikan pengaruh yang cukup besar dalam kehidupan umat Islam, terutama pada perubahan bentuk mushaf Al-Qur’an dari versi cetak ke platform…
platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan aplikasi Al-Qur’an digital sebagai media yang dapat membantu meningkatkan kualitas dan intensitas ibadah di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, serta didukung oleh teknik wawancara untuk menggali pengalaman pengguna secara lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi Al-Qur’an memberikan dampak positif, terutama dalam hal kemudahan akses yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu, sehingga memungkinkan umat Islam tetap dapat berinteraksi dengan ayat-ayat Al-Qur’an di tengah kesibukan sehari-hari. Fitur-fitur yang tersedia seperti terjemahan, tajwid, tafsir, dan audio murottal dinilai cukup membantu dalam meningkatkan pemahaman serta mendukung proses menghafal Al-Qur’an secara lebih fleksibel. Namun demikian, penggunaan Al-Qur’an digital juga menghadirkan tantangan berupa distraksi dari perangkat digital. Meski begitu, sebagian pengguna mampu menyikapinya dengan baik melalui penerapan literasi digital religius, seperti mengaktifkan mode fokus dan menjaga niat saat beribadah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teknologi digital dapat menjadi sarana yang mendukung praktik spiritual umat Islam secara lebih inklusif dan berkelanjutan, serta tetap relevan dalam membantu memperkuat hubungan manusia dengan Al-Qur’an di era modern.
Abstract:Studi mengenai al-istiarah dan al-tasybih merupakan aspek penting dalam bidang balaghah yang memilikiperansignifikan dalam memahami keindahan dan kedalaman makna dari bahasa Al-Qur’an. Al-Isti‘arah dan Al-Tasybih menegaskan…
egaskan bahwa kedua bentuk bahasa ini lebih dari sekadar hiasan retoris, tetapi merupakan alat utama untuk menyampaikan pesan ilahi secara efisien, persuasif, dan menyentuh dimensi rasional maupun emosional pembaca. Al-tasybih sebagai perumpamaan yang jelas menghadirkan makna yang abstrak ke dalam bentuk yang konkret, sehingga mempermudah pemahamanmanusiaterhadap berbagai konsepakidah, etika,dan eskatologi. Sementaraitu,alisti‘arah bertindak sebagaimetafora yang implisit, memb erikankedalamanmaknamelaluipemadatan ungkapandankekuatanimajinatif, yang menghasilk an efek estetika dan teologis yang signifikan. Dengan menggunakan pendekatan analisis linguistik dan tafsir tematik, penelitian ini menunjukkan bahwa banyak ayat dalam Al-Qur’an mengaplikasikan kedua gaya bahasa tersebutuntuk menerangkan realita iman,kekufuran,petunjuk,kesesatan,serta interaksi manusia dengan Allah dan sesamanya. Pemahaman yang benar mengenai al-isti‘arah dan al-tasybih dapat menghindarkan dari kesalahan penafsiran literal terhadap ayat-ayat yang bersifat majazi. Dengan demikian, penguasaan konsep tersebut menjadi penting
Abstract:Artikel ini membahas Ushul al-Tafsir dan kaidah-kaidahnya sebagai dasar penting untuk memahami serta menafsirkan Al-Qur’an dengan cara yang tepat dan sistematis. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai…
ngenai definisi, kaidah, fungsi, dan perkembangan Ushul al-Tafsir, dan juga untuk mengulas cara penafsiran Al-Qur’an yang melibatkan Al-Qur’an itu sendiri, Sunnah, dan pendapat para sahabat. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, melalui analisis terhadap Al-Qur’an, hadis, kitab tafsir, dan sumber-sumber lain yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Ushul al-Tafsir adalah sekumpulan prinsip dan kaidah yang berfungsi sebagai panduan dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an, agar terhindar dari kekeliruan dalam pemahaman. Sejak zaman Rasulullah ﷺ dan para ulama setelahnya, cara penafsiran terus berkembang, termasuk penggunaan ayat Al-Qur’an, Sunnah, dan pendapat sahabat sebagai sumber utama dalam tafsir yang terintegrasi. Kaidah tafsir sangat penting sebagai dasar dalam memahami makna Al-Qur’an secara akurat, menyeluruh, dan sesuai konteks. Dengan demikian, mempelajari Ushul al-Tafsir dan kaidahnya menjadi hal yang esensial, baik dari segi akademik maupun praktik, untuk menjaga kemurnian makna Al-Qur’an dan menjadikannya selalu relevan sebagai pedoman hidup sepanjang masa.
Abstract:Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular. Selain terapi farmakologis, diperlukan terapi nonfarmakologis…
logis yang aman, mudah diterapkan, dan efektif untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Senam Tai Chi dan teh bunga telang merupakan terapi komplementer yang masing-masing telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah, namun penelitian mengenai kombinasi keduanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi senam Tai Chi dan teh bunga telang terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Klinik Pratama Kementerian Kelautan dan Perikanan Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest design. Sampel penelitian berjumlah 20 responden penderita hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah diberikan intervensi kombinasi senam Tai Chi dan teh bunga telang sesuai standar operasional prosedur. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik setelah diberikan intervensi kombinasi senam Tai Chi dan teh bunga telang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi.
Abstract:Integrasi lembaga riset ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional memperkuat kebutuhan tata kelola kolaborasi riset, namun Perjanjian Kerja Sama sering masih dipahami sebagai dokumen administratif, bukan arena tata kelola.…
a. Penelitian ini menganalisis bagaimana Perjanjian Kerja Sama berfungsi sebagai instrumen kolaborasi riset dan inovasi di Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, BRIN. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, serta telaah regulasi, dokumen kerja sama, laporan monitoring, dan rekapitulasi kerja sama 2022-2026. Temuan menunjukkan bahwa Perjanjian Kerja Sama telah bergeser dari kewajiban legal-administratif menjadi akselerator inovasi, tercermin dari sekitar 70 perjanjian aktif, 50% kemitraan industri, tujuh perjanjian lisensi, kasus hilirisasi Xanthan Gum, dan capaian dana eksternal Rp1,758 miliar pada triwulan I 2026. Implementasi didukung jejaring peneliti yang bersifat bottom-up, kepemimpinan fasilitatif, berbagi sumber daya, serta sistem SILARI dan SIBAHRI. Hambatan utama meliputi perbedaan aturan hukum, keterbatasan transparansi pelacakan dokumen, kekurangan tenaga teknis, antrean alat, keterbatasan pembiayaan mitra, dan risiko cuaca. Kontribusi penelitian terletak pada pemaknaan Perjanjian Kerja Sama sebagai arena mikro-administratif tempat kelincahan riset dan kepatuhan hukum dinegosiasikan.
Abstract:Penelitian ini menganalisis efektivitas pemeriksaan pajak daerah dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas makanan dan minuman di Kabupaten Bogor. Kajian ini berangkat dari kesenjangan…
antara meningkatnya potensi penerimaan dan menurunnya indikator kepatuhan pelaporan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposive, terdiri atas unsur BAPPENDA, petugas pemeriksa, tim pemeriksa, dan wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan pajak daerah mampu meningkatkan kepatuhan formal dan material, tetapi efektivitasnya belum optimal. Realisasi penerimaan melampaui target pada 2022-2024, namun persentase realisasi menurun dari 115,06% menjadi 102,63%, sementara rata-rata wajib pajak yang melaporkan omzet turun dari 93,06% menjadi 90,63%. Efektivitas pemeriksaan terkendala oleh implementasi standar operasional yang belum konsisten, keterbatasan pemeriksa, pemanfaatan teknologi yang belum optimal, frekuensi pemeriksaan yang belum merata, serta penegakan sanksi yang belum konsisten. Strategi yang ditawarkan adalah pemeriksaan berbasis risiko yang diperkuat kapasitas sumber daya manusia, sistem digital terintegrasi, komunikasi transparan, frekuensi pemeriksaan yang konsisten, dan tindak lanjut yang tegas.
Abstract:Bakteri asam laktat (BAL) merupakan mikroorganisme non-toksik yang mampu menghasilkan senyawa antikimroba, seperti bakteriosin, yang mampu menghambat atau membunuh mikroorganisme patogen, yaitu bakteriosin. Penelitian dimulai…
mulai dengan melakukan peremajaan isolat C10 dan C11 dan dilanjutkan dengan produksi dan presipitasi bakteriosin dan dilanjutkan dengan uji sifat kimiawi dari bakteriosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat bakteri asam laktat C10 dan C11 merupakan bakteri Gram positif bentuk batang (basil). Hasil uji sifat kimiawi bakteriosin isaolat bakteri asam laktat C10 dan C11, menunjukkan bahwa bakteriosin yang di hasilkan merupakan senyawa protein yang di buktikan dengan uji ninhidrin positif. Uji molisch negatif dan uji lowry positif dengan konsentrasi protein C10 senilai 0,66 mg/mL sedangkan C11 sebesar 1,04 mg/mL.
Abstract:Latar Belakang: Pertumbuhan coffeeshop yang pesat di kota-kota pelajar Indonesia mendorong peningkatan konsumsi minuman berkafein di kalangan mahasiswa. Kafein diketahui dapat merangsang sekresi asam lambung dan melemahkan…
an sfingter esofagus bawah sehingga berpotensi menimbulkan gangguan gastrointestinal. Tujuan: Menganalisis hubungan antara pola konsumsi minuman berkafein dengan kejadian gangguan gastrointestinal pada mahasiswa di Kota Jember. Metode: Penelitian cross-sectional dengan 150 mahasiswa di Kota Jember yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji korelasi Spearman dan regresi logistik biner. Hasil: Mayoritas responden memiliki pola konsumsi kafein kategori sedang (89,3%) dan mengalami gangguan gastrointestinal kategori sedang (62,7%). Terdapat hubungan positif signifikan antara pola konsumsi kafein dengan kejadian gangguan gastrointestinal (r = 0,434; p < 0,001). Analisis multivariat menunjukkan pola konsumsi kafein (OR = 1,139; 95% CI: 1,063–1,220) dan riwayat penyakit lambung (OR = 9,354; 95% CI: 2,821–31,022) sebagai prediktor independen yang signifikan. Simpulan: Pola konsumsi minuman berkafein berhubungan secara positif dan signifikan dengan kejadian gangguan gastrointestinal pada mahasiswa di Kota Jember. Mahasiswa dengan riwayat penyakit lambung memiliki risiko hampir sembilan kali lebih besar mengalami gangguan gastrointestinal sedang-berat.
Abstract:Mitos larangan duduk di depan pintu merupakan bentuk pamali yang masih hidup dalam masyarakat Indonesia dan tetap diwariskan di tengah perubahan sosial. Artikel ini berangkat dari pertanyaan tentang makna sosial mitos tersebut,…
rsebut, faktor yang menyebabkan keberlanjutannya, serta cara menganalisisnya dalam perspektif Islam Hitam Ali Syariati. Kajian ini bertujuan menjelaskan makna sosial larangan duduk di depan pintu, menguraikan alasan mitos itu tetap bertahan, dan menafsirkan relevansi sosial-keagamaannya. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka, sedangkan pendekatan yang dipakai ialah Islam Hitam dengan landasan teoritis Ali Syariati. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui penelaahan literatur tentang pamali, mitos, budaya, dan pemikiran Syariati. Hasil Kajian menunjukkan bahwa mitos ini tidak sekadar berisi ancaman mistis, tetapi berfungsi sebagai media pendidikan adab, kontrol sosial, dan penanaman akhlak. Kesimpulannya, larangan duduk di depan pintu dapat dipahami sebagai tradisi moral yang relevan secara sosial-keagamaan sepanjang tidak diyakini sebagai kebenaran gaib yang mutlak
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk ijaz al-qashr dalam QS. Al-Baqarah ayat 179 serta mengungkap keindahan makna yang terkandung dalam ungkapan yang singkat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan…
jenis studi pustaka (library research), dengan sumber data berupa Al-Qur’an, kitab tafsir, serta literatur yang berkaitan dengan ilmu balaghah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat tersebut mengandung bentuk ijaz al-qashr, yaitu penyampaian makna yang luas dalam lafaz yang singkat tanpa penghilangan unsur kalimat. Ungkapan “فِي الْقِصَاصِ حَيَاةٌ” mencerminkan struktur bahasa yang ringkas namun sarat makna, yang mencakup pencegahan kejahatan, efek jera, serta perlindungan terhadap kehidupan manusia. Keindahan ayat ini tidak hanya terletak pada aspek kebahasaan, tetapi juga pada kandungan nilai sosial dan kemanusiaan yang mendalam.