Search Articles & Publications

Showing 4531 articles found for "Tujuan"

Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Pembelajaran Make A Match Pada Kelas II UPT SD Negeri 24 Lundang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Laras Somasi, Zulmi Aryani, Dian Sarmita
Abstract: Peserta didik UPT SD Negeri 24 Lundang kesulitan dalam memahami pembelajaran Pendidikan Pancasila khususnya di kelas II. Kesulitan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya, yakni rendahnya hasil belajar. Solusi… olusi dari pemecahan masalah tersebut adalah menggunakan model pembelajaran make a match dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran make a match. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas II UPT SD Negeri 24 Lundang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus yang setiap terdiri dari dua pertemuan. Hasil proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran  make a match  siklus I pertemuan 1 aktivitas guru presentase 63,88% dan aktivitas peserta didik 50%, pada pertemuan 2 aktivitas guru 69,44% dan aktivitas pesrta didik 58,33%. Kemudian mengalami peningkatan pada siklus ke II peretemuan 1 aktivitas guru 77,77% dan aktivitas peserta didik 66,66%, pada pertemuan 2 aktivitas guru 91,66%dan aktivitas peserta didik 83,33%. Penelitian ini berhasil meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada kelas II. Penelitian hasil penelitian siklus I, yaitu 55,55% kemudian pada siklus II meningkat menjadi 77,77%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran make a match dapat menigkatkan proses serta hasil belajar peserta didik di UPT SD Negeri 24 Lundang.

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Contextaul Teaching E-Learning (CTL) Berbasis TPACK di Kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Inestia Pariza, Ade Marlia, Desmaneni, Isnaniah, Ernawarnelis
Abstract: Penelitian dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika peserta didik, Penyebabnya pendidik belum menerapkan model pembelajaran yang tepat. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan… an model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis TPACK. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek peserta didik kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao tahun ajaran 2024/2025. Setelah dilakukan penelitian, peneliti berhasil meningkatkan hasil belajar. Pada siklus I diperoleh ketuntasan hasil belajar sebesar 72% meningkat pada siklus II menjadi 92%, peningkatannya sebesar 20%. Sedangkan hasil pengamatan aktivitas pendidik siklus I diperoleh sebesar 75% meningkat pada siklus II menjadi 95%, peningkatannya sebesar 20%. Dan hasil pengamatan aktivitas peserta didik pada siklus I sebesar 74% meningkat pada siklus II menjadi 83%, peningkatannya sebesar 9%. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis TPACK dapat meningkatkan hasil belajar matematika di kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Siswa Kelas V B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Muhammad Iqbal, Ernawarnelis, Yulia Rahmi Fitri, Afrimon, Isnaniah
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik, solusi pemecahan masalah tersebut menggunakan model problem based learning (PBL) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan… ningkatkan hasil belajar siswa kelas V B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah kelas V B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao yang peneliti lakukan dari tanggal 06 Agustus 2024 s/d 14 Agustus 2024 dalam 2 siklus, masing- masing siklus terdiri dari 2 pertemuan.  Penilaian hasil belajar peserta didik pada kondisi awal mata pelajaran Matematika memperoleh persentase 40,74% pada siklus I memperoleh persentase sebesar 73,08% dan siklus II 88,46%. Proses pembelajaran siklus I pada aspek guru memperoleh persentase 69,69% dan aspek siswa 66,66%, pada siklus II aspek guru memperoleh 87,87% dan aspek siswa 86,36%. Berdasarkan persentase pembelajaran tersebut, sudah terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 15,38% dan peningkatan proses pembelajaran pada aspek guru dari siklus I ke siklus II sebesar 18,18%, pada aspek siswa meningkat sebesar 19,7%,  pembelajaran sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas V B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.

Meningkatkan Hasil Pembelajaran Ipas Menggunakan Model Project Based Learning (PJBL) Pada Peserta Didik Kelas V Sd Negeri 14 Ladang Konsi Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan

Ernita Putri Helma Yusni, Esa Yulimarta, Yunadil Husni, Isnaniah, Eka Puji Lestari
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 14 Ladang Konsi Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan… kan peningkatan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 14 Ladang Konsi. Solusi dari pemecahan masalah tersebut menggunakan model Project Based Learning (PjBL). Dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini peserta didik kelas V SD Negeri 14 Ladang Konsi pada semester 1 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, setiap siklus diadakan 2 kali pertemuan. Setiap akhir pertemuan dilaksanakan tes tertulis dalam bentuk essay untuk melihat peningkatan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini berhasil meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V. Hasil penelitian siklus I memperoleh persentase 41,67% dan pada siklus II memperoleh persentase 83,33% dengan peningkatan sebesar 41,66%. Hasil pengamatan aktivitas guru siklus I memperoleh nilai rata-rata 67,54% dan pada siklus II nilai rata-rata 88,72% dengan peningkatan sebesar 21,18%. Sedangkan hasil pengamatan aktivitas peserta didik siklus I memperoleh nilai rata-rata 56,82% dan pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 82,44% dengan peningkatan sebesar 25,62%. Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning (PjBL) ini dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 14 Ladang Konsi Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan.

Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Menggunakan Metode Full Costing dan Metode Variabel Costing Pada UMKM Doyan Jagung Mozarella Padang

Sindy Sonita, Addisya Priciliandra, Dodi Suryadi
Abstract: Perhitungan harga pokok produksi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan karena semakin meningkatnya persaingan antar perusahaan dan menghasilkan produk-produk yang berkualitas dengan harga yang cukup bersaing. Tujuan… uan penelitian ini adalah untuk menganalis perbandingan  perhitungan harga pokok produksi pada UMKM Doyan Jagung Mozarela Padang dengan menggunakan dua metode akuntansi biaya, yaitu Full Costing dan Variable Costing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Adapun sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara perhitungan HPP dengan menggunakan metode Full Costing dan Variable Costing. Perbedaan utama terletak pada biaya tetap yang dimasukkan dalam perhitungan HPP pada metode Full Costing, sementara pada metode Variable Costing, biaya tetap tidak diperhitungkan dalam HPP, melainkan sebagai biaya periode yang dibebankan langsung ke laporan laba rugi.

Perancangan Sistem Infromasi Buku Induk Madrasah Aliyah Nurul Khoirah Banyuwangi

Reza Atreji, A. Hamdani
Abstract: Laporan ini mengkaji pentingnya pengelolaan data siswa yang efisien melalui penerapan sistem informasi buku induk siswa di Madrasah Aliyah Nurul Khoiroh Banyuwangi. Dalam era digital saat ini, banyak institusi pendidikan… masih menggunakan metode manual dalam pengelolaan data siswa, yang mengakibatkan berbagai masalah, seperti kesulitan dalam penginputan data, risiko kehilangan data, dan kesulitan dalam pencarian informasi. Metode manual yang masih digunakan menyebabkan penumpukan berkas, kesalahan penulisan, dan penyimpanan yang tidak efektif, sehingga menghambat kinerja petugas administrasi dalam memberikan laporan yang diperlukan. Laporan ini bertujuan untuk merancang sistem informasi buku induk siswa berbasis web yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Dengan sistem ini, pengelolaan data siswa dapat dilakukan secara terkomputerisasi, yang tidak hanya meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam penginputan data, tetapi juga menjaga keamanan dan kerahasiaan informasi siswa. Sistem informasi yang diusulkan diharapkan dapat mempermudah akses informasi bagi pihak terkait, seperti guru dan staf administrasi, sehingga mereka dapat mengakses data siswa dengan cepat dan sesuai kebutuhan. Selain itu, laporan ini juga memberikan rekomendasi untuk langkah-langkah keamanan yang ketat dalam pengelolaan data, termasuk penggunaan password yang kuat, enkripsi data, dan pembatasan akses berdasarkan peran pengguna. Dengan implementasi sistem informasi yang tepat, diharapkan pengelolaan data siswa dapat dilakukan dengan lebih cepat, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mengurangi risiko kehilangan data yang sering terjadi pada sistem manual

Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terkait Bahaya Perkembangan Tindak Nepotisme Di Indonesia

Ananda Adiyanti, Nayla Angelia Putri, Mutia Nur Adni, Hilwa Auliauzzahrah, Alfia Honey Assyariefa, Dadi Mulyadi Nugraha
Abstract: Nepotisme merupakan tindak kecurangan berupa penyalahgunaan kekuasaan demi mengutamakan kepentingan pribadi dan keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman serta pandangan masyarakat terhadap kasus nepotisme… epotisme yang marak terjadi di Indonesia. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan sebanyak tujuh puluh informan dan dua informan sebagai sampel. Adapun teknik pengumpulan data berupa wawancara dan menyebarkan angket kepada masyarakat luas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat paham bahwa nepotisme merupakan tindak penyalahgunaan kekuasaan dalam lingkup keluarga saja. Padahal, nepotisme tidak hanya terbatas di lingkungan keluarga saja. Tindak nepotisme lebih luas, meliputi kerabat, keluarga dekat maupun jauh, kenalan, suatu golongan, dan sebagainya. Masyarakat perlu mengetahui bahwa tindak nepotisme ini merupakan tindak pidana, perbuatan yang dilarang oleh hukum dan dapat dikenai sanksi pidana. Sehingga pemerataan edukasi mengenai nepotisme kepada masyarakat luas terutama kepada masyarakat yang belum dapat tersentuh pendidikan yang sesuai standar dan mencukupi. Untuk mengatasi hal tersebut penulis merancang suatu media edukatif yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi masyarakat mengenai praktik nepotisme secara mendalam.

Pengembangan Materi Pendidikan Agama Islam Yang Relevan Dengan Tantangan Zaman

Elfa Febriyoli, Asmaiwaty Arief, Rehani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan materi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang relevan dengan tantangan zaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka, dengan mengumpulkan data… dari berbagai sumber literatur, buku, jurnal, artikel, serta dokumen terkait lainnya. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar pendidikan agama Islam yang dapat disesuaikan dengan dinamika perubahan sosial, teknologi, dan budaya di era modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi PAI perlu diubah dan dikembangkan untuk menjawab tantangan zaman, dengan menekankan pada penguatan nilai-nilai agama yang adaptif terhadap perkembangan global, penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar, serta penanaman karakter yang kokoh pada peserta didik. Selain itu, materi PAI juga perlu mengintegrasikan pendekatan yang mengajarkan keterampilan hidup (life skills) yang relevan dengan dunia kerja dan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyarankan pentingnya pembaruan kurikulum pendidikan agama Islam yang berbasis pada pemahaman kontekstual dan relevansi dengan kebutuhan zaman, guna menghasilkan generasi yang tidak hanya memahami ajaran agama, tetapi juga mampu mengaplikasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan yang lebih luas dan dinamis.

Proses Pembelajaran Yang Efektif Memiliki Peran Dalam Kemajuan Pendidikan: Systematic Literature Review (SLR)

El Indahnia Kamariyah, Herman Jufri Andi, Musayyadah
Abstract: Tujuan penelitian ini memaparkan tentang hakekat pendidikan mengandung banyak aspek dan sifatnya yang sangat kompleks. Karena sifatnya yang kompleks itu, maka tidak sebuah batasanpun yang cukup memadai untuk menjelaskan… hakekat pendidikan secara lengkap. Batasan tentang hakekat pendidikan yang dibuat para ahli beraneka ragam, dan kandungannya kadang berbeda satu dari yang lainnya. Perbedaan tersebut mungkin terjadi karena perbedaan orientasinya, konsep dasar yang digunakan, aspek yang menjadi tekanan, atau karena falsafah yang melandasinya. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah sistematika literatur Riview (SLR). Hasil penelitian ini yaitu Pendidikan pada hakekatnya merupakan suatu proses penggalian dan pengolahan pengalaman secara terus-menerus. Inti pendidikan yaitu usaha untuk terus-menerus menyusun kembali (reconstruction) dan menata ulang (reorganization) pengalaman hidup subjek didik. Kesimpulan penelitian, Pendidikan haruslah memampukan subjek didik untuk menafsirkan dan memaknai rangkaian pengalamannya sedemikian rupa, sehingga ia terus bertumbuh dan diperkaya oleh pengalaman tersebut tujuan dari penjelasan ini ingin mewujudkan suasana belajar yang baik agar peserta didik mampu mengembangkan potensi mereka.

Analisis Hygieni Jajanan Tradisional Di Pasar Raya Kota Pariaman

Syafarman, Elsa Yuniarti, Linda Handayuni, Barlian E
Abstract: Pengolahan makanan tanpa memperhatikan kebersihan makanan dapat menyebabkan kontaminasi dan menyebabkan penyakit pada makanan. Diare bawaan makanan yang disebabkan oleh pedagang adalah salah satu contohnya.  Menurut Kamus… amus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Makanan yang hygenis  bertujuan bagaimana makanan tersebut berada dalam keadaan baik dan tidak menimbulkan penyakit. Metode yang digunakan merupakan pendekatan deskriptif dengan pengambilan data secara kualitatif yakni dengan melakukan observasi dan melakukan wawancara secara langsung kepada pedagang sebanyak 20 orang pedagang tradisional dan waktu penelitian dimulai bulan September sampai November 2024, tempat penelitian berada di Pasar Raya Kota Pariaman. Dengan menggunakan kriteria inklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti, populasi yang diambil terdiri dari seluruh penjual jajanan pasar tradisional (bukan yang dikemas secara industri) atau tanpa bahan pengawet. Sampel ini diambil menggunakan sistem purposive sampling. Tempat penjualan makanan, kondisi pribadi penjamah makanan, dan peralatan yang digunakan adalah variabel yang digunakan.Dengan memperhatikan sarana prasarana yang digunakan,  agar makanan jajanan tetap higienis., maka tempat yang baik untuk menjajakan makanan harus perlu diperhatikan agar tingkat hygienisnya makanan dapat dilakukan dengan baik. Di Pasar Raya Kota Pariaman masih ditemukan beberapa  tempat yang kurang tepat sebagai tempat untuk lokasi jajanan sehingga perlu pembenahan lokasi tersebut baik oleh pengelola pasar secara langsung maupun oleh Pemerintahan Kota Pariaman. Adapun lokasi yang ditemukan tersebut adalah  berikut: 1. Kontruksi bagunan sebahagian pedagang kurang layak seperti tempat yang kurang bersih, dekat dan bercampurnya dengan penjual lain yang bisa mencemari makanan tersebut seperti penjual ikan, daging dimana  banyaknya ditemukan lalat yang bisa membawa penyakit serta sanitasi pembuangan air pencuci yang terlihat kotor disekitar lokasi jajanan.  2. Lokasi Jajanan yang berada berbatasan langsung dengan jalan sehingga debu yang dihasilkan oleh pengendara bisa mengurangi hygienisnya makanan tersebut karena banyaknya makanan yang terbuka sehingga kemungkinan makan tersebut tercemar sangat besar. Sementara persyaratan harus dipenuhi selama proses menjajakan makanan dan makanan harus di tutup agar tidak terkontaminasi dengan debu. Lokasi panjaja makanan harus ditentukan agar guna untuk meningkatkan kualitas serta kebersihan makanan jajanan seperti dengan menetapkan sentra pedagang jajanan yang memenuhi standar seperti adanya tempat pembuangan sampah, jauah dari debu dan sanitasi yang baik sehingga pencemaran terhadap makanan tersebut dapat diatasi dan di cegah dengan baik.