Search Articles & Publications

Showing 494 articles found for "Komunikasi"

Praktik Pisah Ranjang dalam Perkawinan pada Masyarakat Muslim Madura di Desa Punggur Kecil: Rujuk atau Perceraian

Fatah, Abdul
Abstract: Pisah ranjang pada masyarakat Muslim Madura di Desa Punggur Kecil, sebagai solusi sementara dalam mengatasi konflik rumah tangga yang dipengaruhi faktor budaya, sosial, dan agama dalam menentukan durasi, pola, dan dampaknya… nya pada hubungan suami istri. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dinamika praktik pisah ranjang dalam masyarakat Muslim Madura di Desa Punggur Kecil, memahami peran keluarga dan tokoh-tokoh terkait dalam proses tersebut, serta menganalisis dinamika tersebut memengaruhi keputusan pasangan untuk memilih rujuk atau bercerai. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, dan menganalisis data dengan analisa tematik. Temuannya, praktik pisah ranjang dalam masyarakat tersebut mencerminkan dinamika kompleks yang dipengaruhi oleh faktor emosional, sosial, dan keluarga. Tindakan berfungsi sebagai solusi sementara untuk introspeksi dan perbaikan hubungan, terlihat pada kasus HT berkat dukungan keluarga. Namun, pada kasus lain, seperti AS, HR, dan SL, ketidakmampuan menyelesaikan konflik mendasar mengarah pada perceraian, ini dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti tekanan keluarga dan ekonomi serta faktor internal seperti komunikasi yang buruk menjadi pemicu utama, sementara dukungan keluarga dan tokoh masyarakat dalam mediasi sangat signifikan, praktik ini juga berdampak pada anak-anak, yang sering kali mengalami tekanan dan emosional akibat ketegangan dalam rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, praktik pisah ranjang dalam masyarakat Muslim Madura di Desa Punggur Kecil dapat berhasil dalam beberapa kasus, terutama dengan adanya dukungan keluarga dan penerapan nilai-nilai Islam. Namun, dalam banyak kasus, ketidakmampuan untuk menyelesaikan konflik justru berujung pada perceraian.

Rendahnya Kepercayaan Masyarakat terhadap Lembaga Zakat: Peran Amil Zakat

Dela Ramadhani, Annisa, Husnayati Harahap, Naila, Istiqomah Siregar, Nisa, Samri Julianti Nasution, Yenni
Abstract: Artikel ini membahas rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat di Indonesia dan menyoroti peran strategi amil zakat dalam membangun kembali kepercayaan tersebut. Rendahnya kepercayaan dipengaruhi oleh rendahnya… hnya transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, kualitas pelayanan, serta masih kuatnya kebiasaan masyarakat menyalurkan zakat secara langsung kepada mustahik. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan wawancara dengan muzakki, pengurus masjid, serta amil zakat, artikel ini menemukan bahwa amil memiliki posisi penting sebagai mediator antara muzakki dan mustahik. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa peningkatan kualitas SDM amil, pelaporan yang terbuka, komunikasi yang baik, dan penguatan audit menjadi faktor penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat.

Implementasi Rumah Kebangsaan Pancasila Berbasis Masyarakat di Kabupaten Bogor

Maisar, Saprudin, Rusliandy
Abstract: Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan Rumah Kebangsaan Pancasila dalam memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila berbasis masyarakat di Kabupaten Bogor. Penelitian ini merespons keterbatasan studi empiris tentang… entang Rumah Kebangsaan yang selama ini lebih banyak berfokus pada pendidikan formal, lembaga pusat, atau kelompok tertentu, bukan masyarakat lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif pada Eduwisata Citra Alam Riverside, Kampung Pancasila Gunungputri, dan Kampung Moderasi Beragama Dusun Cikoleang selama Agustus 2025 sampai Januari 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, focus group discussion, observasi partisipatif, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan ditentukan oleh komunikasi partisipatif, sumber daya sosial berbasis komunitas, disposisi pelaksana yang positif, dan struktur kelembagaan yang fleksibel. Setiap lokus menghidupkan Pancasila melalui pembelajaran pengalaman, praktik sosial, dan moderasi lintas agama. Kebaruan penelitian terletak pada konsep Living Pancasila Berbasis Masyarakat dan model integrasi tri-lokus yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama implementasi. Simpulannya, implementasi berbasis masyarakat lebih adaptif dan efektif daripada pendekatan administratif top-down dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila.

PENYULUHAN KESEHATAN SEKSUAL DAN REPRODUKSI REMAJA DI DESA PULONAS BARU, KECAMATAN LAWE BULAN KABUPATEN ACEH TENGGARA

Yessy Syahradesi Br Tambunan, Siska Putri Belangi, Yen Risa Sanputri, Nia Afnita Rizana
Abstract: Masa remaja adalah periode perkembangan kritis yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang kompleks yang memengaruhi perilaku kesehatan seksual dan reproduksi (KSR). Remaja semakin sering menghadapi… i tantangan kesehatan seksual dan reproduksi yang rumit, termasuk aktivitas seksual prematur, kehamilan yang tidak diinginkan, infeksi menular seksual (IMS), dan kekerasan berbasis gender, yang seringkali saling terkait dengan faktor psikologis seperti sikap, efikasi diri, kesehatan mental, dan keterampilan komunikasi. Kesehatan seksual dan reproduksi yang baik adalah keadaan sejahtera fisik, mental, dan sosial secara utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. Tujuan kegiatan ini adalah memberi pengetahuan dan menumbuhkan sikap yang terarah tentang kesehatan seksualitas dan reproduksi dari segi ilmu pengetahuan dan pendekatan keagamaan. Bentuk kegiatan adalah penyuluhan. Sasaran kegiatan yaitu remaja usia 12-15 tahun, dengan jumlah peserta 30 orang. Kegiatan berlangsung kurang lebih selama 60 menit, di Balai Desa Pulonas Baru. Hasil evaluasi kegiatan diketahui tingkat pengetahuan remaja yang diukur dengan rentang baik (80%). Keaktifan remaja dalam interaksi selama kegiatan berlangsung juga menjadi indikator yang baik sebagai respon dimensi sikap peduli pada kesehatan reproduksi. Saran kegiatan selanjutnya adalah pendidikan kesehatan jiwa untuk menghadapi perubahan hormonal yang mengakibatkan perubahan mental dan perilaku pada remaja.

Penyuluhan Keamanan Data Pribadi Dalam Penggunaan Sistem Informasi Online Pada Masyarakat Kelurahan Tettikenrarae Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng

Karanita, Andi Zulkifli Nusri, Sukriani, Baso Sutrisno, Alex Sandri Sikumbang
Abstract: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pemanfaatan sistem informasi online dalam pelayanan publik di tingkat kelurahan. Namun, peningkatan penggunaan teknologi tersebut juga menimbulkan risiko terhadap… rhadap keamanan data pribadi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng dalam melindungi data pribadi saat menggunakan sistem informasi online. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi, observasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai jenis data pribadi, potensi ancaman keamanan digital seperti phishing dan penyalahgunaan data, serta langkah-langkah perlindungan yang dapat diterapkan dalam aktivitas digital sehari-hari. Antusiasme peserta dan dukungan pemerintah kelurahan menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan ini, meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan tingkat literasi digital dan keterbatasan sarana pendukung. Secara keseluruhan, penyuluhan ini berkontribusi dalam memperkuat literasi digital masyarakat serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan berbasis digital yang aman dan berkelanjutan.

Penguatan Keterampilan Komunikasi Lisan Bahasa Inggris melalui Workshop Storytelling Berbasis Komunitas bagi Remaja Lokal di Kutacane

Aisyah Noor Nasution
Abstract: Keterampilan komunikasi lisan bahasa Inggris masih menjadi tantangan utama bagi remaja di wilayah semi-perdesaan seperti Kutacane, Aceh Tenggara. Minimnya paparan bahasa, rendahnya rasa percaya diri, serta terbatasnya kesempatan… sempatan praktik berbahasa menyebabkan kemampuan berbicara bahasa Inggris belum berkembang optimal. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berbasis komunitas ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan komunikasi lisan bahasa Inggris melalui workshop storytelling terstruktur yang mengintegrasikan narasi budaya lokal. Metode yang digunakan meliputi pembelajaran partisipatif, praktik storytelling terpandu, interaksi sebaya, role-play, serta sesi refleksi dan umpan balik. Peserta berjumlah 30 remaja usia 15–18 tahun yang berasal dari kelompok belajar masyarakat di Kutacane. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test kemampuan berbicara, lembar observasi, serta refleksi peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pelafalan, kelancaran, penggunaan kosakata, dan kepercayaan diri berbicara. Selain itu, pemanfaatan cerita lokal meningkatkan keterlibatan peserta dan relevansi budaya. Program ini membuktikan bahwa storytelling berbasis komunitas merupakan pendekatan yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris remaja lokal.

Sosialisasi Pengetahuan Mengenai Pencegahan Bullying  pada Siswa di SMAN 10 Kota Bengkulu.

Ine Cyntia, Bella Feristika, Tiara Nelva, Putri Padillah, Desti Anggraini, Fenti Ariosita, Ika Pasca Himawati, Rany Caludia
Abstract: Bullying merupakan masalah sosial yang masih banyak dijumpai di lingkungan sekolah, terutama dalam bentuk verbal yang berpengaruh besar terhadap kondisi psikologis korban sekaligus memicu perilaku agresif pada pelaku. Penelitian… nelitian ini bertujuan untuk menguraikan definisi serta jenis-jenis bullying, mengidentifikasi faktor penyebabnya, dan menyusun strategi pencegahan maupun penanggulangan melalui keterlibatan sekolah, keluarga, masyarakat, serta pemerintah. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan ceramah, penyuluhan, dan sosialisasi kepada 28 siswa kelas X di SMA Negeri 10 Kota Bengkulu. Tujuannya adalah agar siswa memahami materi penelitian dan mengumpulkan data menggunakan angket skala Likert sebagai alat bantu dalam penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bullying dipengaruhi oleh perbedaan status sosial, budaya senioritas, disharmoni keluarga, kurangnya pengawasan sekolah, serta karakter individu. Kesimpulan menunjukkan pentingnya kerja sama lintas pihak dalam mengatasi bullying melalui pendidikan karakter, pengawasan intensif, komunikasi yang baik, serta penerapan aturan dan sanksi tegas untuk mewujudkan suasana belajar yang aman dan mendukung perkembangan peserta didik.

INTEGRASI LAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI, GIZI, DAN BAHASA INGGRIS DALAM PENYALURAN BANTUAN SOSIAL BAGI KORBAN BANJIR DI DESA HARAPAN MAKMUR, KABUPATEN LANGKAT

Halimatussakdiyah Lubis, Zuliana Amalia, Aulia Ukhtin
Abstract: Bencana banjir yang melanda Desa Harapan Makmur, Kabupaten Langkat, berdampak signifikan terhadap kondisi kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.… Kondisi darurat ini meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi, masalah gizi, serta hambatan komunikasi dalam proses penyaluran bantuan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan sosial secara terpadu melalui pendekatan kesehatan reproduksi, gizi, dan Bahasa Inggris guna mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan reproduksi, edukasi gizi seimbang, pelatihan Bahasa Inggris dasar, serta pendampingan masyarakat di lokasi pengungsian. Sasaran kegiatan adalah masyarakat terdampak banjir, relawan lokal, dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi, pemahaman gizi keluarga, serta kemampuan komunikasi dasar dalam mendukung koordinasi bantuan. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat dan memperkuat efektivitas penyaluran bantuan sosial. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di wilayah rawan bencana.

PENGEMBANGAN STRATEGI PROMOSI DAN BRANDING BAGI UMKM FOTOCOPY DAN PRINT BERBASIS KEBUTUHAN KONSUMEN

Wahyuni, A. Nur Fitrianti, Abyan Fauzi, Ismi Salamatus Salbiyah, Viara Lestari
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan strategi promosi dan branding berbasis kebutuhan konsumen pada UMKM Biru Print yang bergerak di bidang jasa fotokopi dan percetakan digital di… Kota Makassar. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya penerapan strategi promosi dan branding yang terstruktur pada UMKM, sehingga potensi usaha belum dimanfaatkan secara optimal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan pendampingan langsung kepada pemilik usaha. Tahapan kegiatan meliputi persiapan dan observasi, pengumpulan data dan analisis, serta penyusunan rekomendasi dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pemilik usaha terhadap pentingnya promosi dan branding yang berorientasi pada kebutuhan konsumen. Selain itu, pemilik usaha mulai menyadari peran identitas usaha dan strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan bagi UMKM sektor jasa dalam mengembangkan strategi promosi dan branding secara lebih profesional dan berkelanjutan.

SMART DIGITAL YOUTH PELATIHAN ETIKA KOMUNIKASI MANAJEMEN JEJAK DIGITAL BAGI PELAJAR SMK NUR IHSAN

Khairina Ilmi, Amelia
Abstract: Era digital menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi komunikasi dan kesadaran etis dalam mengelola informasi serta jejak digital yang ditinggalkan di ruang maya. Namun, rendahnya pemahaman pelajar mengenai etika… a berkomunikasi di media sosial, risiko privasi, serta dampak jangka panjang dari rekam jejak digital menimbulkan berbagai permasalahan, seperti cyberbullying, penyebaran informasi tidak valid, dan kerentanan terhadap kejahatan siber. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelajar SMK Nur Ihsan melalui pelatihan Smart Digital Youth yang berfokus pada etika komunikasi, keamanan digital, pengelolaan identitas daring, serta strategi membangun citra positif di media sosial. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung pemetaan risiko jejak digital. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, kesadaran etis, serta kemampuan teknis siswa dalam mengidentifikasi, mengelola, dan mencegah risiko jejak digital negatif. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap dalam penggunaan media sosial secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis literasi digital dapat menjadi strategi efektif dalam membangun karakter dan kesiapan pelajar menghadapi dinamika dunia maya yang kompleks. Abstract ditulis dalam bahasa Indonesia yang berisikan tentang inti permasalahan/latar belakang, cara pemecahan maslah, dan hasil yang diperoleh.