Abstract:Perkembangan teknologi informasi dan fenomena globalisasi telah menjadi pemicu perubahan budaya kerja di sektor pemerintahan, termasuk dalam lingkup Dinas Perdagangan dan Perindustrian di Kota Tanjungbalai. Adopsi digitalisasi…
lisasi data menjadi solusi yang sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing di sektor perdagangan dan perindustrian. Kegiatan sosialisasi ini mengeksplorasi permasalahan dalam pengelolaan data konvensional dan mengulas dampak positif dari implementasi digitalisasi, terutama dalam konteks pengambilan keputusan strategis. Proses sosialisasi digitalisasi data di Dinas Perdagangan dan Perindustrian mengharuskan pendekatan yang holistik dengan melibatkan pihak terkait dan pengguna, termasuk kolaborasi dengan pihak eksternal yang memiliki keahlian khusus. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa mengimplementasikan sosialisasi digitalisasi data dengan langkah-langkah terstruktur, mencakup identifikasi kebutuhan, perencanaan kegiatan, pembentukan tim, penyusunan materi, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi. Hasilnya melibatkan penerimaan positif dari Disdagper, permohonan rekomendasi untuk pengembangan aplikasi, dan perubahan positif dalam pengelolaan data. Kesimpulannya adalah bahwa melalui komitmen terhadap inovasi, Disdagper berupaya menciptakan lingkungan kerja yang adaptif, efisien, dan mampu bersaing dalam era digital.
Abstract:Penggunaan digital marketing menjadi peluang yang tepat untuk perkembangan zaman. Hal ini sangat efektif dalam konteks mendapatkan target konsumen yang tepat. Digital marketing memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk…
k menyediakan serta memantau segala kebutuhan yang diinginkan oleh konsumen. Di sisi lain, dengan perangkat teknologi, calon kosumen juga dapat mencari informasi terkait produk sesuai dengan yang diinginkan. KUBE Asahan merupakan suatu UMKM yang berada di wilayah Kabupaten Asahan dimana pelaku UMKM KUBE sendiri masih banyak yang belum memahami konsep digital marketing dan masih melakukan pemasaran dari mulut ke mulut, market place facebook dan whatsapp dimana hal ini dinilai kurang bisa dikenali masyarakat luas sehingga pemasaran hanya bersifat lokal atau regional. Dengan adanya kegiatan PKM ini, para pemilik UMKM KUBE dapat memperoleh pemahamanan dan mampu menggunakan serta mengoptimalisasikan strategi pemasaran digital yang tepat untuk mengembangkan usahanya sehingga dapat meningkatkan daya saing dan penjualan juga dapat menjangkau daerah lain di luar Kabupaten Asahan
Abstract:Pelatihan pemenfaatan media sosial guna meningkatkan daya saing bisnis UMKM di era digital. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pemanfaatan…
nfaatan media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya saing bisnis mereka di era digital. Saat ini, banyak UMKM yang belum mampu memanfaatkan media sosial secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam strategi pemasaran digital. Pelatihan ini akan dilakukan melalui serangkaian workshop dan sesi praktik, yang mencakup pengetahuan dasar tentang media sosial, strategi pemasaran digital, identifikasi target pasar, pembuatan konten yang menarik, manajemen kampanye media sosial, dan pengukuran kinerja melalui analisis data. Dengan pelatihan ini, diharapkan pemilik UMKM dapat mengoptimalkan kehadiran mereka di platform online dan mencapai audiens yang lebih luas, meningkatkan daya saing bisnis mereka, dan memperkuat kehadiran mereka di ranah digital. Pelatihan ini juga diharapkan dapat mendorong kolaborasi dan pertukaran pengalaman antara pemilik UMKM, serta mendorong inovasi dalam strategi pemasaran dan promosi bisnis di era digital.
Abstract:Perawatan wajah kini menjadi kebutuhan penting, terutama bagi remaja dan dewasa yang memiliki jenis kulit berbeda. Banyaknya produk face wash di pasaran sering kali membingungkan konsumen dalam menentukan pilihan terbaik.…
. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sepuluh merek face wash menggunakan metode COPRAS (Complex Proportional Assessment), dengan mempertimbangkan preferensi dua segmen konsumen, yaitu remaja dan dewasa. Sebanyak 25 responden dilibatkan dalam survei dengan empat kriteria utama: harga, kemasan, kenyamanan, dan kualitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas merupakan faktor paling berpengaruh dalam pengambilan keputusan, diikuti oleh harga. Metode COPRAS terbukti efektif memberikan peringkat objektif terhadap produk yang dievaluasi. Dari hasil evaluasi, lima merek dengan skor utilitas tertinggi adalah Pond’s Men, Garnier, Biore, Nivea, dan Cosrx. Pond’s Men memperoleh skor 4,1025, sementara Garnier dan Biore sama-sama mendapatkan skor 4,1124. Merek lokal seperti Wardah juga menunjukkan performa yang kompetitif, membuktikan bahwa produk dalam negeri mampu bersaing dengan merek internasional. Temuan ini memberikan panduan bagi konsumen dalam memilih produk perawatan wajah sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi produsen dalam mengembangkan produk yang lebih responsif terhadap keinginan pasar. Secara keseluruhan, COPRAS terbukti sebagai alat bantu pengambilan keputusan multikriteria yang andal dalam industri kosmetik.
Abstract:Perkembangan bisnis busana muslimah yang semakin pesat membuat tingkat persaingan juga semakin ketat. Pemanfaatan teknologi internet berupa e-commerce, Shopee salah satunya, sangat membantu dalam memasarkan dan mempromosikan…
ikan produk karena lebih efektif dan efisien menjangkau konsumen. Konsumen seolah diperebutkan dengan penawaran-penawaran seller melalui produk dengan kualitas yang sangat beragam pula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga, kualitas produk, dan promosi terhadap minat beli konsumen pada butikbintan di e-commerce Shopee (shopee.co.id/butikbintan). Dalam penelitian ini metode pengambilan sampel dengan menggunakan rumus Lemeshow dengan jumlah sampel (n) = 105 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tahapan observasi, dan kuesioner, yang diukur dengan Skala Likert. Metode penelitian menggunakan metode regresi linear berganda, dengan analisis instrumen penelitian uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji t, uji F dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menemukan bahwa harga berpengaruh positif signifikan terhadap minat beli konsumen, kualitas produk secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen, promosi secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen, dan variabel harga, kualitas produk, dan promosi secara simultan berpengaruh terhadap minat beli konsumen pada butikbintan di e-commerce shopee ( shopee.co.id/butikbintan ).
Abstract:Kondisi persaingan yang tinggi pada bisnis retail ini yang menuntut para pebisinis untuk mempertahankan loyalitas konsumennya supaya konsumen tidak beralih pada pesaingnya Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh…
uh Pengeceran, Harga Grosir dan Promosi Penjualan terhadap Loyalitas Kosumen. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja di supermarket, mall dan toko retail modern yang ada di Tegal. Jumlah sampel ditentukan dengan rumus Cochran yaitu 100 orang responden. Teknik pengambilan sampling dengan non probability sampling dan penentuan pengambilan sampel melalui metode accidental sampling. Hasil penelitian koefisien variabel Pengeceran dan Loyalitas konsumen bernilai positif sebesar 0,192 artinya berhubungan positif. Nilai thitung > ttabel yaitu 2,341 > 1,661 dengan nilai sig. 0,021 < 0,05 artinya H1 diterima. Koefisien variabel harga grosir dan Loyalitas Konsumen bernilai positif sebesar 0,356 artinya terdapat hubungan positif. Nilai thitung > ttabel yaitu 4,034 > 1,661 dengan nilai sig. 0,000 < 0,05 artinya H2 diterima. Koefisien variabel persepsi promosi penjualan dan Loyalitas konsumen bernilai positif sebesar 0,486 artinya terdapat hubungan positif. thitung > ttabel yaitu 4,175 > 1,661 dengan nilai sig. 0,000 < 0,05, artinya H3 di terima. Hasil Fhitung 35,607 dengan nilai sig. sig. < 0,05 atau 0,000 < 0,05, sehingga H4 diterima.
Abstract:Key Distro Kisaran adalah sebuah toko yang menjual pakaian dan aksesoris merek ternama yang dikembangkan oleh kalangan muda. Toko ini sadar bahwa perkembangan teknologi yang pesat dapat mempengaruhi kinerja bisnis di semua…
ua sektor, baik itu bisinis yang bergerak dibidang dagang maupun jasa. Untuk tetap bersaing di tengah persaingan yang semakin ketat, pihak toko terus mengembangkan teknologi dan menjaga hubungan dengan pelanggan. Dalam upaya ini, Key Distro Kisaran menggunakan Electronik Customer Relationship Management (E-CRM) sebagai pelayanan personal kepada pelanggan. Tujuan utamanya adalah memberikan pengalaman yang konsisten, kepuasan pelanggan, dan menjalin hubungan yang baik dalam jangka waktu yang panjang. Dengan penerapan E-CRM yang baik, perusahaan dapat berinteraksi dengan calon pelanggan dan pelanggan tetap dengan mudah, serta memberikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini juga memungkinkan pelanggan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan konsep Costumer Relationship Management (CRM) pada toko Key Distroagar menciptakan loyalitas dan meningkatkan hubungan dengan pelanggan. Adapun hasil dari kegiatan penelitian ini berupa Penerapan CRM kedalam bentuk Aplikasi berbasis Web agar nantinya dalam proses transaksi penjualan dan pengiriman produk menjadi lebih mudah dan efektif.
Abstract:Kinerja perusahaan itu sendiri adalah hasil dari sebuah kegiatan manajemen pada sebuah perusahaan. Tolak ukur kesuksesan suatu perusahaan bisa dilihat dari kinerja perusahaan yang dihasilkan. Semakin tinggi hasil kinerja…
perusahaan tersebut akan semakin sukses pula perusahaan tersebut. Adapun indikator perusahaan tersebut dapat dikatakan sukses dilihat dari kemampuan perusahaan tersebut untuk mendapatkan laba, kemampuannya untuk terus tumbuh dan berkembang (growth), kemampuannya untuk mendapatkan proyek yang berkelanjutan (sustainable) serta yang tidak kalah penting adalah kemampuan perusahaan tesebut untuk bersaing (competitve) dengan perusahaan lain baik dari dalam maupun luar negeri. Kesimpulan pada penelitian ini terdiri dari secara parsial hubungan kerja tidak berpengaruh dan signifikan terhadap kinerja karyawan Hotel Majestic Pekanbaru, secara parsial etika kerja tidak berpengaruh dan signifikan terhadap kinerja karyawan Hotel Majestic Pekanbaru, secara parsial tanggung jawab berpengaruh dan signifikan terhadap kinerja kayawan Hotel Majestic Pekanbaru, secara simultan hubungan kerja, etika kerja dan tanggung jawab berpengaruh dan signifikan terhadap kinerja karyawan di Hotel Majestic Pekanbaru.
Abstract:Transformasi digital global telah mendorong peningkatan signifikan transaksi lintas batas (cross border digital transaction), yang pada akhirnya menimbulkan kebutuhan mendesak akan regulasi pajak yang adaptif dan efektif.…
. Lahirnya Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2025 merupakan respon strategis pemerintah Indonesia untuk mengatur pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas transaksi digital lintas negara, sekaligus menjaga kepastian hukum serta meningkatkan penerimaan negara. Penelitian ini menganalisis secara komprehensif mengenai implikasi regulasi tersebut terhadap pelaku usaha Indonesia, baik domestik maupun asing, dengan fokus pada aspek implementasi teknis, kesesuaian dengan amanat konstitusi Pasal 23A UUD 1945, potensi sengketa perdagangan internasional, serta dampaknya terhadap kepastian hukum dan tanggung jawab kontraktual. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun Perpres 68 Tahun 2025 berpotensi memperkuat level playing field dan meningkatkan daya saing usaha domestik, tantangan serius masih muncul terkait keterbatasan akses data transaksi, kepatuhan pelaku usaha asing, serta potensi disharmoni dengan prinsip perdagangan internasional seperti Most Favoured Nation (MFN) dan National Treatment. Dari perspektif konstitusional, regulasi ini memerlukan landasan yang lebih kokoh agar tidak dipandang sebagai ultra vires terhadap Pasal 23A UUD 1945. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi regulasi tersebut bergantung pada integrasi sistem lintas yurisdiksi, penyederhanaan beban administrasi, serta penguatan kerja sama internasional. Dengan demikian, Perpres 68 Tahun 2025 dapat menjadi instrumen penting dalam membangun sistem perpajakan digital yang adil, transparan, dan berdaya saing di tengah kompetisi ekonomi global.