Search Articles & Publications

Showing 8857 articles found

Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Digital Di SMK Swasta 2 Nurhasanah Medan

Matondang, Saiful Anwar, Syahlan, Syahlan, Mardiansyah, Mardiansyah
Abstract: The rapid development of technology demands an increase in the competence of Human Resources. Utilization of Information Technology and Computers for Vocational High School level learning is very vital to enter the era of… f the industrial revolution 4.0. This activity helps schools prepare for the digitalized system process so that they can produce quality graduates who are able to compete globally by mastering technology. The purpose of this activity is to provide knowledge to teachers at Private Vocational School 2 Nurhasanah Medan regarding the manufacture of digital-based teaching materials and provide skills to teachers at Private Vocational School 2 Nurhasanah Medan in making digital teaching materials by utilizing the flipsnack application. The target audience for this activity was 20 teachers at SMK 2 Nurhasanah Medan. Two problems can be solved through ICT mastery workshops (training and mentoring). This training was held from August to November 2022. The results of the activity showed that the participation of the training participants showed satisfactory results where 90% of the participants had attended the training activities; all activities have met the set achievement targets, and The mentoring activities carried out have been able to improve the teacher's ability to compile and make teaching materials and materials for learning

Pendampingan Kelompok Peternak Lebah Trigona: Pengayaan Pakan Dengan Pola Agroforestri Di Desa Rompegading Kabupaten Maros

Nuraeni, Sitti, Bahtiar, Budirman, Yunianti, Andi Detti, Baharuddin, Baharuddin, Taskirawati, Ira, Latif, Nurfadilah, Prastiyo, Andi, Rajab, Marwan
Abstract: Abstract: The potential for the development of meliponiculture in and around the Unhas Bengo-Bengo Educational Forest (BEF) can be an alternative business from non-timber forest resources. The have already occupied of part… rt of the community in the BEF area requires an understanding of the benefits of the forest and community empowerment through community service activities. One effort to understand is how to enrich bee feed which integrates meliponiculture and agricultural crop cultivation with agroforestry patterns. The implementation of this activity starts with preparation by entering into agreements with the service team with partners, conducting workshops, distributing plant seeds as a source of nectar and pollen feed. The knowledge of partner group members can increase after attending the workshop from the pre test and post test analysis. Assistance is provided through direct visits to the location of meliponiculture and planting of nectar and pollen source plants.  Keywords: agroforestry pattern; feed enrichment; Stingless bee trigona   Abstrak: Potensi pengembangan budidaya lebah trigona di dalam dan sekitar Hutan Pendidikan Bengo-Bengo (HPB) Unhas dapat menjadi usaha alternatif dari sumber daya hutan bukan kayu. Keterlanjuran sebahagian masyarakat berada dalam kawasan HPB mengharuskan perlu diberi pemahaman manfaat hutan dan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu upaya pemahaman adalah bagaimana pengayaan pakan lebah yang mengintegrasikan budidaya lebah madu trigona dan budidaya tanaman pertanian dengan pola agroforestri. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari persiapan dengan melakukan kesepakatan tim pengabdian dengan mitra, pelaksanaan workshop, pembagian bibit tanaman sebagai sumber pakan nektar dan polen. Pengetahuan anggota kelompok mitra dapat meningkat setelah mengikuti workshop dari analisis tes awal dan akhir. Pendampingan dilakukan melalui kunjungan langsung ke lokasi meliponikultur dan penanaman tanaman sumber nektar dan polen.     Kata kunci: lebah madu trigona; pengayaan pakan; pola agroforestri

Penerapan Manajemen Persediaan Menggunakan Google Sheet dan Pelatihan GF-Akuntansi Pada Serba 8000 Aviari

Desrita, Lydia, Marheni, Dewi Khornida
Abstract: Manajemen persediaan sangat penting bagi suatu usaha dalam menjalankan aktivitas perusahaannya. Apabila manajemen persediaan tidak dilakukan dan dikontrol dengan baik, maka dapat menimbulkan selisih stok barang pada usaha… a tersebut. Serba 8000 Aviari memiliki kendala dalam perhitungan stok fisik dengan stok sistem. Oleh karena itu, penulis akan membantu mitra dalam mengatasi kendala tersebut. Pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis adalah dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil implementasi manajemen persediaan di Serba 8000 Aviari adalah dengan melakukan stock opname dengan menggunakan Google sheet untuk merapikan stok yang kemudian di opname sesuai dengan jumlah barang yang sudah dihitung sebelumnya ke dalam sistem GF-Akuntansi pada mitra. Kegiatan ini dilakukan untuk mempermudah Serba 8000 Aviari dalam menyeimbangkan stock on hand dan stok pada sistem agar tidak terjadi selisih stok barang.

Workshop Merancang Interior Rumah Tinggal Untuk Siswa/I SMKN 1 Mempura

Ravelino, Parlindungan, Arianti, Masda Ulfa, Indah, Isrina
Abstract: Abstract: Interior Design is a branch of art that discusses the inner side of a building. Interior design also intersects with architecture which is the global study of building design. Architecture majors have started to… o enter Vocational High Schools including at SMK Negeri 1 Mempura. Vocational School 1 Mempura has a Department of Building Modeling and Information Design which in its syllabus has building drawing learning. But in the discussion, there is no further knowledge about interior design. SMK Negeri 1 Mempura wants to develop students' knowledge about interior design or interior design properly. From this problem, Interior Design Educators at Lancang Kuning University who are community service partners from SMK Negeri 1 Mempura will add to their students' knowledge about interior design. So that through this program, Mempura 1 State Vocational School can develop interior design knowledge, which not only learns about room size but also about managing the atmosphere of space from designing ceilings, walls, floors, and furniture. The target to be achieved is for partners to understand the basics of Interior Design and its differences from Architecture and other Design Sciences. The outputs to be obtained are learning services for the community, service reports, drafts of teaching materials, and scientific articles in journals.             Keywords: interior design; furniture; workshop   Abstrak: Desain Interior adalah salah satu cabang ilmu seni rupa yang membahas tentang perancangan ruang dalam pada suatu bangunan. Desain interior juga beririsan dengan ilmu arsitektur yang merupakan ilmu perancangan bangunan secara global. Jurusan arsitektur sudah mulai masuk ke Sekolah Menengah Kejuruan termasuk di SMK Negeri 1 Mempura. SMK Negeri 1 Mempura memiliki jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan yang dalam silabusnya memiliki pembelajaran gambar bangunan. Tetapi dalam pembahasannya,belum ada pengetahuan lebih lanjut mengenai perancangan ruang dalam.SMK Negeri 1 Mempura ingin mengembangkan pengetahuan yang dimiliki peserta didik pada perancangan ruang dalam atau desain interior dengan benar. Dari permasalahan ini, Tenaga Pendidik Desain Interior Universitas Lancang Kuning yang merupakan mitra pengabdian masyarakat dari SMK Negeri 1 Mempura akan menambah pengetahuan siswa/i nya tentang merancang ruang dalam. Sehingga melalui program ini, SMK Negeri 1 Mempura dapat mengembangakan pengetahuan desain ruang dalam, yang tidak hanya mempelajari tentang ukuran ruangan, tapi juga pada pengolahan suasana ruang dari perancangan langit-langit, dinding, lantai dan furnitur. Target yang ingin dicapai adalah mitra paham tentang dasar-dasar Desain Interior serta perbedaannya dengan Arsitektur dan Ilmu Desain lainnya. Luaran yang ingin diperoleh adalah jasa pembelajaran untuk masyarakat, laporan pengabdian, draf bahan ajar dan artikel ilmiah di jurnal. Kata kunci: desain interior; furniture; workshop

Pelatihan Pengelolaan Dan Pelayanan Pada Homestay Di Desa Tanjung Jaya Pandeglang

Djunaid, Ika Suryono, Sofiani, Sofiani, Rosanto, Stephanie, Soeprapto, Vishnuvardhana S, Natalia, Dessy
Abstract: Abstract: Tanjung Jaya Village is an educational tourism village located in the Tanjung Lesung destination, Pandeglang Regency, Indonesia. Tanjung Jaya Village, surrounded by beautiful beaches and hills, is the choice of… a fun and relaxed tourist village for both domestic and foreign tourists. However, the people of Tanjung Jaya Village do not yet understand the basics of hospitality and tourism in implementing homestays. The purpose of this community service activity is to provide an understanding of Basic Knowledge related to the development of Community Based Tourism-based Tourism Villages in homestay management and Homestay Management and Service Systems. The method used here is in the form of training, while the stages start from preparation, implementation, and evaluation in the form of feedback from participants. The results of the questionnaire from the Educative category (Useful Community Service Activities and answering Participants' needs) averaged 81%, Objective (Material delivered according to conditions and problems faced by participants) averaged 86% Accountable (Material delivered clearly and understandable by the participants) the average is 82%, Transparent (Participants are actively involved in the implementation of activities) the average is 87%.   Keywords: Homestay, Training, Tanjung Jaya   Abstrak: Desa Tanjung Jaya merupakan salah satu desa wisata edukasi yang terletak di destinasi Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Indonesia. Desa Tanjung Jaya, dikelilingi oleh pantai dan perbukitan yang indah, merupakan pilihan desa wisata yang menyenangkan dan santai bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun masyarakat Desa Tanjung Jaya belum memahaminya dasar-dasar hospitality dan pariwisata dalam pelaksanaan homestay. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman Pengetahuan Dasar terkait pengembangan Desa Wisata berbasis Community Based Tourism dalam pengelolaan homestay dan Sistem Pelayanan dan Manajemen Homestay. Metode yang digunakan disini adalah dalam bentuk pelatihan, adapaun tahapannya dimulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi berupa uman balik dari peserta. Hasil kuesioner dari katagori Edukatif (Kegiatan Abdimas bermanfaat dan menjawab kebutuhan Peserta) rata-rata adalah sebesar 81% , Objektif (Materi yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan masalah yang dihadapi peserta) rata-rata adalah sebesar 86% Akuntabel (Materi disampaikan dengan jelas dan dapat dipahami oleh peserta) sebesar  rata-rata adalah sebesar 82%, Transparan (Peserta dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan kegiatan) rata-rata adalah sebesar 87%.   Kata kunci: Homestay, Pelatihan, Tanjung Jaya

Promosi Wisata Berbasis Kearifan Lokal Melalui Penggunaan Media Sosial Bagi Pelaku UMKM

Rettobjaan, Vitalia Fina Carla, Yudha, Anak Agung Ngurah Bagus Arista, Bendesa, I Komang Gde, Wirajaya, Made Karma Maha, Savitri, Ni Luh Putu Ayu, Agustina, Febyola
Abstract: Badung Regency is one of the districts that has quite a lot of tourist areas and also business activities ranging from hotels, trade to MSMEs. Currently, technology and information develop and spread rapidly. Many people,… , from parents to young people, have the opportunity to use digital media to promote tourism and MSME businesses. The aim of this activity is to increase people's ability to use digital media to promote tourism and improve their business by using social media. This activity was held at the Sangeh Village Perbekel Office, Badung Regency. This community service activity is aimed at the Krama Desa Adat, Yowana, and Pakis in Sangaeh Village, Badung Regency, which consists of 105 people. Counseling is provided through the method of activities carried out. The result is a society that is able to use social media well and wisely; they can use social media to show the various potentials of their traditional villages. Keywords: business; promotion; social media.

Peningkatan Keterampilan Masyarakat Kelurahan Karang Joang Balikpapan Melalui Kegiatan Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber)

Banaget, Cut Keumala, Anifah, Eka Masrifatus, Hasanah, Barokatun, Sidiq, Muhammad Fajar, Oey, Yehezkiel Wijaya, Rohim, Abdul, Aulia, Indah Putri
Abstract: The loss of food production land due to land conversion in supporting more economically profitable activities has urged innovations in agricultural and fishery activities by utilizing narrow land. A suitable method to solve… lve this problem is Budikdamber or fish farming in a bucket. This method adopts the concept of aquaponics, which is a combination of aquaculture and hydroponics. Community skills improvement by Budikdamber activity aims to introduce a simple method for growing kale and catfish farming on narrow land using buckets so that people can obtain food directly from their yards. The target community for this activity is the residents of RT 14, Karang Joang Village. The implementation method includes field surveys and problem identification, formulation of solutions, implementation, monitoring, and evaluation. These steps are expected to provide skills for the community to do Budikdamber. The community showed positive responses to this activity. The community showed their understanding and opinion of the Budikdamber activity and the continuity of this activity.

Pembuatan Pestisida Nabati Sebagai Solusi Pengurangan Pestisida Kimia Dalam Mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman

Saves, Sesarius, Payong, Polikarpus, Bajar, Anastasia, Ujeng, Maria Elfrida, Alus, Margareta Desiana
Abstract: Abstrak: Farmers in Pau Village mostly use chemical pesticides. Many farmers have not used plant-based pesticides to control pests on the plants they cultivate. This condition is of concern to us to produce plant-disturbing… ing organisms (OPT) on farmers' crops in Ruteng City. The purpose of this activity is to produce vegetable pesticides as environmentally friendly plant pest control. The method used in this activity is the demonstration method, which means directly processing and applying vegetable pesticides on farmers' land. The result of this activity is the product of the vegetable pesticide "Desta" which can be used to control Plant Pest Organisms (OPT) on farmer's land so as to increase the productivity of agricultural products in Pau Village, Langke Rembong District. Keywords: diseases; pesticides; pests Abstrak: Petani di Kelurahan Pau sebagian besar menggunakan pestisida kimia. Banyak petani yang belum menggunakan pestisida nabati dalam mengendalikan hama pada tanaman yang mereka budidayakan.Kondisi ini menjadi perhatian kami untuk menghasilkan pestisida nabati sebagai solusi pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) pada tanaman petani di Kota Ruteng. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menghasilkan pestisida nabati sebagai pengendali organisme pengganggu tanman yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode demonstrasi yang artinya secara langsung pengolahaan dan penerapan pestisida nabati di lahan milik petani. Hasil dari kegiatan ini adanya produk pestisida nabati “Desta” yang dapat digunakan untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di lahan milik petani sehingga mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Kelurahan Pau Kecamatan Langke Rembong. Kata kunci: hama; penyakit; pestisida

Pengolahan Limbah Ampas Tahu Menjadi Kerupuk Aneka Rasa Di Kelurahan Poco Mal

fausta, kurniati pangdadernes, Payong, Polikarpus, Jandu, Inosensius H, Ndiwa, Febronia Cristina Yunita, Saomi, Dwi Kurnia
Abstract: Abstract: Tofu is one of the daily foods of Indonesian people. The tofu industry itself has been found quite a lot in the Manggarai Regency area, but the remaining tofu dregs are not processed further and are only used as… s animal feed. Referring to the various studies that have been carried out, it is emphasized that tofu dregs can be processed as raw materials for processed various foods, one of which is tofu dregs crackers. Processing tofu dregs into crackers is one of the innovations made without reducing the nutritional value in tofu dregs. Tofu waste processing activities are carried out in Poco Mal Village, Langke Rembong District, Manggarai Regency. The methods of implementing the activities implemented are implementation methods, business management, tofu dregs processing techniques, and marketing strategies. Each activity method applied will be evaluated through discussion activities with members and if any obstacles are found, the team will quickly address the existing obstacles. This method becomes an organized processing system with a business management approach. The results of this activity have a positive impact in the form of new innovations in the management of tofu waste into crackers. The innovations provided are in the form of spicy, original, and fried onions. The sales target for tofu dregs crackers will be gradually increased and for this stage, business activities are focused on increasing sales each time it is produced. Kata kunci: pulp; processing; tofu   Abstrak: Tahu merupakan salah satu makanan sehari-hari masyarakat Indonesia. Industri tahu sendiri sudah cukup banyak di temui di daerah Kabupaten Manggarai namun sisa ampas tahu tidak diolah lebih lanjut dan hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Mengacu dari berbagai penelitian yang sudah dilakukan mempertegaskan bahwa ampas tahu dapat diolah sebagai bahan baku olahan aneka makanan, salah satunya ialah kerupuk ampas tahu. Pengolahan ampas tahu menjadi kerupuk merupakan salah satu inovasi yang dibuat tanpa mengurangi nilai gizi yang ada dalam ampas tahu. Kegiatan pengolahan ampas tahu dilaksanakan di Kelurahan Poco Mal Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai. Metode pelaksanaan kegiatan yang diterapkan berupa metode pelaksanaan, manajemen usaha, teknik pengolahan ampas tahu, dan strategi pemasaran. Setiap metode kegiatan yang diterapkan akan dievaluasi melalui kegiatan diskusi bersama anggota dan jika ditemukan adanya kendala maka tim secara cepat menyikapi kendala yang ada. Metode ini menjadi suatu sistem pengolahan yang terorganisir dengan pendekatan manajemen usaha. Hasil kegiatan ini memberi dampak positif berupa adanya inovasi baru terhadap pengelolaan limbah ampas tahu menjadi kerupuk. Inovasi yang diberikan berupa pemberian rasa pedas, original,dan bawang goreng. Target penjualan kerupuk ampas tahu akan ditingkatkan secara bertahap dan untuk tahap ini kegiatan usaha difokuskan pada peningkatan penjualan setiap kali produksi. Kata kunci: ampas; pengolahan; tahu

Penguatan Koperasi Alumni Brawijaya Dalam Pengembangan UMKM Corner Pasar Kasin Kota Malang

Ferriswara, Dian, Augustinah, Fedianty, Vitianingsih, Anik Vega, Sri Lestari, Veronika Nugraheni, Sholichah, Nihayatus
Abstract: The problems faced by the UMKM Corner of the Kasin Market in Tanjungrejo Village, Sukun District, Malang City are: (1) Making marketing plans (digital marketing) for UMKM Kota Malang products that are members of the UMKM… Corner Pasar Kasin (2) Completing digital marketing by creating an account marketplace. (3) Financial records are needed digitally to make it easier to understand financial conditions, make decisions through financial reports The solution to the problem is assistance to UMKM Corner in terms of: (1) assistance in marketing planning through digital marketing (2) assisting and training digital marketing through the marketplace. (3) help, train the use of the simple financial application to record sales and procurement of merchandise finance to financial reports