Abstract:Penelitian Eksplorasi peran aplikasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja di Sekretariat Daerak Kabupaten Merauke berujuan untuk Mendeskripsikan kontribusi SRIKANDI dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas…
tas kerja serta hambatan yang di hadapi di Sekretariat Daerah Merauke. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan peneliian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif eksploratif, dengan melakukan pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah aplikasi SRIKANDI memberikan kontribusi dalam meningkatakan efisiensi dan efektivitas kerja pegawa di Sekretariat Daerah Kabupaten Merauka. Dengan penerapan aplikasi SRIKANDI mempercepat proses pencatatan, pencarian, dan distribusi dokumen antar unit kerja. Dan prosedur birokrasi menjadi lebih sederhana dan transparan, selain itu penelusuran arsip menjadi lebih akurat serta keamanan dari arsip juga terjaga. Namun yang menjadi kendala dalam penerapan aplikasi SRIKANDI adalah Infrastruktur dan sumber daya manusia, yakni iinternet tidak stabil (sering mengalami gangguan) dan sebagian pegawai yang belum terbiasa dengan teknologi digital. Hasil dari Eksplorasi Peran Aplikasi Srikandi dalam Meningkatkan Efisien dan Efektivitas Kerja di Sekretariat Daerah Kabupaten Merauke diharapkan dapat menjadi referensi serta gambaran nyata kepada instansi pemerintahan mengenai efektivitas penggunaan aplikasi Srikandi dalam meningkatkan kinerja administrasi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem absensi online E-NTAGO dalam memonitor kehadiran dan meningkatkan produktivitas kerja pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke. Metode yang digunakan adalah…
h pendekatan kualitatif deskriptif eksploratif, dengan pengumpulan data melalui observai, wawancara dan studi leteratur. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem absensi online (E-NTAGO) memberikan dampak positif dalam meningkatkan kedisiplinan dan produktivitas kerja pegawai di Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke. 87% pegawai menyatakan E-NTAGO memudahkan proses absensi, data kehadiran lebih akurat dan real-time dan Sistem GPS dan QR Code dan 65% pegawai merasa lebih disiplin karena absensi dicatat secara otomatis dan terpantau, Produktivitas meningkat karena adanya transparansi dan akuntabilitas. Namun, beberapa kendala teknis seperti sinyal internet yang tidak stabil serta keterbatasan perangkat masih menjadi tantangan. Sumber daya manusia juga merupakan tantangan dalam penerapan sistem E-NTAGO karena beberapa pegawai kurang familiar dengan teknologi mengalami kesulitan dalam menerapkan sistem E-NTAGO. Hasil temuan ini diharapkan dapat dapat menjadi referensi bagi pemangku kepentingan yang berkaitan dengan penerapan sistem E-NTAGO.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen dalam membeli produk susu SGM di pasar modern kota Jayapura. Perilaku konsumen yang mempengaruhi keputusan pembelian produk susu SGM, kualitas dan tempat jual…
produk susus SGM mempengaruhi perilaku konsumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif eksploratif, dengan pengumpulan data melalui observai, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor utama yang memengaruhi keputusan pembelian adalah kombinasi dari harga yang terjangkau, kepercayaan konsumen terhadap merek dan persepsi kualitas produk, serta keyakinan personal orang tua terhadap pentingnya nutrisi anak, terutama kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan anak dan kecocokan anak terhadap produk. Selain itu saluran distribusi seperti supermarket, minimarket yang mendukung kemudahan aksesibilitas, ketersediaan produk dan kenyamanan konsumen, yang menjadi nilai tambah dalam perilaku pembelian. Dengan demikian, strategi pemasaran produk susu SGM yang mengombinasikan pendekatan emosional (emosi orang tua terhadap tumbuh kembang anak) dan rasional (harga dan kualitas gizi) terbukti efektif dalam membentuk dan mempertahankan perilaku pembelian konsumen di pasar modern. Hasil temuan ini diharapkan dapat dapat menjadi referensi bagi pemangku kepentingan pada yang berkaitan langsung dengan pemasaran susu SGM.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh partisipasi penyusunan anggaran dan job relevan information terhadap kinerja manajerial. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 27 SKPD Kabupaten Merauke. Sampel dalam…
alam penelitian ini adalah Kepala Dinas/Badan, Kepala bidang/kepala bagian, Kepala Sub bidang/bagian, Anggota bidang/bagian anggaran yang berada di 27 SKPD Kabupaten Merauke. Setelah menggunakan teknik purposive sampling maka didapatkan populasi sebanyak 75 responden dari 20 SKPD. Data yang digunakan merupakan data primer yang didapat melalui kuesioner yang diberikan dan kemudian data tersebut diolah menggunakan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi penyusunan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial. Job relevant information berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja manajerial. Secara simultan partisipasi penyusunan anggaran dan job relevant information berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendukung dugaan bahwa terdapat pengaruh antara karakteristik tujuan anggaran, keadilan prosedural dan motivasi kerja terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah pada Dinas Pendidikan Kabupaten…
aten Merauke.Dari penelitian, sampel yang di ambil 39 orang dalam dinas terkait yang terdiri dari Bagian Umum, Ruang Kepegawaian, Bidang Pendidikan dan Tenaga Kerja, Ruang Pengendalian Perizinan Pendidikan, Pengembangan dan Sastra serta Bagian Keuangan. Hasil penelitian ini menunjukan Karakteristik Tujuan anggaran tidak berpengaruh positif terhadap kinerja aparatur. Keadilan Prosedural berpengaruh positif terhadap kinerja aparatur . Motivasi Kerja tidak berpengaruh positif terhadap kinerja aparatur.
Abstract:This study is grounded in the crisis of leadership integrity within Christian education, characterized by inconsistency between teaching and the lived practice of Christian Religious Education teachers, which consequently…
y weakens the formation of students’ character. The research problem addresses how Moses’ leadership integrity in Numbers 12:3–8 is understood through exegetical analysis and how it is relevant to the leadership of contemporary Christian Religious Education teachers. This study aims to identify the principles of Moses’ leadership integrity and to formulate its theological and practical relevance for Christian education. The research employs a descriptive qualitative method through biblical exegesis, theological analysis, and practical theology based on library research. The findings indicate that Moses’ integrity is grounded in profound humility, an intimate relationship with God as the source of leadership legitimacy, and moral consistency in obedience to the divine calling despite criticism and internal conflict. The study concludes that leadership integrity is not based on formal position, but on character quality aligned with the will of God and a living spiritual relationship. Its implication for Christian Religious Education teachers is that integrity constitutes the foundation of pedagogical and spiritual authority in shaping students’ character through life example, alignment between faith and action, and deep spiritual devotion. The novelty of this research lies in integrating the exegetical study of Numbers 12:3–8 with the construction of a leadership model for Christian Religious Education teachers based on three core dimensions of Moses’ integrity, forming a coherent theological framework applicable to contemporary Christian education.
Abstract:The development of adaptive and multisensorial learning media is a critical aspect in supporting the success of inclusive education, particularly for visually impaired students who face challenges in comprehending abstract…
ct concepts in science subjects. These limitations necessitate innovative learning media capable of optimizing information processing through alternative sensory modalities, namely auditory and tactile. Audio-tactile media represents an innovation that simultaneously integrates sound and touch stimulation to facilitate multisensorial conceptual understanding and enhance the cognitive construction of visually impaired students. This study employs a qualitative descriptive approach utilizing observation, in-depth interviews, and documentation techniques to evaluate the effectiveness of audio-tactile media in the context of science learning within inclusive classrooms. The results indicate that audio-tactile media significantly improves conceptual understanding, learning motivation, and active participation among visually impaired students. Additionally, this media strengthens social interaction among students and supports teachers in delivering material inclusively and responsively to individual learner needs. The novelty of this research lies in the application of learning media that combines two sensory modalities as an innovative pedagogical strategy to overcome cognitive barriers caused by visual impairment, while simultaneously enriching the multisensorial learning experience. These findings contribute significantly to the development of an adaptive, inclusive, and equitable science learning model for students with special needs. Accordingly, audio-tactile media is recommended as an effective alternative to create an inclusive and high-quality learning environment.
Abstract:An inclusive education structure that prioritizes equitable access and participation without discrimination, gifted and talented children (GTC) are often overlooked by the system due to the dominance of a homogenized curriculum…
riculum not designed to address their unique needs. GTC possess complex learning profiles, characterized by high intellectual capacity, rapid knowledge acquisition, and intense interests and creativity that exceed the average. The mismatch between conventional teaching approaches and the distinctive needs of GTC in inclusive environments creates serious pedagogical challenges, notably the hindered realization of their full potential. This article aims to critically examine the effectiveness of differentiated instruction as an adaptive curriculum strategy in addressing the diverse needs of GTC within inclusive classrooms. Through a systematic literature review, the differentiation approach is analyzed within the framework of modifying content, process, and product of learning based on students' readiness, interests, and cognitive profiles. The findings indicate that the implementation of differentiation significantly enhances intrinsic motivation, active engagement, and academic achievement of GTC, while maintaining social cohesion in the classroom. Differentiated instruction also contributes to the creation of an inclusive, dynamic, and pedagogically equitable learning environment. The novelty of this study lies in the conceptual integration of differentiation principles with inclusive practices as a foundation for curriculum design that emphasizes individual excellence and appreciation of diversity. These findings offer substantive contributions to the development of a more transformative and responsive pedagogical paradigm, while also providing both theoretical and practical foundations for educators in designing curriculum interventions that empower all learners, including those with exceptional capacities.
Abstract:Inclusive education is a global mandate that emphasizes the importance of providing education that ensures access, participation, and learning success for all students, including children with special needs (CSN). In this…
s context, children with mild intellectual disabilities present unique challenges, particularly related to limitations in cognitive aspects, social adaptation, and self-regulation. The main issue addressed in this study is how structured individual learning strategies can be effectively implemented to support the achievement of competencies for students with mild intellectual disabilities in inclusive elementary school settings. The aim of this research is to conduct a theoretical review of the effectiveness of the Individualized Education Program (IEP) as a pedagogical approach based on individual needs, responsive to the unique characteristics of learners. The method used is a systematic literature review with a qualitative-descriptive approach through the examination of scientific publications, academic books, and national policies related to inclusive education and differentiated learning services. The analysis results show that the IEP plays a strategic role in optimally accommodating the learning needs of students with mild intellectual disabilities, emphasizing flexible planning, realistic goals, and progress-oriented evaluation. The effectiveness of the IEP increases significantly when it is designed through cross-professional collaboration among general education teachers, special education teachers, and parents. The conclusion of this study affirms that the implementation of IEP not only strengthens the pedagogical dimension of inclusive education but also promotes a paradigm shift towards more adaptive and humanistic education. The novelty of this study lies in the conceptual integration and practical implementation of the IEP for students with mild intellectual disabilities in elementary schools, which remains limited within the scope of national research.
Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi dan menganalisis efektivitas strategi pendidikan religius dalam membentuk karakter dan nilai-nilai spiritual pada generasi muda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui pendekatan kajian…
ajian literatur, dapat menganalisa dan memaparkan strategi pendidikan yang religious. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendidikan yang mendalam dan menginspirasi mampu mengintegrasikan ajaran keagamaan ke dalam kehidupan sehari-hari generasi muda. Analisis data mengungkapkan perubahan positif dalam sikap, nilai, dan perilaku partisipan. Temuan ini didukung oleh pendekatan kualitatif yang mencakup pengkodean tematik dan analisis naratif. Partisipan menilai positif pendekatan ini karena memberikan ruang bagi refleksi pribadi, pembangunan nilai moral, dan pengalaman spiritual yang mendalam. Kesimpulan penelitian ini memberikan wawasan praktis untuk pengembangan pendekatan pendidikan yang dapat membentuk karakter positif pada generasi muda, menghadirkan relevansi ajaran keagamaan dalam konteks modern, dan mendorong penerapan nilai-nilai spiritual dalam tindakan nyata.