Abstract:Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan keadaan atau fenomena yang sedang terjadi, kemudian reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan. Analisis data dilakukan secara kualitatif sesuai…
esuai dengan metode yang dilakukan dalam penelitian ini. Analisa data adalah mengalokasikan data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintesiskannya, mencari dan menemukan pola sehingga data yang terkumpul dapat dideskripsikan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa prosedur Manajemen Logistik Obat pada Instalasi Farmasi Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Kabupaten Konawe telah sesuai peraturan Perundang-Undangan.
Abstract:Salah satu bentuk mutu pelayanan yang sering dikeluhkan masyarakat adalah waktu tunggu (waiting time). Waiting time yaitu waktu tunggu yang dirasakan oleh pasien mulai dari masuk di IGD sampai di lakukan pemeriksaan oleh…
dokter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan waiting time dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Kabelota. Penelitian ini menggunakan desain analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien triage kuning dengan metode purposive sampling sebanyak 60 responden. Data waiting time diperoleh dengan cara observasi menggunakan lembar observasi dan metode check list dengan alat bantu stopwach, sedangkan untuk mengetahui kepuasan pasien didapatkan dengan cara memberikan kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan dari 60 responden memiliki waiting time efektif berjumlah 43 responden (71,7%), dan waiting time tidak efektif sebanyak 17 responden dengan (28,3%). Sebagian besar responden puas yaitu sebanyak 48 responsden (80,0%) dan sebagian kecil responden tidak puas yaitu 12 responden (20,0%). Hasil analisis bivariat dengan Uji Fisher Exact diperoleh terdapat Hubungan waiting time dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Kabelota yaitu nilai p 0,027 > 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan waiting time dengan kepuasan pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabelota. Saran kepada peneliti selanjutnya di harapkan depat melakukan penelitian lebih lanjut terkait waiting time dengan kepuasan pasien dengan menambahkan variabel, jumlah responden, dan menggunakan metode penelitian yang berbeda.
Abstract:Model Praktek Keperawatan Profesional merupakan suatu sistem dengan struktur, proses, dan nilai-nilai profesional yang sangat menekankan pada mutu kinerja tenaga keperawatan, permasalahan terkait dengan pelaksanaan model…
praktek keperawatan profesional adalah terbatasnya jumlah perawat dan fasilitas sarana pendukung, kompetensi perawat yang belum terstandar, belum optimalnya fungsi manajemen pelayanan keperawatan, Rumah sakit menggunakan model praktik keperawatan profesional untuk melaksanakan proses sistem asuhan keperawatan di bangsal guna untuk meningkatkan dan mewujudkan mutu pelayanan keperawatan, mutu pelayanan keperawatan yang optimal untuk mencapai derajat kesehatan dan kesejahteraan, mencerminkan perasaan seorang perawat terhadap kepuasan akan pekerjaanya,Pasien dan perawat sama-sama puas sebagai akibat dari perawatan yang diberikan oleh perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Penerapan Model Praktek Keperawatan Profesional Terhadap Kepuasan Kerja Perawat Di Rumah Sakit Tora Belo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah semua perawat yang bekerja di ruang Cemara 1 dan Cemara 2 Rumah Sakit Tora Belo yang berjumlah 33 perawat. Dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner model praktik keperawatan profesional dan kepuasan kerja perawat. Hasil penelitian dari 33 responden menggunakan uji Chi-Square, diperoleh nilai p = 0,001 (p<0,005). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan penerapan model praktik keperawatan profesional terhadap kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Tora Belo. Saran bagi Rumah Sakit Tora Belo agar dapat lebih meningkatkan penerapan model praktik keperawatan profesional dalam melakukan asuhan keperawatan dan agar dapat memberikan pelayanan keperawatan yang baik dan optimal kepada pasien.
Abstract:Hipertensi adalah penyakit tidak menular yang banyak diderita lansia dan merupakan penyakit tertinggi sampai saat ini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan self-efficacy dengan self-care lansia…
hipertensi di Puskesmas Talise? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan self-care pada lansia dengan hipertensi. Penelitian ini bermanfaat bagi institusi pelayanan, sebagai acuan meningkatkan kualitas pelayanan, bagi peneliti menambah pengetahuan dalam perawatan hipertensi pada lansia dan bagi mahasiswa menjadi bahan pertimbangan bagi penelitian berikutnya penelitian menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental dengan Pendekatan Cross sectional. Jumlah populasi 169 dengan didapatkan sampel 62 orang menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Chi-Square dengan variabel independent Self-efficacy dan variabel dependen Self-care. Hasil analisis bivariat adalah adanya hubungan yang signifikan antara Self-efficacy dengan Self-care lansia dengan Hipertensi didapatkan Nilai p-value = 0,00 < 0,05. Sehingga Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara Self-efficacy dengan Self-care lansia Hipertensi di Puskesmas Talise saran dalam penelitian ini yaitu bagi institusi pelayanan Penelitian ini dapat menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mahasiswa keperawatan, Penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan untuk penelitian berikutnya. Bagi peneliti, Penelitian ini bisa dijadikan tambahan pengetahuan dalam memberikan pelayanan merawat hipertensi.
Abstract:Pendahuluan: perilaku merokok adalah kegiatan membakar sebatang rokok, kemudian dihisap dan dihembuskan sehingga menghasilkan asap yang dapat dihirup oleh orang sekitar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui…
gambaran dan hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku merokok pada remaja kelas XI di SMAN 25 kab. Tangerang. Desain Penelitian: cross sectional dengan mengukur variabel diwaktu bersamaan. Teknik Sampel: sampel pada penelitian ini sebanyak 78 responden, Teknik yang digunakan yaitu random sampling. Analisa Data: Pada penelitian ini menggunakan Analisa univariat dan bivariat. Hasil: dari 78 responden didapatkan hasil pola asuh permisif sebanyak 26 (33,3%), pola asuh otoriter sebanyak 40 (51,3%), dan pola asuh demokratis sebanyak 12 (15,4%). tidak merokok sebanyak 20 (25,6%), dan yang merokok sebanyak 58 (74,4%).Hasil uji kolerasi didapatkan p value = 0,193, sehingga p value <0,05 yang artinya H1 ditolak. Kesimpulan: tidak terdapat hubungan yang signifikan hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku merokok pada remaja. Saran: diharapkan orang tua dapat memberikan pengetahuan tentang bahaya merokok dan lebih memperhatikan lagi perilaku pada anak.
Abstract:Infeksi luka operasi dapat memberikan dampak negatif bagi pasien seperti masa perawatan yang lama, meningkatkan biaya rumah sakit, dan menurunkan mutu rumah sakit serta kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk…
mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya infeksi luka operasi di Rumah Sakit Umum Madani Provinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 111 responden. Jumlah sampel sebanyak 53 responden yang diperoleh dengan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dan pemilihan sampel menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Fisher Exact didapatkan untuk variabel personal hygiene didapatkan nilai p-value = 0,040 (0,040 < 0,05), variabel kepatuhan SPO didapatkan nilai p-value = 0,006 (0,006 < 0,05), dan variabel pengobatan didapatkan nilai p-value = 0,004 (0,004 < 0,05). Kesimpulan menyebutkan bahwa ada hubungan antara personal hygiene, kepatuhan SPO, dan pengobatan dengan kejadian infeksi luka operasi di Rumah Sakit Umum Madani Provinsi Sulawesi Tengah. Saran, kedepannya hasil penelitian ini dapat menjadi pedoman dan kewaspadaan dalam mencegah terjadinya infeksi luka operasi.
Abstract:Dismenore merupakan masalah nyeri haid pada kalangan remaja putri yang masih memiliki prevelensi cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan hasil wawancara pada 3 siswi di SMPN 3 palu barat tahun 2023 ada siswi yang mengalami…
i kram menstruasi dan hampir setiap hari datang ke uks unntuk istirahat karena menderita nyeri haid. Adapun dampak jika nyeri haid terjadi dan tidak di tangani, berupa gangguan aktivitas sehari-hari. Penyebab nyeri haid bermacam-macam, bisa karena stress atau keceasan yang berlebihan. Oleh karena itu masalah menstruasi (dismenore) pada remaja harus ditangani sedemikian rupa agar tidak terjadi masalah seperti di atas. Tujuan penelitian ini terananalisisnya pengaruh senam dismenore terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri di SMPN 3 palu barat. Jenis penelitian ini yaitu pre eksperimental design dengan one group-pre-post-test design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 321 orang dan sampel oada penelitian ini berjumlah 18 orang dengan Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil uji analisis univarat Nyeri haid sebelum diberikan senam dismenore sebagian besar remaja putri dengan haid nyeri berat berjumlah 6 orang (33,3%). Nyeri haid setelah diberikan senam dismenore sebagian besar putri haid dengan nyeri ringan berjumlah 10 orang (55,6%). Hasil Uji wilcoxon ditemukan P-value 0,001<0,05. Simpulan terdapat ada Pengaruh Senam Dismenore terhadap Penurunan Nyeri Haid pada Remaja Putri di SMP Negeri 3 Palu Barat. Saran diharapkan remaja putri dapat melakukan dan mengatasi nyeri dengan melakukan senam dismenore pada saat nyeri haid.
Kata Kunci : Senam Dismenore, Nyeri Haid, Remaja.
Abstract:Mahasiswa semester akhir merupakan mahasiswa yang berada di tahap pembuatan skripsi atau tugas akhir dan harus mengerjakan skripsi yang merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana, saat poses pembuatan skripsi…
ripsi terdapat banyak kendala yang dilalui mahasiwa yakni masalah internal maupun masalah eksternal yang muncul salah satunya adalah kecemasan dan stres yang menyebabkan pola makan tidak teratur. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan tingkat kecemasan dan stress terhadap pola makan mahasiswa keperawatan tingkat akhir di universitas widya Nusantara palu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Rating Scale For Anxiety), PSS-10 (Preceived Stress Scale) dan kuesioner Emotional Eating. Hasil penelitian yaitu tingkat kecemasan diperoleh nilai p=0.009, sedangkan tingkat stres diperoleh nilai p=0.002 nilai p kurang dari nilai a=0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan penelitian yaitu adanya Hubungan Tingat Kecemasan Dan Stres Terhadap Pola Makan Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir di Universitas Widya Nusantara. Saran bagi Universitas Widya Nusantara agar dapat memberikan bimbingan kepada mahasiswa akhir dalam mengatasi kecemasan dan stres.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan konpensasi terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Nusantara Sakti (NS) Unaaha. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 responden. Analisis yang…
g digunakan adalah regresi linear berganda, dengan menggunakan software IBM SPSS 26.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa disiplin kerja dan konpensasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Nusantara Sakti (NS) Unaaha. Selanjutnya disiplin kerja secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Nusantara Sakti (NS) Unaaha dan kompensasi secara pasial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Nusantara Sakti (NS) Unaaha.
Abstract:Data World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan bahwa sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi, yang berarti satu dari tiga orang di dunia menderita hipertensi. Jumlah penderita hipertensi terus…
s bertambah setiap tahunnya, pada tahun 2025 sekitar 1,5 miliar orang akan terkena hipertensi dan setiap tahun 9,4 juta orang akan meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. Tujuan : untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Sukadiri. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan jenis penelitian Cross Sectional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling. Jumlah sample sebanyak 87 orang. Hasil Penelitian : Hasil uji statistik didapatkan pada hubungan riwayat keluarga dengan hipertensi p-Value 0,049 dan nilai OR 95% CI sebesar 2,698(1,098 – 6,630), pada hubungan usia dengan hipertensi p-Value 0,042 dan nilai OR 95% CI sebesar 3,078 (1,152 – 8,232), pada hubungan jenis kelamin dengan hipertensi p-Value 0,250 dan pada hubungan pola makan dengan hipertensi p-Value 0,233. Kesimpulan : Dari keempat faktor, hanya faktor riwayat keluarga dan usia yang ada hubungan dengan kejadian hipertensi. Saran : Diharapkan bagi lansia terutama penderita hipertensi untuk memeriksakan kesehatan secara rutin dipelayanan kesehatan.