Abstract:Gangguan kognitif merupakan salah satu dampak buruk bagi lansia. Fisioterapi berperan penting dalam meningkatkan fungsi kognitif pada lansia yaitu dengan cara promotive, preventif, kuratif, dan rehabilitative. Tujuan : Untuk…
ntuk mengetahui efektifitas senam otak (brain gym) terhadap peningkatan daya ingat lansia di Desa Sukanagara Cikupa. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pre eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest Design, yaitu penelitian yang menggunakan satu kelompok dengan diberi perlakuan dan posttest setelah dilakukan perlakuan. Sampel pada penelitian ini yaitu total sampling dengan jumlah 40 responden Hasil Penelitian : Nilai mean sebelum dilakukan intervensi senam otak adalah 12,77 dimana lebih kecil dari pada nilai mean sesudah intervensi senam otak yaitu 22,05 dan standar deviasi sebelum dilakukan intervensi senam otak adalah 3,548 dan sesudah dilakukan intervensi senam otak yaitu 2,561. Hasil uji statistik menunjukan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test bahwa dapat diketahui nilai Z -5,525, dengan nilai signifikansi P-Value dari data tersebut adalah 0,000 (P<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Ha diterima”. Kesimpulan : berdasarkan hasil analisis terdapat efektifitas antara tingkat daya ingat sebelum dan sesudah dilakukan intervensi senam otak.
Abstract:Latar Belakang: Nomophobia (No Mobile Phone Phobia) adalah perilaku cemas atau ketakutan yang berlebihan disebabkan oleh seseorang saat jauh dari smartphone, kehilangan koneksi internet atau kehabisan daya baterai. Penderita…
rita nomophobia menghabiskan waktunya hanya untuk bermain media sosial, sehingga penderita nomophobia tidak memiliki waktu untuk belajar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan perilaku nomophobia terhadap prestasi belajar remaja di SMAN 2 Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Strafed Random Sampling dengan total sampel sebanyak 302 siswa. Hasil: Hasil uji korelasi menunjukan nilai p-value 0,001 < 0,05 yang berarti ada hubungan antara perilaku nomophobia terhadap prestasi belajar dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,185 yang menunjukkan keeratan variable lemah dengan hubungan kedua variable positif searah.
Abstract:Indonesia memiliki berbagai macam ragam tradisi. Hal ini ditandai dengan setiap daerah mempunyai perbedaan dan keunikannya tersendiri. Misalnya pada Hari Raya Lebaran, setiap daerah berbeda dalam memeriahkannya. Salah satunya…
tunya di kota Pontianak, yang terdapat suatu tradisi yang saat masih ini dilakukan yakni tradisi berbalas kunjong/kunjung. Adapun perbedaan lebaran khususnya di Pontianak berbeda dengan daerah lainnya yakni lebarannya lebih lama waktunya dan bisa sampai sebulan lamanya. Penelitian ini lebih memfokuskan kepada berbalas kunjung pada keluarga. Sebelum Kota Pontianak menerapkan sistem PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di masa pandemi Covid, maka sebagian dari masyarakat masih melaksanakan kegiatan berbalas kunjung sebagaimana mestinya. Adapun hasil penelitian ini yaitu tradisi berbalas kunjung merupakan suatu tradisi (kebiasaan) dengan kunjung dan mengunjungi. Prosesi pada tradisi ini yaitu berkunjung kerumah, sungkeman, mendengarkan tausiah, menikmati hidangan, dan salam tempel. Terdapat nilai budaya dalam prosesi yaitu nilai kebersamaan dan keberagaman. Sedangkan Nilai Islam dalam prosesi yaitu Silaturahmi dan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar. Kemudian, Nilai Pendidikan dalam prosesi yakni menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi orang yang lebih muda. Pada Eksitensi budaya tradisi berbalas kunjung tetap dilaksanakan sampai kapan pun karena sudah menjadi rutinitas lebaran oleh Masyarakat Kota Pontianak.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Economic Value Added (EVA), Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE) dan Earning Per Share (EPS) Terhadap Harga Saham (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar…
di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2019). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 193 perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga sampel penelitian ini berjumlah 30 perusahaan. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel EVA tidak berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan variabel ROA, ROE dan EPS berpengaruh terhadap harga saham.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel – variabel yang diteliti dalam penelitian ini. Pengaruh yang di uji tersebut antara lain, pengaruh variabel promosi terhadap kepuasan pelanggan, pengaruh…
uh variabel promosi terhadap kesetian pelanggan dan pengaruh variable promosi terhadap kesetiaan pelanggan melalui kepuasan pelanggan. Jenis penelitian yang di gunakan yaitu penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan tiga variabel yaitu variabel promosi sebagai variabel independent (bebas), variabel kepuasan pelanggan dan kesetiaan pelanggan sebagai variabel dependen (terikat). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel promosi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel kepuasan pelanggan ansportasi ojek online GO-JEK (studi kasus pada siswa siswi SMKS Budi Agung Medan) dengan koefisien 0.917 dan nilai signifikan 0.000. Variabel promosi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel kesetiaan pelanggan ansportasi ojek online GO-JEK (studi kasus pada siswa siswi SMKS Budi Agung Medan) dengan koefisien 0.989 dan nilai nilai signifikan 0.000. Variabel promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesetiaan pelanggan melalui kepuasan pelanggan ansportasi ojek online GO-JEK (studi kasus pada siswa siswi SMKS Budi Agung Medan)
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh Komunikasi, Gaya kepemimpinan dan Lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PD. BPR Bahteramas sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang responden,…
den, pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode probability sampling yaitu sensus dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif, analisis regresi linear berganda, uji f, uji t dan uji asumsi klasik dengan mengunakan alat bantu SPSS 29. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa secara simultan Komunikasi, Gaya kepemimpinan Dan Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PD. BPR Bahteramas Konawe. Sedangkan secara Parsial Komunikasi, Gaya kepemimpinan Dan Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PD. BPR Bahteramas Konawe
Abstract:Kepala sekolah memiliki peranan penting untuk ikut mewujudkan kesejahteraan manusia. Hal tersebut tidaklah lepas dari kecakapan dan kebijakan seorang pemimpin. Kepala sekolah bertugas mengatur semua sumber organisasi dan…
an bekerja sama dengan guru-guru dalam mendidik siswa untuk mencapai tujuan Pendidikan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : 1. Peran kepala sekolah di Mi Nurul Anwar di desa Sumber Pandan Prenduan, dan 2. Faktor pendukung dan Penghambat bagi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Nurul Anwar Sumber Pandan Prenduan.Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teknik wawancara, obervasi dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepalasekolah, guru dan sumber lain yang memungkinkan dapat memberikan informasi yang akurat. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data kasus tunggal (single casedesign) dengan model analisis data yang diperkenalkan oleh Miles dan Hiberman, yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian dataserta verifikasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menyetakan bahwa peran kepala sekolah mempunyai peran sebagai supervisor, manajer dan administrator, leader of educator, innovator. Peran-peran tersebut di jalankannya dengan baik guna mewujudkan visi dan misi sekolah MI Nurul Anwar. Adapun Faktor penghambat dan pendukung kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Nurul Anwar Sumber Pandan Prenduan yaitu; a. Faktor pendukung berupa 1) Guru yang mempunyai kedisiplinan dan keteladanan 2) Siswa yang mempunyai prestasi dan bakat3) Sumber daya manusia di lingkungan sekolah 4) Adanya fasilitas Musholla. b.Faktor penghambat di MI Nurul Anwar terlihat dari keberadaan sarana dan prasarana yang sangat minim, terbukti dari kurangnya buku-buku bacaan diperpustakaan serta terbatasnya dana sekolah.
Abstract:Perkebunan pisang cik Batubara mengalami perubahan penjualan dikarenakan adanya persaingan dalam dunia bisnis dengan kompetitor sejenis sehingga harus melakukan upaya dengan menambahkan jenis pisang yang akan…
sang yang akan dijual dipasaran seperti pisang raja bulu kuning, pisang kapok tanjung, pisang ameh pasaman, pisang abaca, pisang roti solsel, pisang cavendish dan pisang barangan merah. Dalam pemilihan jenis pisang unggul, perkebunan pisang Cik biasanya melakukan cara sederhana serangkaian proses manual. Hal ini menyebabkan karyawan yang bekerja di perkebunan merasakan kesulitan Sehingga dibuat suatu sistem pendukung keputusan yang akan memudahkan pimpinan perkebunan dalam proses pemilihan jenis pisang terbaik. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Pemilihan jenis pisang terbaik menggunakan metode MOORA ini memberikan hasil yaitu metode dengan perhitungan yang diawali pemberian bobot pada tiap-tiap kriteria yang sudah ditentukan dengan menggunakan metode MOORA untuk mendapatkan hasil perangkingan
Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan teknologi WebGIS dan ArcGIS StoryMaps dalam diseminasi objek wisata di Pulau Moa, Maluku Barat Daya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana platform tersebut…
sebut dapat digunakan secara efektif untuk mempromosikan keindahan alam dan budaya Pulau Moa kepada calon wisatawan. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data geospasial objek wisata, pembuatan peta interaktif, dan penyusunan cerita berbasis lokasi dengan memanfaatkan fitur-fitur interaktif ArcGIS StoryMaps. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam lokasi objek wisata alam di Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya yang sangat berpotensi dikembangkan diataranya yaitu Pantai Tiakur, Pantai Liukety, Pantai Syota, Gunung Kerbau, Pantai Seradona dan Pantai Gerdasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini memberikan kemampuan untuk menciptakan presentasi yang kaya multimedia, meliputi peta interaktif, gambar, dan narasi, yang mampu meningkatkan pemahaman dan daya tarik terhadap objek wisata di Pulau Moa. Harapannya, strategi ini dapat menjadi sarana efektif dalam mempromosikan Pulau Moa sebagai destinasi pariwisata menarik dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif pada perkembangan ekonomi lokal.
Abstract:Penelitian ini didasari keinginan untuk mengetahui Strategi Pengembangan Public Speaking yang digunakan oleh Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah untuk Membentuk Kepercayaan Diri Santri dalam Berdakwah. Bagaimana penyusunan strategi…
rategi tersebut, penerapannya serta faktor penghambat dan juga pendukung yang dihadapi oleh Pesantren Ar- Raudlatul Hasanah dalam mengembangkan Public Speaking para santri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Karena penelitian ini menjelaskan fenomena yang terjadi di kalangan para santri dan alumni pesantren saat ini. Sumber data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan informan atau narasumber dari Ustadz dan Ustadzah Pesantren Ar- Raudlatul Hasanah, santri dan para alumni.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa: Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyusun beberapa strategi dalam mengembangkan public speaking para santri dan membentuk kepercayaan diri mereka saat berdakwah melalui proses berikut, penekanan bagi santri/wati untuk memahami pesan dakwah yang ingin mereka sampaikan, mengobservasi para mad’uw sebelum didakwahi, melakukan latihan rutin untuk meningkatkan kepercayaan diri, serta teliti dalam mempersiapkan materi.
Langkah-langkah penerapan dari pada perencanaan tersebut ialah membentuk kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler dan pemberian tanggung jawab sebagai pengurus asrama. Selanjutnya kegiatan pelatihan tersebut dilakukan secara bertahap dari kelas 1 tsanawiyah hingga kelas 1 aliyah. Beberapa faktor pendukung dalam penerapan strategi tersebut ialah lingkungan pesantren yang mendukung, adanya pelatihan public speaking, pemberian reward dan apresiasi. Adapun faktor penghambat dari strategi tersebut ialah kurangnya motivasi ekstrinsik dari pengajar ahli, kurangnya bekal kakak pembimbing muhadhoroh serta keterbatasan waktu.