Search Articles & Publications

Showing 470 articles found for "Hadi"

Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Total Quality Manajemen Di SMP Islam Al I’tishom Karawang

Imam Fauji, Galih Permana, Deny Setiawan, Jaja Jahari, Mohamad Eri Rahadiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen sumber daya manusia yang diterapkan di SMP Islam Al I’tishom. Selain itu peneliti juga akan menganalisis sejauh mana penerapan total quality manajemen dalam pengelolaan… pengelolaan sumber daya manusia di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah berupa data primer dan sekunder. Data primer bersumber dari kepala sekolah, personalia, guru, dan karyawan. Sedangkan data didapatkan dari berbagai dokumen yang berkaitan dengan variabel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi terhadap lokus penelitian. Data juga didapatkan dari wawancara kepada beberapa orang yang terlibat langsung dalam pengelolaan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Islam Al I’tishom Karawang telah melaksanakan sebagian dari empat prinsip total quality manajemen berupa kepuasan pelanggan, respek terhadap setiap orang, manajemen berdasarkan fakta, dan perbaikan berkesinambungan. Perbaikan berkesinambungan dilaksanakan dalam bentuk pembinaan berkala. Manajemen berbdasarkan fakta diwujudkan melalui administrasi pengelolaan SDM. Selain itu prinsip PDCA (Planing, Do, Check, Act) telah diterapkan di tempat penelitian. Planning berupa inventarisir dan penyusunan formasi menjelang awal tahun ajaran baru. Do dilaksanakan mulai dari iklan rekrutmen SDM, penerimaan lamaran, seleksi, dan penempatan. Check diterapkan melalui kegiatan pembinaan, pengontrolan, dan pelatihan SDM. Adapun Act diwujudkan dalam bentuk kegiatan pemberian reward bagi guru maupun karyawan serta peringatan bahkan pemutusan hubungan kerja bagi guru yang melanggar peraturan.

Hadis Tentang Sogok Menyogok (Riswah)

Yuli Delia, Roisul Hamdi, Siti Ardianti
Abstract: Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki praktik "sogok menyogok" atau riswah dalam konteks hadis Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, di mana berbagai sumber primer dan sekunder, seperti hadis,… tafsir, dan kajian hadis, dianalisis untuk memahami tujuan, metode, dan hasil praktik ini dalam tradisi Islam. Hasil studi literatur ini mengungkapkan bahwa hadis tentang sogok menyogok (riswah) memiliki peran penting dalam ajaran Islam. Tujuan utama praktik ini adalah untuk memerangi korupsi, menjaga keadilan, dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan. Sogok menyogok dapat digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan-tujuan ini, tetapi harus diatur dengan ketat agar tidak melanggar prinsip-prinsip etika Islam. Metode yang digunakan dalam hadis terkait dengan sogok menyogok mencakup berbagai jenis komunikasi, tindakan, dan strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ini memiliki aspek positif dan negatif, tergantung pada konteks dan tujuannya. Di satu sisi, sogok menyogok dapat digunakan untuk mendorong keadilan dan menolak tindakan korupsi. Di sisi lain, jika digunakan secara salah, dapat merusak moral dan menciptakan ketidakadilan.

Hadist Menyantuni Janda, Anak Miskin Dan Anak Yatim

Syahrudi nst, Ihza Mahendra, Siti Ardianti
Abstract: Salah satu yang membuat nabi tertarik dengan konsep membantu yang susah terkhusus kepada janda miskin dan anak yatim. Nabi SAW memberikan teladan yang indah dengan menyantuni anak yatim dan menolong yang susah. Artikel ini… ni akan fokus pada kajian menyantuni janda miskin dan anak yatim dan pendekatan yang digunakan. Salah satu metode yang digunakan adalah ma’an al-hadits, yaitu suatu teknik yang bertujuan untuk mencoba, Mengkaji makna yang terkandung dalam materi hadis (matan) melalui analisis. Penulis menggunakan berbagai teknik analisis untuk mencapai hal ini. Bimbingan utama yang diberikan oleh Nabi SAW. telah ditemukan. Kecenderungan menolong yang susah terkhusus dengan judul yang terkait, disini kami bukan hanya menyatumkan hadist saja, namun kami juga mengutip dari firman allah sumber islam pertama, menurut kami, dengan adanya sumber dari al quran dan hadist barulah penjelasan di dalam islam itu menjadi jelas dan sempurna Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang peran ajaran Islam dalam mendorong kepedulian sosial, dengan implikasi praktis untuk pengembangan program-program kesejahteraan dan filantropi berbasis Islam dalam masyarakat kontemporer.

Hadis Memberi Makan Orang Lapar Dan Mengunjungi Orang Sakit

Rustam Efendi, Kholijah Siregar, Siti Ardianti
Abstract: Kedalaman pesan moral yang terkandung dalam ajaran hadis Islam yang mendorong untuk memberi makan orang lapar dan mengunjungi orang sakit. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menggali makna filosofis dan praktis dari hadis… dis tersebut serta untuk menyoroti urgensi perbuatan baik ini dalam konteks sosial dan kemanusiaan. Metode yang digunakan melibatkan analisis teks hadis, tinjauan literatur tentang konsep kemanusiaan dalam Islam, dan kajian terhadap praktik nyata dari nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hasilnya menunjukkan bahwa pesan hadis ini memperkuat esensi empati, kepedulian, dan tanggung jawab sosial dalam ajaran Islam, serta memberikan landasan moral yang kuat bagi tindakan amal dalam membantu mereka yang membutuhkan, baik secara fisik maupun emosional.

Lingkungan Hidup Menurut Perspektif Hadis

Muhammad Miftahul Habib, Muhammad Zammy Azly, Siti Ardianti
Abstract: segala sesuatu yang mengelilingi makhluk hidup, menampung kehidupan, mempengaruhi pertumbuhannya, dan saling berinteraksi. Upaya konservasi berarti menjaga kesehatan lingkungan dengan melakukan tindakan pelestarian. Sikap… p sewenang-wenang terhadap lingkungan hidup dengan melakukan perbuatan yang bertentangan dengan ajaran Islam tanpa mempertimbangkan akibat yang ditimbulkan. Kondisi alam yang tidak menentu dapat menimbulkan musibah dan malapetaka yang dapat menimpa seluruh makhluk hidup akibat ulah manusia. Tujuan pendidikan lingkungan hidup adalah untuk mencapai keselarasan hubungan antara manusia dan lingkungan hidup. Harmoni dalam Islam mencakup empat aspek: Harmoni dengan Tuhan, Harmoni dengan masyarakat, Harmoni dengan lingkungan,' dan Harmoni dengan diri sendiri. Pada saat yang sama, Nabi SAW sangat peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Sikap Terhadap Pemimpin Sesuai Pedoman Quran Dan Hadis

M Rifai Ar Rahman, Siti Ardianti
Abstract: Untuk membangun masyarakat yang harmonis dan beradab, warga atau rakyat memiliki kewajiban terhadap pemimpin mereka. Salah satu tanggung jawab utama adalah ikhlas dan mendoakan kebaikan bagi pemimpin; ini termasuk mencintai… tai mereka, berusaha membantu mereka dalam kebenaran, dan dengan lemah lembut memperingatkan mereka tentang kesalahan mereka. Sangat penting untuk menghormati dan memuliakan pemimpin untuk menumbuhkan rasa hormat dan takut dalam warga sehingga mereka tidak tergoda untuk melakukan hal-hal yang merugikan masyarakat. Selain itu, Al-Qur'an dan Hadits menyatakan bahwa orang harus taat kepada pemimpin mereka dalam kebajikan selama perintah mereka tidak bertentangan dengan ajaran agama atau mengajak kepada kemaksiatan. Selain itu, kewajiban ini melarang memberontak dan mencela pemimpin, berdasarkan gagasan bahwa ketaatan kepada pemimpin lebih penting daripada memberontak. kecuali jika perintah yang diberikan oleh pemimpin tersebut jelas melanggar ajaran agama. Dengan memahami dan melaksanakan kewajiban pemimpin, kedamaian, keadilan, dan kemajuan dapat dicapai dalam suatu masyarakat.

Hadis Tentang Larangan Duduk Di Jalanan

Khoirun Nisa Siregar, Ahmad Maulana Ibrahim Siregar, Siti Ardianti
Abstract: Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hadis-hadis yang mengungkap larangan duduk di jalanan dalam konteks Islam. Larangan ini memiliki relevansi sosial yang signifikan, dan artikel ini bertujuan untuk memahami makna,… tujuan, serta implikasi dari larangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis berbagai sumber primer dan sekunder, seperti kitab hadis, tafsir, serta tulisan-tulisan ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan duduk di jalanan dalam hadis-hadis terkait dengan etika dan moralitas Islam, dengan tujuan utama untuk menjaga tata tertib sosial dan keamanan masyarakat. Larangan ini mempromosikan perilaku yang sopan, menghindari potensi gangguan bagi orang lain, serta menjaga keselamatan jalan raya. Artikel ini juga membahas konteks sejarah dan budaya di balik larangan ini, serta bagaimana larangan tersebut bisa diterapkan dalam konteks masyarakat kontemporer. Studi literatur ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang hadis-hadis terkait larangan duduk di jalanan dalam Islam dan memberikan wawasan tentang relevansinya dalam konteks sosial saat ini. Artikel ini dapat menjadi sumber rujukan penting bagi para peneliti, ilmuwan sosial, dan pemangku kebijakan yang tertarik dalam menjelajahi konsep etika sosial dalam Islam.

Hadis Tentang Sikap Terhadap Tamu

M Hafiz Rustandi, Jihan Aprilia Lubis, Siti Ardianti
Abstract: Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki sikap yang diajarkan dalam hadis Islam terhadap tamu, dengan fokus pada tujuan, metode, dan hasil yang terkait. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, di mana kami… i menganalisis dan merangkum hadis-hadis terkait sikap terhadap tamu yang terdapat dalam berbagai sumber literatur Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa hadis-hadis ini memberikan panduan yang jelas tentang perlunya menerima tamu dengan baik, menjaga hak-hak mereka, dan memberikan perasaan nyaman dan dihormati saat mereka berkunjung. Sikap terhadap tamu yang diajarkan dalam hadis menekankan pentingnya keramahan, kebaikan, dan sikap positif terhadap tamu, yang merupakan nilai-nilai penting dalam ajaran Islam. Artikel ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya sikap terhadap tamu dalam Islam dan bagaimana ajaran ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari umat Islam.

Kajian Fiqih: Narkotika Dan Bahayanya Ditinjau Dari Hukum Islam

Alwanda Putra
Abstract: Narkotika merupakan suatu zat yang bersumber dari tanaman atau bukan tanaman, sintesis atau semi sintesis, yang akan memberikan efek samping berupa penurunan kesadaran, hilang rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri,… yeri, dan dapat memberikan efek ketergantungan. Bentuk dari narkotika sendiri seperti ganja, kokain, morfin, petidin, dan lain-lain. Sedangkan, psikotropika merupakan suatu zat yang bukan narkotika, baik alamiah atau sintesis, yang mempunyai khasiat psikoaktif melewati pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang akibatnya terjadi perubahan khas pada aktivitas normal dan perilaku. Penyalahgunaan narkoba, selain akan berdampak sangat buruk bagi penggunanya sendiri, juga akan lahir tindakan-tindakan destruktif yang dapat merusak dan mengancam sistem dan pranata sosial yang telah dibangun. Secara inplisit, narkoba memang tidak disebutkan dalam Al-Quran dan Hadits. Namun, dengan memahami substansi teks Al-Quran dan merujuk pada berbagai Hadits Nabi saw, maka, narkoba dapat menjadi khamr, terutama jika dilihat dari indikasi hukumnya (illat al-hukm) memabukkan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dalam rangka mengkaji narkotika dan bahayanya bagi generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif (qualitative research). Tujuan penelitian kualitatif ini adalah untuk menjelaskan suatu fenomena sedalam-dalamnya dengan cara pengumpulan data yang sedalam-dalamnya pula yang menunjukan pentingnya kedalaman dan detail suatu data yang diteliti. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini penyalahgunaan narkoba dapat menimbulkan berbagai macam bahaya yang buruk terkait dengan kesehatan baik fisik maupu psikis, hingga dapat menimbulkan kerusakan masa depan bagi generasi bangsa.

Dinamika Kelompok Dalam Perspektif Perilaku Organisasi

Citra Puspa Ramadhani, Ratih Purbasari
Abstract: Manusia merupakan makhluk hidup yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya, dengan tujuan mencapai kehidupan yang lebih baik. Pembentukan manusia yang lebih baik dalam konteks ini tidak hanya berkaitan dengan… an aspek moral, melainkan juga sebagai makhluk hidup dan berbudaya yang hidup secara bijaksana dan kritis. Pendidikan dan ilmu merupakan sarana utama untuk membentuk manusia, mempengaruhi pengetahuan tentang diri dan dunia, kehidupan sosial, dan agama. Demikian juga manusia diarahkan untuk memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap pribadi, lingkungannya, dan masyarakat di sekitarnya. Manusia dianggap tidak pernah terlepas dari kebutuhan akan orang lain karena adanya keterbatasan yang harus ditutupi oleh kehadiran orang lain. Pembentukan kelompok menjadi suatu cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut, baik didasari karena adanya persamaan tujuan maupun motif yang ingin dicapai. Dalam konteks kelompok, setiap individu di dalamnya diharapkan dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya untuk mencapai tujuan bersama. Sehingga, kelompok memainkan peran penting dalam membantu anggotanya mencapai tujuan bersama dan memenuhi kebutuhan individual masing-masing.