Search Articles & Publications

Showing 461 articles found for "Penguatan"

Korupsi Dan Pembangunan Berkelanjutan: Evaluasi Terhadap Dampak Korupsi Terhadap Pembangunan Ekonomi, Sosial, Dan Lingkungan

Fernanda, Ade, M. Fauzi Yazid, S., Doni Tri Saputra Silitonga
Abstract: Permasalahan dalam penelitian ini adalah kompleksitas dampak korupsi yang melibatkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, mengancam stabilitas dan keberlanjutan pembangunan. Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi hubungan… ngan esensial antara korupsi dan pembangunan berkelanjutan, mengevaluasi dampaknya pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta menyajikan pandangan holistik untuk memahami urgensi memerangi korupsi dalam mencapai visi pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan yang terstruktur yaitu tinjauan literatur dari berbagai sumber. Hasil menunjukkan bahwa dampak korupsi terhadap pembangunan ekonomi mencakup penyimpangan alokasi dana publik, penurunan investasi, dan merugikan sektor bisnis. Ketidaksetaraan dalam masyarakat, penyimpangan program sosial, dan perburukan kualitas pelayanan publik adalah dampak korupsi terhadap pembangunan sosial. Dalam konteks lingkungan, korupsi dapat menyebabkan eksploitasi berlebihan sumber daya alam dan kerusakan lingkungan. Upaya pencegahan melibatkan penguatan pengawasan keuangan, transparansi, pendidikan, penguatan hukum, perlindungan whistleblower, stimulasi investasi bersih, pemberdayaan masyarakat, integrasi teknologi, kolaborasi antara pemerintah dan swasta, serta pemberdayaan lembaga anti-korupsi

Dampak Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru Terhadap Kualitas Pendidikan Di Sekolah Negeri

Fita Dwi Ananta, Raysha Suhatman Putri, Agus Lestari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kebijakan sistem zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terhadap mutu pendidikan di sekolah negeri. Kebijakan zonasi diterapkan oleh pemerintah dengan… n tujuan utama untuk menyamaratakan akses pendidikan serta mengurangi ketimpangan antar sekolah. Meski demikian, pelaksanaannya memunculkan beragam reaksi dari masyarakat, baik yang mendukung maupun yang mengkritisi kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka serta observasi terbatas terhadap kebijakan dan implementasi PPDB di sejumlah sekolah negeri. Temuan dalam studi ini mengindikasikan bahwa kebijakan zonasi berkontribusi positif terhadap distribusi siswa yang lebih merata serta memberikan peluang belajar bagi peserta didik dari wilayah yang terpencil, tertinggal, atau terluar. Namun, di sisi lain, kebijakan ini juga membawa tantangan baru bagi dunia pendidikan, khususnya dalam hal kesiapan guru, kecukupan fasilitas pendukung, serta kemampuan sekolah dalam menyesuaikan diri dengan keberagaman latar belakang akademik siswa. Di beberapa kasus, sekolah-sekolah favorit mengalami penurunan mutu input siswa, sedangkan sekolah yang sebelumnya kurang diminati mengalami lonjakan jumlah pendaftar, namun belum diimbangi dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana. Temuan ini menyiratkan bahwa keberhasilan kebijakan zonasi sangat bergantung pada pemerataan kualitas dan sumber daya pendidikan di seluruh satuan pendidikan negeri. Oleh karena itu, penguatan kualitas pendidikan secara menyeluruh perlu dilakukan agar tujuan utama kebijakan ini dapat terealisasi secara maksimal. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan berharga bagi para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

Bullying Di Sekolah Dan Pemecahannya Menurut Teori Belajar Sosial Albert Bandura

Yuriko Pulung Nugroho, Zulfa Hafidzah, Novia Firdayanti
Abstract: Bullying merupakan permasalahan signifikan dalam dunia pendidikan yang berdampak buruk pada kesejahteraan fisik, mental, dan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena bullying di sekolah berdasarkan teori… ori belajar sosial Albert Bandura, yang menekankan pengaruh observasi dan imitasi terhadap pembentukan perilaku. Metodologi yang digunakan adalah library research dengan mengkaji berbagai literatur relevan, termasuk teori belajar sosial dan data empiris terkait bullying. Hasil penelitian diharapkan memberikan pemahaman komprehensif mengenai faktor penyebab bullying, seperti pengaruh lingkungan, media, dan pola asuh, serta menawarkan solusi praktis. Pemecahan mencakup pengawasan konten media oleh orang tua, keteladanan guru, penguatan nilai agama, dan penciptaan lingkungan keluarga yang harmonis. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar kebijakan preventif dan kuratif, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung perkembangan karakter siswa.

Pembelajaran Akidah-Akhlak Dengan Pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta

Wafiq Azizah, M. Ridwan Nur, Rita Puspita, Abdullah Abdullah
Abstract: Degradasi moral peserta didik di era digital yang ditandai meningkatnya intoleransi, perundungan, krisis empati, serta melemahnya integritas sosial menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam praktik pendidikan nilai. Dalam… lam pembelajaran Akidah Akhlak, orientasi yang masih dominan pada aspek kognitif dan normatif belum sepenuhnya diimbangi dengan penguatan dimensi afektif dan internalisasi nilai secara sistematis dalam desain kurikulum. Kesenjangan antara penguasaan konsep keagamaan dan manifestasi moral dalam kehidupan nyata menjadi problem epistemologis dan pedagogis yang memerlukan rekonstruksi. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual Kurikulum Berbasis Cinta sebagai paradigma alternatif dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis hermeneutik terhadap konsep mahabbah dalam tradisi intelektual Islam, khususnya pemikiran Al-Ghazali, serta dikomparasikan dengan teori pendidikan humanistik modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta memiliki legitimasi teologis dan koherensi pedagogis dalam mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual secara utuh. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemosisian cinta bukan sekadar sebagai nilai moral, melainkan sebagai prinsip epistemologis dan kurikuler yang menstrukturkan tujuan, proses, dan evaluasi pembelajaran secara sistematis dan transformatif. The moral decline of students in the di’Ital era, reflected in rising intolerance, bullying, diminished empathy, and weakened social integrity, indicates a fundamental problem in contemporary value education. In Akidah Akhlak instruction, learning practices remain predominantly cognitive and normative, while affective development and systematic value internalization are insufficiently integrated into curricular design. This gap between conceptual mastery of religious teachings and their moral enactment in lived experience represents an epistemological and pedagogical challenge requiring reconstruction. This study aims to formulate a conceptual framework for a Love-Based Curriculum as an alternative paradigm in Akidah Akhlak education. Employing a qualitative library-based approach, the study applies hermeneutic analysis to the concept of mahabbah within the Islamic intellectual tradition, particularly in the thought of Al-Ghazali, while comparatively engaging modern humanistic educational theory. The findings demonstrate that a Love-Based Curriculum possesses theological legitimacy and pedagogical coherence in integrating cognitive, affective, and spiritual dimensions of learning. The novelty of this study lies in positioning love not merely as a moral value but as an epistemological and curricular principle that structures the aims, processes, and evaluation of Akidah Akhlak instruction in a systematic and transformative manner.

Peran Sales Dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan Pada PT Mitra Maju Mapan Cabang Bondowoso

Moch. Ubaydillah Ramadani, Rini Puji Astuti
Abstract: Persaingan yang semakin kompetitif dalam industri distribusi bahan bangunan menuntut perusahaan tidak hanya menjaga kelancaran distribusi, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang guna meningkatkan loyalitas pelanggan.… an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sales dalam meningkatkan loyalitas pelanggan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi peran tersebut pada PT Mitra Maju Mapan Cabang Bondowoso. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan teknik penentuan informan secara purposive yang melibatkan Branch Sales Manager, tenaga sales, dan pelanggan tetap. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan validitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sales berperan strategis dalam membangun loyalitas pelanggan melalui komunikasi adaptif, pelayanan responsif, komitmen, serta keterlibatan dalam membantu kebutuhan pelanggan. Loyalitas tercermin pada pembelian ulang, rekomendasi, dan keberlanjutan kerja sama. Faktor utama yang mempengaruhi efektivitas peran sales meliputi kualitas pelayanan, citra perusahaan, kepercayaan, dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini mengimplikasikan pentingnya penguatan kompetensi interpersonal sales dan konsistensi pelayanan sebagai strategi mempertahankan loyalitas pelanggan secara berkelanjutan. Increasingly competitive competition in the building materials distribution industry requires companies not only to maintain smooth distribution, but also to build long-term relationships to increase customer loyalty. This research aims to analyze the role of sales in increasing customer loyalty and identify factors that influence this role at PT Mitra Maju Mapan Bondowoso Branch. The research uses a qualitative approach with descriptive research type. Data was collected through in-depth interviews, observation and documentation using purposive informant selection techniques involving Branch Sales Managers, sales personnel and regular customers. Data analysis is carried out through data condensation, data presentation, as well as drawing conclusions and verification, with data validity maintained through triangulation of sources and techniques. The research results show that sales plays a strategic role in building customer loyalty through adaptive communication, responsive service, commitment, and involvement in helping customer needs. Loyalty is reflected in repeat purchases, recommendations and continued cooperation. The main factors that influence the effectiveness of the sales role include service quality, company image, trust and customer satisfaction. This research implies the importance of strengthening interpersonal sales competence and service consistency as a strategy to maintain customer loyalty on an ongoing basis.

Transformasi Kompetensi Guru PAI Dalam Era Kurikulum Merdeka Ke Kurikulum KBC

Amelia, Jasiah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam era Kurikulum Merdeka menuju Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Perubahan paradigma pendidikan menuntut guru tidak… hanya memiliki kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai karakter, empati, dan kasih sayang dalam proses pembelajaran. Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) hadir sebagai pendekatan yang menekankan dimensi afektif dan humanistik dalam pendidikan, yang diperkenalkan dalam berbagai sosialisasi kebijakan pendidikan keagamaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research). Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kompetensi guru PAI mencakup penguatan kompetensi pedagogik berbasis nilai, kompetensi sosial yang empatik, serta kompetensi kepribadian yang berlandaskan akhlak. Selain itu, guru dituntut untuk mampu mengintegrasikan pendekatan Kurikulum Merdeka dengan nilai-nilai KBC guna menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Dengan demikian, penerapan Kurikulum Berbasis Cinta menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran guru PAI sebagai pendidik yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian peserta didik secara holistik.     This study aims to analyze the transformation of Islamic Religious Education (PAI) teachers’ competencies in the era of the Merdeka Curriculum toward the Love-Based Curriculum (Kurikulum Berbasis Cinta/KBC). The shift in the educational paradigm requires teachers not only to possess pedagogical and professional competencies, but also to be capable of integrating character values, empathy, and compassion into the learning process. The Love-Based Curriculum (KBC) emerges as an approach that emphasizes the affective and humanistic dimensions of education, which has been introduced through various socialization programs of religious education policies in Indonesia. This study employs a qualitative approach using a library research method. The data were obtained from books, scientific journals, and relevant policy documents, and were analyzed using content analysis techniques. The findings reveal that the transformation of PAI teachers’ competencies includes the strengthening of value-based pedagogical competence, empathetic social competence, and personality competence grounded in moral values (akhlak). In addition, teachers are required to integrate the Merdeka Curriculum approach with the values of KBC in order to create meaningful learning experiences oriented toward the holistic character development of students. Therefore, the implementation of the Love-Based Curriculum becomes a strategic step in strengthening the role of PAI teachers as educators who not only transfer knowledge, but also shape the character and personality of students holistically.

Penguatan Literasi Referensi Digital Mahasiswa Universitas Rokania Melalui Pelatihan Aplikasi Mendeley

Sri Wahyudi, Firman Santosa, Jufri, Safrudin, Agung Setiawan, Fauzi Erwis
Abstract: Peningkatan literasi referensi digital merupakan kebutuhan mendesak pada era akademik modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelatihan aplikasi Mendeley dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa Universitas… as Rokania dalam mengelola referensi digital dan menyusun sitasi ilmiah. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam impor referensi, pengelolaan metadata, penggunaan Web Importer, hingga otomatisasi daftar pustaka. Penerapan aplikasi Mendeley meningkatkan efisiensi penulisan ilmiah dan meminimalisasi kesalahan sitasi yang sering terjadi dalam karya ilmiah mahasiswa. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi referensi digital perlu menjadi bagian integral dari pengembangan kompetensi akademik di perguruan tinggi.

Pelatihan Moonsonsim Sebagai Media Edukatif Untuk Membangun Jiwa Wirausaha Dan Pemahaman Dasar Akuntansi Siswa SMA Darma Bakti Lubuk Pakam

Ngiw Aman Harja, Brilian Moktar
Abstract: Permasalahan rendahnya minat kewirausahaan dan lemahnya pemahaman akuntansi dasar di kalangan siswa sekolah menengah menjadi tantangan yang signifikan dalam dunia pendidikan. Pelatihan kewirausahaan berbasis simulasi digital… ital seperti MonsoonSIM menawarkan pendekatan pembelajaran partisipatif yang mampu menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara terpadu. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMA Darma Bakti Lubuk Pakam dengan tujuan membangun jiwa kewirausahaan siswa serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep dasar akuntansi melalui pengalaman belajar langsung. Pelatihan dilakukan selama dua hari melalui simulasi bisnis virtual berbasis tim, di mana siswa mengelola perusahaan secara menyeluruh mulai dari pengaturan modal, pengadaan barang, penjualan, hingga peramalan penjualan. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta dapat menjalankan simulasi dengan baik dan menunjukkan pemahaman yang lebih kuat terhadap alur dan pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan ini membuktikan bahwa MonsoonSIM dapat menjadi media edukatif yang efektif dan menyenangkan dalam membentuk pola pikir wirausaha sejak usia sekolah. Program ini juga berpotensi direplikasi di sekolah lain sebagai bagian dari penguatan kurikulum berbasis pengalaman (experiential learning).

Hakikat Dan Inovasi Kewirausahaan Dakwah Di Era Disruptif

Muhammad Farid Abi Ardiansyah, Cecep Castrawijaya
Abstract: Melihat perkembangan komunikasi dan teknologi yang semakin maju menjadi tantangan yang berat bagi dakwah, umumnya para da’i ini perlu memahami Hakikat dan filosofi inovasi dalam melakukan langkah-langkah dakwah. Secara kondisi… kondisi ini di sisi lain menjadi suatu peluang juga bagi para da’i berdakwah dengan pendekatan kewirausahaan melalui lembaga dakwah atau semacamnya. Secara masa era Dirupsi ini lah pantasnya kita mengembangkan diri, secara Indonesia merupakan nega yang amat padat penduduk dan memilki keanekaragaan suku, ras, budaya dan bahasa. Kebutuhan kohesi sosial ini menjadi tanggung jawab untuk kita merefleksikan diri sebagai seorang da’i untuk menerapkan nilai-nilai yang rahmataan lil alamien. Penelitian ini menitik beratkan pada bagaimana Hakikat dan inovasi dalam kewirausahaan Lembaga atau individu dakwah di era Dirupsi. Terkait era dirupsi, pendekatan dakwah akan memerlukan perubahan dan penyusuaian, baik dari segi bentuk, media, isi (peran) maupun paradigma yang mendasarinya. Penulis menawarkan beberapa strategi yang menyimpulkan penguatan kekuluargaan, menumbuhkan kesamaan presepsi antar kelompok masyarakat dengan memperkuat nilai-nilai universal dan mengembangkan sistem informasi yang mampu menjangkau secara luas dan menumbuhkan komunikasi yang efektif dan humoris.

Implikasi Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2025 terhadap Transaksi Digital Lintas Negara oleh Pelaku Usaha Indonesia

Muhammad Faiz Hakim, Deril Anshar Baik Irwanto, Yusril Mashur Tjaja
Abstract: Transformasi digital global telah mendorong peningkatan signifikan transaksi lintas batas (cross border digital transaction), yang pada akhirnya menimbulkan kebutuhan mendesak akan regulasi pajak yang adaptif dan efektif.… . Lahirnya Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2025 merupakan respon strategis pemerintah Indonesia untuk mengatur pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas transaksi digital lintas negara, sekaligus menjaga kepastian hukum serta meningkatkan penerimaan negara. Penelitian ini menganalisis secara komprehensif mengenai implikasi regulasi tersebut terhadap pelaku usaha Indonesia, baik domestik maupun asing, dengan fokus pada aspek implementasi teknis, kesesuaian dengan amanat konstitusi Pasal 23A UUD 1945, potensi sengketa perdagangan internasional, serta dampaknya terhadap kepastian hukum dan tanggung jawab kontraktual. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun Perpres 68 Tahun 2025 berpotensi memperkuat level playing field dan meningkatkan daya saing usaha domestik, tantangan serius masih muncul terkait keterbatasan akses data transaksi, kepatuhan pelaku usaha asing, serta potensi disharmoni dengan prinsip perdagangan internasional seperti Most Favoured Nation (MFN) dan National Treatment. Dari perspektif konstitusional, regulasi ini memerlukan landasan yang lebih kokoh agar tidak dipandang sebagai ultra vires terhadap Pasal 23A UUD 1945. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi regulasi tersebut bergantung pada integrasi sistem lintas yurisdiksi, penyederhanaan beban administrasi, serta penguatan kerja sama internasional. Dengan demikian, Perpres 68 Tahun 2025 dapat menjadi instrumen penting dalam membangun sistem perpajakan digital yang adil, transparan, dan berdaya saing di tengah kompetisi ekonomi global.